Berita Borneotribun.com: Real Madrid Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Real Madrid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Real Madrid. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2025

Real Madrid Tertarik Rekrut Dean Huijsen, Bek Muda Premier League

Real Madrid Tertarik Rekrut Dean Huijsen, Bek Muda Premier League
Real Madrid Tertarik Rekrut Dean Huijsen, Bek Muda Premier League.

JAKARTA - Real Madrid semakin serius dalam mencari bek muda berbakat untuk memperkuat lini pertahanan mereka di masa depan. 

Kali ini, perhatian mereka tertuju pada Dean Huijsen, bek tengah milik Bournemouth yang tampil impresif di Premier League musim ini.

Huijsen Jadi Target Utama Madrid

Nama Huijsen belakangan ini memang tengah naik daun setelah penampilan apiknya di Liga Inggris. 

Pemain berusia 19 tahun itu kini dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa, termasuk Manchester United, Liverpool, Newcastle United, Barcelona, hingga Paris Saint-Germain. 

Chelsea juga disebut-sebut sebagai pesaing utama dalam perburuan tanda tangannya.

Namun, kabar terbaru dari SPORT menyebutkan bahwa Real Madrid telah melakukan kontak awal dengan pihak Huijsen untuk menanyakan kesediaannya bergabung dengan klub raksasa Spanyol tersebut. 

Respons dari sang pemain disebut cukup positif, yang membuat Madrid semakin yakin bahwa Huijsen adalah rekrutan strategis yang tepat untuk masa depan mereka.

Alternatif Setelah Gagal Datangkan Leny Yoro

Sebelumnya, Madrid memilih untuk tidak mengeluarkan dana besar demi mendatangkan Leny Yoro, yang akhirnya bergabung dengan Manchester United. 

Kini, mereka melihat Huijsen sebagai opsi yang lebih cocok dengan strategi transfer klub.

Diketahui, Huijsen memiliki klausul pelepasan sebesar £50 juta (sekitar €60 juta) dalam kontraknya bersama Bournemouth. 

Meski angka tersebut cukup besar, Madrid menilai investasi ini sepadan dengan kualitas serta potensi yang dimiliki sang pemain.

Mengapa Madrid Memilih Huijsen?

Madrid belum pernah merekrut bek tengah baru dengan biaya transfer besar sejak mendatangkan Eder Militao pada 2019. 

Namun, kondisi lini belakang mereka saat ini memerlukan tambahan tenaga baru. Meskipun David Alaba sudah kembali bermain dan Militao diperkirakan pulih sepenuhnya musim depan, dua musim terakhir yang penuh cedera menunjukkan kurangnya opsi di sektor pertahanan.

Selain itu, Alaba dan Antonio Rudiger akan habis kontraknya pada 2026 dan sudah memasuki usia veteran. 

Dengan mendatangkan Huijsen lebih awal, Madrid bisa mempersiapkan transisi lini belakang secara lebih mulus.

Madrid juga melihat Huijsen sebagai pilihan ideal karena beberapa faktor penting:

  • Berkaki kiri, yang memberikan keseimbangan lebih baik dalam pertahanan dibandingkan Yoro.
  • Berasal dari Spanyol, sehingga tidak ada kendala bahasa serta membantu meningkatkan jumlah pemain nasional Spanyol di skuad Madrid.
  • Memiliki potensi besar, dengan gaya bermain yang cocok untuk filosofi Los Blancos.

Kapan Transfer Ini Bisa Terjadi?

Meski kebutuhan akan bek tengah baru belum dianggap mendesak, Madrid tetap ingin mengamankan tanda tangan Huijsen secepat mungkin. 

Dengan meningkatnya persaingan dari klub-klub besar lainnya, keputusan cepat bisa menjadi kunci keberhasilan transfer ini.

Menurut laporan MARCA, staf pelatih Madrid sudah lama mengamati perkembangan Huijsen. 

Kini, para petinggi klub juga mulai tertarik setelah menyaksikan performa sang pemain saat membela tim nasional Spanyol bulan ini.

Apakah Madrid akan segera mengajukan tawaran resmi? Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan saga transfer ini!

Minggu, 23 Maret 2025

Luka Modric Pastikan Bertahan di Real Madrid, Belum Pikirkan Pensiun

Luka Modric Pastikan Bertahan di Real Madrid, Belum Pikirkan Pensiun
Luka Modric Pastikan Bertahan di Real Madrid, Belum Pikirkan Pensiun.

JAKARTA - Luka Modric akhirnya buka suara mengenai masa depannya di Real Madrid. Gelandang asal Kroasia ini menegaskan bahwa dirinya belum berencana untuk pensiun dalam waktu dekat dan masih ingin mengakhiri kariernya bersama Los Blancos.

Meski kini berusia 39 tahun, Modric tetap menjadi salah satu pemain elite di lini tengah Madrid. 

Namun, dalam beberapa musim terakhir, perannya lebih sering sebagai pemain cadangan karena Carlo Ancelotti mulai membangun tim dengan generasi muda seperti Jude Bellingham, Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, dan Eduardo Camavinga.

Modric Ingin Tetap di Madrid

Kontrak Modric bersama Real Madrid sering diperpanjang dengan durasi satu tahun. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, pemain Kroasia itu masih mengincar perpanjangan kontrak satu musim lagi di Santiago Bernabeu.

Dalam wawancara dengan Telefoot, Modric mengungkapkan bahwa pensiun bukanlah sesuatu yang ada dalam pikirannya saat ini.

"Saat ini, saya tidak memikirkan pensiun," kata Modric. "Tapi seperti yang selalu saya katakan, saya ingin pensiun di Real Madrid. Itu akan menjadi mimpi bagi saya. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi."

"Masih ada banyak pertandingan yang harus dimainkan musim ini, jadi saya ingin fokus menyelesaikan musim dengan baik. Saya tidak terburu-buru untuk mengambil keputusan."

Masih Berperan Penting di Skuad Ancelotti

Meskipun lebih sering tampil sebagai pemain pengganti, Modric tetap menjadi bagian penting dalam skuad Ancelotti. 

Musim ini, ia sudah bermain dalam 44 pertandingan di semua kompetisi, termasuk 11 kali menjadi starter di La Liga dan enam kali di Liga Champions. 

Tak jarang, ia juga dipercaya mengenakan ban kapten di lapangan.

Banyak laporan menyebutkan bahwa masa depan Modric di Madrid akan sangat bergantung pada kesediaannya untuk tetap menjalani peran sebagai pemain rotasi. 

Namun, sang veteran tampaknya tidak mempermasalahkan hal itu selama masih bisa memberikan kontribusi bagi tim.

Dengan semangat dan dedikasi yang masih tinggi, penggemar Real Madrid tampaknya bisa berharap melihat Modric tetap beraksi di Santiago Bernabeu setidaknya untuk satu musim lagi.

Rabu, 19 Maret 2025

Kylian Mbappe Buka Suara Soal Adaptasi di Real Madrid

Kylian Mbappe Buka Suara Soal Adaptasi di Real Madrid
Kylian Mbappe Buka Suara Soal Adaptasi di Real Madrid.

JAKARTA - Kylian Mbappe akhirnya angkat bicara soal kritik yang menyebutnya mengalami start lambat di Real Madrid. Bintang asal Prancis ini menegaskan bahwa dirinya beradaptasi "cepat, tapi tidak sangat cepat" dengan klub barunya.

Sejak bergabung dengan Madrid secara gratis setelah bertahun-tahun spekulasi, Mbappe langsung menunjukkan taringnya. Ia mencetak gol di debut resminya saat Madrid menjuarai UEFA Super Cup. Bahkan, ia juga sukses menjebol gawang lawan di laga perdananya di Liga Champions bersama Los Blancos.

Namun, di La Liga, Mbappe butuh tiga pertandingan untuk mencetak gol pertamanya. Bahkan, ia sempat mengalami masa sulit setelah gagal mengeksekusi dua penalti berturut-turut pada akhir November hingga awal Desember. Saat itu, statistiknya di Madrid hanya mencatatkan 10 gol dalam 20 laga.

Dalam wawancara dengan Le Parisien, Mbappe menjelaskan bahwa ada banyak faktor yang membuat adaptasinya di Madrid sedikit tersendat.

"Ini kombinasi dari banyak hal," ujar kapten Timnas Prancis itu. "Aku harus menyesuaikan diri dengan klub baru, negara baru... Aku juga datang di titik karier di mana aku tidak dalam kondisi terbaik, tapi harus langsung tampil maksimal karena ada banyak pertandingan besar yang harus dimenangkan. Ada liga yang kompetitif, format baru Liga Champions, pertandingan setiap tiga hari sekali, dan tujuh kompetisi berbeda yang harus dijalani."

"Ada banyak yang harus diserap dalam waktu singkat," lanjutnya. "Sayangnya, aku hanya bisa melakukannya dengan cepat, bukan sangat cepat. Tapi aku tahu ini akan berhasil. Klub selalu memberikan dukungan terbaik untukku, dan aku yakin akan ada titik di mana aku bisa menunjukkan kualitasku di Madrid."

Mbappe juga mengakui bahwa di awal musim, tekanan yang ia rasakan begitu besar, terutama setelah pengalaman buruk di Euro dan akhir musim yang kurang menyenangkan di PSG.

"Aku mengalami Euro yang tidak aku menangkan, bahkan performaku pun tidak maksimal. Di PSG, aku jarang dimainkan menjelang akhir musim. Semua itu menjadi beban. Ditambah cedera, performa buruk, dan pengalaman yang belum pernah aku alami sebelumnya. Itu semua membuatku harus menemukan kembali versi terbaik diriku," jelasnya.

Meski begitu, Mbappe tidak pernah meragukan kemampuannya.

"Aku tidak berpikir bahwa aku tiba-tiba lupa cara bermain sepak bola. Tapi aku ingin tampil baik, dan di setiap pertandingan aku berharap itu akan menjadi titik balikku. Tidak ada pemain di dunia ini yang tiba-tiba kehilangan kualitasnya. Contohnya Kolo Muani, dia tidak tiba-tiba jago lagi hanya karena pindah dari Paris ke Turin. Semua hanya masalah konteks."

Sejak gagal mengeksekusi penalti melawan Athletic Club pada awal Desember, Mbappe benar-benar bangkit. 

Ia mencetak 21 gol dalam 24 pertandingan setelahnya. Kini, di usia 26 tahun, ia sudah mengoleksi 31 gol di musim debutnya, menjadikannya sebagai pemain dengan musim debut terbaik keempat dalam sejarah Real Madrid, bahkan melampaui legenda Brasil, Ronaldo.

Dengan performanya yang terus meningkat, kritik terhadap Mbappe pun perlahan mulai mereda. Kini, ia bukan hanya sekadar pemain baru di Real Madrid, tapi juga salah satu kunci utama kesuksesan Los Blancos musim ini. 

Kamis, 13 Maret 2025

Atletico Madrid vs Real Madrid: Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final

Atletico Madrid vs Real Madrid Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final
Atletico Madrid vs Real Madrid Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final.

JAKARTA - Atletico Madrid dan Real Madrid kembali menyuguhkan pertandingan penuh drama di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. 

Setelah perpanjangan waktu dan adu penalti yang mendebarkan, Real Madrid akhirnya memastikan diri lolos ke perempat final meskipun kalah 0-1 di leg kedua di Metropolitano.

Gol Cepat Gallagher dan Tekanan bagi Madrid

Keunggulan 2-1 yang dimiliki Real Madrid dari leg pertama langsung lenyap hanya dalam waktu 27 detik. 

Conor Gallagher mencetak gol cepat untuk Atletico setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang Madrid. 

Gol ini menjadi rekor tersendiri bagi Atletico sebagai gol tercepat mereka di Liga Champions.

Setelah tertinggal, Real Madrid mencoba menekan balik, namun pertahanan solid Atletico yang dikomandoi oleh Jose Gimenez dan Jan Oblak membuat Los Blancos kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kesempatan Penalti yang Terbuang

Real Madrid memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di babak kedua ketika Kylian Mbappe dijatuhkan oleh Clement Lenglet di kotak penalti. 

Namun, Vinicius Junior yang maju sebagai eksekutor malah melepaskan tendangan yang melambung jauh di atas mistar gawang. 

Kegagalan ini menjadi pukulan bagi Madrid yang berusaha menghindari perpanjangan waktu.

120 Menit Tanpa Gol, Adu Penalti Jadi Penentu

Hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Atletico dan Real Madrid pun harus menentukan nasib mereka lewat adu penalti.

Real Madrid mengambil tendangan pertama dalam adu penalti ini. Julian Alvarez sempat mengira telah menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi VAR mengintervensi dan membatalkan golnya karena terjadi double touch. 

Saat Alvarez terpeleset, bola mengenai kaki tumpunya sebelum masuk ke gawang, sehingga wasit memutuskan tendangan tersebut tidak sah.

Jan Oblak sempat menghidupkan harapan Atletico dengan menahan tembakan Lucas Vazquez, tetapi Marcos Llorente yang menjadi penendang selanjutnya justru gagal setelah bola membentur mistar. 

Momen krusial ini akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Antonio Rudiger yang sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor terakhir. 

Tembakannya meluncur melewati Oblak dan memastikan Real Madrid lolos ke perempat final.

Atletico Kembali Tersingkir lewat Adu Penalti

Kekalahan ini menambah catatan buruk Atletico Madrid dalam adu penalti melawan Real Madrid. 

Skuad asuhan Diego Simeone sebelumnya memiliki rekor cukup baik dalam adu penalti di Liga Champions, dengan tiga kemenangan dari empat kesempatan. 

Namun, satu-satunya kekalahan mereka sebelumnya terjadi di final Liga Champions 2015-16, juga melawan Real Madrid.

Real Madrid kini mencatat rekor sempurna dalam enam kali adu penalti melawan Atletico di semua kompetisi. 

Meski Vinicius Junior sempat gagal mengeksekusi penalti dalam waktu normal, timnya tetap menunjukkan ketenangan dan pengalaman saat menghadapi tekanan di babak tos-tosan.

Real Madrid Bertemu Arsenal di Perempat Final

Dengan kemenangan ini, Real Madrid memastikan langkah mereka ke perempat final Liga Champions. Mereka akan menghadapi Arsenal, yang juga tampil impresif di babak 16 besar. 

Duel ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan mengingat performa luar biasa kedua tim musim ini.

Bagi Atletico, kekalahan ini menjadi pukulan telak mengingat mereka memiliki banyak peluang untuk menyelesaikan pertandingan lebih awal. 

Namun, sepak bola adalah soal ketahanan dan mental juara, sesuatu yang masih dimiliki Real Madrid di kompetisi Eropa.

Real Madrid kembali menunjukkan mental juara mereka dengan kemenangan dramatis atas Atletico Madrid. 

Meski kalah 0-1 di leg kedua, keberhasilan mereka dalam adu penalti memastikan langkah ke perempat final. 

Kini, Los Blancos siap menghadapi tantangan berikutnya dari Arsenal dalam perjalanan mereka mempertahankan gelar Liga Champions musim ini.

Minggu, 09 Maret 2025

Arda Guler: Bintang Muda Real Madrid yang Mulai Tak Betah, Eintracht Frankfurt Siap Menampung?

Arda Guler Bintang Muda Real Madrid yang Mulai Tak Betah, Eintracht Frankfurt Siap Menampung
Arda Guler: Bintang Muda Real Madrid yang Mulai Tak Betah, Eintracht Frankfurt Siap Menampung?

JAKARTA - Arda Guler, pemain muda berbakat milik Real Madrid, kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa dirinya mulai merasa tidak puas dengan situasinya di klub raksasa Spanyol tersebut. Eintracht Frankfurt dari Bundesliga dikabarkan tertarik untuk membawanya ke Jerman, memberikan jalan keluar bagi sang gelandang serang yang minim kesempatan bermain di Madrid.

Minim Kesempatan Bermain di Real Madrid

Guler bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2023 dengan harapan besar setelah tampil impresif bersama Fenerbahce. Namun, sejak kedatangannya, ia hanya mencatatkan 15 kali penampilan sebagai starter di semua kompetisi dalam 18 bulan terakhir. Padahal, pemain berusia 20 tahun ini sempat menunjukkan performa luar biasa di akhir musim perdananya dengan mencetak lima gol dalam lima pertandingan terakhir La Liga sebelum bersinar bersama tim nasional Turki di Euro 2024.

Kurangnya waktu bermain membuat rumor kepindahannya semakin kencang. Arsenal sempat dikaitkan dengan Guler pada bursa transfer musim dingin 2024, tetapi ia akhirnya tetap bertahan di Santiago Bernabeu. Namun, seiring berjalannya waktu, spekulasi mengenai masa depannya semakin menguat, dan kini Eintracht Frankfurt disebut sebagai salah satu klub yang berminat memboyongnya.

Eintracht Frankfurt Mengamati Situasi Guler

Menurut laporan dari Sky Sport Germany, Eintracht Frankfurt sedang memantau situasi Guler di Madrid dan berencana untuk mendatangkannya ke Bundesliga. Meski belum ada kesepakatan konkret, Guler disebut masuk dalam daftar target mereka. Kabar dari media Spanyol bahkan menyebutkan bahwa Guler sendiri sudah mulai mempertimbangkan untuk meninggalkan Real Madrid secara permanen pada musim panas ini.

Salah satu faktor utama yang membuat Guler sulit mendapatkan tempat di skuad utama Madrid adalah ketatnya persaingan di lini serang Los Blancos. Posisi penyerang sudah ditempati oleh pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Rodrygo, sementara Jude Bellingham juga sering berperan lebih menyerang dari lini tengah. Dengan kondisi seperti ini, peluang Guler untuk tampil reguler menjadi semakin kecil.

Ancelotti Tidak Khawatir dengan Situasi Guler

Meski banyak yang berspekulasi soal masa depan Guler, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, tetap tenang dan menegaskan bahwa tidak ada masalah terkait pemain muda asal Turki itu. "Saya membaca bahwa ada 'masalah Guler', tetapi tidak ada masalah di sini," ujar Ancelotti bulan lalu. "Ini adalah proses adaptasi, sama seperti yang dialami Rodrygo, Vinicius, dan [Federico] Valverde sebelumnya. Dia membutuhkan waktu untuk berintegrasi ke dalam skuad terbaik di dunia. Semua orang paham akan hal itu."

Meski demikian, fakta bahwa Guler masih minim kesempatan bermain tetap menjadi pertanyaan besar. Jika situasi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin sang pemain akan benar-benar mencari klub baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Arda Guler?

Jika Eintracht Frankfurt serius dalam upaya mendatangkan Guler, kepindahan ke Bundesliga bisa menjadi pilihan menarik bagi sang pemain. Frankfurt dikenal sebagai klub yang memberi banyak kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang. Dengan gaya permainan yang lebih terbuka di Bundesliga, Guler bisa mendapatkan lingkungan yang lebih sesuai untuk mengasah bakatnya.

Namun, keputusan tetap berada di tangan Real Madrid dan Guler sendiri. Apakah ia akan bertahan dan terus berjuang untuk mendapatkan tempat di skuad Ancelotti, atau memilih hengkang demi menit bermain yang lebih banyak? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

Rabu, 05 Maret 2025

Real Madrid Kalahkan Atletico, Brahim Diaz Sindir Diego Simeone di Liga Champions

Real Madrid Kalahkan Atletico, Brahim Diaz Sindir Diego Simeone di Liga Champions
Real Madrid Kalahkan Atletico, Brahim Diaz Sindir Diego Simeone di Liga Champions.

JAKARTA - Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Selasa (5/3/2024). 

Kemenangan ini tidak hanya menegaskan dominasi Los Blancos atas rival sekota mereka, tetapi juga menyisakan momen panas yang melibatkan Brahim Diaz dan pelatih Atletico, Diego Simeone.

Brahim Diaz Sindir Simeone: "Bicara Sekarang!"

Setelah mencetak gol kemenangan untuk Real Madrid, Brahim Diaz tertangkap kamera berteriak ke arah Diego Simeone dengan kata-kata, "Bicara sekarang! Bicara sekarang!" seperti yang dilaporkan oleh Movistar+ dan dikutip oleh MARCA.

Ucapan ini diduga sebagai respons atas pernyataan Simeone sehari sebelum pertandingan. 

Dalam konferensi pers, pelatih asal Argentina itu sempat meragukan peluang Diaz tampil sebagai starter menggantikan Jude Bellingham yang absen. 

"Mereka mungkin akan memainkan Camavinga bersama Modric dan Tchouameni. 

Ada kemungkinan juga Brahim, tetapi saya rasa tidak, karena mereka biasanya memiliki pola permainan tertentu," ujar Simeone kala itu.

Namun, Carlo Ancelotti justru memilih memasang Brahim Diaz di lini depan bersama Rodrygo, Vinicius Junior, dan Kylian Mbappe. 

Keputusan ini terbukti tepat, karena Diaz tampil gemilang dan menjadi penentu kemenangan.

Jalannya Pertandingan

Real Madrid langsung tancap gas sejak menit awal. Rodrygo membuka keunggulan pada menit ke-4 lewat sepakan kaki kiri yang indah. 

Namun, Atletico Madrid berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Julian Alvarez di menit ke-30. Skor imbang bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Madrid kembali mengambil kendali permainan. Brahim Diaz mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-55 setelah melewati barisan pertahanan Atletico dan melepaskan tembakan ke sudut bawah gawang.

Simeone mengakui bahwa gol tersebut sangat menyakitkan bagi timnya. "Kami mulai mengendalikan permainan dengan lebih baik, tetapi gol itu datang pada momen yang sulit," ujarnya usai laga.

Fokus ke Leg Kedua

Meskipun berhasil membawa Madrid menang, Diaz tetap merendah dan tidak ingin terlalu larut dalam euforia. "Bermain di sini adalah sesuatu yang luar biasa, tetapi saat mengenakan seragam ini, Anda harus memberikan segalanya," kata Diaz.

Dia juga menegaskan bahwa pertemuan kedua di Metropolitano pekan depan masih akan menjadi tantangan berat. 

"Kami sudah menang di kandang, tapi ini belum selesai. Di leg kedua, kami harus kembali memberikan segalanya karena di Liga Champions, detail kecil bisa menentukan hasil akhir."

Dengan kemenangan ini, Real Madrid memiliki modal berharga untuk menghadapi leg kedua di markas Atletico Madrid. 

Namun, dengan hanya selisih satu gol, persaingan masih terbuka lebar. 

Apakah Los Blancos mampu mempertahankan keunggulan mereka, atau Atletico akan membalikkan keadaan di kandang sendiri? Kita tunggu saja laga sengit selanjutnya!

Real Madrid Dikabarkan Tertarik Rekrut Bintang Crystal Palace, Adam Wharton

Real Madrid Dikabarkan Tertarik Rekrut Bintang Crystal Palace, Adam Wharton
Real Madrid Dikabarkan Tertarik Rekrut Bintang Crystal Palace, Adam Wharton.

JAKARTA - Real Madrid kembali membuat kejutan di bursa transfer dengan dikabarkan tertarik merekrut gelandang muda berbakat milik Crystal Palace, Adam Wharton. 

Menurut laporan, klub raksasa Spanyol tersebut telah mengirimkan tim pemandu bakat untuk memantau perkembangan Wharton secara langsung.

Perjalanan Karier Adam Wharton yang Melesat

Nama Adam Wharton mulai mencuri perhatian setelah performa apiknya di tahun 2024. Pemain berusia 21 tahun ini bergabung dengan Crystal Palace pada Januari 2024 dengan biaya transfer sebesar £22 juta dari Blackburn Rovers. 

Saat itu, Wharton baru mencatatkan 51 penampilan senior di kompetisi Championship.

Tak butuh waktu lama bagi Wharton untuk unjuk gigi. Hanya dalam waktu empat bulan setelah pindah ke Palace, ia mendapat panggilan dari Timnas Inggris untuk skuad awal Euro 2024. 

Bahkan, Wharton berhasil masuk dalam daftar akhir pemain yang dibawa ke turnamen bergengsi tersebut.

Sayangnya, cedera hernia sempat menghambat perkembangannya. 

Namun, pada pekan lalu, Wharton kembali tampil sebagai starter dalam kemenangan besar Crystal Palace 4-1 atas Aston Villa, yang merupakan salah satu kandidat kuat untuk lolos ke Liga Champions.

Real Madrid Kirim Tim Pemandu Bakat

Menurut laporan dari Daily Mail, Real Madrid sangat serius dalam mengamati perkembangan Wharton. Juni Calafat, kepala pemandu bakat Madrid yang juga berperan besar dalam perekrutan Jude Bellingham, disebut sebagai pengagum berat gaya bermain Wharton.

Manchester City sebelumnya sempat dikaitkan dengan Wharton pada bursa transfer Januari, tetapi mereka lebih memilih mendatangkan Nico Gonzalez. 

Sementara itu, Manchester United dan Liverpool memiliki prioritas untuk memperkuat posisi lain, sehingga Madrid bisa memiliki jalan mulus untuk merekrut Wharton. 

Namun, harga yang dipatok Palace cukup tinggi, yaitu sekitar £70 juta.

Alternatif Lain untuk Real Madrid

Selain Wharton, Real Madrid juga dikabarkan mengincar gelandang Bayern Munich, Joshua Kimmich. 

Kabar mengejutkan muncul pekan lalu bahwa Bayern telah menarik tawaran perpanjangan kontrak Kimmich, yang membuat masa depannya di Allianz Arena semakin tidak pasti.

Madrid sendiri dikenal sebagai klub yang lebih suka menunggu hingga pemain incarannya tersedia secara gratis, seperti yang mereka lakukan saat mendatangkan Kylian Mbappe dan berharap bisa melakukan hal serupa dengan Trent Alexander-Arnold. 

Namun, strategi ini tidak selalu berhasil, seperti yang terjadi pada Leny Yoro dan Alphonso Davies.

Wharton dan Pemain Inggris Lain yang Diincar Madrid

Selain Wharton, Madrid juga dikaitkan dengan bek muda Everton, Jarrad Branthwaite. 

Bek tengah berbakat ini sudah pernah bekerja sama dengan Carlo Ancelotti saat masih menangani Everton, sehingga peluang untuk bersatu kembali di Santiago Bernabéu tetap terbuka.

Jika Wharton benar-benar bergabung dengan Real Madrid, ia akan menjadi pemain Inggris keenam yang membela klub tersebut di abad ke-21. 

Sebelumnya, ada nama-nama besar seperti Steve McManaman, David Beckham, Jonathan Woodgate, Michael Owen, dan tentu saja Jude Bellingham.

Menarik untuk melihat bagaimana perkembangan transfer ini ke depannya. 

Apakah Real Madrid akan serius mendatangkan Wharton, atau justru memilih opsi lain seperti Kimmich? Kita tunggu saja kejutan selanjutnya dari Los Blancos!

Selasa, 04 Maret 2025

Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid di Liga Champions

Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid - Liga Champions
Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid - Liga Champions.

JAKARTA - Atletico Madrid tengah mencari kemenangan pertama mereka dalam format dua leg melawan rival sekota, Real Madrid, di ajang Eropa. 

Kedua tim akan bertemu dalam babak 16 besar Liga Champions, dengan leg pertama berlangsung di Santiago Bernabeu.

Los Rojiblancos hampir saja menang dalam pertemuan pertama mereka di kompetisi Eropa pada musim 1958/59. 

Sayangnya, mereka kalah dalam laga penentuan dengan skor 2-1, dan Real Madrid pun melaju ke final serta meraih gelar juara keempat mereka. 

Kini, pasukan Diego Simeone berharap bisa melangkah lebih jauh setelah tampil impresif di fase grup.

Berikut prediksi susunan pemain Atletico Madrid untuk laga krusial ini.

Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid (4-4-2)

GK: Jan Oblak
Sang penjaga gawang utama Atletico ini adalah satu-satunya pemain yang telah tampil penuh di seluruh laga Liga Champions musim ini. Ia dipastikan tetap menjadi andalan di babak knockout.

RB: Marcos Llorente
Llorente memberikan dampak besar sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Athletic Club akhir pekan lalu. Assist briliannya menjadi kunci kemenangan timnya.

CB: Jose Gimenez
Gimenez juga tampil sebagai pemain cadangan di laga sebelumnya, tetapi diprediksi akan kembali ke starting XI untuk laga penting ini.

CB: Robin Le Normand
Meskipun Clement Lenglet tampil solid sejak kembali ke La Liga, Simeone tampaknya akan lebih mempercayai Le Normand untuk duel besar seperti ini.

LB: Javi Galan
Bek kiri berpengalaman ini baru merasakan atmosfer Liga Champions setelah bergabung dengan Atletico, dan kini telah menjadi pilihan utama Simeone di posisi tersebut.

RM: Giuliano Simeone
Bukan karena nepotisme, tetapi karena kemampuannya, Giuliano terus mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi sayap kanan. Pemain muda ini tengah menikmati musim yang luar biasa.

CM: Rodrigo De Paul
De Paul menjadi pemain outfield Atletico dengan menit bermain terbanyak di Liga Champions musim ini (574 menit). Keberadaannya sangat vital dalam mengatur permainan di lini tengah.

CM: Pablo Barrios
Gelandang muda berbakat ini sempat bermasalah dengan disiplin, tetapi tetap menjadi pilihan utama karena kemampuan menguasai bola dan membangun serangan.

LM: Conor Gallagher
Gallagher dan Samuel Lino bersaing ketat untuk posisi ini. Namun, kemungkinan besar Simeone akan memilih Gallagher karena daya juangnya yang tinggi.

ST: Antoine Griezmann
Griezmann selalu menjadi sosok yang bisa menghadirkan keajaiban di momen krusial. Musim ini, performanya tetap gemilang dan ia diharapkan jadi pembeda dalam laga ini.

ST: Julian Alvarez
Setelah mengalami adaptasi awal, Alvarez kini semakin tajam. Striker Argentina ini sudah mencetak enam gol di fase grup dan juga menjadi penentu kemenangan Atletico di La Liga pekan lalu.

Atletico Madrid punya modal kuat untuk menghadapi Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. 

Dengan skuad yang solid dan performa yang sedang on fire, tim asuhan Simeone berpeluang besar meraih hasil positif di Santiago Bernabeu.

Bagaimana menurut kamu? Apakah Atletico bisa menundukkan Real Madrid kali ini? Jangan lupa tinggalkan komentarmu di bawah!

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid di Liga Champions

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid - Liga Champions
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid - Liga Champions.

JAKARTA - Untuk pertama kalinya sejak 2017, dua klub raksasa Madrid kembali bertemu di ajang Liga Champions. 

Real Madrid dan Atletico Madrid akan saling berhadapan demi memperebutkan satu tempat di babak perempat final.

Meski mengalami beberapa kendala di kompetisi domestik, Real Madrid tetap menjadi salah satu favorit untuk kembali meraih trofi Liga Champions. 

Magis Los Blancos di kompetisi ini memang tidak bisa diremehkan, dan mereka akan sangat membutuhkannya dalam dua leg menghadapi rival sekota mereka.

Kemenangan atas Manchester City di babak play-off memastikan anak asuh Carlo Ancelotti menjadi tuan rumah lebih dulu di leg pertama yang berlangsung pada Selasa malam. 

Namun, mereka harus bermain tanpa Jude Bellingham yang menjalani hukuman larangan bertanding.

Berikut prediksi susunan pemain Real Madrid untuk laga melawan Atletico Madrid:

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid (4-4-2)

GK: Thibaut Courtois
Courtois akan memiliki peran penting di fase gugur ini. Meskipun kemungkinan tidak terlalu banyak diuji, Atletico dikenal berbahaya dengan serangan-serangan cepat yang bisa mengejutkan. Peran Courtois akan sangat vital dalam menjaga gawangnya tetap aman.

RB: Federico Valverde
Valverde sempat absen dalam beberapa laga terakhir akibat cedera hamstring, tetapi ia diperkirakan akan kembali memperkuat tim pada laga penting ini.

CB: Antonio Rudiger
Rudiger baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-32 dan meskipun tampil kurang meyakinkan saat melawan Real Betis, ia tetap menjadi pilihan utama di lini belakang Madrid.

CB: Raul Asencio
David Alaba masih dalam proses pemulihan dan sempat tampil di laga sebelumnya. Namun, Asencio yang terus menunjukkan performa impresif kemungkinan besar akan berduet dengan Rudiger di jantung pertahanan.

LB: Ferland Mendy
Mendy tampil cukup baik dalam laga terakhir dan meskipun Fran Garcia mulai mendapat lebih banyak menit bermain, Mendy tetap menjadi pilihan utama Ancelotti di Liga Champions.

RM: Brahim Diaz
Dengan absennya Jude Bellingham, Brahim Diaz berpeluang besar mengisi pos di lini tengah setelah mencetak gol saat melawan Sevilla.

CM: Aurelien Tchouameni
Tchouameni telah bergantian bermain di lini tengah dan lini belakang sepanjang musim ini. Namun, dengan kembalinya beberapa bek, ia kemungkinan besar akan kembali ke posisi aslinya di lini tengah.

CM: Eduardo Camavinga
Dengan Dani Ceballos yang masih absen dan Luka Modric yang diperkirakan hanya bermain sebagai pengganti, Camavinga akan berduet dengan Tchouameni di lini tengah.

LM: Rodrygo
Meskipun belakangan ini Rodrygo jarang mencatatkan gol atau assist, perannya sebagai pemain yang dapat membuka ruang dan menciptakan peluang tidak boleh diabaikan.

ST: Vinicius Junior
Vinicius selalu tampil gemilang di Liga Champions, terutama saat memasuki fase gugur. Ia akan berusaha tampil maksimal sejak leg pertama ini.

ST: Kylian Mbappe
Bintang asal Prancis ini mencetak gol ke gawang Atletico di La Liga bulan lalu dan berperan penting dalam kemenangan Madrid atas Manchester City di babak sebelumnya. Ia diharapkan bisa kembali menjadi pembeda dalam laga ini.

Dengan komposisi ini, Real Madrid memiliki peluang besar untuk mengamankan hasil positif di leg pertama sebelum bertandang ke markas Atletico pada leg kedua. 

Duel ini dipastikan akan berlangsung sengit dan menarik!

Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25

Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25
Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25.

JAKARTA - Babak 16 besar UEFA Champions League (UCL) musim 2024/25 menghadirkan sejumlah pertandingan menarik. 

Namun, tak ada yang lebih panas dibandingkan duel dua rival sekota, Real Madrid dan Atlético Madrid. 

Duel ini bukan hanya soal perebutan tiket ke perempat final, tetapi juga gengsi dan sejarah panjang persaingan kedua tim.

Deretan Hasil Imbang di Derby Madrid

Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25
Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25.

Dalam setahun terakhir, pertemuan Real Madrid dan Atlético Madrid sering berakhir dengan hasil imbang. Tiga pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi berakhir dengan skor 1-1. 

Bahkan, dua pertemuan di ajang piala domestik pada awal 2024 harus ditentukan lewat perpanjangan waktu.

Tren ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan antara kedua tim. Selain itu, catatan menarik lainnya adalah bahwa dalam 10 pertemuan terakhir, kedua tim selalu mencetak gol. 

Rata-rata, setiap Derby Madrid dalam periode tersebut menghasilkan 3,3 gol per laga. Artinya, duel kali ini juga berpotensi menyajikan hujan gol.

Atlético Ingin Akhiri Rekor Buruk di UCL

Meski kerap memberikan perlawanan sengit di kompetisi domestik, Atlético Madrid memiliki catatan buruk saat bertemu Real Madrid di fase gugur Liga Champions. 

Los Colchoneros sudah empat kali bertemu Los Blancos di fase knockout, namun selalu gagal melangkah ke babak berikutnya.

Salah satu pertemuan paling ikonik terjadi di final UCL 2014, ketika sundulan Sergio Ramos di menit akhir memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu. 

Akhirnya, Real Madrid menang 4-1 dan meraih gelar ke-10 mereka. 

Atlético juga tersingkir di perempat final 2014/15, final 2016 melalui adu penalti, dan semifinal 2017.

Satu-satunya kemenangan Atlético dalam kompetisi Eropa melawan Real Madrid terjadi di Piala Super UEFA 2018. 

Namun, untuk mengulang kesuksesan itu, mereka harus bisa mengatasi rekor buruk yang lebih besar: sembilan laga tanpa kemenangan di Santiago Bernabéu.

Real Madrid Tanpa Bellingham dan Ceballos

Musim ini, Real Madrid harus menghadapi berbagai tantangan cedera, dan laga ini tidak akan menjadi pengecualian. 

Selain absennya bek andalan seperti Dani Carvajal dan Éder Militão, mereka juga harus kehilangan Dani Ceballos dan Jude Bellingham. 

Ceballos absen karena cedera hamstring, sedangkan Bellingham harus menjalani hukuman skorsing.

Absennya dua gelandang ini bisa menjadi masalah besar bagi Real Madrid. Setelah Toni Kroos pensiun, tim asuhan Carlo Ancelotti masih berupaya mencari keseimbangan baru di lini tengah. 

Ceballos dan Bellingham berperan penting dalam transisi permainan tim, sehingga kehilangan keduanya bisa membuat Real kesulitan mendikte jalannya pertandingan.

Atlético dalam Performa Apik

Berbeda dengan Real Madrid yang dihantui masalah cedera, Atlético Madrid datang dengan skuad yang hampir lengkap. 

Mereka hanya kehilangan César Azpilicueta dan Koke, tetapi selebihnya siap tempur.

Performa Atlético juga sedang dalam tren positif. Tim asuhan Diego Simeone tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir mereka, termasuk kemenangan impresif di fase grup UCL. 

Ini merupakan rekor terbaik kedua mereka musim ini, setelah sebelumnya mencatatkan 15 kemenangan beruntun.

Prediksi Skor

Dengan kedua tim memiliki lini serang yang tajam, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh gol. 

Melihat tren pertemuan sebelumnya, hasil imbang 1-1 bisa saja kembali terjadi. 

Namun, dengan kondisi skuad yang lebih stabil, Atlético mungkin memiliki peluang lebih baik untuk mencuri hasil positif di Bernabéu.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Real Madrid akan kembali menunjukkan dominasi mereka, atau Atlético Madrid akhirnya bisa memutus kutukan di UCL?

Senin, 03 Maret 2025

Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga

Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga
Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga.

JAKARTA - Atletico Madrid akan menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada Selasa mendatang, setelah Los Blancos tergelincir dan memungkinkan mereka naik ke puncak klasemen LaLiga.

Diego Simeone meminta anak asuhnya untuk segera mengalihkan fokus ke laga besar Liga Champions melawan Real Madrid setelah kemenangan tipis 1-0 atas Athletic Bilbao pada Sabtu (2/3). 

Gol semata wayang Julian Alvarez yang baru masuk dari bangku cadangan membawa Atletico meraih tiga poin penting dan memanfaatkan kekalahan Real Madrid 1-2 dari Real Betis.

Hasil ini membawa Los Rojiblancos ke puncak klasemen LaLiga, meskipun posisi mereka masih bisa diambil alih oleh Barcelona jika berhasil mengalahkan Real Sociedad pada Minggu. 

Namun, bagi Simeone, yang lebih penting adalah timnya tetap fokus menjelang derby Madrid di kompetisi Eropa.

Atletico Harus Tetap Fokus

"Kami memiliki pertandingan besar di Liga Champions dan saat ini kami harus fokus sepenuhnya pada itu serta memanfaatkan waktu tiga hari ke depan untuk beristirahat dengan baik," ujar Simeone dalam konferensi pers.

"Yang harus kami lakukan saat ini adalah terus memperkuat kerja sama tim dan menjaga fokus agar tidak goyah."

Simeone juga memuji Julian Alvarez yang mampu mencetak gol penentu hanya tujuh menit setelah menggantikan Alexander Sorloth. 

Atletico Madrid kini telah mencetak 16 gol dari pemain pengganti di LaLiga musim ini, lebih banyak dibanding tim mana pun di lima liga top Eropa. Lazio menempati urutan kedua dengan 14 gol dari pemain cadangan di Serie A.

Puji Performa Julian Alvarez

"Hari ini kami menghadapi lawan yang sangat sulit. Mereka bertahan dengan baik dan memiliki beberapa peluang berbahaya melalui Nico dan Inaki Williams. 

Beruntung kami memiliki Julian di babak kedua yang mampu menyelesaikan serangan balik dengan sangat baik," kata Simeone.

Pelatih asal Argentina itu juga mengungkapkan kebahagiaannya memiliki Alvarez, yang didatangkan dari Manchester City pada awal musim.

"Kadang-kadang ada pemain yang datang, mereka spesial, dan sebagai pelatih, Anda langsung tahu itu. Mereka berbeda, dan saya menyukai kerendahan hati serta fleksibilitas mereka dalam bermain," tambahnya.

Kini, Atletico Madrid akan berusaha menjaga momentum positif mereka saat menghadapi Real Madrid di Liga Champions. 

Derby panas ini tidak hanya menentukan kelanjutan mereka di Eropa, tetapi juga bisa mempengaruhi mentalitas tim dalam perburuan gelar LaLiga musim ini.

Minggu, 02 Maret 2025

Carlo Ancelotti Beri Pengakuan Jujur Jelang Derby Liga Champions Melawan Atletico Madrid

Carlo Ancelotti Beri Pengakuan Jujur Jelang Derby Liga Champions Melawan Atletico Madrid
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.

JAKARTA - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, secara jujur mengakui bahwa jika timnya tampil seperti saat kalah dari Real Betis pada Sabtu malam, mereka bisa mengalami nasib yang sama saat menghadapi Atletico Madrid dalam laga besar babak 16 besar Liga Champions, Selasa nanti.

Pada pertandingan melawan Real Betis di Estadio Benito Villamarin, Madrid sebenarnya sempat unggul lebih dulu. 

Namun, mantan pemain mereka, Isco, menjadi sosok kunci dalam kebangkitan tuan rumah. 

Ia memberikan assist untuk gol penyama kedudukan Johnny Cardoso dari situasi sepak pojok dan kemudian mencetak gol kemenangan melalui penalti, membuat Madrid harus kehilangan poin berharga.

Kekalahan tersebut semakin menambah catatan buruk Los Blancos di La Liga, di mana mereka hanya meraih lima poin dari 15 poin yang tersedia dalam lima pertandingan terakhir. 

Jelang duel sengit melawan Atletico, performa Madrid tentu menjadi perhatian utama.

“If we play like this we will not win,” kata Ancelotti dengan tegas setelah pertandingan. “Ini cukup jelas, saya harap kekalahan ini bisa membuat kami bangkit. Sebelumnya, saya merasa tim sudah lebih kompak.”

Fakta di lapangan memang tidak berpihak pada Madrid. Dalam laga melawan Betis, mereka kebobolan 17 tembakan, jumlah tertinggi dalam satu pertandingan La Liga musim ini.

“Kekalahan ini cukup menyakitkan,” lanjut pelatih asal Italia itu. “Kami harus segera bereaksi, ini sulit karena semua tim saat ini tampil sangat kompetitif. Kami tidak bermain dengan baik dalam laga ini.”

Madrid Harus Segera Berbenah

Ancelotti juga mengkritik kurangnya konsistensi timnya sepanjang laga. “Kami memulai dengan baik, tetapi kemudian tidak bisa mempertahankan level permainan, komitmen, dan sikap yang sama. Betis memang pantas menang.”

Pada laga tersebut, Madrid harus bermain tanpa Jude Bellingham yang masih menjalani hukuman larangan bertanding karena insiden dengan wasit La Liga. 

Namun, mereka tetap diperkuat oleh Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Rodrygo. 

Brahim Diaz sempat membawa Madrid unggul lebih dulu di menit ke-10, tetapi kemudian tim mengalami penurunan performa. 

Ancelotti pun secara terbuka menyoroti buruknya kerja keras lini depan timnya dalam bertahan.

“Saat tampil bagus, kami mampu menekan lawan dengan efektif di babak pertama. Namun, di 70 menit selanjutnya, kami melakukannya dengan buruk,” tambahnya.

Atletico Madrid di Atas Angin?

Sementara itu, Atletico Madrid justru mampu memanfaatkan situasi. Tim asuhan Diego Simeone meraih kemenangan tipis 1-0 atas Athletic Club pada Sabtu malam, yang membawa mereka ke puncak klasemen La Liga.

Atletico juga punya catatan apik dalam derby Madrid belakangan ini. Mereka tak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Real Madrid, dengan dua pertandingan liga musim ini berakhir imbang 1-1.

Dengan kondisi Real Madrid yang masih belum stabil, mampukah mereka bangkit dan tampil maksimal saat menjamu Atletico di Liga Champions? Atau justru Atletico akan melanjutkan dominasinya di derby Madrid? Kita tunggu saja laga sengit ini!

Ancelotti: Kekalahan dari Betis Harus Jadi 'Alarm' bagi Madrid di Liga Champions

Ancelotti Kekalahan dari Betis Harus Jadi 'Alarm' bagi Madrid di Liga Champions
Ancelotti: Kekalahan dari Betis Harus Jadi 'Alarm' bagi Madrid di Liga Champions.

JAKARTA - Real Madrid harus segera bangkit setelah harapan mereka untuk mempertahankan gelar LaLiga mendapat pukulan telak usai dikalahkan Real Betis 1-2 pada Sabtu (2/3).

Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, mengingatkan timnya bahwa performa seperti ini tidak boleh terulang saat mereka menghadapi Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada Selasa (5/3) mendatang.

Kekalahan yang Menyakitkan

Bertandang ke Estadio Benito Villamarin, Madrid gagal memanfaatkan peluang untuk naik ke puncak klasemen. 

Kekalahan ini membuat mereka tetap mengoleksi 54 poin, sejajar dengan Barcelona dan tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen, Atletico Madrid, yang pada hari yang sama menang atas Athletic Bilbao.

"Ini pukulan berat. Kami harus segera bangkit. Kekalahan di momen seperti ini sangat menyakitkan karena semua tim sedang dalam performa terbaiknya. Kami tidak bermain dengan baik," kata Ancelotti.

"Di babak pertama, kami kehilangan 27 kali penguasaan bola, dan itu membuat Betis bisa kembali ke permainan. Jika kami bermain seperti ini lagi, kami pasti akan kalah pada hari Selasa nanti."

Peringatan untuk Liga Champions

Ancelotti berharap kekalahan ini menjadi peringatan keras bagi timnya menjelang duel penting melawan Atletico Madrid di Liga Champions.

"Saya berharap ini menjadi alarm bagi kami. Seharusnya kami bisa lebih terorganisir dan lebih solid. Namun, di laga ini, kami gagal tampil seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya," tambahnya.

Keputusan Mengganti Mbappe dengan Endrick

Keputusan Ancelotti untuk menarik keluar Kylian Mbappe dan memasukkan Endrick di menit-menit akhir pertandingan sempat memicu pertanyaan. 

Namun, ia menjelaskan bahwa bintang asal Prancis itu tidak dalam kondisi terbaik karena mengalami masalah kesehatan.

"Mbappe mengalami masalah pada giginya minggu ini, sehingga dia tidak bisa berlatih dengan maksimal. Untuk menghindari risiko cedera, saya menggantinya dengan Endrick, yang belakangan ini tampil cukup baik," jelas Ancelotti.

Jadwal Madrid Berikutnya

Setelah pertandingan krusial melawan Atletico Madrid di Liga Champions, Los Blancos akan kembali berlaga di LaLiga dengan menjamu Rayo Vallecano pada Minggu (10/3). 

Sementara itu, Barcelona berpeluang mengambil alih posisi puncak klasemen jika mampu meraih kemenangan di laga mereka selanjutnya.

Madrid kini dihadapkan pada tantangan besar untuk segera bangkit dan menunjukkan performa terbaik mereka di level Eropa. 

Akankah mereka menjawab peringatan Ancelotti dengan kemenangan? Kita tunggu saja!

Real Betis 2-1 Real Madrid: Isco Jadi Mimpi Buruk bagi Los Blancos

Real Betis 2-1 Real Madrid: Isco Jadi Mimpi Buruk bagi Los Blancos
Real Betis 2-1 Real Madrid: Isco Jadi Mimpi Buruk bagi Los Blancos.

JAKARTA - Real Betis berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor 2-1 atas Real Madrid dalam laga LaLiga yang berlangsung di Stadion Benito Villamarín pada Sabtu malam. 

Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Isco, yang tampil gemilang melawan mantan klubnya.

Jalannya Pertandingan

Real Madrid lebih dulu unggul di menit ke-10 melalui gol Brahim Diaz. Berawal dari aksi Kylian Mbappe yang sukses mengelabui lini belakang Betis, ia memberikan umpan kepada Ferland Mendy. 

Meski tendangannya sempat ditepis kiper Adrian, bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Diaz untuk membawa Los Blancos unggul 1-0.

Namun, keunggulan Madrid tak bertahan lama. Di menit ke-21, Isco memberikan assist ciamik dari sepak pojok yang berhasil ditanduk oleh Johnny Cardoso. 

Bola yang mengarah ke gawang tak mampu dihalau sempurna oleh Thibaut Courtois, membuat skor berubah menjadi 1-1.

Babak kedua dimulai dengan serangan cepat dari Betis. Pada menit ke-55, Isco kembali menjadi aktor utama dengan memberikan umpan terobosan kepada Jesus Rodriguez. 

Dalam situasi satu lawan satu, Antonio Rudiger melakukan pelanggaran di kotak penalti, yang membuat wasit langsung menunjuk titik putih. 

Isco yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengonversi penalti menjadi gol, membawa Betis berbalik unggul 2-1.

Hingga akhir laga, Madrid kesulitan untuk menciptakan peluang emas dan akhirnya harus menerima kekalahan. 

Hasil ini membuat Real Madrid tertahan di posisi kedua klasemen sementara, di bawah Barcelona yang masih memiliki satu pertandingan tersisa.

Rating Pemain

Real Betis (4-2-3-1)
Ratings berdasarkan FotMob

  • Kiper: Adrian - 6.2/10
  • Bek Kanan: Youssouf Sabaly - 7.0/10
  • Bek Tengah: Marc Bartra - 7.1/10
  • Bek Tengah: Diego Llorente - 6.5/10
  • Bek Kiri: Ricardo Rodriguez - 7.3/10
  • Gelandang Tengah: Sergi Altimira - 7.4/10
  • Gelandang Tengah: Johnny Cardoso - 8.0/10
  • Gelandang Serang: Isco - 9.0/10 (Man of the Match)
  • Sayap Kanan: Antony - 7.3/10
  • Striker: Cucho Hernandez - 6.3/10
  • Sayap Kiri: Jesus Rodriguez - 7.3/10

Pemain pengganti:

  • Chimy Avila (71' untuk Rodriguez) - 5.7/10
  • Aitor Ruibal (80' untuk Sabaly) - 6.1/10
  • Cedric Bakambu (80' untuk Hernandez) - 6.0/10
  • Natan (90' untuk Altimira) - N/A

Real Madrid (4-4-2)
Ratings berdasarkan FotMob

  • Kiper: Thibaut Courtois - 5.8/10
  • Bek Kanan: Lucas Vazquez - 7.3/10
  • Bek Tengah: Antonio Rudiger - 6.0/10
  • Bek Tengah: David Alaba - 6.2/10
  • Bek Kiri: Ferland Mendy - 7.1/10
  • Gelandang Kanan: Rodrygo - 7.2/10
  • Gelandang Tengah: Luka Modric - 7.6/10
  • Gelandang Tengah: Aurelien Tchouameni - 6.7/10
  • Gelandang Kiri: Brahim Diaz - 7.7/10
  • Striker: Kylian Mbappe - 6.4/10
  • Striker: Vinicius Junior - 6.5/10

Pemain pengganti:

  • Eduardo Camavinga (59' untuk Alaba) - 7.0/10
  • Arda Guler (59' untuk Diaz) - 6.3/10
  • Endrick (75' untuk Mbappe) - 6.3/10
  • Fran Garcia (85' untuk Mendy) - N/A

Man of the Match: Isco

Dengan performa luar biasa yang ditunjukkan sepanjang laga, Isco layak dinobatkan sebagai Man of the Match

Mantan pemain Real Madrid ini membuktikan bahwa dirinya masih memiliki kualitas luar biasa dengan mencetak satu gol dan satu assist.

Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa Real Betis siap bersaing di papan atas LaLiga, sementara Real Madrid harus segera bangkit agar tidak kehilangan momentum dalam perebutan gelar juara musim ini.

Carlo Ancelotti Ungkap Waktu Kembalinya Federico Valverde dari Cedera

Carlo Ancelotti Ungkap Waktu Kembalinya Federico Valverde dari Cedera
Carlo Ancelotti Ungkap Waktu Kembalinya Federico Valverde dari Cedera.

JAKARTA - Kabar baik datang bagi penggemar Real Madrid! Pelatih Carlo Ancelotti mengonfirmasi bahwa gelandang andalannya, Federico Valverde, akan kembali bermain dalam laga Liga Champions pekan depan melawan Atletico Madrid. 

Sayangnya, Valverde masih harus absen dalam pertandingan La Liga melawan Real Betis akhir pekan ini.

Valverde menjadi salah satu pemain favorit Ancelotti musim ini, terbukti dengan selalu tampil dalam 36 pertandingan pertama Madrid di semua kompetisi. 

Namun, pemain asal Uruguay itu tidak dimainkan dalam kemenangan Madrid atas Girona akhir pekan lalu dan bahkan tidak masuk skuad saat Los Blancos menghadapi Real Sociedad di semifinal Copa del Rey.

Banyak spekulasi muncul terkait kondisi Valverde, bahkan ada yang mengkhawatirkan bahwa ia mengalami cedera serius. Namun, Ancelotti dengan cepat membantah kabar tersebut.

"Dia tidak cedera dan ini juga bukan istirahat yang dijadwalkan," ujar Ancelotti kepada awak media. 

"Dia mengalami sedikit ketidaknyamanan dan belum pulih sepenuhnya, jadi dia tidak akan bermain melawan Betis. Tapi dia akan siap untuk pertandingan melawan Atletico."

Kembalinya Valverde tentu menjadi angin segar bagi Real Madrid, terutama di tengah badai cedera yang menimpa tim. 

Berbeda dengan Valverde, nasib Dani Ceballos justru lebih buruk. Gelandang kreatif ini diperkirakan absen hingga dua bulan karena cedera paha yang cukup parah.

"Sangat disayangkan tentang Ceballos, karena dia sangat membantu tim dengan sikap, permainan, dan komitmennya," kata Ancelotti. "Tapi seperti biasa, kami akan mencari solusi."

Selain Valverde, Madrid juga harus bermain tanpa Thibaut Courtois dan Kylian Mbappe dalam laga Copa del Rey melawan Real Sociedad. 

Mbappe sendiri absen karena baru saja menjalani pencabutan gigi. 

Namun, bintang asal Prancis ini dipastikan sudah siap kembali bermain akhir pekan ini.

"Giginya sudah hilang. Saya rasa dia tidak akan menemukannya kembali, tapi dia baik-baik saja," kata Ancelotti sambil tersenyum. "Dia siap bermain."

Dengan kabar baik ini, para fans Real Madrid tentu bisa bernafas lega. 

Dalam beberapa hari ke depan, Valverde akan kembali ke lapangan dan siap membantu Los Blancos dalam perburuan gelar di berbagai kompetisi!

Vinicius Junior Cetak Sejarah! Tampil ke-300 Kali untuk Real Madrid

Vinicius Junior Cetak Sejarah! Tampil ke-300 Kali untuk Real Madrid
Vinicius Junior Cetak Sejarah! Tampil ke-300 Kali untuk Real Madrid.

JAKARTA - Vinicius Junior kembali mencetak sejarah bersama Real Madrid! Pemain asal Brasil itu mencatatkan penampilan ke-300 untuk Los Blancos saat menghadapi Real Betis pada Sabtu (2/3) dalam lanjutan La Liga Spanyol.

Laga ini menjadi bagian dari perjuangan Madrid dalam mempertahankan gelar La Liga mereka. 

Sebelumnya, mereka sukses mengalahkan Real Sociedad di leg pertama semifinal Copa del Rey. 

Meskipun pelatih Carlo Ancelotti harus membagi fokus dengan laga Liga Champions melawan Atletico Madrid pekan depan, ia tetap menurunkan skuad terbaiknya, termasuk Vinicius, Kylian Mbappe, Rodrygo, dan Antonio Rudiger.

Perjalanan Gemilang Vinicius Junior

Vinicius, yang kini berusia 24 tahun, telah menjadi andalan di lini serang Madrid sejak bergabung pada 2018. 

Dari 299 penampilan sebelumnya, ia berhasil mencetak 102 gol dan 69 assist, dengan 28 kontribusi di antaranya terjadi pada musim ini. 

Statistik ini semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.

Pemain yang pernah menjadi runner-up Ballon d'Or 2024 ini juga telah mengoleksi 14 trofi bersama Madrid, termasuk tiga gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions. 

Tak heran jika ia dianggap sebagai salah satu ikon baru di Santiago Bernabeu.

Masa Depan di Madrid

Meski sempat ada spekulasi mengenai ketertarikan klub-klub Arab Saudi, Vinicius menegaskan keinginannya untuk tetap bertahan di Madrid. 

Ia bahkan bercita-cita mencatatkan 500 penampilan untuk klub ini.

"Saya ingin terus bermain di sini, mencapai 400 hingga 500 penampilan, dan menciptakan sejarah di klub terbaik di dunia," ungkap Vinicius.

Baru saja dipercaya menjadi kapten Madrid untuk pertama kalinya di laga semifinal Copa del Rey, Vinicius mengaku sangat bangga dengan pencapaiannya.

"Saya tidak pernah membayangkan akan berada di posisi ini. Bermain sebagai kapten Madrid di semifinal adalah sesuatu yang luar biasa. 

\Sekarang saya sudah mencapai 300 laga, tapi saya ingin lebih banyak lagi!" katanya dengan penuh semangat.

Dengan performa yang terus meningkat dan kontribusi besarnya bagi Madrid, tak diragukan lagi Vinicius Junior akan terus menjadi bagian penting dalam sejarah klub raksasa Spanyol ini. 

Sabtu, 01 Maret 2025

Raúl Asencio: Momen Bersinarnya di Real Madrid

Raúl Asencio: Momen Bersinarnya di Real Madrid
Raúl Asencio: Momen Bersinarnya di Real Madrid.

JAKARTA- Real Madrid kembali membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi situasi sulit dengan solusi yang tak terduga. 

Kali ini, Raúl Asencio muncul sebagai jawaban atas krisis cedera yang melanda lini pertahanan Los Blancos. 

Pemain berusia 22 tahun ini telah mengejutkan banyak pihak dengan performanya yang luar biasa dalam beberapa pekan terakhir.

Dari Darurat Cedera ke Kesempatan Emas

Manajer Real Madrid, Carlo Ancelotti, menyebut badai cedera yang menimpa timnya sebagai "darurat total." Betapa tidak, hampir seluruh bek utama seperti Antonio Rüdiger, Dani Carvajal, Éder Militão, dan David Alaba harus menepi. 

Kondisi ini memaksa Ancelotti mencari solusi cepat, dan Asencio yang sebelumnya kurang mendapat perhatian di Real Madrid Castilla, akhirnya mendapat kesempatan emas.

Siapa sangka, keputusan darurat ini justru membuahkan hasil manis. 

Asencio tampil solid dalam pertandingan krusial, termasuk saat melawan Atletico Madrid dan dua laga menghadapi Manchester City di Liga Champions. 

Berkat kontribusinya, Real Madrid berhasil melewati periode sulit ini tanpa kekalahan.

Performa yang Mengesankan

Meski beberapa bek utama sudah mulai pulih, Asencio tetap menjadi pilihan utama Ancelotti. 

Ia telah bermain sebagai starter dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. 

Statistiknya pun mengesankan:

  • Akurasi umpan di LaLiga: 93%
  • Akurasi umpan panjang: 57,1%
  • Persentase kemenangan duel: 68,7%
  • Persentase kemenangan duel udara: 68%

Asencio memiliki kemampuan teknis yang baik, mampu memainkan bola dari belakang, serta cukup kuat dalam duel satu lawan satu. 

Ancelotti mengakui bahwa awalnya Asencio kerap bermain terlalu agresif, tetapi kini ia telah menemukan keseimbangan dalam permainannya.

Dukungan di Lini Pertahanan

Kombinasinya dengan Rüdiger menjadi fondasi kuat di lini belakang Real Madrid. 

Bahkan ketika Aurélien Tchouaméni ditarik ke pertahanan, Asencio tetap mampu menjaga kestabilan tim. 

Berkat kehadirannya, para pemain bintang seperti Kylian Mbappé, Vinícius Júnior, Jude Bellingham, dan Rodrygo bisa lebih leluasa menyerang tanpa khawatir lini belakang rapuh.

Kontroversi di Luar Lapangan

Di tengah penampilannya yang mengesankan, Asencio juga menghadapi masalah di luar lapangan. 

Ia dan tiga pemain Castilla lainnya sempat ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam perekaman dan penyebaran video eksplisit yang melibatkan seorang minor. 

Kasus ini masih dalam proses hukum setelah pengadilan menolak banding dari pengacaranya.

Peluang di Tim Nasional Spanyol?

Jika terus tampil konsisten, besar kemungkinan Asencio akan mendapat panggilan dari Timnas Spanyol untuk pertandingan UEFA Nations League melawan Belanda pada Maret mendatang. 

Dengan performa apiknya, ia bisa menjadi tambahan berharga bagi skuad La Roja.

Masa Depan di Real Madrid

Seandainya Asencio tidak muncul sebagai opsi andal di lini pertahanan, Real Madrid kemungkinan besar akan mendatangkan bek baru di bursa transfer musim panas ini. 

Sebelumnya, Los Blancos sempat mengincar Leny Yoro dari Lille, namun kalah saing dengan Manchester United. 

William Saliba dari Arsenal juga disebut sebagai target jangka panjang.

Namun, dengan perkembangan Asencio yang pesat, rencana transfer Real Madrid bisa berubah. 

La Fabrica, akademi muda Real Madrid, kembali membuktikan kemampuannya dalam mencetak talenta berbakat. 

Asencio kini menjadi bintang baru yang muncul dari akademi tersebut, memberikan Real Madrid harapan baru di masa depan.

Apakah Asencio akan terus menjadi andalan di lini belakang Real Madrid? Kita tunggu saja kiprahnya di sisa musim ini!

Preview: Real Betis vs Real Madrid – Duel Sengit di LaLiga

Preview: Real Betis vs Real Madrid – Duel Sengit di LaLiga
Preview: Real Betis vs Real Madrid – Duel Sengit di LaLiga.

JAKARTA - Pertandingan seru akan tersaji di LaLiga akhir pekan ini saat Real Betis menjamu Real Madrid di Benito Villamarín. 

Seperti biasa, Los Blancos mulai memasuki fase krusial musim ini, di mana mereka kembali membidik tiga gelar utama.

Performa Real Madrid: Waktunya Tancap Gas

Real Madrid selalu mengalami pasang surut dalam enam bulan pertama musim ini. Dari performa kurang meyakinkan di Liga Champions, kehilangan beberapa poin penting di LaLiga, hingga masalah cedera dan spekulasi tentang masa depan Carlo Ancelotti. Namun, semua itu kini tinggal cerita lama.

Madrid berhasil menyingkirkan Manchester City di Eropa, mempertahankan keunggulan atas Real Sociedad di semifinal Copa del Rey, dan kini hanya terpaut selisih gol dari Barcelona di LaLiga. 

Dengan jadwal yang semakin padat, Madrid harus memastikan mereka tetap konsisten jika ingin merebut gelar juara.

Real Betis: Tim Underdog yang Berbahaya

Jika belum melihat skuad Real Betis baru-baru ini, mungkin Anda akan terkejut. Tim asuhan Manuel Pellegrini ini memiliki beberapa pemain yang pernah bersinar di klub besar, seperti Isco, Giovani Lo Celso, Héctor Bellerín, Pablo Fornals, William Carvalho, dan Marc Bartra. 

Beberapa nama di antaranya adalah mantan pemain Madrid, yang tentunya akan semakin menambah bumbu dalam laga ini.

Meski performa mereka musim ini kurang stabil, Betis tetap menjadi tim yang sulit dikalahkan. Dalam lima pertandingan terakhir LaLiga, mereka hanya sekali kalah. 

Namun, sejak awal tahun, mereka hanya mampu memenangkan lima dari 11 laga di semua kompetisi. 

Jadwal padat termasuk partisipasi di kompetisi Eropa tampaknya cukup menguras tenaga mereka.

Kabar Tim: Cedera dan Absensi

Betis harus kehilangan beberapa pemain kunci. William Carvalho masih absen jangka panjang, sementara Lo Celso, Fornals, Bellerín, dan Abde Ezzalzouli juga dipastikan tidak bisa tampil. 

Di kubu Madrid, mereka kehilangan Dani Carvajal dan Éder Militão karena cedera ACL. 

Selain itu, Dani Ceballos dan Jesús Vallejo juga absen karena cedera jangka pendek, dan Jude Bellingham masih menjalani skorsing di LaLiga.

Pemain Kunci: Thibaut Courtois

Meskipun semua mata tertuju pada Kylian Mbappé, kunci kemenangan Madrid dalam laga ini justru ada di tangan Thibaut Courtois. 

Musim ini, statistiknya tidak sebaik biasanya, dengan peringkat kedelapan dalam persentase penyelamatan LaLiga dan peringkat ke-19 dalam jumlah penyelamatan per 90 menit. 

Jika Madrid ingin menang, Courtois harus berada dalam performa terbaiknya.

Prediksi Skor

Kedua tim sama-sama sering bermain imbang musim ini. Betis suka berbagi poin di kandang, sedangkan Madrid sering berbagi poin saat tandang. 

Dengan kondisi yang ada, hasil imbang tampaknya menjadi skenario yang cukup realistis.

Prediksi: Real Betis 2-2 Real Madrid.

Jumat, 28 Februari 2025

Arda Guler Siap Tinggalkan Real Madrid Jika Tak Dapat Menit Bermain Lebih Banyak

Arda Guler Siap Tinggalkan Real Madrid Jika Tak Dapat Menit Bermain Lebih Banyak
Arda Guler Siap Tinggalkan Real Madrid Jika Tak Dapat Menit Bermain Lebih Banyak.

JAKARTA - Arda Guler dikabarkan siap meninggalkan Real Madrid secara permanen pada musim panas ini jika tidak mendapatkan peningkatan menit bermain yang signifikan musim depan. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh media Spanyol, Relevo.

Pemain asal Turki itu bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2023 dengan biaya transfer sekitar €17,5 juta setelah Los Blancos mengalahkan Barcelona dalam perburuan tanda tangannya. 

Namun, sejak saat itu, Guler hanya mencatatkan 41 penampilan untuk Madrid, dengan hanya 15 di antaranya sebagai starter. 

Rata-rata waktu bermainnya pun terbilang minim, yakni hanya sekitar 36 menit per pertandingan.

Menurut laporan yang beredar, Guler tidak puas dengan perannya yang terbatas di tim dan siap meminta transfer permanen jika kondisinya tidak berubah. 

Setelah dua tahun lebih banyak berada di bangku cadangan, ia khawatir kariernya akan stagnan jika terus kekurangan menit bermain. 

Menariknya, ia juga dikabarkan tidak tertarik untuk pindah dengan status pinjaman dan lebih memilih hengkang secara permanen jika Madrid tidak memberikan jaminan waktu bermain yang lebih banyak.

Meskipun demikian, Guler sebenarnya masih ingin bertahan di Santiago Bernabéu dan berperan lebih besar dalam skuad asuhan Carlo Ancelotti. 

Namun, ada kekhawatiran bahwa ia tidak akan pernah benar-benar mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih, yang selama ini kerap meminta pemain muda bersabar dan terus berkembang.

Menanggapi rumor yang berkembang, Ancelotti sempat angkat bicara. "Saya membaca bahwa ada kasus Guler, tetapi kasus itu belum sampai kepada saya. Ini adalah proses bagi dia dan juga bagi semua pemain muda. Hal yang sama terjadi dengan Rodrygo, Vinicius [Junior], [Federico] Valverde..." kata Ancelotti baru-baru ini.

"Dia butuh waktu untuk beradaptasi dengan tim terbaik di dunia. Semua orang memahami itu, dan siapa pun yang belum memahaminya... harus memahaminya," tambahnya.

Kini, keputusan ada di tangan Real Madrid. Apakah mereka akan memberikan Guler lebih banyak kesempatan bermain, atau justru kehilangan salah satu bakat muda berbakat di dunia sepak bola? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

Real Madrid Konfirmasi Cedera Hamstring Dani Ceballos, Berpotensi Absen Dua Bulan

Real Madrid Konfirmasi Cedera Hamstring Dani Ceballos, Berpotensi Absen Dua Bulan
Real Madrid Konfirmasi Cedera Hamstring Dani Ceballos, Berpotensi Absen Dua Bulan.

JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan datang dari Real Madrid. Gelandang mereka, Dani Ceballos, mengalami cedera hamstring dalam kemenangan atas Real Sociedad di ajang Copa del Rey pada Rabu (27/2). Cedera ini diperkirakan bisa membuatnya absen hingga dua bulan.

Cedera di Laga Krusial

Ceballos mengalami cedera saat Madrid menang tipis 1-0 melawan Real Sociedad di leg pertama semifinal Copa del Rey. 

Gol tunggal dalam pertandingan itu dicetak oleh Endrick, membawa Los Blancos selangkah lebih dekat ke final yang akan digelar di Sevilla pada 26 April mendatang.

Dalam pertandingan tersebut, Ceballos tampak kesakitan di lapangan sebelum akhirnya ditarik keluar di menit-menit akhir. 

Setelah menjalani pemeriksaan medis pada Kamis (28/2), Madrid mengonfirmasi bahwa pemain berusia 27 tahun itu mengalami cedera pada otot semimembranosus yang memengaruhi tendon di hamstring kiri.

Berpotensi Absen di Laga Penting

Media Spanyol melaporkan bahwa Ceballos bisa absen selama dua bulan. Jika benar demikian, ia akan melewatkan sebagian besar sisa pertandingan LaLiga musim ini serta laga penting di babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid.

Meski begitu, Real Madrid belum memberikan estimasi pasti mengenai lamanya pemulihan sang pemain. 

Dalam pernyataan resmi klub, mereka hanya menyebutkan bahwa proses pemulihan Ceballos akan terus dipantau oleh tim medis.

Kontribusi Ceballos Musim Ini

Musim ini, Dani Ceballos telah tampil dalam 31 pertandingan di semua kompetisi, dengan 16 di antaranya sebagai starter. 

Jumlah ini menjadikannya salah satu pemain yang cukup diandalkan Carlo Ancelotti.

Rekor penampilannya musim ini hanya kalah dari musim 2022/23 (46 laga) dan 2018/19 (34 laga). 

Cedera ini tentu menjadi pukulan bagi Madrid, yang tengah berjuang di berbagai kompetisi.

Kini, fans Madrid hanya bisa berharap Ceballos segera pulih dan kembali memperkuat lini tengah Los Blancos di sisa musim ini.