Berita Borneotribun.com: Olahraga Hari ini

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Februari 2025

Patrick Dorgu Absen di Beberapa Laga Usai Kartu Merah di Laga Man Utd vs Ipswich

Patrick Dorgu Absen di Beberapa Laga Usai Kartu Merah di Laga Man Utd vs Ipswich
Patrick Dorgu Absen di Beberapa Laga Usai Kartu Merah di Laga Man Utd vs Ipswich.

JAKARTA - Manchester United harus bekerja ekstra keras saat mengalahkan Ipswich Town 3-2 di laga Premier League pada Rabu malam. 

Salah satu penyebabnya adalah performa buruk Patrick Dorgu, pemain yang baru direkrut di bursa transfer musim dingin.

Dorgu melakukan blunder fatal yang membuat Jaden Philogene mencetak gol pertama untuk Ipswich. 

Tak berhenti di situ, pemain asal Denmark itu kemudian mendapat kartu merah sebelum jeda babak pertama, membuat United harus bermain dengan 10 orang hingga akhir pertandingan.

Meski bermain dengan kekurangan pemain, United tetap berhasil meraih kemenangan berkat gol sundulan Harry Maguire di awal babak kedua. 

Kemenangan ini tentu menjadi angin segar bagi pelatih Ruben Amorim, tetapi ia harus kehilangan Dorgu dalam beberapa pertandingan ke depan akibat sanksi larangan bermain.

Laga yang Akan Dilewatkan Patrick Dorgu

Kartu merah yang diterima Dorgu akibat tekel kerasnya terhadap Omari Hutchinson membuatnya harus menjalani larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan di kompetisi domestik.

Dorgu akan absen dalam laga FA Cup dan Premier League berikut:

  • Minggu, 2 Maret - FA Cup: Manchester United vs Fulham (Kandang)
  • Minggu, 9 Maret - Premier League: Manchester United vs Arsenal (Kandang)
  • Minggu, 16 Maret - Premier League: Leicester City vs Manchester United (Tandang)

Namun, larangan ini tidak berlaku di kompetisi Eropa, sehingga Dorgu tetap bisa bermain dalam laga dua leg babak 16 besar Liga Europa melawan Real Sociedad.

Siapa Pengganti Patrick Dorgu?

Absennya Dorgu tentu menjadi tantangan bagi Amorim, mengingat opsi di posisi wing-back cukup terbatas. 

Tyrell Malacia telah dipinjamkan di bursa transfer musim dingin, sementara Luke Shaw masih cedera. 

Selain itu, Amad Diallo juga masih dalam masa pemulihan.

Beberapa opsi pengganti Dorgu yang bisa dipertimbangkan Amorim antara lain:

  1. Noussair Mazraoui - Pemain serba bisa asal Maroko ini berpotensi besar menjadi pilihan utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Dorgu.
  2. Diogo Dalot - Bisa dimainkan di sisi kiri sebagai alternatif dalam formasi yang lebih fleksibel.
  3. Alejandro Garnacho - Pilihan yang lebih agresif jika United ingin bermain menyerang, meskipun berisiko karena Garnacho lebih sering bermain sebagai winger murni.

Dengan jadwal yang padat dan lawan-lawan tangguh menanti, kehilangan Dorgu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Manchester United. 

Namun, Amorim harus segera mencari solusi terbaik agar tim tetap kompetitif di semua ajang yang mereka jalani.

Bologna 2-1 AC Milan: Kekalahan di Menit Akhir Memperburuk Peluang Milan ke Empat Besar

Bologna 2-1 AC Milan: Kekalahan di Menit Akhir Memperburuk Peluang Milan ke Empat Besar
Bologna 2-1 AC Milan: Kekalahan di Menit Akhir Memperburuk Peluang Milan ke Empat Besar.

JAKARTA - AC Milan harus menelan kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Bologna dalam laga Serie A yang digelar pada Kamis (29/2). 

Sempat unggul lewat gol Rafael Leao di babak pertama, Rossoneri justru takluk 1-2 setelah Bologna bangkit dan mencetak dua gol di babak kedua. 

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Milan dalam perburuan posisi empat besar.

Jalannya Pertandingan

Laga yang awalnya dijadwalkan pada Oktober lalu namun tertunda karena banjir ini berlangsung sengit. Milan berhasil membuka keunggulan melalui aksi Rafael Leao dua menit sebelum turun minum. 

Pemain asal Portugal itu memanfaatkan peluang dengan baik dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Namun, Bologna langsung merespons cepat di babak kedua. Baru tiga menit setelah jeda, tuan rumah menyamakan kedudukan. 

Berawal dari tendangan bebas yang mengarah ke kotak penalti, Giovanni Fabbian menyundul bola yang kemudian disambar oleh Santiago Castro untuk mengoyak gawang Milan. 

Para pemain Milan sempat memprotes dugaan handball, tetapi VAR mengesahkan gol tersebut.

Milan berusaha kembali unggul, tetapi peluang Yunus Musah di menit ke-60 berhasil digagalkan oleh kiper Bologna, Lukasz Skorupski. 

Sial bagi Rossoneri, Bologna justru mencetak gol kemenangan di menit ke-82. 

Nicolo Cambiaghi mengirim umpan silang mendatar yang disambut oleh Dan Ndoye dengan sontekan tajam, memastikan kemenangan 2-1 untuk tuan rumah.

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Bologna atas Milan di Serie A sejak 2016, sekaligus kemenangan kandang pertama mereka melawan Rossoneri sejak 2002.

Dampak Kekalahan bagi Milan

Dengan hasil ini, Milan kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen Serie A dengan 41 poin. Mereka tertinggal delapan poin dari Juventus yang berada di posisi keempat, dengan hanya 12 laga tersisa. 

Jika tidak segera bangkit, peluang Milan untuk finis di zona Liga Champions musim depan bisa semakin sulit.

Performa Cemerlang Santiago Castro

Santiago Castro kembali menjadi bintang bagi Bologna. Pemain muda asal Argentina ini mencetak gol ketujuhnya di Serie A musim ini sebelum genap berusia 21 tahun. 

Ia menjadi pemain non-Italia kedua yang mencapai catatan ini dalam sejarah Bologna, setelah Harald Nielsen pada 1962-63.

Di antara pemain di lima liga top Eropa yang terlibat dalam setidaknya 10 gol musim ini, hanya Lamine Yamal dari Barcelona yang lebih muda dari Castro. Selain tujuh gol, Castro juga sudah mencatatkan empat assist.

Statistik Menarik

  • Milan hanya mampu menciptakan peluang dengan total expected goals (xG) sebesar 0.62, jauh di bawah Bologna yang mencapai 1.98 xG.
  • Rafael Leao mencetak gol keenamnya musim ini di Serie A, dengan semua golnya terjadi di laga tandang.

Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Milan jika mereka ingin tetap bersaing di papan atas. 

Dengan performa yang kurang konsisten, Rossoneri harus segera menemukan solusi untuk kembali ke jalur kemenangan. 

Sementara itu, Bologna terus menunjukkan peningkatan dan kini semakin dekat dengan peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Bayern Munich Siapkan Pembicaraan dengan Thomas Muller, Eberl Usulkan Batasan Gaji

Bayern Munich Siapkan Pembicaraan dengan Thomas Muller, Eberl Usulkan Batasan Gaji
Bayern Munich Siapkan Pembicaraan dengan Thomas Muller, Eberl Usulkan Batasan Gaji.

JAKARTA - Bayern Munich berencana mengadakan pembicaraan dengan Thomas Muller terkait kontrak barunya, mengingat kontrak pemain berusia 35 tahun itu akan berakhir di akhir musim ini. 

Muller, yang telah membela Bayern selama 17 tahun di tim utama, disebut-sebut bisa meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya.

Dalam konferensi pers perayaan ulang tahun ke-125 Bayern Munich, direktur olahraga Max Eberl menegaskan bahwa klub akan berdiskusi dengan Muller sebelum mengambil keputusan.

"Kami akan berbicara dengan Thomas, lalu keputusan untuk musim depan akan dibuat. Thomas adalah Bayern Munich, dia sosok yang unik. 

Dia hidup untuk sepak bola dan selalu ingin meraih segalanya," ujar Eberl.

Masa Depan Muller di Bayern

Muller adalah salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Bayern. Ia telah mencatatkan 738 penampilan dan mencetak 247 gol untuk klub, serta meraih 32 trofi, termasuk dua gelar Liga Champions dan 12 gelar Bundesliga. 

Namun, musim ini perannya mulai berkurang dengan hanya 11 kali tampil sebagai starter.

Selain Muller, beberapa pemain top Bayern lainnya juga akan habis kontraknya di akhir musim, seperti Joshua Kimmich, Leroy Sane, dan Eric Dier. 

Menariknya, laporan terbaru menyebutkan bahwa Bayern kemungkinan besar tidak akan menawarkan kontrak baru kepada Kimmich karena tuntutan gajinya yang tinggi.

Wacana Batasan Gaji di Eropa

Dalam kesempatan yang sama, Eberl juga mengusulkan ide batasan gaji bagi klub-klub di liga top Eropa untuk mengatasi inflasi gaji pemain.

"Ini pertanyaan yang politis dan sulit. Bagaimana cara mengatur ekonomi pasar bebas? Apakah itu tindakan yang benar?" katanya.

Ia mengaku telah berbicara dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk mencari solusi yang lebih baik.

"Saya pikir kita butuh FIFA sebagai pemimpin untuk menemukan solusi. Saya selalu mendukung diskusi dan pemikiran baru. Ini bisa menjadi bahan percobaan untuk ke depannya," tambahnya.

Persiapan Bayern Hadapi Stuttgart

Di sisi lain, Bayern sedang bersiap menghadapi laga tandang melawan Stuttgart pada Jumat mendatang. Sayangnya, Joshua Kimmich mengalami cedera hamstring dan kemungkinan besar akan absen.

Pelatih kepala Vincent Kompany tetap optimis timnya bisa mengatasi absennya Kimmich.

"Kami harus menyelesaikan masalah ini dengan pemain yang ada. Saya yakin penuh dengan pemain lain yang akan turun bermain," kata Kompany.

Ia juga menegaskan bahwa tim telah fokus penuh menghadapi Stuttgart, yang musim lalu finis di peringkat kedua Bundesliga.

"Bermain tandang melawan tim kuat selalu sulit. Tapi kami sudah melakukan persiapan maksimal karena laga ini sangat penting bagi kami," tutupnya.

Dengan pesaing utama mereka, Bayer Leverkusen, baru akan bertanding melawan Eintracht Frankfurt pada Sabtu, Bayern memiliki kesempatan untuk memperlebar jarak 11 poin di puncak klasemen Bundesliga jika menang atas Stuttgart.

Mohamed Salah layak menangkan Ballon d’Or musim ini, ambisi Liverpool meraih treble

Mohamed Salah layak menangkan Ballon d’Or musim ini, ambisi Liverpool meraih treble
Mohamed Salah layak menangkan Ballon d’Or musim ini, ambisi Liverpool meraih treble.

JAKARTA - Mohamed Salah seharusnya memenangkan Ballon d’Or. Tidak banyak pemain dalam sejarah sepak bola yang mampu tampil konsisten seperti bintang Liverpool ini sepanjang musim 2024/25.

Baru-baru ini, Salah kembali membuktikan kualitasnya dengan satu assist dalam kemenangan 2-0 Liverpool atas Newcastle, yang semakin mengukuhkan posisi The Reds di puncak klasemen Liga Inggris dengan selisih 13 poin. Statistiknya pun luar biasa: 30 gol dan 22 assist dalam 39 pertandingan musim ini.

Jika dibandingkan dengan pemain lain di 15 liga teratas dunia, tak ada yang memiliki kontribusi gol lebih banyak dari Salah. Raphinha dari Barcelona berada di posisi kedua dengan 42 kontribusi gol. 

Sementara itu, Kylian Mbappé dari Real Madrid dan Erling Haaland dari Manchester City baru mencatatkan 31 kontribusi gol.

Salah jelas unggul jauh dari para pesaingnya. Tidak ada lagi alasan untuk mempertanyakan apakah ia layak memenangkan Ballon d’Or pada Oktober mendatang. Namun, apakah penghargaan ini benar-benar penting?

Ballon d’Or: Penghargaan yang Subjektif

Pada akhirnya, Ballon d’Or hanyalah penghargaan yang dibuat oleh sebuah majalah Prancis dan ditentukan oleh sekelompok jurnalis. 

Sangat sedikit dari mereka yang benar-benar pernah bermain sepak bola secara profesional.

Penghargaan ini bersifat subjektif. Bahkan jika kita melihat secara objektif, Salah adalah pemain terbaik di dunia saat ini. 

Namun, hal itu sering kali tidak cukup untuk memenangkan Ballon d’Or. Seperti halnya Rodri di tahun 2024, Salah telah menjadi ikon sepak bola di tahun 2025, dan faktor ini bisa menjadi penentu kemenangan.

Untungnya, Salah sendiri tidak terjebak dalam euforia penghargaan individu. Fokus utamanya adalah kesuksesan tim. 

Liverpool saat ini berada di jalur untuk meraih tiga trofi, termasuk Liga Inggris dan Liga Champions.

Keberhasilan Kolektif Lebih Penting

Dalam wawancara dengan TNT Sports sebelum laga melawan Newcastle, Salah mengatakan bahwa musim ini adalah yang terbaik dalam kariernya. 

Bukan hanya karena jumlah golnya, tetapi juga karena ia mampu membuat rekan-rekannya bermain lebih baik.

"Saya merasa ini adalah musim terbaik saya karena saya membuat pemain lain di sekitar saya lebih baik. Itu yang saya rasakan. Jika Anda melihat statistik mereka, angka mereka lebih tinggi dari musim sebelumnya. Assist saya lebih banyak tahun ini, yang berarti saya banyak membantu mereka," kata Salah.

Perjalanannya bersama Liverpool bukan hanya soal gol dan assist. Dia telah menunjukkan bahwa dirinya bukan pemain yang egois. 

Selama delapan musim di Anfield, hanya sekali dia gagal mencatatkan dua digit assist. 

Tahun ini, ia semakin menikmati perannya sebagai kreator peluang untuk rekan-rekannya.

Lebih Dari Sekadar Ballon d’Or

Dengan Liverpool yang semakin dekat dengan gelar Liga Inggris, penghargaan individu seperti Ballon d’Or seharusnya menjadi perhatian kedua. 

Fokus utama Salah adalah membawa Liverpool kembali menjadi juara.

Menariknya, ketidakpastian masa depannya di Liverpool justru membuatnya tampil lebih lepas dan menikmati permainan. 

Saat melawan Newcastle, ia bahkan beberapa kali menggunakan umpan trivela khasnya dengan akurasi luar biasa, mengingatkan kita pada Luis Suárez di masa jayanya.

Suárez sendiri pernah gagal masuk nominasi Ballon d’Or pada 2014 meski mencetak 31 gol dan 15 assist dalam 37 pertandingan untuk Liverpool. 

Banyak yang menduga masalah disiplin menjadi alasan utamanya. 

Namun, absennya Suárez dari daftar nominasi tidak mengurangi status legendarisnya di mata fans Liverpool.

Begitu juga dengan Salah. Dengan torehan 350 gol dan assist, ia kini hanya tertinggal dari Ian Rush (429) dan Billy Liddell (360) dalam sejarah klub. 

Ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu yang terbaik, dengan atau tanpa Ballon d’Or.

Jadi, apakah Mohamed Salah pantas memenangkan Ballon d’Or? Tentu saja. Tapi apakah kita harus peduli? Tidak juga. 

Karena yang lebih penting adalah bagaimana dia telah membawa Liverpool menuju kejayaan.

San Diego vs St. Louis City SC: Lozano Ingin Tinggalkan Warisan di Klub Baru

San Diego vs St. Louis City SC: Lozano Ingin Tinggalkan Warisan di Klub Baru
San Diego vs St. Louis City SC: Lozano Ingin Tinggalkan Warisan di Klub Baru.

JAKARTA - San Diego FC akan menjalani laga kandang pertama mereka di MLS dengan menghadapi St. Louis City SC di Snapdragon Stadium akhir pekan ini. 

Sebelumnya, tim ekspansi terbaru MLS ini sukses mengejutkan dengan kemenangan 2-0 atas juara bertahan MLS Cup, LA Galaxy, dalam laga pembuka mereka.

Hirving Lozano dan Misinya di San Diego

Hirving "Chucky" Lozano datang ke San Diego sebagai pemain Designated Player pertama mereka setelah bergabung dari PSV Eindhoven pada Januari lalu. 

Pemain asal Meksiko ini tidak hanya ingin bersinar di lapangan, tetapi juga meninggalkan jejak yang berarti bagi klub dan komunitas.

"Saya pernah mengalami hal serupa saat bermain di Pachuca. Kesempatan untuk membantu anak-anak muda mewujudkan impian mereka dan menjadi motivator bagi mereka untuk datang ke San Diego adalah salah satu alasan saya memilih klub ini," ujar Lozano. 

"Saya ingin meninggalkan warisan, sebuah jejak bagi generasi mendatang."

Lozano langsung memberikan kontribusi nyata dengan mencatatkan assist dalam kemenangan San Diego atas LA Galaxy. 

CEO klub, Tom Penn, juga mengungkapkan betapa Lozano sudah memberikan dampak besar, bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai pribadi.

"Dia punya senyum yang bisa menerangi ruangan. Dia sangat mencintai para penggemarnya. Saat sesi latihan, ada sekelompok suporter yang datang, dan dia keluar untuk memberi kejutan. Lozano bahkan memeluk setiap orang yang hadir!" kata Penn.

"Kamu hanya bisa menjadi pemain pondasi klub satu kali, kan? Jika dia berhasil, mungkin suatu hari nanti akan ada patungnya di sini. Target kami adalah dia bisa membawa San Diego meraih trofi seperti yang telah dia lakukan di klub-klub sebelumnya."

Pemain Kunci yang Harus Diperhatikan

San Diego – Hirving Lozano

Lozano menjadi kreator gol pertama San Diego di MLS dengan memberikan assist kepada Anders Dreyer. 

Sebelum pindah ke MLS, ia sudah mencetak empat gol dan dua assist untuk PSV, menunjukkan ketajamannya di lini serang.

St. Louis City – Marcel Hartel

Marcel Hartel menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai. Gelandang asal Jerman ini mencatatkan delapan kontribusi gol dalam sembilan laga untuk St. Louis pada musim 2024. 

Ia bergabung dari St. Pauli dan mengakhiri musim dengan torehan assist terbanyak bagi St. Louis (lima assist).

Prediksi Pertandingan: Imbang

Statistik menunjukkan bahwa hanya dua dari tujuh tim ekspansi terakhir di MLS yang kalah dalam laga kandang perdana mereka (W4 D1). 

Selain itu, 14 dari 16 tim ekspansi berhasil mencetak gol dalam laga kandang pertama mereka di MLS. Hanya Austin FC (2021) dan Charlotte FC (2022) yang gagal mencetak gol.

Namun, hanya empat tim ekspansi yang mampu memenangkan dua pertandingan pertama mereka di MLS: Chicago Fire (1998), Seattle Sounders (2009), Los Angeles FC (2018), dan St. Louis City SC (2023).

St. Louis sendiri memiliki rekor tandang yang kurang baik pada 2024, hanya menang sekali dari 18 laga tandang di semua kompetisi (D8 L9). 

Bahkan setelah memenangkan tiga laga tandang pertama mereka sebagai klub MLS, St. 

Louis hanya mampu meraih empat kemenangan dari 35 laga tandang berikutnya (D11 L20).

Di sisi lain, St. Louis menunjukkan pertahanan solid di laga pertama mereka musim ini dengan hanya menghadapi dua tembakan dalam hasil imbang 0-0 melawan Colorado Rapids. 

Itu adalah jumlah tembakan paling sedikit yang dihadapi tim dalam laga pembuka MLS sejak Philadelphia Union pada 2015.

Peluang Kemenangan (OPTA Win Probability)

  • San Diego – 34,3%
  • Imbang – 25,8%
  • St. Louis City – 39,9%

Dengan statistik ini, pertandingan diprediksi akan berjalan ketat. San Diego punya motivasi besar untuk tampil maksimal di hadapan pendukungnya, sementara St. Louis ingin memperbaiki rekor tandang mereka. 

Akankah San Diego mencetak sejarah dengan meraih kemenangan kandang pertama mereka di MLS? Kita tunggu hasilnya!

Jangan lupa untuk terus ikuti perkembangan MLS dan berita olahraga lainnya hanya di Borneotribun!

Philadelphia Union vs FC Cincinnati: Debut Kandang Bradley Carnell yang Ingin Tampil Menghibur

Philadelphia Union vs FC Cincinnati: Debut Kandang Bradley Carnell yang Ingin Tampil Menghibur
Philadelphia Union vs FC Cincinnati: Debut Kandang Bradley Carnell yang Ingin Tampil Menghibur.

JAKARTA - Philadelphia Union siap melakoni laga kandang pertama mereka musim ini dengan menjamu FC Cincinnati di Subaru Park pada Sabtu (waktu setempat). 

Sang pelatih baru, Bradley Carnell, menegaskan timnya akan bermain menghibur demi memuaskan para suporter.

Carnell Ingin Tampilkan Pertunjukan di Kandang

Bradley Carnell memulai era barunya bersama Philadelphia Union dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Orlando City di laga pembuka MLS musim ini. 

Meski sempat tertinggal 0-1, Union berhasil bangkit berkat dua gol Tai Baribo serta sumbangan gol dari Daniel Gazdag dan Mikael Uhre.

Kini, Carnell ingin timnya mengulang performa tersebut di hadapan pendukung sendiri.

"Saya sangat antusias. Sebagai lawan, saya selalu membenci lagu 'Doop' saat bertanding di sini, tapi sekarang saya tidak sabar untuk mendengarnya!" ujar Carnell.

"Kami ingin menunjukkan jati diri tim ini kepada para suporter. Kami ingin bermain dengan gaya kami dan menghibur. Kami merasa memiliki kewajiban untuk menghadirkan tontonan menarik dan membalas dukungan luar biasa dari para fans."

FC Cincinnati Datang dengan Modal Positif

Di sisi lain, FC Cincinnati juga mengawali musim dengan kemenangan tipis 1-0 atas New York Red Bulls. 

Selain itu, mereka baru saja memastikan tiket ke babak 16 besar CONCACAF Champions Cup setelah bermain imbang 1-1 melawan Motagua.

Kiper Cincinnati, Evan Louro, merasa timnya memiliki semangat luar biasa musim ini.

"Saya merasa tim ini sangat spesial. Rasanya berbeda, dan itu membuat saya bersemangat," kata Louro. 

"Semua orang memiliki tujuan yang sama, kami memiliki pemain-pemain hebat, dan juga individu yang baik di ruang ganti. Itu sangat penting."

Pemain yang Patut Diperhatikan

Philadelphia Union – Daniel Gazdag

Gazdag dan Mikael Uhre sama-sama mencetak gol dalam kemenangan Union pekan lalu. 

Itu adalah kali ke-16 mereka berdua mencetak gol dalam satu pertandingan MLS, menyamai rekor yang sebelumnya hanya dimiliki oleh Gazdag dan Julian Carranza.

FC Cincinnati – Kevin Denkey

Kevin Denkey langsung mencetak gol dalam debutnya di MLS pekan lalu saat membawa Cincinnati menang atas Red Bulls. 

Ia menjadi pemain keenam dalam sejarah klub yang mencetak gol pada laga debutnya, menyamai rekor Columbus Crew sejak Cincinnati bergabung ke MLS pada 2019.

Prediksi Pertandingan – Philadelphia Union Favorit Menang

Cincinnati memang memiliki rekor tandang luar biasa musim lalu dengan 11 kemenangan, termasuk kemenangan pertama mereka di Subaru Park pada Oktober 2024. 

Namun, Union kini dalam performa impresif dan bisa meraih dua kemenangan beruntun di awal musim untuk pertama kalinya sejak 2011.

Peluang Kemenangan (OPTA Win Probability):

  • Philadelphia Union: 46,7%
  • FC Cincinnati: 26,9%
  • Hasil Imbang: 26,4%

Dengan performa solid di laga pembuka dan dukungan penuh dari suporter di Subaru Park, Philadelphia Union berpeluang besar mengamankan tiga poin dalam laga ini!

Ange Postecoglou Bela Keputusan Rotasi Pemain Saat Tottenham Kalah dari Man City

Ange Postecoglou Bela Keputusan Rotasi Pemain Saat Tottenham Kalah dari Man City
Ange Postecoglou Bela Keputusan Rotasi Pemain Saat Tottenham Kalah dari Man City.

JAKARTA - Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, menegaskan bahwa dirinya punya hak penuh untuk merotasi skuadnya dalam kekalahan melawan Manchester City pada Rabu malam.

Dalam beberapa pekan terakhir, Postecoglou tidak memiliki banyak pilihan dalam skuadnya karena masalah kebugaran pemain. 

Namun, dengan semakin banyak pemain yang kembali pulih, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan istirahat kepada beberapa pemain kunci yang telah bekerja keras sepanjang musim.

Pada laga melawan Man City, kapten tim Son Heung-min, serta dua pemain andalan Tottenham musim ini, Dejan Kulusevski dan Djed Spence, semuanya memulai pertandingan dari bangku cadangan. 

Spurs menjalani babak pertama yang sulit dan beruntung hanya tertinggal satu gol saat jeda. 

Namun, mereka tampil lebih baik di babak kedua setelah Postecoglou memasukkan Son, Kulusevski, Spence, dan Pape Sarr secara bersamaan.

Sayangnya, meskipun bermain lebih agresif di babak kedua, Tottenham tetap gagal menembus gawang yang dijaga Ederson. Namun, Postecoglou menegaskan bahwa rotasi yang dilakukannya adalah keputusan yang tepat.

"Saya tidak bisa terus mengeluhkan minimnya opsi pemain, lalu tidak memanfaatkan skuad yang ada," ujar pelatih asal Australia itu. 

"Sonny, Deki, dan Djed sudah bermain dalam banyak pertandingan, jadi memberi mereka waktu istirahat sebentar sangat penting. Lebih dari itu, saya sekarang punya lebih banyak pemain yang siap tampil."

"Brennan [Johnson] akhirnya bisa bermain penuh 90 menit untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama. Kami akan memiliki lebih banyak opsi yang sangat dibutuhkan, terutama karena kami harus menghadapi jadwal padat di Liga Europa dan Premier League secara beruntun."

Kekalahan ini membuat Tottenham tertahan di peringkat ke-13 klasemen Premier League. 

Kini, fokus mereka beralih ke kompetisi Eropa, di mana mereka akan menghadapi AZ Alkmaar di babak 16 besar Liga Europa. 

Spurs akan bertandang ke Belanda pada Kamis depan untuk leg pertama duel tersebut.

Akankah rotasi pemain ini membuahkan hasil positif di pertandingan selanjutnya? Kita tunggu aksi Spurs di laga berikutnya!

Bernardo Silva: Siklus Man City Telah Berakhir, Perlu Rebuilding Besar-Besaran

Bernardo Silva: Siklus Man City Telah Berakhir, Perlu Rebuilding Besar-Besaran
Bernardo Silva: Siklus Man City Telah Berakhir, Perlu Rebuilding Besar-Besaran.

JAKARTA - Manchester City tampaknya akan mengalami perubahan besar di musim panas ini. Gelandang bintang mereka, Bernardo Silva, secara terbuka mengakui bahwa "siklus" kesuksesan tim telah berakhir dan mendesak klub untuk melakukan perombakan skuad agar tetap kompetitif di level tertinggi.

Man City Terpuruk di Musim Ini

Sebagai juara bertahan Premier League, performa Manchester City musim ini jauh dari harapan. 

Mereka tertinggal 20 poin dari pemuncak klasemen Liverpool dan tersingkir di babak play-off Liga Champions. 

Hasil ini menandakan penurunan performa yang cukup signifikan dibanding musim-musim sebelumnya.

Manajer Pep Guardiola juga mengakui bahwa skuadnya yang semakin menua mulai kesulitan menghadapi tuntutan fisik dalam jadwal yang padat, di mana mereka harus bermain setidaknya dua kali dalam seminggu.

Bernardo Silva: "Man City Perlu Pembaruan"

Dalam wawancara dengan DAZN, Bernardo Silva menyatakan bahwa performa buruk Man City musim ini merupakan tanda bahwa tim perlu melakukan regenerasi besar-besaran.

"Musim ini sangat sulit dan frustrasi karena level yang biasa kami capai sangat tinggi. Dalam tujuh musim terakhir, kami berhasil memenangkan enam gelar Premier League, selalu mencapai babak akhir Liga Champions, dan bersaing di banyak kompetisi seperti Piala FA dan Piala Liga," ujar Silva.

"Generasi dan siklus akan selalu berakhir, baik karena faktor usia maupun tahapan karier pemain. Klub ini perlu melakukan pembaruan agar bisa tetap bersaing di level tertinggi. Kami sudah membuat sejarah dengan menjadi tim pertama yang memenangkan empat gelar Premier League secara beruntun. Tapi mempertahankan level tersebut tidaklah mudah."

Silva juga menekankan bahwa Man City tetap memiliki masa depan yang cerah jika mampu menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada saat ini.

"Kami sedang mencari berbagai solusi, dan saya yakin klub ini akan kembali sukses di masa depan. Enam bulan terakhir memang buruk, tetapi itu tidak boleh membuat semua pencapaian kami diragukan. Jika kita mulai meragukan segalanya, itu bisa menjadi awal dari kehancuran," tambahnya.

Pep Guardiola Siap Cuci Gudang?

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Pep Guardiola siap melepas setidaknya tujuh pemain utama di bursa transfer musim panas mendatang. 

Salah satu nama yang kabarnya masuk dalam daftar pemain yang akan dilepas adalah Kevin De Bruyne, gelandang andalan yang telah menjadi bagian penting dari kesuksesan City selama bertahun-tahun.

Manchester City diprediksi akan aktif di bursa transfer untuk mendatangkan pemain-pemain baru guna membangun kembali tim yang mampu bersaing di papan atas Premier League dan Eropa.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Man City perlu melakukan perombakan besar atau hanya butuh sedikit penyesuaian? Tuliskan pendapat kalian di kolom komentar!

Real Madrid Konfirmasi Cedera Hamstring Dani Ceballos, Berpotensi Absen Dua Bulan

Real Madrid Konfirmasi Cedera Hamstring Dani Ceballos, Berpotensi Absen Dua Bulan
Real Madrid Konfirmasi Cedera Hamstring Dani Ceballos, Berpotensi Absen Dua Bulan.

JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan datang dari Real Madrid. Gelandang mereka, Dani Ceballos, mengalami cedera hamstring dalam kemenangan atas Real Sociedad di ajang Copa del Rey pada Rabu (27/2). Cedera ini diperkirakan bisa membuatnya absen hingga dua bulan.

Cedera di Laga Krusial

Ceballos mengalami cedera saat Madrid menang tipis 1-0 melawan Real Sociedad di leg pertama semifinal Copa del Rey. 

Gol tunggal dalam pertandingan itu dicetak oleh Endrick, membawa Los Blancos selangkah lebih dekat ke final yang akan digelar di Sevilla pada 26 April mendatang.

Dalam pertandingan tersebut, Ceballos tampak kesakitan di lapangan sebelum akhirnya ditarik keluar di menit-menit akhir. 

Setelah menjalani pemeriksaan medis pada Kamis (28/2), Madrid mengonfirmasi bahwa pemain berusia 27 tahun itu mengalami cedera pada otot semimembranosus yang memengaruhi tendon di hamstring kiri.

Berpotensi Absen di Laga Penting

Media Spanyol melaporkan bahwa Ceballos bisa absen selama dua bulan. Jika benar demikian, ia akan melewatkan sebagian besar sisa pertandingan LaLiga musim ini serta laga penting di babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid.

Meski begitu, Real Madrid belum memberikan estimasi pasti mengenai lamanya pemulihan sang pemain. 

Dalam pernyataan resmi klub, mereka hanya menyebutkan bahwa proses pemulihan Ceballos akan terus dipantau oleh tim medis.

Kontribusi Ceballos Musim Ini

Musim ini, Dani Ceballos telah tampil dalam 31 pertandingan di semua kompetisi, dengan 16 di antaranya sebagai starter. 

Jumlah ini menjadikannya salah satu pemain yang cukup diandalkan Carlo Ancelotti.

Rekor penampilannya musim ini hanya kalah dari musim 2022/23 (46 laga) dan 2018/19 (34 laga). 

Cedera ini tentu menjadi pukulan bagi Madrid, yang tengah berjuang di berbagai kompetisi.

Kini, fans Madrid hanya bisa berharap Ceballos segera pulih dan kembali memperkuat lini tengah Los Blancos di sisa musim ini.

Manchester City Resmi Sambut Claudio Echeverri, Gelandang Muda Berbakat

Manchester City Resmi Sambut Claudio Echeverri, Gelandang Muda Berbakat
Manchester City Resmi Sambut Claudio Echeverri, Gelandang Muda Berbakat.

JAKARTA - Manchester City telah mengonfirmasi kedatangan gelandang muda berbakat asal Argentina, Claudio Echeverri, setelah masa peminjamannya di River Plate berakhir. 

Pemain berusia 19 tahun ini resmi bergabung dengan skuad The Citizens dan siap memulai petualangan barunya di Liga Inggris.

Dibeli Sejak Januari 2024

Manchester City sebenarnya sudah mengamankan jasa Echeverri sejak Januari 2024 dengan mahar sekitar £12,5 juta (sekitar Rp250 miliar). 

Namun, sebagai bagian dari kesepakatan transfer, ia tetap bermain untuk River Plate hingga akhir tahun lalu. 

Bahkan, sempat ada kabar bahwa River Plate ingin memperpanjang masa peminjamannya, tetapi City menolak karena ingin segera memasukkannya ke dalam tim.

Antusiasme Tinggi dari Echeverri

Setelah tiba di Manchester, Echeverri mengungkapkan rasa bahagianya bisa bergabung dengan klub juara bertahan Liga Inggris tersebut.

"Saya tidak bisa mengungkapkan betapa senangnya saya bisa berada di Manchester dan akhirnya bisa menyebut diri saya sebagai pemain Manchester City," ujar Echeverri kepada media klub.

"Sepak bola adalah hidup saya, dan impian saya adalah bermain untuk salah satu tim terbaik di Eropa. Hari ini saya semakin dekat dengan impian itu."

Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap filosofi permainan Manchester City yang dikenal atraktif dan mendominasi.

"Manchester City adalah salah satu tim terbaik di dunia. Mereka bukan hanya memenangkan trofi, tetapi juga memainkan sepak bola dengan indah. Mereka adalah contoh bagi semua orang tentang bagaimana sepak bola seharusnya dimainkan."

"Menjadi bagian dari tim ini dan budaya di sini di City, serta menggunakannya sebagai dasar untuk mengembangkan permainan saya, adalah sesuatu yang sangat saya nantikan."

Echeverri pun bertekad untuk memberikan yang terbaik dan menunjukkan kualitasnya kepada pelatih Pep Guardiola serta staf pelatih lainnya.

"Saya dan keluarga saya sangat bangga bisa berada di sini. Fokus saya sekarang adalah bekerja sekeras mungkin di latihan untuk membuktikan kepada manajer dan staf bahwa saya cukup baik untuk menjadi bagian dari tim ini."

Masa Depan Cerah di City

Dengan bakat besar yang dimilikinya, Claudio Echeverri diharapkan bisa menjadi bintang masa depan Manchester City. 

Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang gemar mengembangkan pemain muda berbakat, dan ini bisa menjadi kesempatan emas bagi Echeverri untuk berkembang di bawah asuhan salah satu pelatih terbaik di dunia.

Kini, tantangan terbesar bagi Echeverri adalah beradaptasi dengan gaya bermain Liga Inggris yang cepat dan penuh intensitas. 

Jika ia bisa menunjukkan potensinya, bukan tidak mungkin namanya akan segera bersinar di Etihad Stadium.

Charlotte FC vs Atlanta United: Dean Smith Minta Tim Lebih Bekerja Keras di Laga Kedua

Charlotte FC vs Atlanta United: Dean Smith Minta Tim Lebih Bekerja Keras di Laga Kedua
Charlotte FC vs Atlanta United: Dean Smith Minta Tim Lebih Bekerja Keras di Laga Kedua.

JAKARTA - Charlotte FC akan berusaha meraih kemenangan pertama mereka di MLS musim ini saat menjamu Atlanta United di laga pekan kedua.

Pelatih Charlotte FC, Dean Smith, memberikan peringatan kepada timnya agar tidak kembali kalah dalam hal kerja keras saat menghadapi Atlanta United pada Sabtu (2/3/2025) di Bank of America Stadium.

Musim kedua Smith bersama Charlotte dimulai dengan hasil imbang 2-2 melawan Seattle Sounders pekan lalu. 

Gol bunuh diri dari Yeimar Gomez Andrade di menit-menit akhir menyelamatkan mereka dari kekalahan.

Namun, Smith tidak puas dengan penampilan timnya. Ia menyoroti kurangnya usaha para pemain dan meminta mereka untuk tampil lebih maksimal melawan Atlanta.

"Kami sudah melakukan tinjauan pertandingan, dan statistik menunjukkan bahwa tim lawan berlari 5.000 kilometer lebih banyak dari kami. Itu adalah angka yang saya sebut memalukan bagi kami," ujar Smith tentang laga kontra Seattle.

"Kami harus lebih baik. Para pemain tahu itu, dan mereka bisa memperbaikinya karena musim lalu kerja keras adalah salah satu kekuatan utama kami."

Smith juga kecewa karena timnya gagal mengamankan tiga poin setelah sempat unggul 1-0. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya meningkatkan level performa.

"Saya bahkan tidak terlalu fokus pada hasil akhir, karena itu bisa terjadi. Yang terpenting adalah performa kami harus lebih baik," tambahnya.

"Meski kami tidak bermain bagus, kami sebenarnya bisa menang. Saya akan fokus memperbaiki apa yang bisa diperbaiki."

Atlanta United dalam Performa Bagus

Di sisi lain, Atlanta United memulai musim dengan kemenangan 3-2 atas CF Montreal di bawah asuhan pelatih baru mereka, Ronny Deila. Bek tengah Stian Gregersen menilai timnya semakin kompak.

"Memang masih awal musim, tapi energi yang kami rasakan sangat positif. Para pemain mulai terbiasa bermain bersama," kata Gregersen.

"Perbedaan terbesar dari tahun lalu adalah kami sekarang punya skuad yang lebih kompetitif."

Pemain Kunci

Charlotte FC – Adilson Malanda
Malanda mencetak gol pertama Charlotte musim ini, seperti yang ia lakukan saat melawan New York City FC pada 2024. 

Ia menjadi salah satu dari dua pemain di MLS, bersama Brian Gutierrez dari Chicago Fire, yang mencetak gol pembuka timnya di dua musim berturut-turut.

Atlanta United – Miguel Almiron
Almiron mencatatkan assist untuk gol kemenangan Atlanta pekan lalu, dalam laga pertamanya sejak kembali dari Newcastle United. 

Pemain Paraguay ini memiliki rata-rata 0,48 assist per 90 menit dalam 69 pertandingan MLS, termasuk babak playoff.

Prediksi Pertandingan – Charlotte FC Menang

Atlanta memang menang di laga pembuka mereka melawan Montreal, tetapi mereka jarang mengawali musim dengan dua kemenangan beruntun. Sejak 2018, mereka hanya sekali memenangi dua laga awal dalam satu musim.

Sebaliknya, Charlotte punya rekor kandang yang cukup tangguh. Mereka telah memenangkan tiga dari enam pertemuan melawan Atlanta dan hanya kalah tiga kali dalam 29 laga terakhir di Bank of America Stadium sejak Juni 2023.

Namun, salah satu kekalahan itu terjadi di tangan Atlanta, ketika mereka kalah 0-1 pada 31 Agustus 2024.

Peluang Menang (OPTA)

  • Charlotte FC: 47,6%
  • Atlanta United: 26,2%
  • Hasil Imbang: 26,1%

Akankah Charlotte memperbaiki penampilannya dan mengamankan kemenangan pertama musim ini? Kita tunggu hasilnya akhir pekan ini!

Vinicius Junior Tegas Tolak Tawaran Fantastis dari Arab Saudi, Ingin Ukir Sejarah di Real Madrid

Vinicius Junior Tegas Tolak Tawaran Fantastis dari Arab Saudi, Ingin Ukir Sejarah di Real Madrid
Vinicius Junior Tegas Tolak Tawaran Fantastis dari Arab Saudi, Ingin Ukir Sejarah di Real Madrid.

JAKARTA - Vinicius Junior kembali menegaskan kesetiaannya kepada Real Madrid di tengah gencarnya rumor yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Liga Arab Saudi. 

Sang winger Brasil menegaskan bahwa dirinya ingin mencapai 500 pertandingan bersama Los Blancos dan tak memiliki niat untuk hengkang dalam waktu dekat.

Pada laga kontra Real Sociedad yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Madrid pada Rabu (28/2), Vinicius tampil sebagai kapten dan mencatatkan pertandingan ke-299 bersama klub. 

Namun, rumor kepindahannya semakin menguat setelah laporan menyebutkan bahwa klub-klub Arab Saudi siap mengajukan tawaran fantastis yang bisa menjadikannya pemain termahal sepanjang sejarah sepak bola.

Tawaran Menggiurkan dari Arab Saudi

Beberapa laporan mengklaim bahwa Vinicius sempat menolak tawaran awal perpanjangan kontrak dari Real Madrid. 

Situasi ini kemudian dimanfaatkan oleh klub-klub Arab Saudi yang siap mengajukan tawaran lebih dari £200 juta atau sekitar Rp3,9 triliun untuk memboyongnya pada musim panas mendatang.

Meskipun demikian, pihak Real Madrid dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak tertarik menjual sang pemain. 

Keputusan akhir tetap ada di tangan Vinicius, dan jika melihat pernyataan terbarunya, sepertinya Madridistas tak perlu khawatir.

Vinicius Ingin Ukir Sejarah di Real Madrid

Dalam wawancara dengan Real Madrid TV, Vinicius menyampaikan betapa bangganya bisa bermain untuk klub sebesar Madrid dan ingin terus mencatatkan namanya dalam sejarah Los Blancos.

"Sangat spesial bisa bermain begitu lama di sini, dan di usia 24 tahun, saya bisa menjadi kapten untuk pertama kalinya. Ini adalah momen yang sangat istimewa bagi saya dan keluarga saya," ujar Vinicius.

"Ini adalah sesuatu yang berbeda karena saya tidak pernah membayangkan bisa sampai di titik ini. Saya sangat bahagia bisa menjadi bagian dari sejarah klub terbaik di dunia, terutama dalam pertandingan semifinal Copa del Rey."

"Laga berikutnya akan menjadi penampilan ke-300 saya, tetapi saya sudah memikirkan pertandingan ke-400 dan ke-500. Saya ingin terus mencetak sejarah di klub ini," tambahnya.

Kontrak Baru dalam Proses Pembicaraan

Saat ini, kontrak Vinicius bersama Real Madrid masih berlaku hingga 2027, namun negosiasi terkait perpanjangan kontrak masih berlangsung. 

Pelatih Carlo Ancelotti sendiri tampaknya tidak terlalu khawatir dengan situasi ini dan percaya bahwa sang pemain akan tetap bertahan.

Dengan sikap tegas yang ditunjukkan Vinicius, besar kemungkinan bahwa bintang muda Brasil ini akan terus menjadi bagian penting dari Real Madrid dalam beberapa tahun ke depan. 

Bagi para Madridistas, ini tentu menjadi kabar baik di tengah spekulasi yang terus berkembang.

Vinicius Junior dengan tegas menolak godaan uang besar dari Arab Saudi dan lebih memilih untuk tetap bersama Real Madrid. 

Pemain berusia 24 tahun ini ingin terus mencetak sejarah dan mencapai 500 pertandingan bersama Los Blancos. 

Dengan negosiasi kontrak baru yang masih berlangsung, para penggemar Madrid bisa bernafas lega karena sang bintang tampaknya masih berkomitmen penuh untuk klub kesayangannya.

Kamis, 27 Februari 2025

Postecoglou: Tottenham Mendominasi Babak Kedua Melawan Man City

Postecoglou: Tottenham Mendominasi Babak Kedua Melawan Man City
Postecoglou: Tottenham Mendominasi Babak Kedua Melawan Man City.

JAKARTA - Tottenham Hotspur harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Manchester City pada Rabu malam, namun pelatih Ange Postecoglou melihat banyak hal positif dari performa timnya.

Gol tunggal dari Erling Haaland pada menit ke-12 menjadi pembeda dalam pertandingan di Tottenham Hotspur Stadium. 

Di babak pertama, Spurs kesulitan menciptakan peluang berbahaya, namun mereka tampil lebih agresif setelah jeda.

Postecoglou percaya bahwa timnya mendominasi di semua aspek permainan di babak kedua. 

Meski gagal mencetak gol, ia menilai performa tersebut bisa menjadi pondasi untuk pertandingan berikutnya.

"Di babak pertama kami harus bertahan dan hanya menciptakan beberapa peluang. Sayangnya, kami kurang efektif dalam penguasaan bola," ujar Postecoglou.

"Di babak kedua, kami mendominasi di semua area, tetapi tidak mampu mencetak gol untuk mendapatkan sesuatu dari pertandingan."

Statistik yang Menunjukkan Perbaikan Spurs

Dalam aspek statistik, Spurs memang menunjukkan peningkatan di babak kedua. Mereka kalah dalam expected goals (xG) 0,06 berbanding 1,91 di babak pertama, tetapi membalikkan keadaan di babak kedua dengan 1,1 berbanding 0,18. 

Bahkan, City hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran setelah jeda.

Kekalahan ini menandai keempat kalinya Spurs kalah tanpa mencetak gol dalam laga kandang di era Postecoglou. 

Tiga di antaranya terjadi saat melawan Manchester City, yakni 0-1 pada Januari 2024 dan 0-2 pada Mei 2024.

Meski hasil ini membuat Tottenham tetap berada di papan tengah klasemen Premier League, Postecoglou tetap melihat sisi positif dari permainan anak asuhnya.

Rotasi Pemain Tak Berpengaruh pada Hasil

Postecoglou melakukan beberapa rotasi pemain setelah kemenangan besar 4-1 atas Ipswich Town. 

Dejan Kulusevski dan Son Heung-min memulai laga dari bangku cadangan, sebelum akhirnya dimasukkan sebagai bagian dari pergantian pemain pada menit ke-66.

Namun, ia menegaskan bahwa rotasi tersebut bukanlah faktor yang menentukan kekalahan timnya.

"Ini memang mengecewakan karena kalah lagi, tapi saya pikir kami terlihat lebih seperti diri kami sendiri hari ini. Kami bermain agresif dan menekan lawan sepanjang pertandingan," tambahnya.

"Masuknya pemain pengganti justru membuat kami semakin kuat di akhir laga. Kami merasa lebih segar dan lebih siap menghadapi pertandingan ini."

Fokus ke Laga Berikutnya

Tottenham akan kembali beraksi dalam delapan hari ke depan melawan AZ Alkmaar di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. 

Postecoglou berharap timnya bisa mempertahankan performa babak kedua melawan Man City dan membawanya ke kompetisi Eropa.

"Jika kami bisa tampil konsisten seperti di babak kedua tadi, kami akan bisa melangkah lebih jauh," tutupnya.

Arteta Tetap Optimis Soal Peluang Arsenal Menjuarai Premier League

Arteta Tetap Optimis Soal Peluang Arsenal Menjuarai Premier League
Arteta Tetap Optimis Soal Peluang Arsenal Menjuarai Premier League.

JAKARTA - Arsenal semakin tertinggal dalam perburuan gelar Premier League setelah bermain imbang 0-0 melawan Nottingham Forest. Kini, The Gunners terpaut 13 poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa lini serang timnya yang sedang dilanda badai cedera kurang tajam dalam pertandingan tersebut. 

Meski begitu, ia tetap optimis bahwa Arsenal masih memiliki peluang untuk bersaing merebut gelar juara.

Badai Cedera Mempersulit Arsenal

Absennya Kai Havertz dan Gabriel Jesus yang harus menepi hingga akhir musim, ditambah dengan cederanya Gabriel Martinelli dan Bukayo Saka, membuat Arteta harus melakukan rotasi di lini depan. 

Dalam laga melawan Nottingham Forest, Arteta memasang Mikel Merino sebagai ujung tombak, didukung oleh Ethan Nwaneri dan Leandro Trossard di kedua sisi sayap.

Sayangnya, kombinasi ini belum mampu membongkar pertahanan solid Forest. Arsenal bahkan hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, sebuah statistik yang cukup mengkhawatirkan bagi tim yang sedang bersaing di papan atas.

Statistik yang Mengkhawatirkan

Hasil imbang tanpa gol ini menambah catatan negatif Arsenal, di mana mereka gagal mencetak gol dalam dua pertandingan liga secara beruntun untuk pertama kalinya sejak Mei 2023. 

Selain itu, ini adalah kali ketiga musim ini Arsenal hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dalam satu laga, setelah sebelumnya terjadi saat melawan Bournemouth dan Newcastle United.

Berdasarkan simulasi Opta supercomputer, peluang Arsenal untuk menjadi juara Premier League kini hanya tersisa 1,3%, sementara Liverpool memiliki peluang sebesar 98,7% untuk mengangkat trofi.

Arteta: "Kami Akan Terus Berjuang"

Meskipun situasi semakin sulit, Arteta menegaskan bahwa Arsenal tidak akan menyerah begitu saja. 

"Situasinya masih sama seperti minggu lalu, dua minggu lalu, atau bahkan tiga bulan lalu. Yang bisa kami lakukan adalah memenangkan pertandingan kami dan melihat berapa banyak poin yang bisa kami kumpulkan," ujar Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu juga mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang ini, tetapi tetap menilai ada peningkatan dalam performa dibandingkan laga sebelumnya melawan West Ham yang membuatnya marah.

"Ini adalah standar yang sangat berbeda dibandingkan saat kami kalah dari West Ham. Kami bertahan dengan penuh energi, semangat, dan tekad untuk mencetak gol. Kami mencoba berbagai cara, tetapi masih kurang dalam umpan akhir untuk membongkar pertahanan lawan," jelasnya.

Laga Berikutnya: Manchester United

Arsenal kini harus segera bangkit karena mereka akan menghadapi Manchester United dalam laga berikutnya. 

Meskipun peluang juara semakin menipis, Arteta dan para pemainnya tetap berambisi untuk meraih kemenangan dan menjaga asa di sisa musim ini.

Apakah Arsenal masih bisa mengejar ketertinggalan dan memberikan kejutan di akhir musim? Kita tunggu saja perjuangan mereka selanjutnya!

RB Leipzig Melaju ke Semifinal DFB-Pokal Setelah Kalahkan Wolfsburg 1-0

RB Leipzig Melaju ke Semifinal DFB-Pokal Setelah Kalahkan Wolfsburg 1-0
RB Leipzig Melaju ke Semifinal DFB-Pokal Setelah Kalahkan Wolfsburg 1-0.

JAKARTA - RB Leipzig berhasil mengamankan satu tempat di semifinal DFB-Pokal setelah menang tipis 1-0 atas Wolfsburg dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Sesko Jadi Pahlawan Lewat Penalti

Gol kemenangan Leipzig dicetak oleh Benjamin Sesko melalui eksekusi penalti pada babak kedua. 

Meski tampil dominan, Leipzig sempat kesulitan mencetak gol di babak pertama. Mereka bahkan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Wolfsburg sempat mengancam lewat sundulan Mohamed Amoura yang mengenai mistar gawang hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai. Namun, Leipzig berhasil bertahan dengan baik.

Petaka bagi Wolfsburg datang di menit ke-69 saat Killian Fischer melakukan handball di kotak penalti. 

Sesko yang maju sebagai eksekutor berhasil mengecoh kiper Marius Muller dan membawa Leipzig unggul 1-0.

Tak lama setelah itu, Sesko hampir menambah gol lewat sepakan jarak dekat, namun Muller mampu melakukan penyelamatan gemilang. 

Wolfsburg berusaha membalas lewat serangan balik cepat, tetapi Kevin Behrens gagal menaklukkan Maarten Vandevoordt di bawah mistar gawang Leipzig.

Leipzig Gabung ke Semifinal Bersama Leverkusen, Stuttgart, dan Arminia Bielefeld

Kemenangan ini memastikan Leipzig bergabung dengan juara bertahan Bayer Leverkusen, Stuttgart, dan tim kejutan Arminia Bielefeld dari divisi tiga yang sukses menyingkirkan Werder Bremen.

Statistik Menarik: Sesko Terus Bersinar

Leipzig sempat mengalami kekecewaan musim lalu setelah tersingkir dari DFB-Pokal akibat kekalahan 0-1 dari Wolfsburg. 

Namun, kali ini mereka berhasil membalas dendam dengan hasil yang sama.

Benjamin Sesko mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut di ajang ini, mengoleksi tiga gol sepanjang musim DFB-Pokal. 

Leipzig memiliki total 16 tembakan dengan 2.46 expected goals (xG), di mana 0.78 di antaranya berasal dari penalti. 

Sementara itu, Wolfsburg yang memiliki lebih banyak tembakan tepat sasaran (5 berbanding 4) hanya mampu mencatatkan xG sebesar 0.81.

Dengan kemenangan ini, Leipzig semakin dekat untuk kembali merebut trofi DFB-Pokal. Akankah mereka berhasil meraihnya musim ini? Kita tunggu aksinya di babak semifinal! 

Guardiola Bangga dengan Semangat Man City Setelah Kalahkan Tottenham

Guardiola Bangga dengan Semangat Man City Setelah Kalahkan Tottenham
Guardiola Bangga dengan Semangat Man City Setelah Kalahkan Tottenham.

JAKARTA - Erling Haaland menjadi pahlawan dalam kemenangan tipis Manchester City atas Tottenham Hotspur dengan skor 1-0 pada Rabu malam. 

Gol cepat Haaland di menit ke-12 menjadi penentu kemenangan dan membantu City kembali ke empat besar klasemen Liga Premier.

Guardiola: Kami Butuh Kemenangan Ini

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku bangga dengan semangat juang timnya dalam pertandingan tersebut. 

Setelah mengalami dua kekalahan beruntun melawan Real Madrid dan Liverpool, City bangkit dengan kemenangan penting ini.

“Kami sangat senang dengan kemenangan ini dan tiga poin yang kami butuhkan,” kata Guardiola kepada TNT Sports. “Babak kedua sangat terbuka karena kami tidak berhasil mengunci permainan lebih awal. Kami punya banyak peluang di babak pertama dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.”

Meskipun mendominasi di awal laga, City harus menghadapi tekanan besar dari Tottenham di babak kedua. 

Berdasarkan data expected goals (xG), Spurs lebih unggul di babak kedua dengan angka 1.06 dibanding City yang hanya 0.18. 

Namun, beberapa peluang emas dari Wilson Odobert, Son Heung-min, dan Pape Sarr gagal dimanfaatkan oleh tuan rumah.

Performa Gemilang Jeremy Doku dan Savinho

Guardiola juga memberikan pujian khusus kepada dua pemain sayapnya, Jeremy Doku dan Savinho, yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan. 

Doku berkontribusi besar dengan memberikan umpan matang kepada Haaland untuk mencetak gol, serta menciptakan beberapa peluang lainnya.

“Kami bermain sangat baik dengan para pemain sayap – Savinho dan Jeremy luar biasa,” ujar Guardiola. “Jeremy sangat direct, selalu menjadi ancaman di sepertiga akhir lapangan. Dia memberikan assist luar biasa, dan ketika seorang pemain bisa melakukan dribel, itu membuka ruang untuk pemain lain.”

Gol Kedua Haaland Dianulir oleh VAR

Haaland hampir menambah keunggulan City di masa injury time, namun golnya dianulir setelah tinjauan VAR. Wasit Jarred Gillett dengan cepat memberikan keputusan bahwa Haaland melakukan handball saat melewati Archie Gray dan Kevin Danso.

Guardiola sempat bercanda mengenai keputusan tersebut. “Saya tidak melihatnya, tetapi wasit lebih cepat menganulir gol dibanding VAR. Dia sangat cerdas dan cepat,” katanya sambil tersenyum. “Untungnya kami tetap menang, jadi tidak masalah.”

Sementara itu, Haaland tampak tidak puas dengan keputusan tersebut dan merasa bahwa situasinya lebih pantas diberikan penalti dibanding pelanggaran.

“Saya pikir itu keputusan yang salah, jelas,” kata Haaland. “Menurut saya, itu lebih seperti penalti daripada pelanggaran. Tapi karena keputusan sudah dibuat di lapangan, VAR tetap mengikuti keputusan itu. Sayang sekali, karena itu adalah gol yang bagus.”

Dengan kemenangan ini, Manchester City naik ke posisi empat besar, menggeser Chelsea, dan kini hanya tertinggal satu poin dari Nottingham Forest yang akan menjadi lawan mereka berikutnya pada 8 Maret mendatang.

Liverpool Menang 2-0 atas Newcastle United, Unggul 13 Poin di Puncak Klasemen

Liverpool Menang 2-0 atas Newcastle United, Unggul 13 Poin di Puncak Klasemen
Liverpool Menang 2-0 atas Newcastle United, Unggul 13 Poin di Puncak Klasemen.

JAKARTA - Liverpool semakin kokoh di puncak klasemen Premier League setelah mengalahkan Newcastle United dengan skor 2-0 di Anfield, Rabu malam. 

Dua gol yang dicetak oleh Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister membuat The Reds kini unggul 13 poin dari pesaing terdekat mereka, Arsenal.

Kemenangan Penting Menuju Gelar Juara

Hasil ini menjadi langkah besar bagi Liverpool dalam perburuan gelar juara musim ini. Dengan hanya tersisa 10 pertandingan lagi, pasukan yang dipimpin Johnny Heitinga dari pinggir lapangan – menggantikan Arne Slot yang sedang menjalani hukuman larangan mendampingi tim – semakin dekat dengan trofi impian mereka.

Szoboszlai kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol di menit ke-11. Ini menjadi gol ketiganya yang tercipta lebih awal di Anfield sejak bergabung dengan Liverpool. 

Sementara itu, Mohamed Salah juga memberikan kontribusi besar dengan memberikan assist kepada Mac Allister untuk memastikan kemenangan.

Newcastle Tanpa Alexander Isak

Di sisi lain, Newcastle United harus bermain tanpa pencetak gol terbanyak mereka, Alexander Isak, yang absen karena cedera paha. 

Absennya Isak cukup berpengaruh terhadap ketajaman lini serang Newcastle, yang pada pertandingan ini tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.

Kekalahan ini membuat Newcastle tertahan di posisi keenam klasemen sementara dan semakin sulit dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Mereka kini terpaut tiga poin dari empat besar.

Statistik Menarik dari Laga Ini

  • Szoboszlai mencetak gol di dua pertandingan Premier League berturut-turut untuk pertama kalinya.
  • Liverpool mencatatkan clean sheet ke-12 musim ini, terbanyak di Premier League.
  • Newcastle tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

Dengan performa yang semakin solid, Liverpool kini semakin percaya diri untuk meraih gelar juara Premier League musim ini. 

Mampukah mereka mempertahankan keunggulan hingga akhir musim? Kita tunggu saja!

Liverpool Kalahkan Newcastle 2-0: Laporan Pertandingan & 3 Poin Pembahasan

Liverpool Kalahkan Newcastle 2-0: Laporan Pertandingan & 3 Poin Pembahasan
Liverpool Kalahkan Newcastle 2-0: Laporan Pertandingan & 3 Poin Pembahasan.

JAKARTA - Liverpool semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris setelah mengalahkan Newcastle United dengan skor 2-0 di Anfield. 

Kemenangan ini membuat The Reds unggul 13 poin dari pesaing terdekatnya, semakin mendekatkan mereka pada gelar juara musim ini.

Gol dari Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister di masing-masing babak memastikan kemenangan bagi Liverpool. 

Sementara itu, Newcastle harus menghadapi laga ini tanpa Alexander Isak yang mengalami cedera pangkal paha jelang pertandingan.

Hasil ini semakin diperkuat dengan hasil imbang Arsenal melawan Nottingham Forest, yang membuat Liverpool semakin nyaman di puncak klasemen.

Jalannya Pertandingan

Hujan deras yang mengguyur Anfield tidak menghambat jalannya pertandingan yang berlangsung seru sejak menit awal.

Liverpool langsung unggul di menit ke-11 lewat tendangan kaki kiri Szoboszlai setelah menerima umpan tarik dari Luis Diaz. 

Bola meluncur melewati Nick Pope yang tampaknya bisa melakukan penyelamatan lebih baik.

The Reds terus menekan, tetapi peluang emas dari Kostas Tsimikas masih melebar. Newcastle sempat mendapatkan peluang melalui Callum Wilson yang gagal memanfaatkan situasi satu lawan satu karena terlalu percaya diri bahwa dirinya offside.

Babak pertama hampir ditutup dengan gol kedua Szoboszlai, tetapi tendangannya hanya melebar tipis dari gawang Newcastle.

Memasuki babak kedua, tempo permainan sedikit menurun. Liverpool lebih banyak mengendalikan permainan, sementara Newcastle mencoba bermain lebih rapat untuk mencari peluang mencuri gol.

Namun, harapan Newcastle pupus di menit ke-62. Mohamed Salah dengan sabar menunggu di dalam kotak penalti sebelum memberikan umpan matang kepada Mac Allister yang langsung melepaskan tembakan keras ke sudut gawang.

Setelah gol kedua ini, Liverpool semakin nyaman menguasai pertandingan. Cody Gakpo nyaris menambah keunggulan, tetapi skor tetap 2-0 hingga peluit akhir dibunyikan.

3 Poin Pembahasan

1. Gelar Juara di Depan Mata

Jika masih ada yang meragukan Liverpool akan juara musim ini, kemenangan ini mungkin menjadi jawaban. The Reds kini unggul 13 poin dengan hanya 10 pertandingan tersisa. 

Arsenal memang masih memiliki satu laga tunda, tetapi melihat kondisi mereka yang minim opsi di lini serang, sulit membayangkan mereka bisa mengejar.

Dengan performa yang konsisten dan skuad yang solid, trofi Premier League tampaknya tinggal menunggu waktu untuk kembali ke Anfield.

2. Mohamed Salah Kejar Rekor Assist

Bukan hanya gol, kini Salah mulai rajin mencatatkan assist. Dengan umpan terukurnya kepada Mac Allister, ia kini mengoleksi 17 assist musim ini. 

Rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League saat ini dipegang oleh Kevin De Bruyne dan Thierry Henry dengan 20 assist.

Dengan 10 pertandingan tersisa, bukan tidak mungkin Salah mampu melewati rekor tersebut. 

Melihat performanya yang selalu konsisten, para penggemar Liverpool pasti optimis ia bisa mencapainya.

3. Absennya Isak Berdampak Besar bagi Newcastle

Setelah diuntungkan dengan absennya Erling Haaland saat melawan Manchester City, Liverpool kembali mendapat keberuntungan ketika Alexander Isak tidak bisa bermain karena cedera.

Tanpa striker utama mereka, Newcastle terlihat kesulitan menciptakan peluang berbahaya. 

Callum Wilson memang berusaha mengisi kekosongan, tetapi jelas bahwa lini belakang Liverpool lebih mudah mengatasinya dibandingkan jika Isak yang bermain.

Namun, Newcastle akan punya kesempatan membalas di final Carabao Cup bulan depan, saat mereka kemungkinan bisa menurunkan Isak untuk mencoba membalas kekalahan ini.

Dengan kemenangan ini, Liverpool semakin dekat dengan gelar juara. Mampukah mereka mempertahankan performa hingga akhir musim? Kita tunggu kelanjutannya!

Juventus Tersingkir! Empoli Menang Adu Penalti dan Melaju ke Semifinal Coppa Italia

Juventus Tersingkir! Empoli Menang Adu Penalti dan Melaju ke Semifinal Coppa Italia
Juventus Tersingkir! Empoli Menang Adu Penalti dan Melaju ke Semifinal Coppa Italia.

JAKARTA - Empoli berhasil membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Juventus dari Coppa Italia setelah menang 4-2 lewat adu penalti pada laga perempat final yang digelar di Allianz Stadium, Rabu (27/2).

Jalannya Pertandingan

Juventus yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri sebenarnya tampil lebih dominan, tetapi Empoli mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-24. 

Youssef Maleh mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan kesalahan Juve dalam menguasai bola di area pertahanannya sendiri.

Setelah unggul, Empoli memiliki beberapa peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui Junior Sambia dan Maleh. 

Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat skor tetap 1-0.

Juventus akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-66 lewat aksi brilian Khephren Thuram. 

Bermula dari umpan Randal Kolo Muani, Thuram yang membelakangi gawang melakukan flick indah untuk melewati lawan sebelum melepaskan tembakan akurat yang menggetarkan jala gawang Empoli.

Di menit-menit akhir, Juventus sebenarnya punya peluang emas untuk memenangkan pertandingan. 

Dusan Vlahovic mendapatkan kesempatan emas lima menit sebelum waktu normal berakhir, tetapi tendangan setengah volinya melenceng dari sasaran.

Adu Penalti: Empoli Lebih Tenang

Dengan skor tetap 1-1 hingga akhir waktu normal, pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti. 

Juventus mengalami nasib buruk setelah Dusan Vlahovic yang menjadi eksekutor pertama gagal menjalankan tugasnya dengan baik, bola tendangannya melambung di atas mistar gawang.

Kiper Empoli, Devis Vasquez, menjadi pahlawan dengan menggagalkan eksekusi Kenan Yildiz. 

Sementara itu, Luca Marianucci yang menjadi algojo terakhir sukses menuntaskan penalti untuk memastikan kemenangan Empoli dengan skor 4-2.

Empoli Ukir Sejarah, Juventus Tersingkir

Kemenangan ini sangat bersejarah bagi Empoli karena mereka berhasil mencapai semifinal Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Sementara itu, bagi Juventus, hasil ini menjadi pukulan telak. Ini adalah kali kedua dalam 10 musim terakhir mereka gagal mencapai babak semifinal Coppa Italia.

Selain itu, gol Maleh yang membuka keunggulan untuk Empoli juga menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang Juventus dari luar kotak penalti di semua kompetisi musim ini.

Jadwal Selanjutnya

Setelah kemenangan ini, Empoli akan menghadapi Bologna dalam laga semifinal yang akan berlangsung dalam format dua leg pada bulan April. 

Di sisi lain, semifinal lainnya akan mempertemukan dua tim besar, Inter Milan dan AC Milan, dalam Derby della Madonnina yang penuh gengsi.

Dengan tersingkirnya Juventus, peluang mereka untuk meraih trofi musim ini semakin mengecil. 

Kini, mereka harus fokus di Serie A untuk mengamankan posisi terbaik dan mencoba meraih gelar di kompetisi lain.

Real Sociedad 0-1 Real Madrid: Endrick Bawa Los Blancos Unggul di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey

Real Sociedad 0-1 Real Madrid: Endrick Bawa Los Blancos Unggul di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey
Real Sociedad 0-1 Real Madrid: Endrick Bawa Los Blancos Unggul di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey.

JAKARTA - Real Madrid sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Real Sociedad dalam leg pertama semifinal Copa del Rey yang berlangsung di Stadion Anoeta, Rabu (27/2/2025) dini hari WIB. 

Gol tunggal dicetak oleh Endrick setelah menerima assist brilian dari Jude Bellingham.

Endrick Lanjutkan Tren Positif di Copa del Rey

Bintang muda asal Brasil, Endrick, kembali menunjukkan ketajamannya di Copa del Rey. 

Ia mencetak gol keempatnya di ajang ini musim ini lewat penyelesaian apik ke gawang Alex Remiro pada menit ke-18.

Gol ini bermula dari umpan terobosan ciamik dari Jude Bellingham. Dengan ketenangan tinggi, Endrick sukses mengonversinya menjadi gol kemenangan bagi Los Blancos.

Performa Solid Lunin di Bawah Mistar

Real Sociedad sebenarnya tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan ke gawang. 

Namun, penjaga gawang Real Madrid, Andrii Lunin, tampil gemilang dengan mencatatkan enam penyelamatan krusial. 

Berkat aksinya, Madrid mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Menurut data expected goals on target (xGoT), Lunin mencegah setidaknya 1,3 gol yang seharusnya bisa dicetak oleh tim tuan rumah. 

Ia pun menjadi kiper Madrid pertama yang membuat enam penyelamatan tanpa kebobolan dalam laga Copa del Rey sejak musim 2013-14.

Madrid Kehilangan Dani Ceballos

Kemenangan ini tak lepas dari catatan negatif bagi Madrid. Dani Ceballos harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat cedera dan terlihat meninggalkan lapangan dengan air mata. 

Cedera ini menjadi pukulan bagi Los Blancos yang akan menghadapi jadwal padat ke depan.

Madrid dijadwalkan bertemu Atletico Madrid dalam dua leg Liga Champions serta menghadapi empat laga LaLiga sebelum kembali melawan Real Sociedad dalam leg kedua semifinal Copa del Rey pada awal April nanti.

Real Madrid berhasil membawa pulang keunggulan tipis dari markas Real Sociedad berkat gol Endrick dan performa ciamik Andrii Lunin di bawah mistar. 

Namun, tantangan belum selesai, karena duel leg kedua akan tetap menjadi laga yang krusial bagi kedua tim.

Hukum

Peristiwa

Kesehatan

Pendidikan

Kalbar

Tekno