Berita Borneotribun.com: Liverpool Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Maret 2025

Alexander Isak Tegaskan Kesetiaan ke Newcastle di Tengah Rumor Arsenal & Liverpool!

Alexander Isak Tegaskan Kesetiaan ke Newcastle di Tengah Rumor Arsenal & Liverpool!
Alexander Isak Tegaskan Kesetiaan ke Newcastle di Tengah Rumor Arsenal & Liverpool!

JAKARTA - Striker andalan Newcastle United, Alexander Isak, kembali menegaskan cintanya kepada klub di tengah derasnya rumor transfer ke Arsenal dan Liverpool. 

Meski terus dikaitkan dengan klub-klub raksasa Eropa, pemain berusia 25 tahun ini menegaskan bahwa fokusnya tetap bersama The Magpies.

Isak Jadi Pahlawan Newcastle di Final Carabao Cup

Baru aja bawa Newcastle mengakhiri penantian 70 tahun untuk meraih trofi domestik, Isak jadi sorotan usai mengalahkan Liverpool 2-1 di final Carabao Cup. 

Dalam laga tersebut, Isak mencetak gol ke-23-nya musim ini di semua kompetisi—19 di antaranya di Premier League! Golnya ke gawang Caoimhin Kelleher pun spektakuler, tembakan first-time yang melesat mulus ke pojok bawah gawang.

Dengan performanya yang luar biasa, nggak heran kalau klub-klub besar kayak Arsenal, Liverpool, dan Barcelona kepincut buat mendapatkan jasanya. Apalagi, Isak diprediksi bakal melampaui catatan 25 golnya musim lalu. 

Bahkan, kabarnya Liverpool udah mulai melakukan pembicaraan dengan agen Isak, sementara Arsenal menjadikannya target utama buat memperkuat lini depan mereka.

Isak Tetap Santai, Fokus di Newcastle

Meski dikepung rumor transfer, Isak tetap kalem. Dalam wawancara sebelum final Carabao Cup, dia udah bilang kalau dirinya masih nyaman banget di Newcastle. 

Tapi, pertanyaan soal masa depannya terus berdatangan, termasuk saat dia bersiap untuk membela Timnas Swedia di laga uji coba melawan Luksemburg.

Ketika ditanya lagi soal kemungkinan hengkang ke klub lain, jawaban Isak masih sama: "Nggak ada yang perlu dikomentari lagi. Saya sudah sering bilang kalau saya merasa nyaman di Newcastle. Saya suka kota ini, saya suka klub ini. Saya nggak mikirin masa depan, fokus saya cuma untuk tampil maksimal buat Newcastle."

Isak juga menegaskan kalau sekarang targetnya adalah membawa Newcastle finis di zona Liga Champions. 

"Kami baru aja menang di final, tapi kami juga ingin menyelesaikan musim dengan kuat dan memastikan tiket ke Liga Champions. Itu yang jadi fokus saya sekarang."

Salah & Haaland Aja Kalah Gacor?

Buat yang masih ragu sama ketajaman Isak, nih fakta yang nggak bisa dibantah: di Premier League musim ini, cuma Mohamed Salah dan Erling Haaland yang punya jumlah gol lebih banyak dari Isak! Setelah musim pertamanya di St. 

James' Park sempat terganggu cedera, sekarang dia udah membuktikan diri sebagai salah satu finisher terbaik di dunia.

Dengan performa yang makin panas, apakah Newcastle bakal bisa mempertahankan Isak dari godaan klub-klub besar? Atau justru musim panas nanti jadi waktu yang pas buat transfer besar-besaran? Yang jelas, Isak sendiri masih setia sama The Magpies—setidaknya untuk saat ini. Kita tunggu aja drama transfer berikutnya!

Jumat, 14 Maret 2025

Liverpool vs Newcastle: Prediksi Final Carabao Cup 2024/25

Liverpool vs Newcastle Prediksi Final Carabao Cup 202425
Liverpool vs Newcastle: Prediksi Final Carabao Cup 2024/25,

JAKARTA - Akhir pekan ini, para pecinta sepak bola akan disuguhkan laga seru antara Liverpool vs Newcastle di final Carabao Cup 2024/25! 

Apakah Arne Slot bakal meraih trofi pertamanya sebagai bos The Reds, atau Eddie Howe akan mengakhiri paceklik gelar Newcastle yang sudah berlangsung 70 tahun? Yuk, simak prediksi dan preview lengkapnya!

Statistik Kunci Liverpool vs Newcastle di Final Carabao Cup

  • Liverpool menang dalam 58,4% simulasi Opta Supercomputer.
  • The Reds berpeluang menyamai rekor Manchester United sebagai tim dengan koleksi trofi domestik terbanyak.
  • Newcastle belum pernah juara kompetisi domestik sejak 1955.

Final Carabao Cup musim ini jadi momen spesial! Jika Liverpool menang, mereka akan meraih trofi domestik ke-19, menyamai rekor Manchester United.

 Sementara bagi Newcastle, kemenangan di Wembley akan mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung sejak 1955!

Liverpool, yang berstatus sebagai juara bertahan, juga punya peluang besar menyabet gelar Premier League bulan depan. 

Namun, kekalahan dari PSG di Liga Champions bisa menjadi pukulan telak, sehingga kemenangan di final ini sangat berarti bagi mereka.

Sebaliknya, Newcastle pastinya ingin menulis sejarah. Mereka sudah lima kali kalah di final kompetisi domestik (2x di Carabao Cup dan 3x di FA Cup). 

The Magpies terakhir kali mencapai final Carabao Cup dua tahun lalu, tapi harus puas jadi runner-up setelah dikalahkan Manchester United.

Dengan final ini menjadi kesempatan ketiga mereka di Carabao Cup (setelah 1976 dan 2023), mampukah Newcastle akhirnya mengangkat trofi?

Newcastle Punya Rekor Buruk di Wembley

Satu hal yang bikin Newcastle was-was adalah rekor buruk mereka di Wembley. Mereka sudah kalah sembilan kali beruntun di stadion ini, menjadikannya sebagai tim dengan catatan kekalahan terpanjang di venue bersejarah tersebut.

Ditambah lagi, juara bertahan Carabao Cup selalu berhasil mempertahankan trofi dalam empat kesempatan terakhir

Manchester United melakukannya di 2009/10, lalu Manchester City di 2018/19, 2019/20, dan 2020/21.

Artinya, secara sejarah dan statistik, Liverpool jauh lebih diunggulkan!

Mohamed Salah: Ancaman Utama bagi Newcastle

Kalau bicara soal pemain kunci, nama Mohamed Salah nggak bisa diabaikan! Bintang asal Mesir ini sedang dalam performa terbaiknya dan punya rekor luar biasa melawan Newcastle:

  • 10 gol & 8 assist dalam 16 pertemuan vs Newcastle
  • Salah hanya mencetak lebih banyak gol ke gawang Man United (22) dan Man City (21)

Absennya Anthony Gordon (skorsing) dan Lewis Hall (cedera) juga jadi pukulan besar bagi Newcastle. 

Artinya, mereka kehilangan dua pemain kunci di sisi kiri, sementara lini pertahanan mereka juga pincang tanpa Jamaal Lascelles & Sven Botman.

Di sisi Liverpool, lini pertahanan mereka juga pincang dengan Trent Alexander-Arnold & Conor Bradley masih cedera. 

Artinya, Newcastle bisa mencoba mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Liverpool.

Duel Kunci: Virgil van Dijk vs Alexander Isak

Newcastle masih punya peluang, terutama jika Alexander Isak tampil menggila! Striker Swedia ini punya catatan impresif saat menghadapi Liverpool:

  • 3 gol & 1 assist dalam 5 pertemuan vs The Reds
  • Mencetak gol dan assist saat Newcastle vs Liverpool di St. James’ Park, Desember 2024

Namun, dia harus berhadapan dengan Virgil van Dijk, salah satu bek terbaik dunia. Kalau Isak bisa menemukan celah di lini pertahanan Liverpool, Newcastle mungkin bisa menciptakan kejutan!

Head-to-Head Liverpool vs Newcastle

Rekor pertemuan juga berpihak kepada Liverpool:

  • Newcastle nggak pernah menang dalam 17 pertemuan terakhir vs Liverpool (D5 L12)
  • Terakhir kali Newcastle menang melawan Liverpool terjadi pada Desember 2015 di bawah Steve McClaren
  • Di ajang Carabao Cup, kedua tim baru bertemu dua kali:
    • Newcastle menang 1-0 di Anfield (1995/96)
    • Liverpool menang 2-0 di St. James’ Park (1997/98)
  • Final domestik terakhir kedua tim terjadi di FA Cup 1974, di mana Liverpool menang 3-0.

Melihat rekor ini, Liverpool jelas lebih superior!

Prediksi Skor Liverpool vs Newcastle

Menurut Opta Supercomputer:

  • Liverpool menang dalam 58,4% simulasi
  • Newcastle menang dalam 20,8% simulasi
  • 21% kemungkinan laga berlanjut ke extra-time atau penalti

Berdasarkan statistik, rekor pertemuan, dan kondisi tim saat ini, Liverpool lebih diunggulkan untuk menang di waktu normal

Namun, Newcastle bisa memberikan perlawanan sengit jika Alexander Isak tampil cemerlang dan lini belakang mereka mampu meredam Salah dkk.

Prediksi skor: Liverpool 2-1 Newcastle

Liverpool Favorit, tapi Newcastle Bisa Beri Kejutan

Liverpool punya segala yang dibutuhkan untuk menambah koleksi trofi mereka: pengalaman, skuad yang lebih solid, dan rekor pertemuan yang jauh lebih baik. 

Namun, Newcastle tetap punya peluang, terutama jika mereka bisa bermain disiplin dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Apakah Arne Slot akan meraih trofi pertamanya sebagai bos Liverpool, atau Eddie Howe akan membawa Newcastle mengukir sejarah?

Kita tunggu jawabannya di Wembley!

Gimana menurut kalian? Siapa yang bakal menang di final Carabao Cup 2024/25 ini? Yuk, tulis prediksi kalian di kolom komentar!

Selasa, 11 Maret 2025

Liverpool Siap Tampil Habis-habisan Lawan PSG, Bukan untuk Seri, Kata Arne Slot

Liverpool Siap Tampil Habis-habisan Lawan PSG, Bukan untuk Seri, Kata Arne Slot
Liverpool Siap Tampil Habis-habisan Lawan PSG, Bukan untuk Seri, Kata Arne Slot.

JAKARTA - Liverpool akan bermain dengan penuh semangat saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Selasa malam. 

Pelatih Arne Slot menegaskan bahwa timnya tidak akan hanya bertahan demi menjaga keunggulan 1-0, tetapi akan tetap mengejar kemenangan.

Liverpool Tak Akan Main Aman

Gol dramatis Harvey Elliott di menit ke-87 pada leg pertama di Parc des Princes memberi Liverpool keunggulan tipis atas PSG. 

Meski sepanjang pertandingan lebih banyak ditekan oleh tim asuhan Luis Enrique, The Reds berhasil mencuri kemenangan.

Menariknya, Liverpool menang meskipun memiliki selisih 25 tembakan lebih sedikit dibanding PSG. 

Statistik ini merupakan rekor negatif terbesar dalam sejarah fase gugur Liga Champions sejak 2003-04, menyamai rekor PSG saat kalah dari Bayern Munich pada April 2021.

Namun, Slot menegaskan bahwa Liverpool tidak akan bermain bertahan dalam laga penentuan di Anfield nanti.

“Kami selalu mencoba memenangkan setiap pertandingan,” ujar Slot kepada wartawan dalam konferensi pers Senin. “Kami ingin permainan yang berbeda dari pekan lalu. Niat kami tetap sama, kami tidak ingin bermain untuk hasil imbang. Kami ingin menguasai bola sebanyak mungkin.”

Cody Gakpo Kembali Tersedia

Kabar baik bagi Liverpool, Cody Gakpo dipastikan bisa bermain setelah sempat absen dalam tiga dari lima pertandingan terakhir di Liga Inggris akibat cedera pergelangan kaki. 

Kehadiran Gakpo menjadi tambahan amunisi penting, mengingat dia sudah mencatat empat kontribusi gol di Liga Champions musim ini, hanya kalah dari Mohamed Salah yang mencatat tujuh kontribusi gol.

Fokus ke PSG Sebelum Hadapi Final Piala Liga

Setelah laga melawan PSG, Liverpool akan langsung bersiap menghadapi Newcastle United dalam final Piala Liga Inggris pada Minggu mendatang. 

The Reds saat ini juga semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris setelah menang dramatis atas Southampton, sementara Arsenal hanya bermain imbang 1-1 melawan Manchester United.

Meski peluang meraih trofi terbuka lebar, Slot menolak untuk terlalu jauh memikirkan gelar juara.

“Tidak, saya tidak bermimpi tentang itu. Anda harus bekerja keras untuk mempersiapkan tim dengan sebaik mungkin,” katanya. “Setiap pertandingan, kami selalu fokus penuh. Setelah laga seperti pekan lalu di Paris, bahkan sulit untuk tidur.”

“Kami unggul 1-0 dan itu memberi kami kepercayaan diri, tetapi performa PSG juga memberi mereka keyakinan. Ini adalah tim paling lengkap yang pernah kami hadapi sejauh ini. Mereka punya kualitas luar biasa dengan pelatih hebat seperti Luis Enrique. Mereka bermain dengan gaya yang tidak mudah dilawan, kerja keras mereka juga luar biasa,” tutup Slot.

Laga ini dipastikan akan berlangsung sengit. Mampukah Liverpool mempertahankan keunggulan dan melaju ke perempat final? Kita tunggu hasilnya di Anfield!

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG - Liga Champions

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG - Liga Champions
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG - Liga Champions.

JAKARTA - Liverpool akan menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua babak 16 besar Liga Champions dengan keunggulan agregat 1-0. 

Kemenangan tipis di Paris memberi The Reds sedikit keunggulan, tetapi mereka masih harus bekerja keras di Anfield untuk mengamankan tiket ke perempat final.

Pada pertemuan pertama, Liverpool beruntung bisa keluar dari tekanan PSG berkat penampilan gemilang Alisson di bawah mistar. 

Meski tim asuhan Luis Enrique mendominasi pertandingan, mereka gagal memanfaatkan peluang emas.

 Kini, laga leg kedua diprediksi akan berlangsung sengit dengan kedua tim berusaha menampilkan permainan terbaiknya.

Berikut prediksi susunan pemain Liverpool untuk laga kontra PSG di Anfield pada Rabu dini hari nanti.

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG (4-2-3-1)

Kiper: Alisson Becker
Penampilan heroik Alisson di leg pertama membuatnya menjadi salah satu pemain kunci. Kiper asal Brasil ini kemungkinan besar akan kembali diuji oleh lini serang PSG yang dihuni Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

Bek Kanan: Trent Alexander-Arnold
Alexander-Arnold tampil cukup solid di Paris meski banyak yang memprediksi dia akan kesulitan menghadapi kecepatan serangan PSG. Di Anfield, dia harus tampil lebih disiplin dalam bertahan dan tetap memberikan kontribusi dalam serangan.

Bek Tengah: Ibrahima Konate
Konate sempat terlibat dalam insiden kontroversial dengan Bradley Barcola di leg pertama. Namun, bek asal Prancis ini beruntung tidak mendapatkan kartu merah dan bisa kembali dimainkan untuk menjaga lini belakang Liverpool.

Bek Tengah: Virgil van Dijk
Van Dijk mendapat kritik setelah blunder yang membuat Southampton mencetak gol di laga Premier League akhir pekan lalu. Kapten Liverpool ini harus tampil lebih kokoh dan memimpin pertahanan dengan lebih baik untuk meredam ancaman PSG.

Bek Kiri: Andy Robertson
Robertson yang sebelumnya memuji kualitas PSG akan kembali mengisi pos bek kiri setelah Kostas Tsimikas tampil di laga terakhir Premier League. Ia harus siap menghadapi pergerakan Dembele atau Mbappe di sisi kanan serangan PSG.

Gelandang Bertahan: Ryan Gravenberch
Gravenberch telah menjadi pemain yang cukup penting dalam skema permainan Liverpool musim ini. Kreativitas dan energinya di lini tengah bisa membantu The Reds mengontrol permainan.

Gelandang Bertahan: Alexis Mac Allister
Mac Allister mendapat sedikit waktu istirahat di laga Premier League akhir pekan lalu. Pemain asal Argentina ini akan menjadi kunci dalam transisi permainan Liverpool dari bertahan ke menyerang.

Sayap Kanan: Mohamed Salah
Salah belum mencetak gol dalam tiga pertemuan terakhirnya melawan PSG. Pemain asal Mesir ini harus bisa menunjukkan ketajamannya, terutama menghadapi Nuno Mendes yang tampil solid di leg pertama.

Gelandang Serang: Dominik Szoboszlai
Szoboszlai semakin menemukan ritme permainannya setelah cedera. Kecepatannya dalam transisi dan kemampuannya dalam menyerang bisa menjadi senjata Liverpool di laga ini.

Sayap Kiri: Luis Diaz
Luis Diaz tidak tampil maksimal di Paris, tetapi dengan Cody Gakpo yang masih diragukan tampil, Diaz kemungkinan besar tetap menjadi pilihan utama di sisi kiri serangan Liverpool.

Penyerang: Darwin Nunez
Darwin Nunez menjadi pahlawan Liverpool di leg pertama dengan umpannya yang menghasilkan gol kemenangan Harvey Elliott. 

Dengan kekuatan fisik dan gaya bermainnya yang agresif, ia bisa menjadi ancaman bagi lini belakang PSG.

Liverpool menghadapi tantangan besar di leg kedua ini. Mereka harus tampil lebih solid di lini belakang dan lebih tajam dalam penyelesaian akhir jika ingin mengamankan tiket ke perempat final Liga Champions. 

PSG pasti akan datang dengan tekad kuat untuk membalikkan keadaan, sehingga laga ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh drama.

Siapakah yang akan melangkah ke babak selanjutnya? Kita tunggu saja hasilnya di Anfield!

Jumat, 07 Maret 2025

Prediksi Pemenang Liga Champions 2024/25: Liverpool Jadi Favorit, Arsenal di Jalur Juara?

Prediksi Pemenang Liga Champions 202425 Liverpool Jadi Favorit, Arsenal di Jalur Juara
Prediksi Pemenang Liga Champions 2024/25: Liverpool Jadi Favorit, Arsenal di Jalur Juara?

JAKARTA - Babak 16 besar Liga Champions musim 2024/25 telah memberikan gambaran jelas mengenai siapa saja yang berpeluang melaju ke perempat final. 

Dari delapan pertandingan yang telah digelar, hanya Borussia Dortmund vs Lille yang berakhir tanpa pemenang. 

Sementara itu, tujuh tim lainnya berhasil unggul dan semakin dekat dengan babak berikutnya.

Tiga klub Inggris, yaitu Liverpool, Arsenal, dan Aston Villa, mencatat kemenangan tandang yang menempatkan mereka dalam posisi menguntungkan untuk melangkah lebih jauh. 

Beberapa tim bahkan mulai memikirkan strategi mereka untuk menuju partai final yang dinantikan.

Liverpool Jadi Favorit Juara

Setelah mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-0 di leg pertama, Liverpool kini dijagokan sebagai kandidat terkuat untuk meraih trofi Liga Champions musim ini. 

Berdasarkan prediksi, The Reds memiliki peluang sebesar 26% untuk menjadi juara. 

Namun, mereka masih harus menghadapi tantangan besar di leg kedua saat menjamu PSG di Anfield.

Sementara itu, kekalahan tipis PSG membuat peluang mereka untuk menjuarai Liga Champions turun drastis menjadi 3.1%

Dengan agregat yang masih bisa dikejar, tim asal Prancis ini tetap memiliki harapan, meskipun tipis.

Barcelona Penantang Serius

Barcelona juga berada di jalur positif setelah menang 1-0 atas Benfica di Portugal. Tim asuhan Xavi Hernandez kini memiliki probabilitas 17.3% untuk meraih gelar juara. 

Sementara itu, Benfica hanya memiliki peluang 0.5% untuk melangkah jauh di kompetisi ini.

Arsenal, Inter, dan Real Madrid dalam Posisi Menguntungkan

Arsenal tampil sangat meyakinkan dengan kemenangan 7-1 atas PSV Eindhoven, yang membuat mereka dipastikan lolos ke perempat final dengan peluang 100%

Namun, peluang mereka untuk meraih gelar pertama Liga Champions dalam sejarah klub hanya sebesar 13.8%.

Inter Milan juga menunjukkan performa solid dengan mengalahkan Feyenoord 2-0, yang menempatkan mereka di jalur juara dengan peluang 15.5%

Sementara itu, Real Madrid masih menjadi tim yang patut diperhitungkan, terutama setelah menang 2-1 atas rival sekota, Atletico Madrid.

 Los Blancos memiliki peluang 9.2% untuk meraih gelar, sedangkan Atletico Madrid hanya 2.2%.

Bayern Munich dan Aston Villa Masih Punya Kesempatan

Bayern Munich berhasil menundukkan Bayer Leverkusen 3-0, yang semakin memperkecil harapan tim asuhan Xabi Alonso untuk melaju lebih jauh (0.6%). 

Sementara itu, Bayern memiliki peluang 8% untuk meraih trofi Liga Champions di musim debut Vincent Kompany sebagai pelatih.

Aston Villa juga mencuri perhatian setelah mengalahkan Club Brugge 3-1 di leg pertama. 

Meski peluang mereka juara hanya 1.6%, pelatih Unai Emery dikenal sebagai spesialis kompetisi Eropa, yang bisa menjadi faktor kejutan di babak-babak selanjutnya.

Peluang Juara Liga Champions 2024/25 (Prediksi Terbaru)

Peringkat Tim Peluang Juara
1 Liverpool 26%
2 Barcelona 17.3%
3 Inter Milan 15.5%
4 Arsenal 13.8%
5 Real Madrid 9.2%
6 Bayern Munich 8%
7 PSG 3.1%
8 Atletico Madrid 2.2%
9 Aston Villa 1.6%
10 Lille 1.5%
11 Bayer Leverkusen 0.6%
12 Benfica 0.5%
13 Borussia Dortmund 0.5%
14 Feyenoord 0.1%
15 Club Brugge 0.1%
16 PSV Eindhoven 0%

Siapa yang Akan Mengangkat Trofi?

Dengan leg kedua yang akan segera berlangsung, semua mata tertuju pada Liverpool yang kini dijagokan sebagai favorit utama. 

Namun, Barcelona, Inter, dan Arsenal juga punya kans besar untuk merebut trofi. 

Sementara itu, Real Madrid tetap menjadi ancaman mengingat pengalaman mereka yang kaya di kompetisi ini.

Apakah Liverpool akan mampu mengamankan tiket ke final dan menambah koleksi gelar mereka? Atau akan ada kejutan dari tim lain seperti Arsenal atau Inter? Kita tunggu hasilnya dalam beberapa pekan ke depan!

Kamis, 06 Maret 2025

Liverpool Curi Kemenangan Dramatis atas PSG Berkat Gol Telat Harvey Elliott

Liverpool Curi Kemenangan Dramatis atas PSG Berkat Gol Telat Harvey Elliott
Liverpool Curi Kemenangan Dramatis atas PSG Berkat Gol Telat Harvey Elliott.

JAKARTA - Liverpool berhasil mencuri kemenangan dramatis 1-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. 

Gol tunggal Harvey Elliott di menit ke-87 menjadi pembeda dalam laga yang didominasi oleh PSG, sementara kiper Alisson Becker tampil luar biasa untuk menjaga gawang The Reds tetap aman.

Pertahanan Kokoh dan Keajaiban Alisson

Sejak awal pertandingan, PSG tampil lebih dominan dengan menguasai lebih dari 70% penguasaan bola dan melepaskan 27 tembakan ke gawang Liverpool. 

Khvicha Kvaratskhelia sempat mencetak gol di menit ke-20, tetapi dianulir oleh VAR karena posisi offside.

Liverpool lebih banyak bertahan sepanjang pertandingan dan mengandalkan kehebatan Alisson Becker di bawah mistar.

Kiper asal Brasil ini melakukan sembilan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang dari Kvaratskhelia, Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele.

Momen Magis Harvey Elliott

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Arne Slot memasukkan Harvey Elliott di menit ke-87. 

Hanya dalam 46 detik setelah masuk, Elliott langsung mencetak gol dari sentuhan pertamanya. 

Gol ini berawal dari umpan panjang Alisson yang dimenangkan di udara oleh Darwin Nunez, lalu diteruskan kepada Elliott yang menaklukkan Gianluigi Donnarumma dengan sepakan first-time yang akurat.

Gol ini menjadi salah satu yang tercepat oleh pemain pengganti di Liga Champions musim ini, hanya kalah dari Ademola Lookman yang mencetak gol dalam 35 detik setelah masuk ke lapangan.

Data dan Fakta Menarik

  • PSG mencatatkan 27 tembakan sepanjang pertandingan, tetapi gagal mencetak gol. Ini menjadi jumlah tembakan terbanyak kedua dalam sejarah Liga Champions untuk tim yang kalah tanpa mencetak gol, setelah PSG sendiri melawan Borussia Dortmund musim lalu (30 tembakan).
  • Alisson Becker mencatatkan sembilan penyelamatan, jumlah terbanyak yang pernah dilakukan kiper Liverpool dalam satu pertandingan Liga Champions.
  • Marquinhos menjadi pemain Brasil keempat yang mencatatkan 100 penampilan di Liga Champions setelah Roberto Carlos, Dani Alves, dan Thiago Silva, serta yang pertama melakukannya dengan klub Prancis.
  • Ini adalah kekalahan pertama PSG dalam 23 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Keunggulan Tipis Jelang Leg Kedua

Kemenangan ini memberi Liverpool keuntungan tipis menjelang leg kedua di Anfield. 

Meskipun PSG tampil mendominasi di leg pertama, mereka harus mencari cara untuk menembus pertahanan Liverpool dan menghadapi kepercayaan diri tinggi dari The Reds yang berhasil mencuri kemenangan di Paris.

Apakah PSG mampu bangkit dan membalikkan keadaan di Anfield? Atau justru Liverpool yang akan kembali menunjukkan ketangguhan mereka? Kita tunggu laga seru di leg kedua nanti!

PSG 0-1 Liverpool: Harvey Elliott Jadi Pahlawan, The Reds Curi Kemenangan di Paris

PSG 0-1 Liverpool Harvey Elliott Jadi Pahlawan, The Reds Curi Kemenangan di Paris
PSG 0-1 Liverpool: Harvey Elliott Jadi Pahlawan, The Reds Curi Kemenangan di Paris.

JAKARTA - Liverpool berhasil mencuri kemenangan dramatis 1-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. 

Gol tunggal Harvey Elliott di menit-menit akhir menjadi penentu kemenangan The Reds dalam laga yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (6/3/2025) dini hari WIB.

Babak Pertama: PSG Dominan, Liverpool Bertahan Mati-matian

Sejak peluit awal berbunyi, PSG langsung mengambil kendali permainan. Tim asuhan Luis Enrique ini tampil dominan dan menciptakan banyak peluang emas. 

Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal mencetak gol.

Pada menit ke-20, Khvicha Kvaratskhelia sempat membobol gawang Liverpool, tetapi golnya dianulir VAR karena offside tipis. 

The Reds tampak kewalahan menghadapi tekanan bertubi-tubi dari tuan rumah. 

Ibrahima Konate bahkan hampir mendapat kartu merah setelah menjatuhkan Bradley Barcola yang berlari sendirian ke arah gawang. 

Beruntung bagi Liverpool, VAR tidak meminta wasit Davide Massa untuk meninjau ulang kejadian tersebut.

Meskipun terus diserang, Liverpool tetap mampu menjaga gawangnya tetap perawan hingga babak pertama usai, berkat performa gemilang Alisson Becker di bawah mistar.

Babak Kedua: Alisson Jadi Tembok Kokoh, Elliott Jadi Penentu

Memasuki babak kedua, PSG tetap mendominasi permainan dan terus menekan pertahanan Liverpool. 

Alisson Becker tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan gemilang, menggagalkan berbagai peluang emas PSG. 

Penjaga gawang asal Brasil itu menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh para penyerang PSG seperti Ousmane Dembele, Kvaratskhelia, dan Bradley Barcola.

Liverpool yang tampaknya puas dengan hasil imbang 0-0 akhirnya mendapat keberuntungan besar di menit ke-86. 

Harvey Elliott, yang baru masuk menggantikan Mohamed Salah, langsung mencetak gol dengan sentuhan pertamanya. 

Memanfaatkan bola liar di kotak penalti, Elliott melepaskan tembakan mendatar yang gagal dijangkau Gianluigi Donnarumma. 

Gol ini sekaligus mengunci kemenangan The Reds dan membuat mereka unggul jelang leg kedua di Anfield pekan depan.

Rating Pemain PSG vs Liverpool

PSG (Formasi 4-3-3)

Kiper:

  • Gianluigi Donnarumma - 5.8/10

Bek:

  • Achraf Hakimi - 7.2/10
  • Marquinhos - 7.9/10
  • Willian Pacho - 6.9/10
  • Nuno Mendes - 8.3/10

Gelandang:

  • Joao Neves - 7.2/10
  • Vitinha - 8.1/10
  • Fabian Ruiz - 6.9/10

Penyerang:

  • Khvicha Kvaratskhelia - 7.2/10
  • Ousmane Dembele - 7.5/10
  • Bradley Barcola - 7.5/10

Pemain Pengganti:

  • Desire Doue (66' untuk Barcola) - 6.5/10
  • Warren Zaire-Emery (78' untuk Ruiz) - 6.4/10
  • Goncalo Ramos (78' untuk Kvaratskhelia) - 6.1/10

Liverpool (Formasi 4-2-3-1)

Kiper:

  • Alisson - 9.2/10 (Man of the Match)

Bek:

  • Trent Alexander-Arnold - 7.0/10
  • Ibrahima Konate - 6.9/10
  • Virgil van Dijk - 7.0/10
  • Andy Robertson - 7.6/10

Gelandang:

  • Ryan Gravenberch - 7.5/10
  • Alexis Mac Allister - 7.0/10

Penyerang:

  • Mohamed Salah - 5.9/10
  • Dominik Szoboszlai - 7.1/10
  • Luis Diaz - 6.5/10
  • Diogo Jota - 6.3/10

Pemain Pengganti:

  • Curtis Jones (67' untuk Diaz) - 6.5/10
  • Darwin Nunez (67' untuk Jota) - 6.7/10
  • Wataru Endo (79' untuk Gravenberch) - 6.2/10
  • Harvey Elliott (86' untuk Salah) - N/A

Liverpool berhasil keluar dari tekanan PSG dan mencuri kemenangan penting di Paris. 

Meski tampil kurang meyakinkan sepanjang pertandingan, The Reds menunjukkan mental juara dengan memanfaatkan satu-satunya peluang emas mereka untuk mencetak gol. 

Sementara itu, PSG harus menyesali banyak peluang yang terbuang sia-sia.

Leg kedua di Anfield dipastikan akan berjalan menarik, dengan PSG yang harus mengejar defisit satu gol untuk bisa lolos ke perempat final. 

Apakah Liverpool mampu mempertahankan keunggulan mereka di hadapan pendukung sendiri? Kita tunggu jawabannya pekan depan!

Liverpool Bidik Milos Kerkez sebagai Pengganti Andrew Robertson

Liverpool Bidik Milos Kerkez sebagai Pengganti Andrew Robertson
Liverpool Bidik Milos Kerkez sebagai Pengganti Andrew Robertson.

JAKARTA - Liverpool mulai menyusun rencana untuk menghadapi era baru tanpa Andrew Robertson di posisi bek kiri. Pemain asal Skotlandia ini sudah menjadi andalan The Reds sejak direkrut dari Hull City pada tahun 2017 dengan harga hanya £8,5 juta. 

Namun, seiring bertambahnya usia, Liverpool perlu mencari pengganti yang bisa mengisi peran penting di lini pertahanan mereka.

Andrew Robertson, Bek Kiri Legendaris Liverpool

Robertson telah menjadi salah satu rekrutan terbaik Liverpool dalam era Premier League. Dengan gaya bermainnya yang agresif, umpan silang presisi, dan etos kerja luar biasa, ia berhasil membantu Liverpool meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk Liga Champions dan Premier League. 

Namun, saat ini ia sudah memasuki usia 31 tahun dan mulai lebih sering mengalami cedera. Manajemen Liverpool pun mulai mempertimbangkan opsi untuk masa depan.

Milos Kerkez Jadi Incaran Serius

Nama Milos Kerkez kini semakin santer dikaitkan dengan Liverpool. Bek kiri muda asal Hungaria yang kini bermain untuk Bournemouth itu tampil impresif sepanjang musim lalu. 

Sejak bergabung dengan Bournemouth, ia berkembang pesat dan menjadi salah satu talenta muda terbaik di Premier League dalam posisinya.

Sebelumnya, rumor mengenai minat Liverpool terhadap Kerkez hanya sebatas spekulasi. 

Namun, menurut laporan terbaru dari The Telegraph, Liverpool kini "diperkirakan akan masuk dalam persaingan" untuk merekrut pemain berusia 21 tahun itu pada bursa transfer musim panas mendatang.

Harga Lebih dari £40 Juta, Tapi Sebanding

Untuk mendapatkan tanda tangan Kerkez, Liverpool harus merogoh kocek lebih dari £40 juta atau sekitar Rp800 miliar. 

Harga ini cukup tinggi untuk seorang pemain muda, tetapi melihat potensi jangka panjangnya, investasi ini bisa menjadi keputusan cerdas. 

Jika direkrut, Kerkez berpeluang bermain di Anfield selama satu dekade ke depan, menggantikan peran Robertson secara bertahap.

Kerkez juga dikabarkan memiliki ketertarikan untuk bergabung dengan Liverpool, terutama karena di sana ia bisa bermain bersama teman sekaligus mentornya di tim nasional Hungaria, Dominik Szoboszlai. 

Koneksi ini bisa menjadi faktor penting dalam proses adaptasinya di Anfield.

Bersaing dengan Manchester United dan Real Madrid

Liverpool bukan satu-satunya klub yang mengincar Kerkez. Manchester United dan Real Madrid juga disebut-sebut tertarik untuk merekrutnya. 

Namun, United tampaknya kini lebih memprioritaskan posisi lain setelah mendatangkan Patrick Dorgu pada Januari lalu. 

Sementara itu, Real Madrid juga tengah sibuk mencari bek kiri baru, tetapi mereka memiliki opsi lain di pasar transfer.

Liverpool Lanjutkan Proyek Regenerasi

Sejak sebelum kepergian Jurgen Klopp pada tahun 2024, Liverpool sudah mulai membangun kembali skuadnya dengan mendatangkan pemain-pemain muda berbakat seperti Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch, Cody Gakpo, dan Szoboszlai dalam dua tahun terakhir. 

Musim depan, mereka juga akan kedatangan kiper asal Georgia, Giorgi Mamardashvili, dari Valencia.

Namun, regenerasi belum selesai. Beberapa pilar utama Liverpool era Klopp masih ada dalam skuad dan akan segera memasuki usia yang lebih senior. 

Mohamed Salah dan Alisson akan berusia 33 tahun, sementara Virgil van Dijk akan menginjak 34 tahun dalam beberapa bulan ke depan. 

Oleh karena itu, Liverpool harus terus mencari pengganti yang tepat untuk menjaga stabilitas tim di masa mendatang.

Milos Kerkez bisa menjadi rekrutan strategis bagi Liverpool untuk mengisi posisi bek kiri dalam jangka panjang. 

Dengan usia yang masih muda, performa impresif di Premier League, serta koneksi dengan Szoboszlai, ia bisa menjadi bagian penting dari proyek regenerasi The Reds. 

Meski harus bersaing dengan klub besar lainnya, Liverpool memiliki peluang besar untuk mengamankan tanda tangan bek kiri berbakat ini.

Bursa transfer musim panas 2024 akan menjadi ajang yang menarik bagi Liverpool. Apakah mereka berhasil merekrut Milos Kerkez? Kita tunggu kabar selanjutnya!

Rabu, 05 Maret 2025

PSG vs Liverpool: Preview, Prediksi, dan Susunan Pemain

PSG vs Liverpool Preview, Prediksi, dan Susunan Pemain
PSG vs Liverpool: Preview, Prediksi, dan Susunan Pemain.

JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) akan menjamu Liverpool dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Parc des Princes pada Rabu malam. 

Duel ini dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan mengingat kedua tim sedang dalam performa terbaiknya.

Kondisi Kedua Tim

Liverpool yang saat ini memimpin klasemen Premier League harus menghadapi tantangan berat dari PSG, yang tengah dalam tren positif dengan memenangkan 19 dari 20 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. 

Tim asuhan Luis Enrique bahkan baru saja mencatatkan kemenangan ke-10 berturut-turut setelah mengalahkan Lille dengan skor meyakinkan.

Namun, perjalanan PSG ke babak 16 besar tidaklah mudah. Mereka harus meraih kemenangan penting atas Manchester City dan Stuttgart untuk memastikan tiket lolos. 

Sementara itu, kemenangan telak atas Brest di babak play-off semakin mengokohkan kepercayaan diri mereka menjelang duel ini.

Di sisi lain, Liverpool memiliki sedikit waktu istirahat lebih banyak setelah tersingkir dari Piala FA oleh Plymouth. 

Meski begitu, mereka harus menghadapi tiga laga Premier League dalam waktu singkat. 

Dengan Arsenal yang terus kehilangan poin, Liverpool kini unggul 13 poin di puncak klasemen. Menariknya, PSG juga unggul dengan selisih yang sama di Ligue 1.

Jadwal dan Lokasi Pertandingan

  • Lokasi: Paris, Prancis
  • Stadion: Parc des Princes
  • Tanggal: Rabu, 5 Maret 2025
  • Kick-off: 03:00 WIB
  • Wasit: David Massa (Italia)
  • VAR: Aleandro Di Paolo (Italia)

Rekor Head-to-Head PSG vs Liverpool

  • PSG: 2 kemenangan
  • Liverpool: 2 kemenangan
  • Seri: 0
  • Pertemuan terakhir: PSG 2-1 Liverpool (28 November 2018, Liga Champions)

Performa Terbaru (Semua Kompetisi)

PSG

  • PSG 4-1 Lille (01/03/25)
  • Stade Briochin 0-7 PSG (26/02/25)
  • Lyon 2-3 PSG (23/02/25)
  • PSG 7-0 Brest (19/02/25)
  • Toulouse 0-1 PSG (15/02/25)

Liverpool

  • Liverpool 2-0 Newcastle (26/02/25)
  • Man City 0-2 Liverpool (23/02/25)
  • Aston Villa 2-2 Liverpool (19/02/25)
  • Liverpool 2-1 Wolves (16/02/25)
  • Everton 2-2 Liverpool (12/02/25)

Cara Menonton PSG vs Liverpool di TV (UK & US)

Inggris: TNT Sports 1, TNT Sports Ultimate, discovery+, discovery+ App
Amerika Serikat: Paramount+
Kanada: DAZN Canada

Kondisi Skuad dan Prediksi Susunan Pemain

PSG

Kabar baik bagi PSG, mereka tidak mengalami masalah cedera setelah kemenangan atas Lille. 

Luis Enrique diperkirakan akan menurunkan skuad terbaiknya dengan beberapa rotasi. 

Willian Pacho kemungkinan akan menggantikan Lucas Beraldo di lini belakang, sementara Vitinha bakal mengisi lini tengah. 

Khvicha Kvaratskhelia, yang mulai menemukan performanya, diperkirakan akan berkontribusi dari bangku cadangan.

Prediksi susunan pemain PSG (4-3-3):
Donnarumma; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Vitinha, Fabian, Neves; Doue, Dembele, Barcola.

Liverpool

Liverpool harus kehilangan beberapa pemain untuk laga ini. Joe Gomez dan Conor Bradley tidak tersedia, sehingga Trent Alexander-Arnold dan Ibrahima Konate dipastikan bermain sejak awal. 

Cody Gakpo kemungkinan kembali ke starting XI setelah pulih dari cedera ringan. 

Luis Diaz berpotensi menjadi ujung tombak, dengan Diogo Jota turun ke bangku cadangan.

Prediksi susunan pemain Liverpool (4-2-3-1):
Alisson; Alexander-Arnold, Konate, Van Dijk, Robertson; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Szoboszlai, Gakpo; Diaz.

Prediksi Skor PSG vs Liverpool

PSG memiliki lini serang yang sangat tajam, tetapi Liverpool bukan lawan yang mudah ditaklukkan. 

Dengan gaya permainan yang cepat dan pressing tinggi, Liverpool bisa menghadapi intensitas permainan PSG dengan baik. 

Duel ini kemungkinan akan berjalan ketat dan berakhir dengan skor imbang.

Prediksi: PSG 1-1 Liverpool

Preview: Duel Sengit PSG vs Liverpool di Babak 16 Besar Liga Champions

Preview Duel Sengit PSG vs Liverpool di Babak 16 Besar Liga Champions
Preview: Duel Sengit PSG vs Liverpool di Babak 16 Besar Liga Champions.

JAKARTA - Dua tim paling on-fire di Eropa saat ini, Paris Saint-Germain (PSG) dan Liverpool, akan berhadapan di babak 16 besar Liga Champions UEFA. 

Laga yang digelar di Parc des Princes ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat keduanya adalah tim dengan lini serang paling tajam di liga masing-masing.

Pertandingan yang Diprediksi Berjalan Terbuka

Dalam beberapa tahun terakhir, pertandingan antara tim-tim elite Eropa sering kali berlangsung ketat dan hati-hati. 

Namun, melihat performa PSG dan Liverpool musim ini, laga ini berpotensi menjadi duel yang penuh aksi dan gol. 

Kedua tim sama-sama menjadi pencetak gol terbanyak di liga masing-masing dan mencatatkan rata-rata lebih dari dua gol per pertandingan di Liga Champions.

Liverpool di bawah asuhan Arne Slot dikenal sebagai tim yang sangat berbahaya dalam serangan balik. 

Dengan kecepatan dan efektivitas serangan mereka, The Reds tentu akan senang jika pertandingan berjalan terbuka. 

Sementara itu, Luis Enrique yang lebih dikenal sebagai pelatih dengan gaya permainan yang lebih mengontrol, juga belakangan ini tidak ragu untuk bermain lebih menyerang dalam laga-laga besar. 

Hal ini membuat laga nanti diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi.

Dembélé vs Salah: Duel Dua Penyerang Paling On-fire

Salah satu alasan utama mengapa kedua tim tidak akan takut bermain terbuka adalah karena mereka memiliki penyerang yang bisa membuat perbedaan kapan saja. 

Ousmane Dembélé dan Mohamed Salah adalah dua pemain yang sedang berada dalam performa terbaik di dunia saat ini dan berpotensi masuk dalam perburuan Ballon d’Or jika terus tampil konsisten.

Meski statistik musim ini lebih berpihak kepada Salah, Dembélé tengah berada dalam performa luar biasa setelah dimainkan sebagai penyerang tengah untuk mengatasi masalah lini depan PSG. 

Pemain asal Prancis ini telah mencetak 21 gol dalam 18 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, sedikit lebih banyak dari catatan Salah yang mencetak 17 gol dalam periode yang sama.

PSG Sedang Dalam Performa Mengesankan

PSG saat ini adalah tim dengan performa terbaik di antara 16 tim yang masih tersisa di Liga Champions. 

Dari 21 pertandingan terakhir di semua ajang, mereka mencatatkan 19 kemenangan dan hanya 2 kali seri. 

Beberapa kemenangan besar yang mereka raih termasuk kemenangan 4-2 atas Manchester City, tiga kemenangan atas AS Monaco, serta kemenangan agregat 10-0 atas Brest di babak playoff UCL.

Mampukah PSG Mengakhiri Kutukan Liga Champions?

Sejak diambil alih oleh pemilik asal Qatar, PSG telah menginvestasikan miliaran Euro untuk membangun skuat yang mampu menjuarai Liga Champions. 

Namun, meskipun mereka sempat mencapai final pada 2020, trofi tersebut masih tetap sulit mereka raih. 

Bahkan ketika mereka membentuk trio super Messi-Mbappé-Neymar, impian itu tetap tak terwujud.

Kini, dengan era baru di bawah Luis Enrique dan tanpa pemain bintang lama mereka, PSG ingin membuktikan bahwa mereka lebih kuat sebagai tim. 

Namun, masih harus dilihat apakah mereka dapat mengatasi tekanan besar di fase gugur Liga Champions kali ini.

Prediksi

Pertandingan ini diperkirakan akan berlangsung ketat dan penuh aksi. 

Dengan kekuatan yang relatif seimbang, hasil imbang dengan skor tinggi bisa menjadi skenario yang paling mungkin. 

Jika demikian, duel leg kedua di Anfield akan menjadi laga yang semakin seru untuk dinantikan.

Prediksi Lineup Liverpool vs PSG - Liga Champions

Prediksi Lineup Liverpool vs PSG - Liga Champions
Prediksi Lineup Liverpool vs PSG - Liga Champions.

JAKARTA - Setelah melewati jadwal Premier League yang padat dengan hasil yang memuaskan, Liverpool mendapatkan kesempatan untuk beristirahat selama akhir pekan. 

Meskipun tersingkir dari Piala FA oleh Plymouth, hal ini justru memberi waktu bagi skuad Arne Slot untuk memulihkan kondisi sebelum menghadapi tantangan besar di Paris.

Liverpool berhasil finis di puncak klasemen fase liga Liga Champions, tetapi hadiah mereka adalah laga babak 16 besar melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang sedang dalam performa luar biasa. 

The Reds telah menunjukkan performa gemilang musim ini dan dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjuarai Liga Champions. 

Namun, mereka harus berada dalam kondisi terbaik untuk mengalahkan tim asuhan Luis Enrique.

Berikut prediksi susunan pemain Liverpool untuk leg pertama di Parc des Princes pada Rabu malam:

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG (4-2-3-1)

GK: Alisson
Kiper asal Brasil ini sempat berbagi tugas dengan Caoimhin Kelleher selama fase grup karena cedera, tetapi kini sudah fit sepenuhnya dan dipastikan menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Liverpool di Paris.

RB: Trent Alexander-Arnold
Dengan Conor Bradley masih diragukan karena cedera, Trent hampir pasti menjadi starter di laga ini. PSG memiliki pemain sayap yang cepat dan lincah, sehingga peran Trent dalam bertahan akan sangat penting. Selain itu, kemampuannya dalam membangun serangan juga akan menjadi kunci.

CB: Ibrahima Konate
Setelah sempat kesulitan kembali ke performa terbaiknya pasca-cedera, Konate kini kembali menunjukkan penampilan solid di lini belakang. Melawan mantan klubnya, ia tentu ingin tampil maksimal.

CB: Virgil van Dijk
Kapten Liverpool ini akan menghadapi ujian berat dalam meredam lini serang PSG yang dipimpin Kylian Mbappe. Kombinasinya dengan Konate di jantung pertahanan akan sangat krusial dalam pertandingan ini.

LB: Andy Robertson
Meskipun Kostas Tsimikas sempat mendapatkan beberapa menit bermain, pengalaman Robertson di pertandingan besar bisa membuatnya lebih dipilih oleh Slot. Kehadirannya di sisi kiri bisa menjadi keuntungan bagi Liverpool.

CM: Ryan Gravenberch
PSG adalah tim yang sangat agresif dalam menekan lawan setelah kehilangan bola. Oleh karena itu, Liverpool membutuhkan Gravenberch dalam performa terbaiknya untuk menjaga keseimbangan lini tengah.

CM: Alexis Mac Allister
Gelandang asal Argentina ini sedang dalam performa bagus dan mencetak gol dalam laga terakhir melawan Newcastle. Namun, ia harus berhati-hati karena sudah mengoleksi empat kartu kuning di Liga Champions musim ini.

RW: Mohamed Salah
Salah terus menunjukkan performa luar biasa di berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions, dengan tujuh kontribusi gol dalam tujuh pertandingan. Duelnya melawan Nuno Mendes bisa menjadi salah satu faktor penentu dalam pertandingan ini.

AM: Dominik Szoboszlai
Gelandang asal Hungaria ini kembali menemukan ketajamannya dan mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir. Kreativitasnya di lini tengah akan sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan PSG.

LW: Cody Gakpo
Gakpo menjadi pemain paling produktif kedua Liverpool di lini serang musim ini. Meskipun sempat mengalami cedera, kehadirannya di sisi kiri bisa memberikan ancaman besar bagi pertahanan PSG.

ST: Luis Diaz
Arne Slot memiliki banyak opsi di posisi penyerang, termasuk Darwin Nunez dan Diogo Jota. 

Namun, Diaz kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama karena kemampuannya untuk bergerak lincah dan mengacaukan pertahanan lawan.

Analisis dan Prediksi Pertandingan

Liverpool datang ke Paris dengan penuh percaya diri, tetapi mereka harus mewaspadai PSG yang tampil sangat kuat di kandang. 

Kylian Mbappe akan menjadi ancaman utama yang harus dikawal ketat oleh lini belakang The Reds. 

Sementara itu, Liverpool akan mengandalkan kombinasi lini tengah yang solid dan ketajaman Mohamed Salah di lini depan.

Dengan skema 4-2-3-1, Liverpool diharapkan bisa bermain lebih seimbang antara menyerang dan bertahan. 

Jika mampu mengendalikan tempo permainan dan memanfaatkan peluang dengan baik, The Reds bisa pulang dengan hasil positif dari Parc des Princes.

Prediksi Lineup Liverpool vs PSG - Liga Champions

Prediksi Lineup Liverpool vs PSG - Liga Champions
Prediksi Lineup Liverpool vs PSG - Liga Champions.

JAKARTA - Setelah melewati jadwal Premier League yang padat selama tujuh hari dengan tetap mempertahankan posisi puncak klasemen, Liverpool akhirnya mendapatkan waktu istirahat yang layak.

Kekalahan mengejutkan dari Plymouth di Piala FA membuat tim asuhan Arne Slot punya kesempatan untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk laga besar di Liga Champions. 

Meski berhasil finis di puncak klasemen fase liga, The Reds justru harus menghadapi tantangan berat di babak 16 besar, yaitu bertemu dengan Paris Saint-Germain (PSG) yang tampil luar biasa musim ini.

Liverpool tampil impresif sepanjang musim ini dan menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga Champions. 

Namun, untuk bisa melaju ke perempat final, mereka harus tampil dalam performa terbaik saat menghadapi tim asuhan Luis Enrique.

Berikut prediksi susunan pemain Liverpool untuk leg pertama di Parc des Princes pada Rabu malam.

Prediksi Lineup Liverpool vs PSG (4-2-3-1)

Kiper: Alisson
Alisson sempat berbagi tugas dengan Caoimhin Kelleher selama fase grup karena cedera. 

Namun, kiper asal Brasil ini kini sudah kembali fit dan hampir pasti akan menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Bek Kanan: Trent Alexander-Arnold
Dengan Conor Bradley mengalami masalah cedera, Alexander-Arnold akan menjadi starter. 

PSG memiliki winger-winger cepat yang bisa membahayakan, tetapi Trent juga bisa menjadi senjata utama Liverpool dalam membangun serangan.

Bek Tengah: Ibrahima Konate
Setelah sempat mengalami kesulitan pasca cedera, Konate kini kembali menemukan performa terbaiknya.

Liverpool akan sangat membutuhkan ketangguhannya untuk menghadapi lini serang PSG yang penuh bintang.

Bek Tengah: Virgil van Dijk
Kapten Liverpool ini kembali menunjukkan performa solid musim ini. Kemitraannya dengan Konate semakin solid, tetapi ia harus bekerja ekstra keras untuk meredam lini serang PSG yang dihuni pemain-pemain kelas dunia.

Bek Kiri: Andy Robertson
Meski Kostas Tsimikas kerap mendapatkan menit bermain, pengalaman Robertson dalam laga besar bisa membuatnya dipilih Slot untuk turun sejak awal di Paris.

Gelandang Tengah: Ryan Gravenberch
PSG dikenal sebagai tim yang menerapkan pressing ketat, terutama saat kehilangan bola. 

Oleh karena itu, Liverpool membutuhkan versi terbaik dari Gravenberch untuk membantu tim mengontrol permainan di lini tengah.

Gelandang Tengah: Alexis Mac Allister
Mac Allister mencetak gol dalam kemenangan terakhir Liverpool di Premier League melawan Newcastle. 

Namun, ia harus berhati-hati karena sudah mengoleksi empat kartu kuning dalam enam pertandingan Liga Champions.

Sayap Kanan: Mohamed Salah
Salah tampil luar biasa musim ini di berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions. 

Dengan tujuh kontribusi gol dalam tujuh pertandingan, duel Salah dengan Nuno Mendes di sisi kanan bisa menjadi kunci kemenangan bagi Liverpool.

Gelandang Serang: Dominik Szoboszlai
Szoboszlai sedang dalam performa terbaiknya dan berhasil mencetak gol dalam dua pertandingan terakhirnya. 

Liverpool akan berharap pemain asal Hungaria ini kembali tampil tajam di Paris.

Sayap Kiri: Cody Gakpo
Gakpo menjadi pemain Liverpool paling produktif kedua musim ini di lini depan. 

Namun, ia sempat mengalami cedera dan masih harus membuktikan kebugarannya untuk bisa tampil maksimal.

Striker: Luis Diaz
Arne Slot memiliki banyak pilihan di lini depan, seperti Darwin Nunez dan Diogo Jota. 

Namun, Diaz kemungkinan akan menjadi pilihan utama karena kemampuannya dalam bergerak dan mengganggu pertahanan lawan.

Liverpool menghadapi tantangan berat melawan PSG, tetapi mereka memiliki kualitas dan pengalaman yang cukup untuk menghadapi laga ini. 

Dengan susunan pemain yang kuat dan strategi yang tepat, The Reds berpeluang mendapatkan hasil positif di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Liverpool bisa mengatasi PSG di Paris? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Liverpool Dapat Pukulan Telak! Cody Gakpo Absen di Sesi Latihan Jelang Duel Kontra PSG

Liverpool Dapat Pukulan Telak! Cody Gakpo Absen di Sesi Latihan Jelang Duel Kontra PSG
Liverpool Dapat Pukulan Telak! Cody Gakpo Absen di Sesi Latihan Jelang Duel Kontra PSG.

JAKARTA - Liverpool tengah dibuat was-was setelah bintang mereka, Cody Gakpo, tidak terlihat dalam sesi latihan terbuka pada hari Selasa. 

Absennya pemain asal Belanda ini menjadi kabar yang kurang menyenangkan menjelang laga besar babak 16 besar Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG).

Gakpo Absen, Liverpool Waspada

The Reds akan menghadapi PSG yang menjadi pemuncak klasemen Ligue 1, meskipun performa mereka di fase grup tidak begitu meyakinkan. 

Sebagai juara grup, Liverpool justru mendapatkan lawan yang cukup berat, sehingga persiapan matang menjadi kunci utama.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, tentu ingin timnya tampil dengan kekuatan penuh. Namun, absennya Gakpo dalam latihan memunculkan kekhawatiran bahwa ia mungkin tidak siap untuk pertandingan leg pertama pada hari Rabu. 

Pemain berusia 25 tahun tersebut sebenarnya baru saja pulih dari cedera yang ia alami di Derby Merseyside, yang sempat membuatnya absen dalam dua pertandingan di bulan Februari.

Liverpool Kehilangan Mesin Gol?

Jika Gakpo tidak bisa bermain, ini tentu menjadi kerugian besar bagi Liverpool. Pasalnya, mantan pemain PSV Eindhoven itu telah mencetak 16 gol dalam 38 pertandingan musim ini, menjadikannya salah satu pemain kunci di lini serang The Reds.

Namun, bagi PSG, absennya Gakpo justru menjadi berkah tersendiri. Pelatih PSG, Luis Enrique, mengingatkan anak asuhnya bahwa serangan Liverpool sangat berbahaya dan menyebut mereka sebagai "jet tempur" di lini depan.

"Pertandingan ini akan sangat intens. Di atas kertas, ini adalah salah satu laga terbaik di Eropa. Liverpool adalah tim yang sangat mematikan dalam serangan balik," kata Enrique.

"Kami harus berhati-hati agar tidak menjadi korban transisi cepat mereka. 

Mereka punya tiga jet tempur di lini serang, dan jika kami tidak mengendalikan permainan, mereka bisa sangat sulit dihentikan."

Pilihan Alternatif untuk Arne Slot

Meskipun Gakpo tidak mengikuti sesi latihan, ia tetap dimasukkan dalam skuad Liverpool yang akan bertandang ke Paris. 

Jika akhirnya Gakpo tidak bisa bermain, Arne Slot masih memiliki banyak opsi lain di lini depan. 

Nama-nama seperti Luis Diaz, Diogo Jota, Darwin Nunez, dan Federico Chiesa siap diturunkan untuk mengisi posisi Gakpo.

Skuad Lengkap Liverpool untuk Laga Melawan PSG

Penjaga Gawang: Alisson, Caoimhin Kelleher, Vitezslav Jaros, Harvey Davies

Bek: Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Kostas Tsimikas, Andy Robertson, Trent Alexander-Arnold, Jarell Quansah

Gelandang: Wataru Endo, Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Curtis Jones, Ryan Gravenberch, Harvey Elliott, James McConnell, Trey Nyoni

Penyerang: Luis Diaz, Darwin Nunez, Mohamed Salah, Cody Gakpo, Federico Chiesa, Diogo Jota

Dengan atau tanpa Gakpo, Liverpool harus siap menghadapi PSG dalam duel yang diprediksi akan berjalan sengit. Mampukah The Reds meraih hasil positif di leg pertama? Kita tunggu saja aksinya di lapangan!

Senin, 03 Maret 2025

6 Pengganti Realistis Mohamed Salah di Liverpool

6 Pengganti Realistis Mohamed Salah di Liverpool
6 Pengganti Realistis Mohamed Salah di Liverpool.

JAKARTA - Mohamed Salah telah menjadi ikon Liverpool selama bertahun-tahun. Kecepatan, ketajaman, dan konsistensinya menjadikan winger asal Mesir ini sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. 

Namun, dengan kontraknya yang akan habis di akhir musim ini, Liverpool harus mulai mempertimbangkan pengganti yang mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkannya.

Berikut adalah enam pemain yang bisa menjadi penerus Salah di Anfield:

1. Nico Williams

Pemain sayap muda Athletic Club ini mencuri perhatian di Euro 2024 bersama Spanyol. 

Dengan kecepatan luar biasa dan kemampuan menggiring bola yang memukau, Williams menjadi salah satu prospek paling menarik di Eropa. 

Namun, ada tantangan besar: ia lebih sering bermain di sisi kiri, bukan kanan seperti Salah. 

Jika Liverpool ingin mendatangkannya, Arne Slot harus menyesuaikan taktik tim.

2. Bryan Mbeumo

Bintang Brentford ini kerap kali disebut sebagai pemain paling underrated di Premier League. 

Mbeumo memiliki kecepatan, kekuatan fisik, dan kaki kiri mematikan—karakteristik yang mirip dengan Salah. 

Musim ini, ia menjadi andalan Brentford dalam mencetak gol, terutama saat Ivan Toney absen. 

Meskipun bukan pilihan yang paling glamor, Mbeumo bisa menjadi opsi ekonomis yang efektif bagi Liverpool.

3. Takefusa Kubo

Pemain Jepang yang kini bersinar di Real Sociedad ini adalah contoh klasik bakat yang berkembang pesat di La Liga. 

Kubo memiliki kemampuan menggiring bola yang luar biasa serta kreativitas tinggi. 

Meski statistik gol dan assist-nya belum sehebat Salah, ia bisa berkembang lebih jauh di tim yang lebih ofensif seperti Liverpool.

4. Johan Bakayoko

Slot pasti sudah tidak asing dengan Bakayoko, mengingat pemain ini adalah salah satu bintang PSV Eindhoven yang menghancurkan harapan Feyenoord meraih gelar Eredivisie musim lalu. 

Dengan kecepatan tinggi dan kemampuan mencetak gol dari sisi kanan, Bakayoko memiliki karakteristik yang mirip dengan Salah. 

Apalagi, ia sudah menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol saat PSV menang atas Liverpool di Liga Champions.

5. Jamie Bynoe-Gittens

Pemain muda Borussia Dortmund ini mulai mencuri perhatian di Bundesliga. Dengan kecepatan dan teknik dribel luar biasa, ia telah membukukan dua digit gol sejak Januari musim ini. 

Namun, sama seperti Nico Williams, ia lebih sering bermain di sisi kiri. 

Jika Liverpool mau bersabar dan melatihnya untuk bermain di kanan, Gittens bisa menjadi investasi jangka panjang yang sangat berharga.

6. Jarrod Bowen

Winger andalan West Ham ini sudah lama menjadi mimpi buruk bagi Liverpool. Dalam beberapa pertemuan terakhir, ia kerap mencetak gol dan memberikan assist yang menyulitkan The Reds. 

Bowen punya etos kerja luar biasa, kecepatan, dan kaki kiri yang mematikan. 

Namun, usianya yang sudah 28 tahun bisa menjadi pertimbangan Liverpool, karena mereka biasanya mencari pemain yang lebih muda untuk jangka panjang.

Menggantikan Salah bukanlah tugas mudah. Pemain seperti Williams dan Gittens mungkin memiliki potensi besar, tetapi membutuhkan waktu untuk beradaptasi. 

Sementara itu, Mbeumo, Kubo, dan Bakayoko bisa menjadi solusi lebih cepat meski dengan risiko tertentu. 

Jika Liverpool ingin pemain yang siap pakai, Bowen mungkin menjadi pilihan paling aman.

Siapapun yang datang ke Anfield, satu hal pasti: Mohamed Salah akan selalu menjadi legenda Liverpool yang sulit tergantikan!

Sabtu, 01 Maret 2025

Prediksi Total Poin Akhir Liverpool di Premier League

Prediksi Total Poin Akhir Liverpool di Premier League
Prediksi Total Poin Akhir Liverpool di Premier League.

JAKARTA - Liverpool semakin tak terbendung di puncak klasemen Premier League musim ini. Sementara Arsenal terus mengalami kendala, The Reds justru melaju mulus menuju gelar juara kedua mereka di era Premier League.

Banyak yang berharap perburuan gelar berlangsung ketat hingga akhir musim, tetapi performa luar biasa Liverpool membuat fokus persaingan kini lebih tertuju pada perebutan tiket ke kompetisi Eropa. 

Tim asuhan Arne Slot saat ini unggul 13 poin dari Arsenal di posisi kedua setelah melewati jadwal berat yang mencakup laga melawan Aston Villa, Manchester City, dan Newcastle United dalam waktu tujuh hari, dengan hasil dua kemenangan dan satu imbang.

Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah Liverpool akan menjadi juara, tetapi seberapa besar total poin yang akan mereka kumpulkan? Opta, melalui superkomputernya, telah memprediksi total poin akhir The Reds musim ini.

Prediksi Total Poin Akhir Liverpool di Premier League 2024/25

Saat ini, Liverpool telah mengoleksi 67 poin dari 28 pertandingan, dengan hanya satu kekalahan. Berdasarkan perhitungan superkomputer Opta, peluang Liverpool untuk menjuarai liga mencapai 98,94% setelah hasil pertandingan terbaru.

Superkomputer memprediksi Liverpool akan mengakhiri musim dengan total 89,54 poin. 

Jika dibulatkan, angka ini menjadi 90 poin, yang berarti The Reds diproyeksikan akan meraih 23 poin dari 10 laga terakhir mereka, atau kehilangan tujuh poin di sisa musim.

Liverpool masih memiliki jadwal berat, termasuk menghadapi Arsenal dan Tottenham Hotspur di Anfield, serta laga tandang melawan Fulham, Chelsea, dan Brighton. 

Jika mereka berhasil mengunci gelar lebih awal, ada kemungkinan beberapa pertandingan terakhir akan dimanfaatkan untuk rotasi pemain, terutama jika mereka masih bertahan di Liga Champions.

Seberapa Hebat Pencapaian Liverpool Musim Ini?

Jika Liverpool benar-benar finis dengan 89 atau 90 poin, ini akan menjadi salah satu pencapaian terbaik mereka dalam sejarah Premier League. 

Di era Jurgen Klopp, Liverpool pernah mengumpulkan 97 poin pada musim 2018/19 dan 92 poin pada musim 2021/22, meski harus puas sebagai runner-up di belakang Manchester City. 

Mereka akhirnya meraih gelar juara pada musim 2019/20 dengan total 99 poin.

Jika prediksi ini akurat, tim asuhan Arne Slot akan menjadi tim ke-15 dalam sejarah Premier League yang mampu mencapai minimal 90 poin dalam satu musim. 

Hingga saat ini, hanya Manchester City musim 2017/18 yang berhasil mencapai 100 poin, sementara 13 tim lainnya mencatatkan angka antara 90 hingga 99 poin. 

Arsenal 'Invincibles' 2003/04 dan Manchester United 2008/09 juga mengakhiri musim dengan 90 poin.

Dengan permainan yang solid dan bintang-bintang yang bersinar, terutama di sisi kanan serangan, Liverpool musim ini layak disebut sebagai salah satu tim terbaik dalam sejarah Premier League. 

Tim ini mungkin masih memiliki sentuhan Klopp, tetapi Arne Slot telah membawa penyempurnaan yang membuat The Reds semakin menakutkan. 

Jika mereka bisa menjaga konsistensi hingga akhir musim, Liverpool akan menambah satu lagi cerita gemilang dalam perjalanan mereka di era Premier League.

Jumat, 28 Februari 2025

Dominik Szoboszlai, Kunci Liverpool di Bawah Arne Slot untuk Perburuan Gelar

Dominik Szoboszlai, Kunci Liverpool di Bawah Arne Slot untuk Perburuan Gelar
Dominik Szoboszlai, Kunci Liverpool di Bawah Arne Slot untuk Perburuan Gelar.

JAKARTA - Dominik Szoboszlai menjadi sosok penting bagi Liverpool di bawah kepemimpinan Arne Slot dalam perburuan gelar musim ini. 

Meskipun awalnya kurang beruntung di depan gawang, performanya belakangan ini semakin menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Awal Musim yang Kurang Beruntung

Sejak bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2023, Szoboszlai sering kali mengalami nasib sial dalam mencetak gol. 

Beberapa tendangannya hanya meleset tipis dari sasaran, diblok oleh bek lawan, atau digagalkan oleh kiper dengan penyelamatan gemilang. 

Hingga akhir tahun lalu, ia hanya mencetak satu gol di Premier League, yang semakin memperkuat anggapan bahwa ia belum tampil maksimal.

Namun, peran utama Szoboszlai di Liverpool bukan hanya soal mencetak gol. Di era Jürgen Klopp, ia lebih banyak berfungsi sebagai fasilitator, membantu Trent Alexander-Arnold dan Mohamed Salah dengan banyak berlari dan membuka ruang. 

Sayangnya, intensitas permainan yang tinggi ini membuatnya mengalami cedera hamstring dua kali dalam dua bulan pertama tahun 2024. Hal ini menjadi yang pertama kali dalam kariernya mengalami cedera otot.

Perubahan di Era Arne Slot

Setelah pulih dari cedera, performa Szoboszlai sempat menurun. Ia hanya tampil sebagai starter dalam lima dari 12 pertandingan terakhir Premier League musim lalu dan tidak mencetak gol setelah Januari. Namun, musim ini di bawah asuhan Arne Slot, ia mulai kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Kritik terhadapnya masih sama: kurang tajam dalam mencetak gol dan kurang kreatif di lini serang. 

Namun, ketika Szoboszlai absen, absennya sangat terasa. Statistik menunjukkan bahwa kontribusinya jauh lebih besar dari yang terlihat di permukaan.

Statistik yang Menunjukkan Kualitasnya

Saat ini, Szoboszlai telah mencetak lima gol dan mencatatkan tiga assist di Premier League musim ini. 

Yang menarik, empat dari lima golnya serta satu assist datang dalam delapan pertandingan terakhirnya.

Lebih dalam lagi, data menunjukkan bahwa ia seharusnya memiliki kontribusi gol lebih banyak. 

Statistik Expected Goals (xG) miliknya mencapai 6,6, sementara Expected Assists (xA) berada di angka 4,16. 

Artinya, ia sebenarnya menghasilkan peluang berkualitas tinggi, tetapi belum semua bisa dikonversi menjadi gol, baik oleh dirinya sendiri maupun rekan setimnya.

Jika dibandingkan dengan rekan-rekannya, Szoboszlai memiliki rata-rata xG per 90 menit sebesar 0,31 dari 2,54 tembakan per pertandingan. 

Angka ini hanya kalah dari Salah, Diogo Jota, Luis Díaz, Darwin Núñez, dan Cody Gakpo. Namun, perbedaannya dengan Gakpo (0,38) dan Díaz (0,38) sangat tipis.

Selain itu, ia juga memiliki xA90 (expected assists per 90 menit) sebesar 0,20, sehingga total keterlibatan golnya per 90 menit mencapai 0,51. 

Sebagai gelandang yang bukan penyerang utama, angka ini cukup impresif.

Jika dibandingkan dengan musim lalu, peningkatannya jelas terlihat. Tahun lalu, ia memiliki xG90 hanya 0,16 dengan jumlah tembakan yang hampir sama. 

Artinya, musim ini ia lebih banyak mendapatkan peluang berkualitas tinggi dan semakin berbahaya di kotak penalti lawan.

Menutup Musim dengan Performa Menjanjikan

Dengan dua gol dalam dua pertandingan terakhirnya, Szoboszlai tampaknya mulai menemukan ketajamannya. 

Jika tren positif ini berlanjut, Liverpool bisa semakin optimis dalam persaingan merebut gelar Premier League.

Perjalanan Szoboszlai di Liverpool memang tidak selalu mulus, tetapi performanya belakangan ini menunjukkan bahwa ia bisa menjadi kunci sukses bagi The Reds di bawah Arne Slot. 

Fans Liverpool tentu berharap ia bisa terus tampil konsisten dan membantu tim mencapai target mereka musim ini.

Kapan Liverpool Bisa Mengunci Gelar Juara Premier League?

Kapan Liverpool Bisa Mengunci Gelar Juara Premier League?
Kapan Liverpool Bisa Mengunci Gelar Juara Premier League?

JAKARTA - Liverpool semakin dekat untuk mengamankan gelar juara Premier League musim ini. Kemenangan penting atas Manchester City dan Newcastle United, ditambah dengan Arsenal yang kehilangan poin saat menghadapi West Ham United dan Nottingham Forest, membuat The Reds kini unggul 13 poin di puncak klasemen.

Dengan performa yang stabil dan pesaing utama mereka, Arsenal, sedang mengalami badai cedera serta penurunan performa, rasanya tinggal menunggu waktu sebelum Liverpool resmi dinobatkan sebagai juara. 

Bahkan, menurut data dari Opta, peluang Arne Slot dan timnya untuk finis di puncak klasemen mencapai 98,8%.

Lalu, kapan tepatnya Liverpool bisa mengunci gelar Premier League? Berikut beberapa skenario yang bisa terjadi:

Kemungkinan Tercepat Liverpool Juara

Secara matematis, Liverpool bisa mengunci gelar Premier League pada awal April. Namun, skenario ini hanya bisa terjadi jika Arsenal kalah dalam empat pertandingan liga berikutnya melawan Manchester United (tandang), Chelsea (kandang), Fulham (kandang), dan Everton (tandang). 

Di sisi lain, Liverpool harus memenangkan tiga laga berikutnya melawan Southampton (kandang), Everton (kandang), dan Fulham (tandang).

Jika semua skenario ini terjadi, Liverpool bisa dipastikan menjadi juara pada akhir pekan 5-6 April dengan kemenangan atas Fulham.

Jika Arsenal Terus Menang, Kapan Liverpool Juara?

Saat ini, Liverpool telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibanding Arsenal. Arsenal akan memainkan laga tunda mereka melawan Chelsea pada 16 Maret, bertepatan dengan final Carabao Cup di mana Liverpool akan menghadapi Newcastle United.

Jika Arsenal terus menang dan menyamai hasil Liverpool di sisa musim, maka The Reds baru bisa memastikan gelar pada akhir pekan 3-4 Mei saat bertandang ke markas Chelsea. 

Menariknya, jika skenario ini terjadi, Liverpool akan menghadapi Arsenal di laga berikutnya, dan bisa saja The Gunners memberikan guard of honour untuk sang juara di Anfield.

Namun, jika Liverpool tetap menjaga keunggulan 13 poin dan Arsenal gagal memperpendek jarak, mereka bisa mengunci gelar pada 26-27 April saat menjamu Tottenham Hotspur di Anfield.

Bisakah Liverpool Juara Saat Melawan Arsenal?

Liverpool berpeluang meraih gelar juara saat menghadapi Arsenal di Anfield pada akhir pekan 10-11 Mei. 

Namun, untuk skenario ini terjadi, Arsenal harus mampu memangkas selisih poin dengan Liverpool menjadi empat hingga tujuh poin sebelum pertandingan tersebut.

Jika itu terjadi dan Liverpool menang dalam pertandingan tersebut, maka mereka akan resmi menjadi juara di depan para pendukungnya dengan mengalahkan Arsenal.

Kapan Liverpool Akan Mengangkat Trofi?

Pada musim 2019/20, Liverpool menjuarai Premier League tetapi tidak bisa merayakannya di depan Anfield yang penuh karena pandemi COVID-19. Kali ini, mereka akan mendapatkan kesempatan itu.

Tidak peduli kapan mereka memastikan gelar, Liverpool akan secara resmi mengangkat trofi Premier League setelah pertandingan terakhir musim ini melawan Crystal Palace di Anfield pada 25 Mei.

Berapa Maksimal Poin yang Bisa Diraih Liverpool?

Rekor poin terbanyak dalam satu musim Premier League saat ini masih dipegang oleh Manchester City dengan 100 poin di musim 2017/18. 

Liverpool sendiri pernah mencatatkan 99 poin saat menjuarai liga pada musim 2019/20.

Musim ini, Liverpool hanya bisa mencapai maksimal 97 poin jika mereka memenangkan semua dari 10 pertandingan tersisa. 

Sebagai perbandingan, Arsenal hanya bisa mencapai maksimal 87 poin jika mereka memenangkan seluruh 11 pertandingan yang tersisa, yang berarti Liverpool hanya perlu menjaga selisih 10 poin untuk memastikan gelar juara.

Dengan kondisi saat ini, para pendukung The Reds bisa mulai bersiap untuk merayakan gelar juara Premier League kedua mereka!

Mohamed Salah layak menangkan Ballon d’Or musim ini, ambisi Liverpool meraih treble

Mohamed Salah layak menangkan Ballon d’Or musim ini, ambisi Liverpool meraih treble
Mohamed Salah layak menangkan Ballon d’Or musim ini, ambisi Liverpool meraih treble.

JAKARTA - Mohamed Salah seharusnya memenangkan Ballon d’Or. Tidak banyak pemain dalam sejarah sepak bola yang mampu tampil konsisten seperti bintang Liverpool ini sepanjang musim 2024/25.

Baru-baru ini, Salah kembali membuktikan kualitasnya dengan satu assist dalam kemenangan 2-0 Liverpool atas Newcastle, yang semakin mengukuhkan posisi The Reds di puncak klasemen Liga Inggris dengan selisih 13 poin. Statistiknya pun luar biasa: 30 gol dan 22 assist dalam 39 pertandingan musim ini.

Jika dibandingkan dengan pemain lain di 15 liga teratas dunia, tak ada yang memiliki kontribusi gol lebih banyak dari Salah. Raphinha dari Barcelona berada di posisi kedua dengan 42 kontribusi gol. 

Sementara itu, Kylian Mbappé dari Real Madrid dan Erling Haaland dari Manchester City baru mencatatkan 31 kontribusi gol.

Salah jelas unggul jauh dari para pesaingnya. Tidak ada lagi alasan untuk mempertanyakan apakah ia layak memenangkan Ballon d’Or pada Oktober mendatang. Namun, apakah penghargaan ini benar-benar penting?

Ballon d’Or: Penghargaan yang Subjektif

Pada akhirnya, Ballon d’Or hanyalah penghargaan yang dibuat oleh sebuah majalah Prancis dan ditentukan oleh sekelompok jurnalis. 

Sangat sedikit dari mereka yang benar-benar pernah bermain sepak bola secara profesional.

Penghargaan ini bersifat subjektif. Bahkan jika kita melihat secara objektif, Salah adalah pemain terbaik di dunia saat ini. 

Namun, hal itu sering kali tidak cukup untuk memenangkan Ballon d’Or. Seperti halnya Rodri di tahun 2024, Salah telah menjadi ikon sepak bola di tahun 2025, dan faktor ini bisa menjadi penentu kemenangan.

Untungnya, Salah sendiri tidak terjebak dalam euforia penghargaan individu. Fokus utamanya adalah kesuksesan tim. 

Liverpool saat ini berada di jalur untuk meraih tiga trofi, termasuk Liga Inggris dan Liga Champions.

Keberhasilan Kolektif Lebih Penting

Dalam wawancara dengan TNT Sports sebelum laga melawan Newcastle, Salah mengatakan bahwa musim ini adalah yang terbaik dalam kariernya. 

Bukan hanya karena jumlah golnya, tetapi juga karena ia mampu membuat rekan-rekannya bermain lebih baik.

"Saya merasa ini adalah musim terbaik saya karena saya membuat pemain lain di sekitar saya lebih baik. Itu yang saya rasakan. Jika Anda melihat statistik mereka, angka mereka lebih tinggi dari musim sebelumnya. Assist saya lebih banyak tahun ini, yang berarti saya banyak membantu mereka," kata Salah.

Perjalanannya bersama Liverpool bukan hanya soal gol dan assist. Dia telah menunjukkan bahwa dirinya bukan pemain yang egois. 

Selama delapan musim di Anfield, hanya sekali dia gagal mencatatkan dua digit assist. 

Tahun ini, ia semakin menikmati perannya sebagai kreator peluang untuk rekan-rekannya.

Lebih Dari Sekadar Ballon d’Or

Dengan Liverpool yang semakin dekat dengan gelar Liga Inggris, penghargaan individu seperti Ballon d’Or seharusnya menjadi perhatian kedua. 

Fokus utama Salah adalah membawa Liverpool kembali menjadi juara.

Menariknya, ketidakpastian masa depannya di Liverpool justru membuatnya tampil lebih lepas dan menikmati permainan. 

Saat melawan Newcastle, ia bahkan beberapa kali menggunakan umpan trivela khasnya dengan akurasi luar biasa, mengingatkan kita pada Luis Suárez di masa jayanya.

Suárez sendiri pernah gagal masuk nominasi Ballon d’Or pada 2014 meski mencetak 31 gol dan 15 assist dalam 37 pertandingan untuk Liverpool. 

Banyak yang menduga masalah disiplin menjadi alasan utamanya. 

Namun, absennya Suárez dari daftar nominasi tidak mengurangi status legendarisnya di mata fans Liverpool.

Begitu juga dengan Salah. Dengan torehan 350 gol dan assist, ia kini hanya tertinggal dari Ian Rush (429) dan Billy Liddell (360) dalam sejarah klub. 

Ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu yang terbaik, dengan atau tanpa Ballon d’Or.

Jadi, apakah Mohamed Salah pantas memenangkan Ballon d’Or? Tentu saja. Tapi apakah kita harus peduli? Tidak juga. 

Karena yang lebih penting adalah bagaimana dia telah membawa Liverpool menuju kejayaan.

Kamis, 27 Februari 2025

Liverpool Menang 2-0 atas Newcastle United, Unggul 13 Poin di Puncak Klasemen

Liverpool Menang 2-0 atas Newcastle United, Unggul 13 Poin di Puncak Klasemen
Liverpool Menang 2-0 atas Newcastle United, Unggul 13 Poin di Puncak Klasemen.

JAKARTA - Liverpool semakin kokoh di puncak klasemen Premier League setelah mengalahkan Newcastle United dengan skor 2-0 di Anfield, Rabu malam. 

Dua gol yang dicetak oleh Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister membuat The Reds kini unggul 13 poin dari pesaing terdekat mereka, Arsenal.

Kemenangan Penting Menuju Gelar Juara

Hasil ini menjadi langkah besar bagi Liverpool dalam perburuan gelar juara musim ini. Dengan hanya tersisa 10 pertandingan lagi, pasukan yang dipimpin Johnny Heitinga dari pinggir lapangan – menggantikan Arne Slot yang sedang menjalani hukuman larangan mendampingi tim – semakin dekat dengan trofi impian mereka.

Szoboszlai kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol di menit ke-11. Ini menjadi gol ketiganya yang tercipta lebih awal di Anfield sejak bergabung dengan Liverpool. 

Sementara itu, Mohamed Salah juga memberikan kontribusi besar dengan memberikan assist kepada Mac Allister untuk memastikan kemenangan.

Newcastle Tanpa Alexander Isak

Di sisi lain, Newcastle United harus bermain tanpa pencetak gol terbanyak mereka, Alexander Isak, yang absen karena cedera paha. 

Absennya Isak cukup berpengaruh terhadap ketajaman lini serang Newcastle, yang pada pertandingan ini tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.

Kekalahan ini membuat Newcastle tertahan di posisi keenam klasemen sementara dan semakin sulit dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Mereka kini terpaut tiga poin dari empat besar.

Statistik Menarik dari Laga Ini

  • Szoboszlai mencetak gol di dua pertandingan Premier League berturut-turut untuk pertama kalinya.
  • Liverpool mencatatkan clean sheet ke-12 musim ini, terbanyak di Premier League.
  • Newcastle tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

Dengan performa yang semakin solid, Liverpool kini semakin percaya diri untuk meraih gelar juara Premier League musim ini. 

Mampukah mereka mempertahankan keunggulan hingga akhir musim? Kita tunggu saja!