Berita Borneotribun.com: Manchester United Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2025

Yusuf Akcicek Jadi Rebutan Manchester United dan Bayern Munich Setelah Tampil Impresif di Fenerbahce

Yusuf Akcicek Jadi Rebutan Manchester United dan Bayern Munich Setelah Tampil Impresif di Fenerbahce
Yusuf Akcicek Jadi Rebutan Manchester United dan Bayern Munich Setelah Tampil Impresif di Fenerbahce.

JAKARTA - Manchester United dan Bayern Munich dikabarkan tengah bersaing ketat untuk mendapatkan tanda tangan bek muda berbakat milik Fenerbahce, Yusuf Akcicek. 

Pemain berusia 19 tahun ini mulai menarik perhatian banyak klub elite Eropa setelah menunjukkan performa impresif di kompetisi domestik maupun Eropa.

Perjalanan Yusuf Akcicek Menuju Puncak

Yusuf Akcicek mengalami perkembangan karier yang cukup pesat. Ia membuat keputusan berani dengan meninggalkan akademi Galatasaray untuk bergabung dengan rival mereka, Fenerbahce. 

Keputusan ini ternyata membuahkan hasil, karena ia akhirnya mendapatkan kesempatan debut di tim utama pada akhir musim lalu.

Di bawah asuhan pelatih kawakan Jose Mourinho, Akcicek awalnya hanya diberi sedikit waktu bermain di Liga Turki. 

Namun, seiring berjalannya waktu, Mourinho mulai memberikan lebih banyak kesempatan kepada pemain bertinggi 191 cm ini. 

Ia bahkan menjadi pemain reguler di ajang Liga Europa, di mana ia tampil sebagai starter dalam enam laga terakhir Fenerbahce sebelum akhirnya tersingkir lewat adu penalti melawan Rangers.

Ketertarikan Klub-Klub Besar Eropa

Menurut laporan dari media Jerman, Sport BILD, Yusuf Akcicek telah dipantau oleh sejumlah klub papan atas Eropa, termasuk Bayern Munich dan Manchester United. 

Bayern disebut telah mengirimkan pemandu bakat untuk mengamati perkembangan sang pemain, meskipun Akcicek bukan prioritas utama mereka di bursa transfer musim panas ini.

Sebaliknya, Manchester United menunjukkan ketertarikan yang lebih serius. Setan Merah saat ini tengah mencari tambahan bek tengah untuk memenuhi kebutuhan taktik manajer baru mereka, Ruben Amorim, yang kemungkinan akan menerapkan skema tiga bek. 

Selain itu, United juga memiliki kebiasaan merekrut bek muda berbakat dengan potensi besar, seperti yang mereka lakukan dengan mendatangkan Leny Yoro dari Lille dan Ayden Heaven dari akademi Arsenal.

Tak hanya Bayern dan United, klub-klub lain seperti Atletico Madrid, Napoli, dan RB Leipzig juga disebut ikut memantau situasi Akcicek.

Dijuluki 'Varane Baru' oleh Mourinho

Jose Mourinho tampaknya sangat yakin dengan potensi besar yang dimiliki Akcicek. Dalam sebuah wawancara, pelatih asal Portugal itu bahkan menyamakan pemain mudanya ini dengan Raphael Varane, bek tengah yang pernah ia latih di Real Madrid.

"Saya tidak ingin membandingkannya langsung dengan Varane, karena dia (Varane) telah memenangkan empat Liga Champions, Piala Dunia, dan banyak gelar lainnya. Tapi saya pernah bekerja dengan Varane saat ia berusia 18 tahun dan saya tidak salah. Dan saya juga tidak salah dengan anak ini. Dia punya kepribadian besar dan sangat percaya diri," ujar Mourinho.

Sebagai catatan, Varane meraih kesuksesan besar bersama Real Madrid sebelum akhirnya bergabung dengan Manchester United menjelang akhir kariernya. 

Jika Akcicek bisa mengikuti jejaknya, maka tak heran jika banyak klub berebut untuk mengamankan jasanya.

Akankah Akcicek Berlabuh di Old Trafford?

Dengan kebutuhan Manchester United akan bek tengah berkualitas, serta pernyataan Mourinho yang memberikan rekomendasi kuat, peluang Akcicek untuk bergabung dengan Setan Merah tampaknya cukup besar. 

Namun, dengan adanya persaingan dari klub-klub top lainnya, keputusan akhir tetap bergantung pada Fenerbahce dan si pemain sendiri.

Yang pasti, perjalanan Yusuf Akcicek masih panjang. Apakah ia akan menjadi 'Varane baru' dan sukses di level tertinggi sepak bola Eropa? Kita tunggu saja bagaimana kelanjutan saga transfer ini!

Senin, 24 Maret 2025

Manchester United Terima Tawaran Baru untuk Antony, Real Betis Ingin Perpanjang Masa Pinjaman

Manchester United Terima Tawaran Baru untuk Antony, Real Betis Ingin Perpanjang Masa Pinjaman
Manchester United Terima Tawaran Baru untuk Antony, Real Betis Ingin Perpanjang Masa Pinjaman.

JAKARTA - Manchester United kembali menerima tawaran baru terkait masa depan Antony. Klub La Liga, Real Betis, dikabarkan tengah menjalin pembicaraan dengan Setan Merah untuk memperpanjang masa peminjaman sang winger asal Brasil.

Antony Bersinar di Real Betis

Sejak dipinjamkan ke Real Betis pada Januari lalu, Antony langsung menunjukkan performa yang impresif di Spanyol. 

Dalam 11 pertandingan bersama klub asal Andalusia tersebut, ia berhasil mencatatkan empat gol dan empat assist. 

Catatan ini membuat Betis tertarik untuk mempertahankannya lebih lama.

Awalnya, Betis ingin mendatangkan Antony dengan kesepakatan pinjaman selama 18 bulan. 

Namun, karena kendala finansial, kesepakatan akhirnya hanya tercapai untuk peminjaman selama enam bulan hingga akhir musim 2024/25.

Kini, dengan kedua belah pihak—Betis dan Antony—merasa puas dengan kerja sama yang terjalin, pembicaraan resmi mengenai perpanjangan pinjaman untuk musim 2025/26 akan segera dilakukan.

Kemungkinan Opsi Pembelian Permanen

Dalam negosiasi baru ini, ada kemungkinan bahwa Manchester United akan menyertakan opsi pembelian permanen bagi Betis. 

Namun, ada syarat yang perlu dipenuhi, yaitu Antony harus terlebih dahulu menandatangani perpanjangan kontrak dengan United.

Saat ini, kontrak Antony dengan Manchester United berlaku hingga 2027. Jika ia kembali ke Old Trafford setelah masa pinjamannya berakhir, United tentu tidak ingin berada dalam posisi di mana pemain berusia 25 tahun itu hanya memiliki sisa kontrak satu tahun, yang bisa mengurangi nilai jualnya di pasar transfer.

Betis Butuh Dana dari Kompetisi Eropa

Faktor penting lainnya yang bisa memengaruhi kelanjutan transfer ini adalah peluang Betis untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan. 

Manchester United lebih memilih menjual Antony secara permanen ke klub yang mampu membayar biaya transfer yang signifikan. 

Mengingat Setan Merah telah mengeluarkan dana besar, yaitu £81,3 juta (sekitar Rp1,7 triliun) saat mendatangkan Antony dari Ajax, mereka tentu ingin meminimalkan kerugian finansial.

Saat ini, Real Betis berada di peringkat keenam La Liga, yang berarti mereka berpeluang besar lolos ke kompetisi Eropa seperti Liga Europa atau Liga Konferensi Eropa. 

Jika mereka berhasil mengamankan tiket ke kompetisi tersebut, peluang untuk mendapatkan Antony secara permanen akan semakin besar karena pendapatan tambahan dari kompetisi Eropa bisa membantu mereka memenuhi tuntutan harga dari Manchester United.

Keputusan di Tangan Manchester United

Meski Betis ingin mempertahankan Antony lebih lama, keputusan akhir tetap berada di tangan Manchester United.

Mereka harus mempertimbangkan apakah akan melepas Antony dengan harga yang lebih rendah atau tetap mencari klub lain yang bersedia membayar lebih tinggi.

Dengan bursa transfer musim panas yang semakin dekat, para penggemar United dan Betis tentu menantikan bagaimana kesepakatan ini akan berkembang. 

Apakah Antony akan tetap berseragam hijau-putih Real Betis musim depan, ataukah ia akan kembali ke Old Trafford? Kita tunggu saja perkembangannya!

Rabu, 19 Maret 2025

Manchester United Naikin Harga Tiket Musim 2025/26, Fans Ngamuk!

Man Utd Naikin Harga Tiket Musim 202526, Fans Ngamuk!
Man Utd Naikin Harga Tiket Musim 2025/26, Fans Ngamuk!

JAKARTA - Manchester United baru aja ngumumin kenaikan harga tiket musiman buat musim 2025/26, dan keputusan ini langsung bikin banyak fans kecewa. 

Klub berdalih ini bagian dari usaha mereka buat ningkatin pemasukan dan ngurangin pengeluaran. 

Tapi buat para penggemar setia, keputusan ini rasanya kayak garam di luka, apalagi performa tim lagi nggak maksimal.

Kenaikan Harga Tiket, Kenapa Harus Naik?

Buat musim depan, harga tiket buat semua kategori kecuali anak-anak di bawah 16 tahun bakal naik 5%. 

MU beralasan kalau kenaikan ini sejalan sama yang dilakukan klub-klub rival kayak Arsenal dan Liverpool.

Sebelum keputusan ini dibuat, Manchester United udah konsultasi dulu sama Fans' Advisory Board (FAB). 

Mereka sebenernya ngotot minta harga tiket tetap alias nggak naik, kayak yang dilakukan Tottenham Hotspur. 

Tapi pada akhirnya, klub tetep mutusin buat naik harga dengan alasan keuangan klub yang lagi nggak stabil.

Menurut laporan The Athletic, sebenernya MU awalnya pengen naikin harga lebih gila lagi, sampai 20%! Tapi setelah diskusi, akhirnya mereka "cuma" naik 5%.

Penjelasan Dari Pihak Klub

CEO Manchester United, Omar Berrada, kasih pernyataan terkait keputusan ini:

"Kami paham bahwa kenaikan harga ini nggak disukai, terutama di tengah performa tim yang belum memuaskan. Kami mendengar dengan seksama argumen dari FAB yang minta harga tetap. Tapi, klub merasa nggak tepat kalau harga tiket nggak naik sementara biaya operasional meningkat dan kondisi keuangan klub masih sulit."

Dia juga menambahkan bahwa MU udah berusaha buat bikin kenaikan harga ini "seadil mungkin" dengan nggak menaikkan harga tiket buat anak-anak. 

Mereka bilang kalau ini demi menjaga kondisi finansial klub tetap kuat, biar bisa terus investasi buat ningkatin kualitas tim.

Fans Kecewa Berat!

Kenaikan harga ini langsung dapet reaksi keras dari Manchester United Supporters Trust (MUST). Mereka bilang keputusan ini "sulit diterima" dan sangat mengecewakan.

Dalam pernyataan mereka:

"Kami mengakui bahwa Jim Ratcliffe sudah menginvestasikan uang ke klub dan menemui fans. Tapi faktanya, MU lagi dalam kondisi buruk di dalam dan luar lapangan. Kenapa harus buru-buru beresin keuangan dengan cara membebani fans?"

MUST juga nyalahin keluarga Glazer, pemilik MU yang dianggap jadi penyebab utama kondisi keuangan klub yang berantakan. 

Mereka menilai seharusnya Glazers yang tanggung jawab atas masalah ini, bukan malah membebankan biaya ke fans yang udah setia ngeluarin uang buat dukung tim.

"Gagasan bahwa fans harus bayar atas kesalahan Glazers di masa lalu itu benar-benar ofensif."

Area Bench Bakal Jadi Kursi Premium?

Selain naikin harga tiket, MU juga berencana buat mengubah area dekat bangku pemain dan pelatih jadi kursi premium hospitality. 

Artinya, pemegang tiket musiman yang sebelumnya duduk di sana bakal dipindah ke tempat lain secara paksa. 

Keputusan ini makin bikin fans panas karena mereka nggak cuma kena harga lebih mahal, tapi juga kehilangan tempat duduk favorit mereka.

Keputusan Manchester United buat naikin harga tiket ini jelas nggak populer di kalangan fans. Di tengah performa tim yang masih jauh dari harapan, kebijakan ini dianggap makin memberatkan suporter yang udah setia ngeluarin uang buat dukung klub. 

Fans ngerasa ini adalah bentuk eksploitasi mereka, sementara pemilik klub sendiri nggak mau tanggung jawab atas kesalahan manajemen di masa lalu.

Eriksen Siap Tinggalkan Manchester United di Akhir Musim 2024/25

Eriksen Siap Tinggalkan Manchester United di Akhir Musim 202425
Christian Eriksen.

JAKARTA - Christian Eriksen akhirnya menerima kenyataan bahwa masa baktinya di Manchester United akan segera berakhir. Gelandang asal Denmark itu mengungkapkan bahwa kontraknya dengan Setan Merah akan habis pada akhir musim 2024/25 dan sejauh ini belum ada pembicaraan dari klub terkait perpanjangan kontrak.

Pemain berusia 32 tahun itu bergabung dengan MU pada Juli 2022 dengan status bebas transfer setelah meninggalkan Brentford. Awal kariernya di Old Trafford cukup menjanjikan, tetapi cedera menghambat performanya di musim pertama. Meski begitu, Eriksen tetap menjadi bagian penting dari skuad dengan mencatatkan 99 penampilan di semua kompetisi, mencetak tujuh gol, dan memberikan 17 assist.

Di musim ini, Eriksen sudah tampil dalam 27 pertandingan di berbagai kompetisi, menyumbang empat gol dan empat assist. Meski catatannya cukup baik, ia tetap belum mendapat kejelasan soal masa depannya di klub.

“Aku belum diberi tahu apa pun, dan kalau belum ada pembicaraan, aku berasumsi bahwa kerja sama ini akan berakhir,” kata Eriksen kepada TV Sport.

Menurutnya, semua orang sudah tahu bahwa kontraknya akan habis, dan dengan tidak adanya tanda-tanda perpanjangan, dia merasa hanya ada satu arah yang bisa diambil: meninggalkan Manchester United.

Siap Cari Klub Baru, tapi Bukan di Denmark atau MLS

Setelah menerima kenyataan bahwa ia akan segera menjadi pemain bebas transfer, Eriksen mulai mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam kariernya. Namun, ia memastikan bahwa pulang ke Denmark atau bermain di Major League Soccer (MLS) bukanlah pilihan saat ini.

“Aku masih merasa punya beberapa tahun bagus untuk bermain di luar negeri,” ujar Eriksen.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya belum menemukan klub yang benar-benar ingin ia coba. “Aku akan melihat apa yang tersedia dan mana yang cocok buat aku dan keluarga.”

Keputusan Eriksen untuk tetap berkarier di Eropa menunjukkan bahwa ia masih ingin bersaing di level tertinggi. Dengan pengalamannya yang luas, banyak klub top yang kemungkinan tertarik merekrutnya, terutama dengan status bebas transfer.

Meski belum tahu akan berlabuh di mana, Eriksen tetap santai menghadapi masa depannya. Kepergiannya dari Manchester United bisa menjadi awal baru dalam perjalanan kariernya, baik di Premier League atau liga Eropa lainnya.

Bagi para fans Setan Merah, kehilangan Eriksen tentu menjadi kabar yang cukup menyedihkan. Namun, dengan situasi klub yang terus berkembang, wajar jika ada perubahan dalam skuad. Kini, yang tersisa hanyalah menunggu klub mana yang akan menjadi pelabuhan baru bagi sang maestro lini tengah.

Selasa, 18 Maret 2025

5 Alternatif Target Manchester United Setelah Gagal Datangkan Geovany Quenda

5 Alternatif Target Manchester United Setelah Gagal Datangkan Geovany Quenda
5 Alternatif Target Manchester United Setelah Gagal Datangkan Geovany Quenda.

JAKARTA - Manchester United lagi sibuk cari pemain baru buat nambah kekuatan di sisi sayap, terutama setelah gagal dapetin Geovany Quenda dari Sporting CP. Pemain 17 tahun itu akhirnya dibajak Chelsea, bikin Ruben Amorim dan timnya harus putar otak cari opsi lain.

Dengan Patrick Dorgu udah cukup aman buat ngisi posisi wing-back kiri, United sekarang lebih fokus nyari pemain buat sisi kanan. Nah, berikut lima pemain yang bisa jadi opsi menarik buat Setan Merah!

1. Jeremie Frimpong (Bayer Leverkusen)

Kalau ngomongin wing-back yang super ofensif, Jeremie Frimpong jelas masuk radar. Pemain Belanda ini jadi salah satu bintang utama Bayer Leverkusen musim lalu, bantu timnya meraih gelar Bundesliga secara luar biasa.

Eks akademi Manchester City ini punya kecepatan gila dan kemampuan olah bola yang ciamik. Dia bisa naik-turun sepanjang laga tanpa kelihatan capek. Dalam dua musim terakhir, Frimpong udah nyetak 31 kontribusi gol di Bundesliga. Dengan klausul rilis sekitar €40 juta, United harus gercep kalau mau dapetin dia sebelum klub lain ikut ngejar!

2. Roger Fernandes (Braga)

Alternatif lain yang mirip dengan Quenda adalah Roger Fernandes dari Braga. Pemain 19 tahun ini sebenarnya lebih sering dimainkan sebagai penyerang sayap, tapi gaya mainnya cocok banget buat dijadiin wing-back di sistem Amorim.

Fernandes punya kecepatan, dribel maut, dan kaki kiri yang akurat buat kirim umpan ke kotak penalti. Yang bikin dia makin spesial? Dia udah debut dan cetak gol buat Braga sejak usia 15 tahun! Nggak heran kalau banyak yang mulai lirik dia sebagai bintang masa depan.

3. Vanderson (AS Monaco)

Buat yang nyari wing-back yang seimbang antara menyerang dan bertahan, Vanderson bisa jadi pilihan. Pemain Brasil ini udah tampil konsisten di Ligue 1 dan Liga Champions bareng Monaco.

Walaupun nggak terlalu eksplosif dalam menyerang, Vanderson kuat dalam duel satu lawan satu dan punya agresivitas tinggi buat nge-press lawan. Amorim bisa manfaatin dia buat kasih keseimbangan di sisi kanan United.

4. Denzel Dumfries (Inter Milan)

Nah, kalau mau yang udah terbukti di level tertinggi, Denzel Dumfries bisa jadi jawaban. Pemain Inter Milan ini dikenal sebagai wing-back dengan fisik monster dan naluri menyerang yang tinggi.

Dumfries bukan tipe pemain yang suka ikut build-up serangan, tapi begitu dapet ruang, dia bisa langsung masuk ke kotak penalti dan bikin ancaman serius. Dalam dua musim terakhir, nggak ada bek di Serie A yang lebih sering cetak gol dibanding dia. Kalau United butuh wing-back yang langsung kasih impact besar, Dumfries bisa jadi opsi terbaik.

5. Daniel Muñoz (Crystal Palace)

Daniel Muñoz adalah salah satu pemain paling underrated di Premier League musim ini. Pemain asal Kolombia ini berkembang pesat sejak Oliver Glasner datang ke Crystal Palace.

Muñoz punya stamina luar biasa dan sering dibilang punya "paru-paru ketiga" karena nggak kenal lelah di sepanjang laga. Dengan 7 kontribusi gol di Premier League musim ini, dia bisa jadi kejutan menarik buat United kalau berani ambil langkah buat merekrutnya.

Manchester United masih punya banyak opsi menarik buat menggantikan Geovany Quenda. Dari Frimpong yang super ofensif, Fernandes yang punya potensi besar, Vanderson yang solid di dua sisi, Dumfries yang fisiknya luar biasa, sampai Muñoz yang punya stamina nggak ada habisnya.

Sabtu, 15 Maret 2025

Prediksi Lineup Manchester United vs Leicester City di Premier League

Prediksi Lineup Manchester United vs Leicester City di Premier League
Prediksi Lineup Manchester United vs Leicester City di Premier League.

JAKARTA - Manchester United sedang menjalani pekan yang cukup sibuk, baik di dalam maupun di luar lapangan. 

Wawancara eksklusif Sir Jim Ratcliffe muncul tepat sebelum kabar mengenai rencana pembangunan stadion megah baru bagi klub. 

Sementara itu, tim asuhan Ruben Amorim perlahan mulai menunjukkan perkembangan positif meski musim ini tidak berjalan mudah bagi mereka.

Setelah menahan imbang Arsenal 1-1 akhir pekan lalu, Setan Merah kemudian tampil luar biasa dengan kemenangan telak 4-1 atas Real Sociedad di Liga Europa. 

Meski terbantu kartu merah lawan di babak kedua, performa keseluruhan United di laga tersebut patut diapresiasi.

Kini, United berpeluang menutup pekan ini dengan kemenangan keempat mereka musim ini atas Leicester City, yang sedang mengalami masa sulit. 

Berikut prediksi susunan pemain Manchester United untuk laga di King Power Stadium pada Minggu malam.

Prediksi Lineup Manchester United vs Leicester City (3-4-2-1)

Kiper (GK): Andre Onana
Performa Onana belakangan ini semakin membaik, dan rumor soal posisinya sebagai kiper utama mulai mereda. Apalagi, Altay Bayindir masih diragukan tampil karena cedera.

Bek Tengah (CB): Matthijs de Ligt
De Ligt tampil solid di lini belakang United saat melawan Sociedad. Ia kemungkinan tetap bermain sebagai salah satu dari tiga bek tengah, meskipun ada potensi perubahan formasi yang memaksanya beradaptasi.

Bek Tengah (CB): Harry Maguire
Maguire masih dalam tahap pemulihan dan akan dinilai sebelum laga. Namun, mantan bek Leicester ini kemungkinan besar bisa kembali bermain dan tampil di hadapan mantan klubnya.

Bek Tengah (CB): Ayden Heaven
Pemain muda berusia 18 tahun ini mendapatkan banyak pujian dari Ruben Amorim setelah debutnya melawan Arsenal pekan lalu. Heaven berpeluang besar mendapatkan kesempatan starter pertamanya di Premier League.

Wing-Back Kanan (RWB): Noussair Mazraoui
Absennya Patrick Dorgu karena skorsing membuat Mazraoui hampir pasti turun sebagai wing-back kanan.

Gelandang Tengah (CM): Bruno Fernandes
Fernandes sedang dalam performa terbaiknya dan semakin berkembang dalam peran lebih dalam di lini tengah. Perannya sangat penting dalam skema Amorim.

Gelandang Tengah (CM): Casemiro
Gelandang veteran ini mulai menunjukkan kestabilan dalam beberapa laga terakhir. 

Dengan pengalaman dan kemampuannya dalam bertahan, Casemiro kemungkinan besar kembali menjadi tandem Fernandes di lini tengah.

Wing-Back Kiri (LWB): Diogo Dalot
Dalot menyelesaikan pertandingan melawan Sociedad dengan baik dan kemungkinan akan bergeser ke sisi kiri untuk menggantikan Dorgu yang absen.

Gelandang Serang (AM): Joshua Zirkzee
Zirkzee mulai menunjukkan performa yang mengingatkan pada penampilannya di Serie A musim lalu. Ia bermain luar biasa melawan Sociedad dan tampaknya akan menjadi pilihan utama Amorim di lini serang.

Gelandang Serang (AM): Alejandro Garnacho
Garnacho sedang dalam performa apik belakangan ini. Minimnya opsi di lini serang membuatnya kemungkinan besar akan kembali dipercaya turun sejak menit pertama.

Striker (ST): Rasmus Hojlund
Hojlund bermain penuh saat melawan Sociedad, dan laga melawan Leicester bisa menjadi momen bagus baginya untuk meningkatkan rasa percaya diri. 

Apalagi, Leicester menjadi tim kedua dengan jumlah kebobolan terbanyak di Premier League musim ini.

Manchester United memiliki momentum positif setelah hasil-hasil bagus di pekan ini. 

Dengan kondisi Leicester yang sedang kesulitan, Amorim dan anak asuhnya berpeluang besar meraih kemenangan keempat musim ini atas The Foxes. 

Laga ini juga menjadi kesempatan emas bagi pemain muda seperti Ayden Heaven untuk unjuk gigi di pentas Premier League.

Apakah Setan Merah mampu mengakhiri pekan ini dengan kemenangan meyakinkan? Kita tunggu hasilnya di laga nanti!

Jumat, 14 Maret 2025

Bruno Fernandes Balas Sindiran Jim Ratcliffe: "Kami Di Sini Untuk Buktiin!"

Bruno Fernandes Balas Sindiran Jim Ratcliffe Kami Di Sini Untuk Buktiin!
Bruno Fernandes Balas Sindiran Jim Ratcliffe: "Kami Di Sini Untuk Buktiin!"

JAKARTA - Manchester United lagi-lagi jadi sorotan setelah co-owner mereka, Sir Jim Ratcliffe, melontarkan kritik pedas soal beberapa pemain yang dianggap "kelebihan gaji" dan "nggak cukup bagus". 

Omongan ini tentu aja bikin suasana di dalam skuad jadi panas, dan salah satu yang buka suara adalah kapten tim, Bruno Fernandes.

Ratcliffe Bongkar Gaji Pemain yang Kelewat Mahal

Dalam beberapa wawancara terbaru, Jim Ratcliffe terang-terangan ngaku kecewa sama kondisi skuad Manchester United saat ini. 

Dia menyoroti beberapa pemain yang menurutnya nggak sepadan dengan gaji yang mereka terima, kayak Antony, Casemiro, Jadon Sancho, Rasmus Hojlund, dan Andre Onana.

Ratcliffe nggak main-main dalam mengkritik timnya sendiri. "Ada pemain yang digaji terlalu tinggi, tapi kontribusinya nggak cukup buat tim," katanya dalam sebuah wawancara. Hal ini sontak bikin banyak fans bertanya-tanya, apakah ada perubahan besar yang bakal terjadi di klub ini?

Bruno Fernandes: "Kami Nggak Bisa Santai di Klub Ini!"

Tapi yang bikin panas, Bruno Fernandes nggak tinggal diam setelah dengar komentar pedas bos barunya. 

Setelah membawa Manchester United menang 4-1 atas Real Sociedad di Liga Europa – di mana dia cetak hat-trick – Bruno akhirnya buka suara soal sindiran Ratcliffe.

"Kami nggak bisa santai di klub ini. Standar di sini besar, perhatian dari media dan semua orang juga luar biasa," kata Bruno.

"Denger hal-hal kayak gitu jelas nggak enak. Siapa sih yang suka dikritik? Nggak ada pemain yang senang dengar kalau mereka dibilang nggak cukup bagus atau digaji terlalu tinggi. 

Tapi, pada akhirnya, setiap pemain punya kontrak masing-masing. 

Klub yang setuju sama kontrak itu, bukan kita yang nentuin. Tugas kita adalah ngebuktiin bahwa kita bisa jadi pemain penting buat tim ini," tegasnya.

Skuad Man United Gunakan Kritik Sebagai Bahan Bakar

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, juga nggak mau larut dalam drama ini. 

Sebaliknya, dia pengen anak-anak asuhnya menjadikan kritik Ratcliffe sebagai motivasi buat tampil lebih baik. 

Dan hasilnya langsung terlihat di pertandingan melawan Real Sociedad, di mana mereka menang telak dan berhasil lolos ke perempat final Liga Europa.

Dengan Bruno Fernandes yang makin moncer dan skuad yang mulai bangkit, fans United jelas berharap tim ini bisa terus melaju dan membungkam para pengkritik. 

Apakah ini pertanda kebangkitan Setan Merah? Kita lihat aja di laga-laga selanjutnya!

Selasa, 11 Maret 2025

Manchester United Konfirmasi Rencana Tur Pramusim 2025 ke Amerika Serikat

Manchester United Konfirmasi Rencana Tur Pramusim 2025 ke Amerika Serikat
Manchester United Konfirmasi Rencana Tur Pramusim 2025 ke Amerika Serikat.

JAKARTA - Manchester United kembali akan mengadakan tur pramusim ke Amerika Serikat pada tahun 2025 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. 

Klub berjuluk Setan Merah ini akan berpartisipasi dalam ajang Premier League Summer Series yang berlangsung pada Juli hingga Agustus.

Ajang pramusim ini bertujuan untuk menghadirkan atmosfer Premier League langsung ke hadapan para penggemar di Amerika Serikat. 

Beberapa klub dari Liga Inggris akan saling berhadapan dalam serangkaian laga uji coba di berbagai stadion megah di Negeri Paman Sam.

Jadwal dan Lawan Manchester United

Dalam tur kali ini, Manchester United akan menghadapi tiga klub Premier League lainnya, yaitu:

  • West Ham United – 26 Juli (New Jersey)
  • Bournemouth – 30 Juli (Chicago)
  • Everton – 3 Agustus (Atlanta)

Ketiga pertandingan ini akan berlangsung di stadion-stadion ikonik yang biasa digunakan untuk pertandingan NFL, memberikan pengalaman spektakuler bagi para penggemar sepak bola di Amerika.

Komentar dari Pihak Klub

Direktur teknik Manchester United, Jason Wilcox, menyampaikan antusiasmenya mengenai tur pramusim ini.

"Momen menjelang dimulainya musim baru Premier League selalu menjadi waktu yang penuh semangat bagi para pemain dan penggemar Manchester United. Kami senang bisa menghabiskan periode ini di Amerika Serikat, memanfaatkan fasilitas pelatihan kelas dunia serta stadion yang luar biasa, dan tentu saja, bertemu langsung dengan para pendukung kami."

Lebih lanjut, Wilcox menambahkan bahwa pertandingan melawan sesama tim Premier League dalam tur ini akan menjadi kesempatan penting bagi para pemain untuk mendapatkan waktu bermain yang berharga sebelum memasuki kompetisi resmi.

Persiapan Menuju Musim 2025/26

Setelah menyelesaikan tur pramusim di Amerika Serikat, Manchester United akan kembali ke Inggris untuk bersiap menghadapi musim Premier League 2025/26 yang dijadwalkan dimulai pada 16 Agustus 2025. 

Tur ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi performa tim saat mengarungi musim baru.

Liga-Liga Eropa Berebut Pasar Amerika

Ketertarikan klub-klub Eropa untuk menjangkau pasar Amerika Serikat semakin meningkat. 

Tidak hanya Premier League, tetapi Serie A juga telah mengungkapkan rencana untuk menggelar pertandingan resmi di Amerika. 

Sementara itu, La Liga sebelumnya sempat berencana mengadakan laga antara Barcelona dan Atletico Madrid di Miami pada Desember lalu, namun rencana tersebut akhirnya batal.

Dengan terus berkembangnya minat masyarakat Amerika Serikat terhadap sepak bola Eropa, kehadiran Manchester United dalam tur pramusim ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat basis penggemar mereka di wilayah tersebut.

Bagi para pendukung setia Setan Merah di Amerika, ini tentu menjadi kesempatan emas untuk menyaksikan langsung aksi tim kesayangan mereka sebelum musim baru dimulai!

Christian Eriksen Ungkap "Tekanan Besar" Jelang Laga Krusial Manchester United vs Real Sociedad

Christian Eriksen Ungkap Tekanan Besar Jelang Laga Krusial Manchester United vs Real Sociedad
Christian Eriksen Ungkap "Tekanan Besar" Jelang Laga Krusial Manchester United vs Real Sociedad.

JAKARTA - Manchester United akan menghadapi pertandingan hidup dan mati di ajang Liga Europa saat menjamu Real Sociedad di Old Trafford pada Kamis malam. 

Gelandang Setan Merah, Christian Eriksen, mengakui bahwa ada "tekanan besar" yang membebani timnya jelang laga ini.

Tekanan Besar untuk Lolos ke Kompetisi Eropa

Manchester United saat ini dalam situasi yang sulit. Setelah tersingkir dari Carabao Cup dan FA Cup, peluang mereka untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan melalui jalur liga juga semakin menipis. 

Dengan hanya sepuluh pertandingan tersisa di Liga Inggris, posisi mereka saat ini tidak cukup kuat untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.

Namun, harapan masih ada di Liga Europa. United memiliki sedikit keunggulan setelah menahan imbang Real Sociedad 1-1 di leg pertama babak 16 besar pekan lalu. 

Jika mereka bisa melangkah jauh dan mengangkat trofi di bulan Mei nanti, maka tiket Liga Champions musim depan akan menjadi hadiah besar bagi tim asuhan Erik ten Hag ini.

Eriksen: "Kami Harus Menang!"

Berbicara kepada The Guardian, Eriksen menegaskan bahwa laga melawan Real Sociedad adalah pertandingan yang sangat penting bagi timnya.

"Kami tahu tekanannya, kami tahu situasi kami di liga. Untuk bisa lolos ke Eropa musim depan, kami harus memenangkan banyak pertandingan di liga atau menjuarai Liga Europa. Jadi, kami sadar ada tekanan besar di laga ini," ujar Eriksen.

"Tapi itu juga bagian dari bermain di klub ini. Bermain di United berarti bermain untuk meraih trofi, jadi kami harus tampil maksimal agar bisa lolos. Klub ini seharusnya berada di kompetisi Eropa, dan tentu saja kami juga tidak seharusnya berada di papan tengah Liga Inggris. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk naik ke posisi yang lebih baik."

Sejarah Man United di Liga Europa

Manchester United bukanlah tim asing di Liga Europa. Mereka pernah merasakan manfaat besar dari menjuarai kompetisi ini. 

Pada musim 2016/17, di bawah asuhan Jose Mourinho, United hanya finis di peringkat enam Liga Inggris dan gagal menembus empat besar. 

Namun, keberhasilan menjuarai Liga Europa membawa mereka ke Liga Champions musim berikutnya.

Kini, situasi serupa kembali terjadi. Jika United gagal meraih posisi empat besar di Premier League, maka memenangkan Liga Europa akan menjadi jalan terbaik untuk tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.

Tantangan Berat di Depan Mata

Meski United sedikit diunggulkan setelah hasil imbang di leg pertama, Real Sociedad bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Tim asal Spanyol itu dikenal dengan permainan solid dan taktik yang rapi. 

United harus tampil dengan performa terbaik mereka jika ingin melangkah ke perempat final.

Para penggemar tentu berharap Setan Merah bisa mengulangi kesuksesan mereka di Liga Europa, sekaligus menyelamatkan musim yang penuh tantangan ini. 

Akankah United mampu menjawab tekanan besar ini dengan kemenangan? Kita tunggu hasilnya di Old Trafford!

Sabtu, 08 Maret 2025

Antony & Ajax Capai Kesepakatan atas Sengketa Transfer ke Manchester United

Antony & Ajax Capai Kesepakatan atas Sengketa Transfer ke Manchester United
Antony & Ajax Capai Kesepakatan atas Sengketa Transfer ke Manchester United.

JAKARTA - Mantan pemain Ajax, Antony, akhirnya mencapai kesepakatan dengan klub asal Belanda tersebut terkait sengketa denda lebih dari £300.000 yang ia terima setelah absen dalam beberapa sesi latihan sebelum menyelesaikan kepindahannya ke Manchester United pada 2022.

Kronologi Sengketa

Antony resmi bergabung dengan Manchester United pada akhir bursa transfer musim panas 2022 dengan nilai transfer sekitar £86 juta. 

Sebelumnya, Ajax telah menolak beberapa tawaran dari klub Inggris itu, terutama setelah kehilangan beberapa pemain bintang seperti Lisandro Martinez, Sebastien Haller, dan Ryan Gravenberch di musim panas yang sama.

Kepergian Antony dari Ajax tidak berjalan mulus. Erik ten Hag, pelatih yang saat itu baru saja pindah dari Ajax ke Manchester United, sangat menginginkan pemain Brasil tersebut. 

Namun, sebelum transfernya rampung, Antony melewatkan dua pertandingan dan tiga sesi latihan bersama Ajax.

Sebagai konsekuensi, Ajax menjatuhkan denda kepada Antony dalam tiga tahap, dengan jumlah total mencapai €360.000 (£305.000), menurut laporan dari media Belanda, AD.

Gugatan Antony ke Ajax

Setelah beberapa kali mencoba mengurangi denda tanpa hasil, Antony membawa kasus ini ke pengadilan pada Januari 2024. 

Ia berargumen bahwa pelatih Ajax saat itu, Alfred Schreuder, telah memberinya izin untuk tidak mengikuti sesi latihan sementara proses negosiasi transfernya dengan Manchester United sedang berlangsung.

Salah satu poin utama dalam perselisihan ini adalah denda ketiga dan terbesar, yaitu sebesar €230.000 (£192.000). 

Antony mengklaim bahwa ia sudah mendapatkan izin untuk pergi ke Inggris dan merampungkan proses kepindahannya sebelum denda tersebut dijatuhkan.

Pada Februari 2024, komite arbitrase independen menyatakan bahwa denda dari Ajax tergolong berlebihan, meskipun mereka tidak dapat memastikan apakah denda tersebut sepenuhnya tidak sah. 

Salah satu faktor yang menyulitkan keputusan adalah ketidakhadiran Schreuder sebagai saksi dalam persidangan.

Setelah melalui berbagai proses hukum, Ajax dan Antony akhirnya mencapai kesepakatan di luar pengadilan. Pada Jumat, 7 Maret 2024, Ajax mengeluarkan pernyataan resmi:

"Ajax dan Antony telah mencapai kesepakatan dalam kasus arbitrase yang diajukan oleh mantan pemain Ajax tersebut. Dalam proses ini, komite arbitrase KNVB sebelumnya telah memberikan putusan sementara, yang kemudian mendorong kedua belah pihak untuk kembali berdiskusi. Diskusi ini akhirnya menghasilkan solusi yang memuaskan baik bagi klub maupun pemain. Tidak ada rincian lebih lanjut yang akan diungkapkan mengenai kesepakatan ini."

Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa hubungan baik antara Ajax dan Antony tetap terjaga, dan kedua belah pihak merasa lega karena perselisihan ini telah berakhir.

Saat ini, Antony masih terikat kontrak dengan Manchester United, tetapi sedang menjalani masa peminjaman di klub La Liga, Real Betis. 

Kepindahannya sementara ke Spanyol diharapkan dapat membantunya menemukan kembali performa terbaiknya setelah menghadapi berbagai tantangan sejak bergabung dengan Setan Merah.

Dengan kesepakatan ini, Antony dan Ajax akhirnya bisa menutup babak lama dan melangkah maju. 

Bagi Antony, ini menjadi kesempatan baru untuk fokus pada kariernya tanpa beban sengketa di masa lalu. 

Sementara itu, bagi Ajax, mereka bisa melanjutkan perjalanan mereka tanpa adanya perselisihan hukum dengan mantan pemain bintang mereka.

Jumat, 07 Maret 2025

Ruben Amorim: Manchester United Harus Siap Hadapi Tekanan di Old Trafford dalam Leg Kedua Liga Europa

Ruben Amorim Manchester United Harus Siap Hadapi Tekanan di Old Trafford dalam Leg Kedua Liga Europa
Ruben Amorim: Manchester United Harus Siap Hadapi Tekanan di Old Trafford dalam Leg Kedua Liga Europa.

JAKARTA - Manchester United akan menghadapi tantangan besar di leg kedua babak 16 besar Liga Europa melawan Real Sociedad. 

Sang pelatih, Ruben Amorim, menyadari bahwa tekanan besar akan ada di pundak timnya saat bermain di Old Trafford, terutama karena ekspektasi tinggi dari para penggemar Setan Merah.

Dalam pertandingan leg pertama yang berlangsung pada Kamis (7/3), United hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 di markas Real Sociedad. 

Gol Joshua Zirkzee sempat membawa United unggul, tetapi penalti Mikel Oyarzabal membuat tuan rumah menyamakan kedudukan. 

Meskipun hasil tersebut tidak buruk, Amorim mengakui bahwa timnya sebenarnya pantas mendapatkan lebih.

Namun, tantangan sebenarnya akan datang di leg kedua. Amorim secara terbuka membahas kesulitan yang dialami United saat bermain di Old Trafford musim ini. 

Meski masih belum terkalahkan di Liga Europa, mereka sudah menelan tujuh kekalahan kandang di berbagai kompetisi dan baru saja tersingkir dari Piala FA melalui adu penalti melawan Fulham.

Tekanan Besar di Old Trafford

Amorim mengungkapkan bahwa bermain di kandang sendiri tidak selalu menjadi keuntungan bagi timnya. 

Ia menegaskan bahwa Manchester United harus siap menghadapi tekanan dari suporter yang mengharapkan kemenangan.

"Kami akan membawa pertandingan ini ke Old Trafford. Ini akan menjadi pertandingan yang berbeda," kata Amorim kepada TNT Sports. 

"Tekanan akan ada di pihak kami di stadion itu, dan kami harus siap menghadapinya. Kuncinya adalah bertahan secara fisik saat melawan Arsenal pada hari Minggu dan tiba dalam kondisi segar untuk laga hari Kamis."

Amorim juga menyoroti kelelahan para pemainnya di leg pertama. Setelah kebobolan dari penalti Oyarzabal, United terlihat kehilangan ritme permainan dan mulai kesulitan mengendalikan pertandingan.

Performa United di Liga Europa

Terlepas dari berbagai kendala musim ini, Manchester United masih menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Europa. 

Mereka kini mencatatkan sembilan pertandingan tanpa kekalahan dalam kompetisi tersebut. 

Terakhir kali mereka memiliki rekor lebih panjang terjadi antara September 2022 hingga April 2023, ketika mereka tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan beruntun.

Dengan sejarah ini, harapan besar masih ada bagi United untuk melangkah lebih jauh di Liga Europa. 

Namun, mereka harus memastikan bisa mengatasi tekanan dan tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri saat menjamu Real Sociedad di Old Trafford.

Akankah Manchester United berhasil lolos ke babak selanjutnya? Kita tunggu saja aksinya di leg kedua nanti!

Duel Seru Real Sociedad vs Manchester United di Liga Europa: Laga Masih Terbuka Lebar!

Duel Seru Real Sociedad vs Manchester United di Liga Europa Laga Masih Terbuka Lebar!
Duel Seru Real Sociedad vs Manchester United di Liga Europa: Laga Masih Terbuka Lebar!.

JAKARTA - Pertarungan sengit antara Real Sociedad dan Manchester United di babak 16 besar Liga Europa masih belum menemukan pemenang setelah leg pertama berakhir imbang 1-1. 

Hasil ini membuat duel di leg kedua di Old Trafford semakin menarik, dengan kedua tim masih memiliki peluang yang sama besar untuk melaju ke babak berikutnya.

Jalannya Pertandingan

Manchester United sebenarnya tampil lebih dominan di babak pertama dan menciptakan beberapa peluang emas. 

Diogo Dalot berhasil mengirim umpan matang ke Bruno Fernandes yang berdiri bebas di kotak penalti, tetapi tembakannya berhasil diblok oleh pemain belakang Sociedad di garis gawang. 

Joshua Zirkzee juga hampir mencetak gol setelah mendapat peluang emas, namun kiper Alex Remiro tampil gemilang untuk menggagalkan usahanya.

Memasuki babak kedua, United langsung menekan. Alejandro Garnacho mencoba peruntungannya dengan tembakan ke sisi jaring gawang, tetapi belum menemui sasaran. 

Tak lama berselang, United akhirnya memecah kebuntuan. 

Rasmus Hojlund melakukan pergerakan brilian yang membuka ruang bagi Joshua Zirkzee, yang langsung menyambut umpan Garnacho dengan sepakan first-time ke gawang Real Sociedad. Gol ini membawa United unggul 1-0.

Namun, Real Sociedad tidak tinggal diam. Di menit-menit berikutnya, La Real mendapatkan hadiah penalti setelah bola mengenai tangan Bruno Fernandes saat mencoba menghalau serangan. 

Wasit awalnya tidak melihat insiden ini, tetapi setelah tinjauan VAR, penalti diberikan kepada tim tuan rumah. 

Mikel Oyarzabal dengan tenang mengeksekusi penalti dan mengarahkan bola ke sudut kiri gawang, membuat kiper Andre Onana salah langkah.

Di sisa waktu pertandingan, Sociedad berusaha mencari gol kemenangan. 

Brais Mendez dan Orri Oskarsson mendapatkan peluang emas, tetapi Onana tampil solid di bawah mistar untuk memastikan skor tetap 1-1 hingga peluit panjang berbunyi.

Statistik Menarik: Penalti Jadi Sorotan

Meski masih tak terkalahkan di Liga Europa di bawah asuhan Ruben Amorim, Manchester United bisa merasa kurang beruntung dengan keputusan penalti yang diberikan kepada Sociedad. 

Ini menjadi penalti ketiga yang diberikan oleh Bruno Fernandes untuk United di semua kompetisi, dan yang kedua di Liga Europa setelah insiden serupa melawan Barcelona pada Februari 2023.

Sementara itu, Mikel Oyarzabal mencetak gol ke-11-nya di kompetisi Eropa untuk Real Sociedad, menjadikannya pemain dengan jumlah gol terbanyak di ajang internasional bagi klub asal Spanyol tersebut.

Leg Kedua di Old Trafford Akan Jadi Penentu!

Hasil imbang ini membuat leg kedua di Old Trafford nanti menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim. 

Manchester United tentu ingin memanfaatkan dukungan penuh dari fans di kandang, sementara Real Sociedad akan berusaha memberikan kejutan.

Siapa yang akan melaju ke perempat final Liga Europa? Kita tunggu hasilnya di leg kedua nanti!

Real Sociedad 1-1 Manchester United: Hasil Imbang di Leg Pertama, Setan Merah Punya Keunggulan Tipis

Real Sociedad 1-1 Manchester United Hasil Imbang di Leg Pertama, Setan Merah Punya Keunggulan Tipis
Real Sociedad 1-1 Manchester United: Hasil Imbang di Leg Pertama, Setan Merah Punya Keunggulan Tipis.

JAKARTA - Manchester United harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Real Sociedad dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa pada Kamis malam (7 Maret 2024) waktu setempat. 

Hasil ini memberi keuntungan kecil bagi Setan Merah yang akan memainkan leg kedua di Old Trafford pekan depan.

Gol Joshua Zirkzee sempat membawa United unggul lebih dulu di babak kedua, tetapi penalti Mikel Oyarzabal memastikan La Real tetap memiliki peluang untuk lolos ke perempat final.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama berjalan kurang menarik. Real Sociedad, yang kehilangan gelandang andalan mereka Martin Zubimendi akibat cedera, gagal memanfaatkan kelemahan tim tamu. 

Meskipun menguasai bola lebih banyak, tuan rumah kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Sementara itu, Manchester United juga tampil kurang agresif di depan gawang lawan. 

Alejandro Garnacho sempat menguji kiper Sociedad, Alex Remiro, dengan tembakan di menit ke-12, tetapi bola berhasil diamankan dengan mudah. 

Jelang turun minum, Diogo Dalot juga melepaskan sundulan yang tepat mengarah ke Remiro, sementara Patrick Dorgu membuang peluang emas dengan tembakan yang melambung di atas mistar.

Peluang terbaik di babak pertama datang dari Bruno Fernandes, yang nyaris mencetak gol jika saja bola tidak diblok di garis gawang setelah menerima umpan dari Dalot. 

Bola rebound disambar oleh Zirkzee, tetapi lagi-lagi Remiro melakukan penyelamatan gemilang.

Babak kedua langsung berjalan lebih seru. Oyarzabal hampir membuka keunggulan bagi Sociedad, namun tekel brilian dari Matthijs de Ligt menggagalkan peluangnya. 

Di sisi lain, Garnacho terus mencoba peruntungannya, tetapi dua tembakan beruntun yang dilepaskannya gagal menembus gawang tuan rumah.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-59. Garnacho menunjukkan kelihaiannya dengan melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirim umpan tarik ke tepi kotak penalti. 

Zirkzee, tanpa ragu, menyambar bola dengan sepakan pertama yang menghujam gawang Sociedad. United unggul 1-0!

Namun, keunggulan ini tidak bertahan lama. Beberapa menit setelah peluang dari Brais Mendez yang melenceng, Sociedad mendapatkan hadiah penalti. 

Fernandes dinilai melakukan handball saat berusaha menyundul bola di area pertahanan. 

Awalnya wasit tidak melihat insiden ini, tetapi setelah tinjauan VAR, penalti diberikan kepada tuan rumah.

Oyarzabal, yang harus menunggu cukup lama sebelum mengeksekusi penalti, tetap tenang dan sukses mengecoh Andre Onana untuk menyamakan kedudukan 1-1.

Gol ini menghidupkan atmosfer di Stadion Anoeta. Sociedad semakin percaya diri, sementara United harus bertahan lebih dalam. 

Onana melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan tembakan spekulatif Mendez, sementara Orri Oskarsson nyaris mencetak gol kemenangan bagi Sociedad, tetapi tendangannya melebar. 

Di masa tambahan waktu, Onana kembali menjadi pahlawan dengan menepis peluang emas Oskarsson, memastikan skor tetap imbang hingga peluit akhir.

Manchester United Kekurangan Pilihan di Bangku Cadangan

Manajer United, Ruben Amorim, menghadapi tantangan besar dengan skuat yang terbatas. 

Hanya 18 pemain yang bisa dibawa ke Spanyol, dengan beberapa pemain muda dan dua kiper akademi mengisi bangku cadangan. 

Dari tujuh pemain cadangan, hanya Christian Eriksen yang bisa diandalkan sebagai opsi serangan.

Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi Amorim, terutama ketika ia membutuhkan perubahan strategi di babak kedua. 

Keterbatasan opsi ini membuat United kehilangan daya ledak di menit-menit akhir pertandingan.

Rasmus Hojlund Kurang Mendapat Dukungan

Striker muda United, Rasmus Hojlund, kembali mengalami malam yang sulit. Meski terus bergerak mencari ruang dan melakukan pergerakan cerdas di lini depan, ia kerap tidak mendapatkan umpan yang seharusnya.

Salah satu momen yang menyorotinya terjadi di babak pertama saat Dalot berlari di sisi kanan dan memiliki kesempatan untuk mengirim umpan ke Hojlund, yang sudah siap di depan gawang. 

Namun, Dalot justru memilih untuk menahan bola dan kehilangan momen emas tersebut. 

Ini semakin menunjukkan bahwa masalah serangan United bukan hanya terletak pada striker, tetapi juga pada kurangnya suplai bola dari rekan-rekannya.

Keunggulan Tipis untuk Manchester United

Musim ini, Manchester United telah tersingkir dari Piala Liga dan Piala FA, serta mengalami 12 kekalahan di Premier League. 

Liga Europa menjadi satu-satunya harapan mereka untuk meraih trofi.

Sejauh ini, United belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan di kompetisi ini. Mereka nyaris mencatatkan kemenangan keenam berturut-turut di Eropa, jika saja penalti Oyarzabal tidak terjadi.

Hasil 1-1 ini memang bukan kemenangan, tetapi tetap memberi keunggulan bagi Setan Merah. Meskipun aturan gol tandang sudah tidak berlaku, United setidaknya tidak berada dalam posisi tertinggal. 

Dengan leg kedua yang akan berlangsung di Old Trafford, mereka punya peluang besar untuk mengunci tiket ke perempat final.

Keunggulan ini memang tipis, tetapi tetap menjadi modal berharga bagi Manchester United untuk melangkah lebih jauh di Liga Europa musim ini.

Kamis, 06 Maret 2025

Real Sociedad vs Manchester United Duel Penting bagi Setan Merah di Liga Europa

Real Sociedad vs Manchester United Duel Penting bagi Setan Merah di Liga Europa
Real Sociedad vs Manchester United Duel Penting bagi Setan Merah di Liga Europa.

JAKARTA - Setelah tersingkir dari Piala FA oleh Fulham melalui adu penalti, Manchester United kini harus fokus penuh pada Liga Europa. 

Turnamen ini menjadi lebih penting dari sebelumnya bagi Setan Merah, bukan hanya demi trofi, tetapi juga sebagai jalan satu-satunya untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

Dua Tim dengan Target yang Sama

Kegagalan di Piala FA telah memberikan pukulan telak bagi Manchester United. Kini, Liga Europa menjadi harapan terakhir mereka untuk meraih gelar musim ini. 

Tidak hanya itu, dengan kondisi keuangan klub yang sedang tidak stabil, mereka juga sangat membutuhkan pemasukan dari kompetisi Eropa musim depan.

Di sisi lain, Real Sociedad juga mengalami musim yang naik turun. Klub asal Spanyol ini baru saja mengalami lima kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir mereka di LaLiga. 

Mereka juga tersingkir dari Copa Del Rey setelah dikalahkan Real Madrid. 

Situasi ini membuat mereka harus tampil habis-habisan di laga melawan Manchester United.

Rekor Pertemuan Kedua Tim

Berita baik bagi Rúben Amorim, manajer baru Manchester United, adalah timnya hanya pernah kalah sekali dalam enam pertemuan melawan Real Sociedad. 

Satu-satunya kekalahan itu terjadi di Old Trafford pada September 2022 dengan skor 0-1. 

Namun, United membalasnya dengan kemenangan 1-0 di San Sebastian pada pertemuan berikutnya.

Menariknya, gol kemenangan Sociedad di Old Trafford tersebut adalah satu-satunya gol yang pernah mereka cetak ke gawang United dalam sejarah pertemuan kedua tim. 

Dari enam laga, United memenangkan tiga di antaranya dengan clean sheet, sementara dua laga lainnya berakhir imbang tanpa gol.

Pemain Kunci

Bagi Real Sociedad, sosok Nayef Aguerd menjadi andalan di lini pertahanan sejak didatangkan dengan status pinjaman dari West Ham. 

Lini belakang Sociedad cukup solid, tetapi masalah utama mereka ada di lini serang. 

Dengan hanya mencetak 23 gol dalam 26 pertandingan LaLiga musim ini, mereka menjadi tim dengan jumlah gol terendah ketiga di kompetisi tersebut, meskipun berada di posisi ke-9 klasemen.

Sementara itu, Manchester United masih bergantung pada sosok Bruno Fernandes. 

Kapten tim ini terus menjadi pemain yang menjaga keseimbangan permainan United dan mencegah timnya dari keterpurukan. Perannya di laga ini akan sangat krusial.

Kondisi Tim

Manchester United mendapat pukulan telak dengan cederanya Harry Maguire, yang harus ditarik keluar saat melawan Fulham. 

Patrick Dorgu, yang terkena kartu merah di laga melawan Ipswich, hanya diskors untuk kompetisi domestik dan bisa bermain di Liga Europa. 

Namun, pemain muda Chido Obi tidak bisa tampil karena namanya tidak didaftarkan dalam skuat Liga Europa yang diperbarui bulan lalu.

Di kubu Real Sociedad, beberapa pemain masih mengalami cedera. Jon Pacheco dipastikan absen dan baru bisa kembali akhir bulan ini, sementara Arsen Zakharyan juga masih dalam masa pemulihan. 

Kabar baiknya, Sheraldo Becker, Takefusa Kubo, dan Nayef Aguerd sudah bisa kembali bermain setelah sebelumnya absen karena skorsing saat menghadapi Barcelona.

Prediksi Pertandingan

Manchester United tampil kurang meyakinkan saat melawan Fulham di akhir pekan lalu. Bahkan ketika menang, performa mereka masih jauh dari kata impresif. 

Namun, mereka benar-benar butuh hasil positif untuk dibawa ke leg kedua di Old Trafford.

Di sisi lain, Real Sociedad memiliki masalah besar dalam mencetak gol. Fakta bahwa mereka hanya mampu mencetak satu gol dalam enam pertemuan melawan United, dengan empat pertemuan terakhir terjadi dalam empat tahun terakhir, menunjukkan kesulitan mereka saat menghadapi Setan Merah.

Dengan kondisi tersebut, laga ini berpotensi berakhir dengan skor imbang tanpa gol. 

Hasil ini akan membuat leg kedua di Old Trafford menjadi pertandingan yang sangat menegangkan. 

Akankah Manchester United mampu membawa pulang hasil positif? Kita tunggu saja jalannya pertandingan!

Prediksi Real Sociedad vs Manchester United: Statistik, Head-to-Head, dan Performa Terbaru

Prediksi Real Sociedad vs Manchester United Statistik, Head-to-Head, dan Performa Terbaru
Prediksi Real Sociedad vs Manchester United Statistik, Head-to-Head, dan Performa Terbaru.

JAKARTA - Pertandingan seru akan tersaji di babak 16 besar UEFA Europa League, di mana Real Sociedad akan menjamu Manchester United di Reale Arena pada Kamis malam waktu setempat. 

Laga ini diprediksi akan berjalan ketat, mengingat kedua tim sama-sama berambisi untuk melangkah ke babak perempat final.

Statistik Kunci Real Sociedad vs Man United

Menurut prediksi Opta supercomputer, Real Sociedad memiliki peluang 43,8% untuk menang di laga ini. 

Sementara itu, Manchester United diberi peluang 29,4% untuk meraih kemenangan, dan kemungkinan hasil imbang berada di angka 26,8%.

Jika melihat rekor pertemuan sebelumnya, Manchester United unggul tipis. Dari enam pertemuan terakhir di kompetisi resmi, Setan Merah menang tiga kali, imbang dua kali, dan hanya kalah sekali dari Real Sociedad. 

Namun, pertemuan terakhir antara kedua tim di Old Trafford pada fase grup Liga Europa 2022 berakhir dengan kemenangan Sociedad 1-0 berkat penalti Brais Méndez.

Kondisi Terakhir Kedua Tim

Real Sociedad datang ke pertandingan ini dengan modal buruk setelah dikalahkan Barcelona 4-0 dalam laga La Liga pekan lalu. Tidak hanya kalah telak, mereka juga kehilangan bek andalan, Aritz Elustondo, yang diusir keluar lapangan setelah hanya 17 menit bermain. Lebih parah lagi, Sociedad hanya mencatatkan 23,6% penguasaan bola dan tidak melepaskan satu pun tembakan ke gawang.

Di sisi lain, Manchester United juga tidak dalam kondisi terbaik. Mereka baru saja tersingkir dari FA Cup setelah kalah adu penalti melawan Fulham di Old Trafford. 

Kekalahan itu semakin menambah daftar kekecewaan musim ini bagi tim asuhan Ruben Amorim.

Namun, Manchester United bisa sedikit lebih percaya diri karena mereka tampil apik di fase grup Liga Europa musim ini. 

Setan Merah menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di fase grup, dengan mencatatkan lima kemenangan dan tiga hasil imbang dalam delapan pertandingan.

Sementara itu, perjalanan Sociedad ke babak 16 besar tidak semulus itu. Mereka mengalami tiga kekalahan, termasuk kekalahan di kandang dari Anderlecht dengan skor 1-2. 

Sociedad harus melewati babak play-off untuk bisa mencapai fase ini, setelah menyingkirkan Midtjylland dengan agregat 7-3.

Kondisi Skuad: Cedera dan Absen

Real Sociedad dipastikan tidak bisa diperkuat beberapa pemain kunci. Álvaro Odriozola, Jon Pacheco, Luka Sucic, dan Arsen Zakharyan absen dalam pertandingan melawan Barcelona, dan kemungkinan besar belum bisa dimainkan melawan United.

Di kubu tim tamu, kondisi lebih memprihatinkan. Ruben Amorim harus kehilangan hingga sembilan pemain utama akibat cedera, termasuk Amad Diallo, Lisandro Martínez, dan Luke Shaw. 

Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi United dalam menghadapi laga tandang ini.

Rekor Head-to-Head Real Sociedad vs Man United

Jika melihat sejarah pertemuan kedua tim, Manchester United lebih unggul. Dari enam laga yang telah dimainkan:

  • Manchester United menang tiga kali.
  • Real Sociedad menang sekali.
  • Dua pertandingan berakhir imbang.

Pertemuan pertama mereka terjadi di Liga Champions 2013/14, di mana United menang 1-0 di Old Trafford dan bermain imbang tanpa gol di Spanyol. 

Sementara di Liga Europa, United mencatatkan kemenangan besar 4-0 di Reale Arena pada musim 2020/21, sebelum bermain imbang 0-0 di leg kedua.

Namun, Sociedad berhasil membalas pada 2022 dengan kemenangan tipis 1-0 di Old Trafford, meski United membalas di leg kedua dengan kemenangan 1-0 berkat gol Alejandro Garnacho.

Performa di Liga Europa Musim Ini

Menariknya, kedua tim sama-sama memiliki catatan menarik di Liga Europa musim ini:

  • Manchester United mencatatkan rata-rata 18,8 tembakan per pertandingan, tertinggi di antara semua tim yang masih bertahan di kompetisi.
  • Real Sociedad memiliki penguasaan bola 52,5% di Liga Europa, lebih rendah dibandingkan United yang memegang rata-rata 61,2%.
  • United juga unggul dalam jumlah operan per serangan (4,5) dan durasi penguasaan bola per serangan (12,9 detik), menunjukkan dominasi mereka di kompetisi ini.

Sementara itu, Real Sociedad memiliki rekor buruk melawan tim Inggris di kompetisi Eropa. 

Sejak menghadapi Liverpool di UEFA Cup 1975, Sociedad belum pernah menang atas tim asal Inggris di kandang sendiri.

Prediksi Skor Real Sociedad vs Man United

Meski Manchester United tampil lebih baik di fase grup, Real Sociedad lebih diunggulkan dalam laga ini berkat faktor tuan rumah. 

Dengan banyaknya pemain United yang cedera dan performa kandang Sociedad yang cukup stabil, laga ini diperkirakan akan berjalan ketat.

Berdasarkan statistik dan kondisi terkini kedua tim, prediksi skor untuk pertandingan ini:

  • Real Sociedad 1-1 Manchester United
  • Real Sociedad 2-1 Manchester United (jika Sociedad mampu memanfaatkan kelemahan pertahanan United)

Bagaimana menurut Anda? Apakah Manchester United mampu mencuri kemenangan di Spanyol, atau justru Sociedad yang akan membuat sejarah dengan lolos ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 1988-89? Kita tunggu hasilnya di lapangan!

Prediksi Lineup Manchester United vs Real Sociedad - Liga Europa

Prediksi Lineup Manchester United vs Real Sociedad - Liga Europa
Prediksi Lineup Manchester United vs Real Sociedad - Liga Europa.

JAKARTA - Manchester United membutuhkan trofi Liga Europa untuk menyelamatkan harga diri mereka setelah musim yang penuh kekecewaan.

Setelah tersingkir dari Piala FA oleh Fulham melalui adu penalti di Old Trafford, kini satu-satunya harapan mereka adalah meraih kejayaan di kompetisi Eropa. 

Namun, tantangan besar menanti di babak 16 besar, di mana Setan Merah harus menghadapi Real Sociedad. 

Tim asal Basque ini akan menjadi tuan rumah pada leg pertama yang berlangsung pada Kamis malam.

Dengan performa yang masih naik turun, pasukan asuhan Amorim harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan di San Sebastian. 

Berikut prediksi susunan pemain Manchester United untuk pertandingan krusial ini.

Prediksi Lineup Man Utd vs Real Sociedad (3-4-2-1)

Kiper

GK: Andre Onana – Onana gagal menjadi pahlawan dalam adu penalti melawan Fulham, tetapi ia melakukan beberapa penyelamatan penting yang membawa United hingga babak tos-tosan. Dia tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Bek

CB: Leny Yoro – Bek muda ini masih beradaptasi setelah pindah ke Inggris. Cedera yang sempat dialaminya serta performa yang belum stabil membuatnya mendapat sorotan, tetapi ia tetap diharapkan tampil sejak awal.

CB: Matthijs de Ligt – Salah satu pemain yang tampil cukup solid di laga terakhir. Dengan absennya Harry Maguire, De Ligt bisa menjadi sosok pemimpin di lini belakang United.

CB: Noussair Mazraoui – Kemampuannya bermain di berbagai posisi menjadi nilai tambah bagi Amorim. Dengan Maguire absen, Mazraoui kemungkinan akan ditugaskan mengisi kekosongan di lini pertahanan.

Gelandang

RM: Diogo Dalot – Meskipun belum menunjukkan performa terbaik di bawah asuhan Amorim, Dalot tetap menjadi pilihan utama di sisi kanan karena minimnya opsi lain.

CM: Casemiro – Dengan Manuel Ugarte, Kobbie Mainoo, dan Mason Mount cedera, Casemiro diperkirakan akan kembali menjadi jenderal lini tengah United.

CM: Bruno Fernandes – Sang kapten adalah satu-satunya sumber kreativitas utama bagi tim. Peran besarnya dalam membongkar pertahanan Sociedad akan sangat krusial.

LM: Patrick Dorgu – Setelah absen melawan Fulham karena hukuman kartu, Dorgu bisa kembali bermain di sayap kiri. Ia harus bangkit dari penampilan buruknya saat melawan Ipswich Town.

Penyerang

RF: Joshua Zirkzee – Performa Zirkzee di lini depan masih jauh dari kata memuaskan. Ia bahkan kalah dalam 25 duel saat melawan Fulham, jumlah terbanyak dibandingkan pemain lain di lapangan. Namun, Amorim kemungkinan tetap akan memberinya kesempatan.

ST: Rasmus Hojlund – Hojlund masih mengalami paceklik gol, dengan puasa gol yang sudah berlangsung dalam 18 pertandingan. Meski begitu, ia sering tampil lebih baik di kompetisi Eropa.

LF: Alejandro Garnacho – Pemain muda berbakat ini kerap menjadi penyelamat United di lini depan. Namun, ia harus meningkatkan konsistensi karena belum mencetak gol dalam 21 pertandingan terakhirnya.

Manchester United harus tampil lebih baik jika ingin lolos ke babak berikutnya. 

Real Sociedad adalah tim yang disiplin dan sulit ditembus, sehingga kreativitas Fernandes serta ketajaman Hojlund dan Garnacho akan sangat dibutuhkan. 

Akankah United mampu bangkit dan membawa pulang hasil positif dari San Sebastian? Kita tunggu aksi mereka di lapangan!

Manchester United Dihantam Cedera Jelang Laga Liga Europa Lawan Real Sociedad

Manchester United Dihantam Cedera Jelang Laga Liga Europa Lawan Real Sociedad
Manchester United Dihantam Cedera Jelang Laga Liga Europa Lawan Real Sociedad.

JAKARTA - Manchester United kembali menghadapi krisis cedera menjelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Europa melawan Real Sociedad. 

Dua pemain utama, Manuel Ugarte dan Harry Maguire, dipastikan absen setelah mengalami cedera saat Setan Merah tersingkir dari Piala FA melawan Fulham akhir pekan lalu.

Kedua pemain ini sempat diragukan tampil dalam pertandingan tengah pekan ini, dan kini sudah dikonfirmasi bahwa mereka tidak ikut dalam rombongan tim yang berangkat ke Spanyol. 

Dalam sesi latihan Rabu lalu, baik Ugarte maupun Maguire tidak tampak, dan absennya mereka semakin jelas saat daftar 18 pemain yang dibawa ke pertandingan diumumkan.

Biasanya, UEFA mengizinkan setiap tim membawa hingga 23 pemain dalam daftar skuad pertandingan. 

Namun, saking banyaknya pemain yang cedera, Manchester United hanya bisa membawa 18 pemain saja, yang artinya akan ada lima bangku kosong di bangku cadangan pada pertandingan Kamis malam di Stadion Anoeta.

Selain Maguire dan Ugarte, United juga kehilangan beberapa pemain kunci lainnya, termasuk Amad Diallo, Lisandro Martinez, Kobbie Mainoo, Mason Mount, Luke Shaw, Jonny Evans, serta dua kiper cadangan, Altay Bayindir dan Tom Heaton. 

Hal ini tentu membuat pelatih Ruben Amorim harus berpikir keras untuk menyusun strategi dengan keterbatasan pemain yang tersedia.

Minim Opsi di Bangku Cadangan

Situasi semakin sulit karena United tidak bisa menurunkan Chido Obi di Liga Europa. 

Striker muda itu tidak didaftarkan untuk kompetisi ini karena pada saat pendaftaran, ia belum menjalani debut profesionalnya dan Amad Diallo masih dalam kondisi fit.

Namun, ada sedikit kabar baik dengan kembalinya Toby Collyer, lulusan akademi United yang sempat mengalami cedera pada Januari lalu. 

Ia kini sudah pulih dan masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke San Sebastian.

Meski demikian, jumlah pemain yang bisa duduk di bangku cadangan sangat terbatas. 

Dari lima pemain cadangan yang tersedia, tiga di antaranya baru mencatatkan total 11 penampilan di level senior, yang berarti opsi rotasi Amorim akan sangat terbatas selama pertandingan.

Daftar 18 Pemain Manchester United vs Real Sociedad

Kiper: Andre Onana, Dermot Mee, Elyh Harrison.
Bek: Diogo Dalot, Matthijs de Ligt, Patrick Dorgu, Victor Lindelof, Noussair Mazraoui, Leny Yoro, Ayden Heaven, Harry Amass.
Gelandang: Casemiro, Christian Eriksen, Bruno Fernandes, Toby Collyer.
Penyerang: Alejandro Garnacho, Rasmus Hojlund, Joshua Zirkzee.

Dengan skuad yang sangat terbatas, tantangan berat menanti Manchester United dalam laga melawan Real Sociedad. 

Para penggemar berharap Bruno Fernandes dan kawan-kawan bisa tampil maksimal meski dalam kondisi krisis pemain. 

Akankah United mampu meraih hasil positif di leg pertama ini? Kita tunggu saja hasilnya!

Rabu, 05 Maret 2025

Antony Betah di Real Betis, Ingin Perpanjang Masa Peminjaman

Antony Betah di Real Betis, Ingin Perpanjang Masa Peminjaman
Antony Betah di Real Betis, Ingin Perpanjang Masa Peminjaman.

JAKARTA - Pemain pinjaman Manchester United, Antony, dikabarkan ingin tetap bertahan di Real Betis setelah tampil impresif sejak awal kedatangannya. Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO Betis, Ramon Alarcon.

Performa Apik di LaLiga

Sejak bergabung dengan Real Betis pada Januari 2024, Antony menunjukkan performa yang sangat menjanjikan. 

Dalam lima pertandingan LaLiga, ia sudah mencetak dua gol dan memberikan dua assist. 

Tak hanya itu, pemain asal Brasil ini juga berhasil mencetak gol di ajang Europa Conference League.

Berdasarkan data statistik, sejak debutnya di LaLiga pada awal Februari, Antony telah menciptakan 11 peluang bagi rekan setimnya. 

Jumlah ini hanya kalah dari dua pemain, yaitu Lamine Yamal (13 peluang) dan rekan satu timnya di Betis, Isco (19 peluang).

Nyaman di Real Betis

Dalam wawancara dengan stasiun radio Spanyol, Canal Sur, CEO Real Betis, Ramon Alarcon, mengungkapkan bahwa Antony merasa betah di klub dan ingin memperpanjang masa peminjamannya.

"Beberapa hari yang lalu, Antony mengatakan kepada saya bahwa dia ingin bertahan satu tahun lagi di sini," ujar Alarcon. 

"Dia sangat nyaman di Betis dan terkejut dengan fasilitas yang kami sediakan untuk membantunya beradaptasi dengan cepat di kota ini."

Keinginan Antony untuk bertahan lebih lama di Betis tentu menjadi kabar baik bagi klub. 

Penampilannya yang semakin matang di Spanyol bisa menjadi keuntungan bagi tim asuhan Manuel Pellegrini.

Karier yang Sulit di Manchester United

Sebelum bergabung dengan Betis, Antony mengalami masa sulit di Manchester United. 

Pemain yang direkrut dari Ajax pada musim panas 2022 dengan nilai transfer mencapai £82 juta ini kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di Premier League.

Selama berseragam Setan Merah, Antony hanya mencetak 12 gol dan lima assist dalam 96 pertandingan. 

Kurangnya kontribusi serta persaingan ketat di lini depan United membuatnya dipinjamkan ke Real Betis pada Januari 2024.

Apakah Antony Akan Bertahan?

Keinginan Antony untuk tetap di Betis kini tergantung pada kesepakatan antara kedua klub. 

Manchester United kemungkinan besar akan memantau perkembangan sang pemain sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

Jika performanya terus membaik, bukan tidak mungkin Betis akan mencoba mempermanenkan status Antony. 

Namun, United juga bisa melihat peluang untuk menjualnya dengan harga yang lebih baik jika ada klub lain yang tertarik merekrutnya.

Untuk saat ini, para penggemar Betis bisa menikmati penampilan apik Antony dan berharap sang pemain bisa membantu tim meraih hasil terbaik di sisa musim ini.

Victor Lindelof Bersiap Tinggalkan Manchester United, Kembali ke Benfica?

Victor Lindelof Bersiap Tinggalkan Manchester United, Kembali ke Benfica
Victor Lindelof Bersiap Tinggalkan Manchester United, Kembali ke Benfica?

JAKARTA - Bek Manchester United, Victor Lindelof, dikabarkan semakin dekat untuk meninggalkan klub di akhir musim 2024/25. 

Kontraknya akan habis, dan tampaknya ia tidak akan memperpanjang masa baktinya di Old Trafford. 

Beberapa laporan mengindikasikan bahwa Lindelof mungkin akan kembali ke klub lamanya, Benfica.

Perjalanan Lindelof di Manchester United

Victor Lindelof bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2017 dari Benfica dengan ekspektasi tinggi. Awalnya, ia butuh waktu untuk beradaptasi, tetapi akhirnya mampu menjadi andalan di lini pertahanan Setan Merah di era Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.

Namun, sejak tahun 2022, cedera mulai menghambat performanya. 

Musim ini, Lindelof hanya tampil dalam 11 pertandingan dengan total 407 menit bermain. 

Hal ini membuatnya berada di posisi kelima dalam urutan bek tengah United, di bawah Lisandro Martinez, Leny Yoro, Harry Maguire, dan Matthijs de Ligt.

Dengan minimnya waktu bermain dan persaingan yang ketat di lini belakang, Manchester United tampaknya siap melepasnya dengan status bebas transfer ketika kontraknya berakhir musim panas nanti.

Kembali ke Benfica?

Menurut laporan dari media Portugal, Record, Benfica tertarik untuk membawa kembali Lindelof. 

Klub asal Lisbon tersebut dikabarkan terus memantau situasi sang bek, dan Lindelof sendiri dikabarkan juga tertarik untuk kembali ke Portugal.

Lindelof pertama kali bergabung dengan Benfica pada usia 18 tahun setelah meninggalkan klub asal Swedia, Vasteras. 

Ia berkembang pesat di sana sebelum akhirnya hijrah ke Manchester United. 

Disebutkan bahwa Lindelof masih sering kembali ke Portugal, sehingga opsi kembali ke Benfica bisa menjadi pilihan logis bagi sang pemain.

Sementara itu, The Times melaporkan bahwa Benfica sudah mulai berbicara dengan Lindelof mengenai kemungkinan transfer ini. 

Meski belum ada kesepakatan resmi, ia masuk dalam daftar prioritas pemain yang ingin didatangkan oleh klub asal Portugal tersebut.

Peluang Terbuka dengan Perginya Otamendi

Kesempatan Lindelof untuk bergabung kembali dengan Benfica semakin terbuka dengan adanya kemungkinan hengkangnya Nicolas Otamendi. 

Bek asal Argentina tersebut sudah berusia 37 tahun dan diperkirakan akan meninggalkan Benfica di akhir musim ini, dengan kemungkinan kembali ke kampung halamannya.

Selain itu, Antonio Silva, bek muda berbakat Benfica, juga dikabarkan menarik minat banyak klub besar Eropa. 

Juventus menjadi kandidat utama untuk mendatangkan Silva, meskipun Manchester United dan Liverpool juga sempat dikaitkan dengan pemain tersebut.

Dengan situasi saat ini, kemungkinan besar Victor Lindelof akan meninggalkan Manchester United secara gratis di musim panas 2025. 

Benfica tampaknya menjadi tujuan yang masuk akal bagi bek asal Swedia tersebut, mengingat ia memiliki sejarah panjang dengan klub tersebut dan peluang bermain reguler lebih terbuka.

Namun, hingga saat ini belum ada keputusan final. Kita masih harus menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kepindahan Lindelof. Akankah ia kembali ke Benfica, atau ada klub lain yang juga tertarik mendatangkannya?

Senin, 03 Maret 2025

"Target Kami Adalah Menjuarai Premier League", Kata Amorim Setelah Manchester United Tersingkir dari Piala FA

"Target Kami Adalah Menjuarai Premier League", Kata Amorim Setelah Manchester United Tersingkir dari Piala FA
"Target Kami Adalah Menjuarai Premier League", Kata Amorim Setelah Manchester United Tersingkir dari Piala FA.

JAKARTA - Musim buruk Manchester United semakin terpuruk setelah mereka tersingkir dari Piala FA usai kalah adu penalti 3-4 melawan Fulham pada babak kelima, Minggu (3/3/2025). 

Laga yang berlangsung di Old Trafford ini berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit, sebelum akhirnya Setan Merah kalah dalam drama adu penalti.

Dua pemain United, Victor Lindelof dan Joshua Zirkzee, gagal menaklukkan kiper Fulham, Bernd Leno, dalam adu tos-tosan, sementara empat penendang Fulham sukses menjalankan tugas mereka dengan sempurna.

Hasil ini menandai tersingkirnya United dari Piala FA sebagai juara bertahan lebih awal dari biasanya, pertama kali sejak musim 1996-97 ketika mereka kalah dari Wimbledon di babak keempat. 

Selain itu, kekalahan ini juga mengakhiri tren positif United yang sebelumnya selalu menang dalam tiga adu penalti terakhir di Piala FA.

Fokus Amorim Tetap pada Gelar Liga Inggris

Meski United kini hanya memiliki peluang meraih trofi di ajang Liga Europa dan tengah terpuruk di peringkat ke-14 klasemen Premier League, pelatih Ruben Amorim tetap optimistis dengan target jangka panjang klubnya.

"Target kami adalah menjuarai Premier League. Saya tahu kami sering kalah, tetapi tujuan utama tetap memenangkan liga ini lagi. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan," ujar Amorim.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa timnya harus tetap maju meskipun mengalami serangkaian hasil buruk.

"Kami punya target dan akan terus berusaha mencapainya. Tidak ada yang tahu kapan itu akan terjadi, tetapi seiring waktu, saya mulai memahami para pemain dengan lebih baik, dan kami juga memahami karakter liga ini."

Kesempatan yang Terbuang dan Adu Penalti yang Kejam

Dalam pertandingan melawan Fulham, United sebenarnya memiliki beberapa peluang emas untuk mengunci kemenangan sebelum adu penalti. 

Pemain muda Alejandro Garnacho dan Chido Obi sempat nyaris mencetak gol di waktu normal dan babak tambahan.

"Kami sempat mencetak gol di babak kedua setelah tertinggal menjelang turun minum. Sulit bagi kami untuk menekan lebih tinggi, tetapi kami tetap berusaha dan akhirnya menyamakan kedudukan," kata Amorim.

"Saya pikir kami memiliki peluang terbaik di pertandingan ini. Namun, dalam adu penalti, hasilnya bisa ke mana saja, dan hari ini bukan hari keberuntungan kami."

Fulham sukses menuntaskan empat penalti mereka melalui Raul Jimenez, Sander Berge, Willian, dan Antonee Robinson, sementara United harus gigit jari karena dua penendangnya gagal.

"Saya mencoba menenangkan para pemain sebelum adu penalti. Mereka tahu ini soal teknik, tetapi juga soal ketenangan dan rasa percaya diri," tambah Amorim.

Kini, Manchester United harus segera bangkit karena dalam tiga hari ke depan mereka akan menghadapi laga berat melawan Arsenal di Old Trafford. 

Apakah Setan Merah bisa kembali ke jalur kemenangan? Kita tunggu saja!