Berita Borneotribun.com: Liga Champions Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Maret 2025

Guardiola Prediksi Persaingan Tiket Liga Champions Bakal Sengit Sampai Akhir Musim!

Guardiola Prediksi Persaingan Tiket Liga Champions Bakal Sengit Sampai Akhir Musim!
Guardiola Prediksi Persaingan Tiket Liga Champions Bakal Sengit Sampai Akhir Musim!

JAKARTA - Persaingan di Premier League makin panas! Pep Guardiola, pelatih Manchester City, memprediksi bahwa perburuan tiket Liga Champions akan berlangsung sengit hingga pekan terakhir musim ini. 

Apalagi, posisi lima besar kemungkinan besar cukup untuk memastikan satu tempat di kompetisi elite Eropa tersebut.

Manchester City sendiri masih terlibat dalam pertarungan ini, terutama setelah hasil imbang 2-2 melawan Brighton pada Sabtu lalu. 

Laga di Etihad Stadium itu berlangsung dramatis, di mana City sempat unggul lewat gol Erling Haaland dan Omar Marmoush. 

Namun, Brighton tak mau kalah. Pervis Estupinan mencetak gol indah lewat tendangan bebas, sebelum gol bunuh diri Abdukodir Khusanov membuat skor kembali imbang.

Hasil ini membuat City kehilangan poin berharga di kandang sendiri. Total, mereka sudah kehilangan sembilan poin dari posisi unggul di laga kandang musim ini, yang merupakan jumlah tertinggi sejak musim 2008-09 (12 poin).

City Masih Harus Berjuang

Kondisi ini tentu bikin Guardiola makin waspada. Apalagi, City baru saja kalah 1-0 dari Nottingham Forest di laga sebelumnya. 

Sekarang, mereka tertinggal enam poin dari posisi ketiga dan bisa saja berjarak empat poin dari Chelsea di peringkat keempat jika The Blues menang melawan Arsenal.

Namun, harapan masih ada. Jika salah satu dari lima tim Inggris yang berlaga di perempat final kompetisi Eropa menang, maka posisi lima besar Premier League akan cukup untuk lolos ke Liga Champions. Tapi Guardiola sadar, perjuangan belum selesai.

"Sembilan laga tersisa, sembilan final. Sepertinya akan seperti itu," kata Guardiola. "Kami punya pertandingan yang sulit. Situasinya mirip dengan saat melawan Nottingham Forest. Oke, kami tidak kalah. Tapi hasil ini tetap kurang bagus. Persaingan bakal ketat sampai akhir."

Mental Harus Kuat Sampai Akhir

Gelandang City, Ilkay Gundogan, juga merasa kecewa dengan hasil imbang ini. Menurutnya, City sebenarnya bermain cukup baik dan punya peluang untuk menang. 

Namun, setelah kebobolan gol kedua, mereka seolah kehilangan kepercayaan diri.

"Kami kecewa. Kami dua kali unggul, bermain cukup baik, tapi akhirnya hanya dapat satu poin. Rasanya frustrasi," kata Gundogan kepada BBC Sport.

"Kami sempat membatasi penguasaan bola mereka. Tapi setelah kebobolan gol kedua, kami jadi kehilangan rasa percaya diri dan semangat juang. Kami sedikit menurun dan memberikan mereka peluang mudah. Kami harus tetap tenang, karena kesalahan bisa terjadi di level ini."

Meskipun situasinya menantang, Gundogan menegaskan bahwa City harus tetap fokus dan menjaga mental juara mereka. 

"Kami harus menampilkan yang terbaik di setiap pertandingan. Kami ingin menyalurkan energi positif dalam permainan. Tapi kadang itu saja tidak cukup," tambahnya.

Dengan sembilan laga tersisa, semua masih bisa terjadi di Premier League. Guardiola dan anak asuhnya harus segera bangkit jika ingin mengamankan tempat di Liga Champions musim depan. 

Jadi, siap-siap aja, persaingan bakal makin panas sampai akhir musim!

Burnley pepet Leeds dan Derby County menang dramatis dalam persaingan Liga Championship

Burnley pepet Leeds dan Derby County menang dramatis dalam persaingan Liga Championship
Burnley pepet Leeds dan Derby County menang dramatis dalam persaingan Liga Championship.

JAKARTA - Liga Championship makin panas! Burnley berhasil merangsek ke posisi kedua setelah menang 2-0 atas Swansea City. 

Sementara itu, Derby County menunjukkan mental juara dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Plymouth Argyle. Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Burnley Jaga Asa Promosi

Burnley tampil solid saat bertandang ke markas Swansea City. Mereka sukses mencetak clean sheet ke-27 musim ini, mencatatkan rekor baru di Championship! Pertandingan baru berjalan 4 menit, Josh Brownhill langsung bikin gol usai memanfaatkan umpan silang dari Zian Flemming yang merebut bola di lini tengah.

Tak butuh waktu lama, Jaidon Anthony menggandakan keunggulan di menit ke-20 lewat sontekan jarak dekat. 

Swansea pun kesulitan membalas karena lini pertahanan Burnley begitu rapat. 

Tim tuan rumah cuma bisa mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga. 

Hasil ini bikin Burnley kini cuma tertinggal dua poin dari Leeds United yang ada di puncak klasemen.

Derby County Menolak Menyerah!

Di laga lain, Derby County berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menaklukkan Plymouth Argyle 3-2. 

Harrison Armstrong dan Marcus Harness membawa Derby unggul 2-0 dalam 26 menit pertama di Home Park. 

Tapi, Plymouth nggak tinggal diam! Mustapha Bundu memperkecil ketertinggalan di menit ke-38.

Begitu babak kedua dimulai, Derby malah kebobolan lagi! Nat Phillips mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang Ryan Hardie. Skor jadi 2-2 dan Plymouth semakin percaya diri. 

Tapi, Derby nggak mau pulang dengan tangan kosong! Di menit ke-88, Marcus Harness muncul sebagai pahlawan dengan gol kemenangan yang memastikan Derby meraih tiga kemenangan beruntun. 

Kini, mereka hanya terpaut satu poin dari zona aman degradasi!

Haji Wright Hat-trick, Coventry Makin Solid

Coventry City juga tampil impresif dengan menggasak Sunderland 3-0. Bintang laga ini adalah Haji Wright, yang mencetak hat-trick spektakuler! Wright membuka skor di menit ke-21 lewat sepakan keras, lalu menambah gol lewat penalti delapan menit kemudian. 

Gol ketiganya terjadi di menit ke-73 dengan penyelesaian cantik melewati kiper Anthony Patterson.

Berkat kemenangan ini, Coventry naik ke peringkat lima klasemen, unggul dua poin dari Bristol City yang ada di posisi ketujuh. 

Sunderland sendiri turun ke posisi empat dan kini berjarak sembilan poin dari Burnley.

Hasil Laga Lainnya:

  • Cardiff City 2-1 Blackburn Rovers
    Cardiff sukses mengakhiri tren negatif setelah menang 2-1 atas Blackburn. Yakou Meite menjadi penentu kemenangan di menit ke-73 setelah sebelumnya Yousef Salech dan Yuki Ohashi mencetak gol untuk masing-masing tim.

  • Oxford United 1-0 Watford
    Oxford akhirnya merasakan kemenangan lagi setelah sembilan laga tanpa hasil maksimal! Siriki Dembele mencetak gol kemenangan di menit ke-82, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah James Abankwah diusir keluar lapangan.

Klasemen Sementara Championship (Papan Atas & Degradasi):

  1. Leeds United - 76 poin
  2. Burnley - 74 poin
  3. Sunderland - 65 poin
  4. Derby County - 35 poin
  5. Plymouth Argyle - 34 poin
  6. Cardiff City - 31 poin

Championship makin seru! Apakah Burnley bisa terus menempel Leeds dan promosi ke Premier League? Atau justru Derby bakal lolos dari zona degradasi? Pantau terus update-nya!

Kamis, 13 Maret 2025

Atletico Madrid vs Real Madrid: Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final

Atletico Madrid vs Real Madrid Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final
Atletico Madrid vs Real Madrid Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final.

JAKARTA - Atletico Madrid dan Real Madrid kembali menyuguhkan pertandingan penuh drama di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. 

Setelah perpanjangan waktu dan adu penalti yang mendebarkan, Real Madrid akhirnya memastikan diri lolos ke perempat final meskipun kalah 0-1 di leg kedua di Metropolitano.

Gol Cepat Gallagher dan Tekanan bagi Madrid

Keunggulan 2-1 yang dimiliki Real Madrid dari leg pertama langsung lenyap hanya dalam waktu 27 detik. 

Conor Gallagher mencetak gol cepat untuk Atletico setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang Madrid. 

Gol ini menjadi rekor tersendiri bagi Atletico sebagai gol tercepat mereka di Liga Champions.

Setelah tertinggal, Real Madrid mencoba menekan balik, namun pertahanan solid Atletico yang dikomandoi oleh Jose Gimenez dan Jan Oblak membuat Los Blancos kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kesempatan Penalti yang Terbuang

Real Madrid memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di babak kedua ketika Kylian Mbappe dijatuhkan oleh Clement Lenglet di kotak penalti. 

Namun, Vinicius Junior yang maju sebagai eksekutor malah melepaskan tendangan yang melambung jauh di atas mistar gawang. 

Kegagalan ini menjadi pukulan bagi Madrid yang berusaha menghindari perpanjangan waktu.

120 Menit Tanpa Gol, Adu Penalti Jadi Penentu

Hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Atletico dan Real Madrid pun harus menentukan nasib mereka lewat adu penalti.

Real Madrid mengambil tendangan pertama dalam adu penalti ini. Julian Alvarez sempat mengira telah menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi VAR mengintervensi dan membatalkan golnya karena terjadi double touch. 

Saat Alvarez terpeleset, bola mengenai kaki tumpunya sebelum masuk ke gawang, sehingga wasit memutuskan tendangan tersebut tidak sah.

Jan Oblak sempat menghidupkan harapan Atletico dengan menahan tembakan Lucas Vazquez, tetapi Marcos Llorente yang menjadi penendang selanjutnya justru gagal setelah bola membentur mistar. 

Momen krusial ini akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Antonio Rudiger yang sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor terakhir. 

Tembakannya meluncur melewati Oblak dan memastikan Real Madrid lolos ke perempat final.

Atletico Kembali Tersingkir lewat Adu Penalti

Kekalahan ini menambah catatan buruk Atletico Madrid dalam adu penalti melawan Real Madrid. 

Skuad asuhan Diego Simeone sebelumnya memiliki rekor cukup baik dalam adu penalti di Liga Champions, dengan tiga kemenangan dari empat kesempatan. 

Namun, satu-satunya kekalahan mereka sebelumnya terjadi di final Liga Champions 2015-16, juga melawan Real Madrid.

Real Madrid kini mencatat rekor sempurna dalam enam kali adu penalti melawan Atletico di semua kompetisi. 

Meski Vinicius Junior sempat gagal mengeksekusi penalti dalam waktu normal, timnya tetap menunjukkan ketenangan dan pengalaman saat menghadapi tekanan di babak tos-tosan.

Real Madrid Bertemu Arsenal di Perempat Final

Dengan kemenangan ini, Real Madrid memastikan langkah mereka ke perempat final Liga Champions. Mereka akan menghadapi Arsenal, yang juga tampil impresif di babak 16 besar. 

Duel ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan mengingat performa luar biasa kedua tim musim ini.

Bagi Atletico, kekalahan ini menjadi pukulan telak mengingat mereka memiliki banyak peluang untuk menyelesaikan pertandingan lebih awal. 

Namun, sepak bola adalah soal ketahanan dan mental juara, sesuatu yang masih dimiliki Real Madrid di kompetisi Eropa.

Real Madrid kembali menunjukkan mental juara mereka dengan kemenangan dramatis atas Atletico Madrid. 

Meski kalah 0-1 di leg kedua, keberhasilan mereka dalam adu penalti memastikan langkah ke perempat final. 

Kini, Los Blancos siap menghadapi tantangan berikutnya dari Arsenal dalam perjalanan mereka mempertahankan gelar Liga Champions musim ini.

Aston Villa 3-0 Club Brugge (Agg 6-1): Marco Asensio Bawa Villa ke Perempat Final Liga Champions Melawan PSG

Aston Villa 3-0 Club Brugge (Agg 6-1) Marco Asensio Bawa Villa ke Perempat Final Liga Champions Melawan PSG
Aston Villa 3-0 Club Brugge (Agg 6-1): Marco Asensio Bawa Villa ke Perempat Final Liga Champions Melawan PSG.

JAKARTA - Aston Villa berhasil melangkah ke perempat final Liga Champions setelah menaklukkan Club Brugge dengan skor meyakinkan 3-0 di Villa Park. 

Kemenangan ini membuat mereka unggul agregat 6-1 dan siap menghadapi Paris Saint-Germain di babak berikutnya.

Asensio Bersinar, Villa Melaju ke Perempat Final

Pertandingan ini sempat berjalan imbang di babak pertama, meskipun Club Brugge harus bermain dengan 10 orang sejak awal setelah Kyriani Sabbe menerima kartu merah. 

Namun, masuknya Marco Asensio di babak kedua menjadi kunci kemenangan Villa. 

Pemain asal Spanyol itu mencetak dua gol, sementara Ian Maatsen juga turut menyumbang satu gol, memastikan kemenangan nyaman bagi tim asuhan Unai Emery.

Jalannya Pertandingan

Club Brugge memulai laga dengan semangat tinggi demi mengejar ketertinggalan dari leg pertama. 

Namun, harapan mereka pupus saat Emiliano Martinez melepaskan umpan panjang yang mengarah ke Marcus Rashford. 

Sabbe, yang berusaha menghentikan Rashford, melakukan pelanggaran dan langsung diusir keluar lapangan.

Meski unggul jumlah pemain, Villa tetap bermain hati-hati hingga babak pertama berakhir tanpa gol. Namun, perubahan taktik yang dilakukan Emery di babak kedua membuahkan hasil. 

Ia memasukkan Marco Asensio dan Leon Bailey, yang langsung memberikan dampak instan. 

Bailey memberikan umpan kepada Asensio yang sukses mencetak gol pertama dengan tendangan keras ke pojok atas gawang.

Tak lama berselang, Asensio hampir menambah gol keduanya setelah tendangannya mengenai tiang. 

Ian Maatsen kemudian menggandakan keunggulan Villa, sebelum Rashford dengan unselfish memberikan assist kepada Asensio untuk gol ketiga, sekaligus memastikan kemenangan telak bagi tim tuan rumah.

Susunan Pemain dan Rating

Aston Villa: Martinez (8), Cash (6), Konsa (7), Mings (7), Maatsen (7), McGinn (7), Tielemans (7), Kamara (6), Rogers (7), Rashford (7), Watkins (6).

Pemain Pengganti: Bailey (7), Asensio (9), Torres (6), Ramsey (6), Disasi (6).

Club Brugge: Mignolet (6), Sabbe (4), Ordonez (6), Mechele (6), De Cuyper (7), Onyedika (6), Jashari (6), Talbi (6), Vanaken (6), Tzolis (6), Jutgla (6).

Pemain Pengganti: Romero (6), G Nilsson (5), Skoras (5), C Nilsson (6), Siquet (6).

Pemain Terbaik: Marco Asensio

Asensio tampil luar biasa dengan dua golnya dalam laga ini. Ini merupakan kali ketiga berturut-turut ia mencetak dua gol di laga kandang untuk Villa. 

Dengan tujuh gol dalam lima pertandingan terakhirnya, Asensio kini menjadi sosok yang sangat dicintai oleh para penggemar di Villa Park. 

Menariknya, ia kini akan menghadapi mantan klubnya, PSG, di perempat final.

Apa Selanjutnya untuk Aston Villa?

Keberhasilan ini menandai pertama kalinya dalam 42 tahun Aston Villa mencapai perempat final Liga Champions. 

Selain itu, mereka juga masih memiliki kesempatan untuk melaju di kompetisi domestik. 

Selanjutnya, Villa akan menghadapi Preston North End di Piala FA, di mana kemenangan akan membawa mereka ke semifinal di Wembley.

Di Premier League, posisi mereka saat ini berada di peringkat ke-9. Meski begitu, mereka masih memiliki peluang besar untuk kembali ke kompetisi Eropa musim depan, karena hanya tertinggal empat poin dari Chelsea yang berada di posisi ke-4.

Dengan performa yang semakin membaik dan kehadiran pemain seperti Asensio, Villa bisa menjadi kejutan besar di Liga Champions musim ini. 

Mampukah mereka mengalahkan PSG dan melangkah lebih jauh? Kita tunggu saja!

Arsenal Lolos ke Perempat Final Liga Champions Setelah Bermain Imbang 2-2 dengan PSV Eindhoven

Arsenal Lolos ke Perempat Final Liga Champions Setelah Bermain Imbang 2-2 dengan PSV Eindhoven
Arsenal Lolos ke Perempat Final Liga Champions Setelah Bermain Imbang 2-2 dengan PSV Eindhoven.

JAKARTA - Arsenal memastikan langkah mereka ke babak perempat final Liga Champions setelah meraih kemenangan agregat 9-3 atas PSV Eindhoven. 

Meskipun pertandingan leg kedua di Emirates Stadium pada Rabu malam berakhir dengan skor 2-2, The Gunners tetap unggul jauh berkat kemenangan telak di leg pertama.

Jalannya Pertandingan

Arsenal tampil dengan beberapa rotasi dalam susunan pemainnya, tetapi tetap menunjukkan dominasi sejak awal. 

Oleksandr Zinchenko membuka keunggulan dengan sebuah gol indah, meskipun ia memilih untuk tidak merayakannya sebagai bentuk penghormatan kepada PSV, klub yang pernah ia bela sebagai pemain pinjaman hampir satu dekade lalu.

PSV tidak tinggal diam. Mantan pemain Tottenham Hotspur, Ivan Perisic, berhasil menyamakan kedudukan untuk tim tamu. 

Namun, Arsenal kembali unggul melalui sepakan Declan Rice yang membuat publik Emirates bersorak.

Ketika Arsenal tampak akan mengunci kemenangan, PSV kembali memberikan kejutan. 

Couhaib Driouech mencetak gol spektakuler dengan mencungkil bola melewati David Raya setelah kesalahan fatal di lini tengah Arsenal. 

Meski begitu, hasil imbang ini tetap mengantarkan Arsenal ke perempat final dengan agregat kemenangan besar.

Penilaian Pemain Arsenal vs PSV Eindhoven (Formasi 4-3-3)

Berikut adalah rating pemain berdasarkan data dari Fotmob:

Pemain Arsenal

  • GK: David Raya – 6.6
  • RB: Ben White – 6.4
  • CB: Jakub Kiwior – 5.8
  • CB: Gabriel – 6.4
  • LB: Myles Lewis-Skelly – 6.8
  • CM: Oleksandr Zinchenko – 7.6
  • CM: Jorginho (c) – 5.5
  • CM: Declan Rice – 7.5
  • RW: Raheem Sterling – 8.6 ⭐ (Man of the Match)
  • ST: Mikel Merino – 6.5
  • LW: Kieran Tierney – 6.3

Pemain Pengganti:

  • Riccardo Calafiori (64' untuk Rice) – 6.7
  • Leandro Trossard (64' untuk Merino) – 6.1
  • Jurrien Timber (79' untuk White) – 5.8
  • Martin Odegaard (79' untuk Zinchenko) – 6.2
  • Gabriel Martinelli (79' untuk Tierney) – 6.0

Cadangan yang tidak digunakan: Neto (GK), Tommy Setford (GK), William Saliba, Thomas Partey, Ethan Nwaneri, Ismeal Kabia, Nathan Butler-Oyedeji.

Penilaian Pemain PSV Eindhoven vs Arsenal (Formasi 4-3-3)

  • GK: Walter Benitez – 6.4
  • RB: Richard Ledezma – 6.8
  • CB: Adamo Nagalo – 7.7
  • CB: Armando Obispo – 6.1
  • LB: Tyrell Malacia – 6.7
  • CM: Guus Til – 7.4
  • CM: Jerdy Schouten (c) – 6.0
  • CM: Isaac Babadi – 7.5
  • RW: Johan Bakayoko – 6.8
  • ST: Ivan Perisic – 8.1
  • LW: Couhaib Driouech – 7.8

Pemain Pengganti:

  • Joey Veerman (46' untuk Schouten) – 6.7
  • Luuk de Jong (68' untuk Perisic) – 6.3
  • Olivier Boscagli (69' untuk Obispo) – 6.4
  • Ryan Flamingo (77' untuk Nagalo) – 6.2
  • Esmir Bajraktarevic (80' untuk Driouech) – 6.6

Cadangan yang tidak digunakan: Josh Drommel (GK), Niek Schiks (GK), Rick Karsdrop, Sergino Dest, Tygo Land, Noa Lang.

Arsenal menunjukkan kelasnya dengan agregat kemenangan telak atas PSV Eindhoven. 

Meskipun pertandingan leg kedua berakhir imbang, performa apik di leg pertama memastikan The Gunners melaju ke perempat final dengan percaya diri.

Pemain terbaik dalam pertandingan ini adalah Raheem Sterling, yang tampil cemerlang dengan rating 8.6. 

Arsenal kini tinggal menunggu hasil undian untuk mengetahui siapa lawan mereka di babak selanjutnya.

Dengan performa seperti ini, apakah Arsenal bisa melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini? Kita tunggu saja kiprah mereka selanjutnya!

Rabu, 12 Maret 2025

Raphinha Cetak Rekor, Lampaui Neymar di Liga Champions

Raphinha Cetak Rekor, Lampaui Neymar di Liga Champions
Raphinha Cetak Rekor, Lampaui Neymar di Liga Champions.

JAKARTA - Barcelona kembali menunjukkan dominasinya di Liga Champions dengan kemenangan 3-1 atas Benfica. 

Namun, sorotan utama dalam laga ini adalah performa gemilang Raphinha yang mencetak dua gol dan berhasil melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Neymar.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Raphinha mencetak gol di masing-masing babak, membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan. 

Dengan tambahan dua gol ini, pemain asal Brasil tersebut kini telah mencatatkan rekor gol yang lebih baik dibanding Neymar dalam jumlah pertandingan yang sama di kompetisi Eropa.

Rekor yang dipecahkan oleh Raphinha ini menjadi bukti bahwa ia semakin matang sebagai salah satu pemain kunci Barcelona. 

Sejak bergabung dari Leeds United, Raphinha terus berkembang dan kini menjadi andalan di lini serang Blaugrana.

Selain itu, kemenangan ini juga memastikan langkah Barcelona ke babak perempat final Liga Champions musim ini. 

Performa apik dari Raphinha diharapkan terus berlanjut, mengingat Barcelona memiliki ambisi besar untuk kembali merajai Eropa.

Dengan pencapaian ini, Raphinha semakin mengukuhkan namanya di jajaran pemain top dunia. 

Apakah ia akan mampu membawa Barcelona melangkah lebih jauh di Liga Champions? Kita tunggu aksi selanjutnya!

Lille vs Borussia Dortmund: Preview, Prediksi, dan Susunan Pemain

Lille vs Borussia Dortmund Preview, Prediksi, dan Susunan Pemain
Lille vs Borussia Dortmund Preview, Prediksi, dan Susunan Pemain.

JAKARTA - Liga Champions semakin mendekati babak perempat final, dan laga seru antara Lille vs Borussia Dortmund di leg kedua babak 16 besar akan menentukan siapa yang berhak melaju ke fase berikutnya untuk menghadapi Barcelona. 

Setelah hasil imbang 1-1 di leg pertama, kedua tim sama-sama masih punya peluang besar untuk lolos.

Lille akan bermain di depan pendukungnya sendiri di Stade Pierre-Mauroy dan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang 1-0 atas Montpellier di liga domestik. 

Sementara itu, Borussia Dortmund justru mengalami kekalahan 0-1 dari Augsburg di Bundesliga, sehingga mereka perlu bangkit di laga ini.

Detail Pertandingan

  • Lokasi: Stade Pierre-Mauroy, Lille, Prancis
  • Tanggal: 13 Maret 2025
  • Kick-off: 00.45 WIB
  • Wasit: Sandro Scharer (Swiss)
  • VAR: Dennis Johan Higler (Belanda)

Rekor Pertemuan Lille vs Borussia Dortmund

  • Lille menang: 0
  • Borussia Dortmund menang: 0
  • Imbang: 3
  • Pertemuan terakhir: Borussia Dortmund 1-1 Lille (4 Maret 2025) – Liga Champions

Performa Terakhir (Semua Kompetisi)

Lille

  • 08/03/25 - Lille 1-0 Montpellier ✅
  • 04/03/25 - Borussia Dortmund 1-1 Lille 🤝
  • 01/03/25 - PSG 4-1 Lille ❌
  • 22/02/25 - Lille 2-1 Monaco ✅
  • 16/02/25 - Rennes 0-2 Lille ✅

Borussia Dortmund

  • 08/03/25 - Borussia Dortmund 0-1 Augsburg ❌
  • 04/03/25 - Borussia Dortmund 1-1 Lille 🤝
  • 01/03/25 - St. Pauli 0-2 Borussia Dortmund ✅
  • 22/02/25 - Borussia Dortmund 6-0 Union Berlin ✅
  • 15/02/25 - Bochum 2-0 Borussia Dortmund ❌

Cara Menonton Lille vs Borussia Dortmund (TV/Live Streaming)

Negara TV/Live Streaming
Inggris discovery+, discovery+ App, TNT Sports 4
Amerika Serikat Paramount+, fuboTV, TUDN.com, Univision NOW, TUDN App, ViX, CBS Sports Network, TUDN USA, UniMás
Kanada DAZN Canada

Berita Tim

Lille

Lille tidak akan diperkuat Edon Zhegrova yang masih mengalami cedera jangka panjang. 

Samuel Umtiti dan Tiago Santos juga dipastikan absen, sementara Osame Sahraoui masih diragukan tampil. 

Mitchel Bakker menambah daftar cedera setelah mengalami masalah Achilles di akhir pekan lalu.

Nabil Bentaleb tidak bisa bermain karena tidak didaftarkan untuk babak gugur Liga Champions. Namun, Gabriel Gudmundsson berpotensi kembali setelah pulih dari sakit.

Prediksi Susunan Pemain Lille (4-2-3-1):
Chevalier; Meunier, Diakite, Ribeiro, Gudmundsson; Andre, Bouaddi; Mukau, Gomes, Haraldsson; David.

Borussia Dortmund

Daniel Svensson mengalami cedera lutut di leg pertama dan tidak akan bermain di laga ini. Felix Nmecha juga masih dalam pemulihan dari cedera lutut. 

Sementara itu, Carney Chukwuemeka diragukan tampil karena cedera paha.

Prediksi Susunan Pemain Borussia Dortmund (4-2-3-1):
Kobel; Ryerson, Can, Schlotterbeck, Bensebaini; Sabitzer, Gross; Adeyemi, Reyna, Gittens; Guirassy.

Prediksi Skor Lille vs Borussia Dortmund

Lille dikenal memiliki rekor kandang yang cukup kuat di Liga Champions. Mereka akan mengandalkan ketajaman Jonathan David di lini depan serta kekompakan tim untuk menekan Dortmund sejak awal. 

Di sisi lain, Dortmund belum menunjukkan konsistensi sepanjang musim ini, terutama dalam bertahan.

Meski Dortmund memiliki Serhou Guirassy, yang sudah mencetak 10 gol di Liga Champions musim ini, lini belakang mereka masih menjadi titik lemah. 

Lille bisa memanfaatkan hal ini untuk meraih kemenangan di kandang.

Prediksi skor: Lille 2-0 Borussia Dortmund

Siapa yang akan melaju ke babak perempat final? Kita tunggu hasilnya!

Bayern Munich Melaju ke Perempat Final Liga Champions, Harry Kane Cetak Rekor Baru!

Bayern Munich Melaju ke Perempat Final Liga Champions, Harry Kane Cetak Rekor Baru!
Bayern Munich Melaju ke Perempat Final Liga Champions, Harry Kane Cetak Rekor Baru!

JAKARTA - Bayern Munich memastikan tempat mereka di perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor meyakinkan 2-0 pada leg kedua babak 16 besar. 

Kemenangan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Harry Kane, yang mencetak rekor sebagai pemain Inggris pertama yang mencetak dua digit gol dalam satu musim Liga Champions atau Piala Eropa.

Harry Kane Ukir Sejarah di Liga Champions

Striker timnas Inggris itu mencetak gol ke-10 di Liga Champions musim ini, menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling tajam di Eropa. 

Selain mencetak gol pembuka di babak kedua, Kane juga memberikan assist untuk gol Alphonso Davies yang memastikan kemenangan agregat 5-0 bagi Bayern.

Dengan performa gemilang ini, Bayern akan berhadapan dengan Inter Milan di babak perempat final setelah tim Italia itu menyingkirkan Feyenoord pada pertandingan sebelumnya.

Jalannya Pertandingan: Bayern Dominan Sejak Awal

Sejak peluit pertama berbunyi, Bayern langsung menunjukkan dominasinya. 

Kingsley Coman hampir membawa timnya unggul di menit-menit awal, sementara umpan silang Michael Olise nyaris membuahkan gol.

Di sisi lain, Bayer Leverkusen yang ditangani Xabi Alonso tampil cukup agresif, tetapi kesulitan menciptakan peluang matang. 

Mereka semakin tertekan setelah kehilangan gelandang andalan mereka, Florian Wirtz, yang absen akibat cedera ligamen pergelangan kaki.

Babak Kedua: Kane dan Davies Pastikan Kemenangan Bayern

Bayern akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-52. Bermula dari tendangan bebas Joshua Kimmich, Patrik Schick yang berusaha menghalau bola justru mengarahkannya ke kaki Kane. 

Tanpa kesulitan, sang bomber mengonversi peluang tersebut menjadi gol.

Leverkusen yang tertinggal semakin kesulitan mengembangkan permainan. Mereka baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama pada menit ke-65, menunjukkan betapa rapatnya pertahanan Bayern.

Ketika Leverkusen berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan, Bayern justru memanfaatkan ruang yang terbuka. 

Pada menit ke-71, Kane mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Alphonso Davies, mengunci kemenangan bagi tim asal Bavaria tersebut.

Bayern sebenarnya hampir menambah keunggulan. Kane nyaris mencetak gol keduanya ketika tendangannya membentur mistar, sementara Jamal Musiala juga mengenai tiang gawang. 

Namun, skor 2-0 sudah cukup untuk membawa Bayern ke delapan besar dengan agregat 5-0.

Statistik & Rekor: Kane yang Terbaik!

Dengan tambahan satu gol dan satu assist di laga ini, Harry Kane kini telah terlibat langsung dalam 24 gol dari 23 penampilannya di Liga Champions bersama Bayern. 

Rinciannya, ia mencetak 18 gol dan memberikan enam assist sejak bergabung dengan klub Jerman tersebut.

Tak hanya itu, Kane kini menjadi pemain Inggris kedua dalam sejarah yang berkontribusi langsung pada lebih dari 50 gol di Liga Champions, setelah David Beckham (52 keterlibatan gol – 16 gol, 36 assist).

Sementara itu, kemenangan agregat 5-0 ini juga menorehkan rekor baru dalam duel antar tim Jerman di fase gugur kompetisi Eropa. 

Terakhir kali ada kemenangan dengan selisih lebih besar terjadi pada musim 1998-99, ketika Bayern mengalahkan Kaiserslautern dengan agregat 6-0 (2-0 di kandang dan 4-0 tandang).

Bayern Semakin Percaya Diri untuk Perempat Final

Dengan performa solid dan rekor gemilang yang dicetak Harry Kane, Bayern Munich kini semakin percaya diri untuk menghadapi Inter Milan di babak perempat final. 

Tim asuhan Vincent Kompany itu berambisi untuk meraih gelar Liga Champions pertama mereka sejak musim 2019-2020.

Akankah Kane dan Bayern terus melaju hingga final? Kita tunggu saja aksi mereka di pertandingan selanjutnya!

Barcelona 3-1 Benfica (4-1 Agregat): Yamal dan Raphinha Bersinar, Blaugrana Melaju ke Perempat Final

Barcelona 3-1 Benfica (4-1 Agregat) Yamal dan Raphinha Bersinar, Blaugrana Melaju ke Perempat Final
Barcelona 3-1 Benfica (4-1 Agregat) Yamal dan Raphinha Bersinar, Blaugrana Melaju ke Perempat Final.

JAKARTA - Barcelona menjadi tim pertama yang memastikan tempat di perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Benfica dengan agregat 4-1. 

Dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Olimpiade Barcelona, Lamine Yamal dan Raphinha tampil gemilang dengan kontribusi gol dan assist yang membawa Blaugrana menang 3-1.

Yamal dan Raphinha Jadi Bintang Kemenangan

Dua pemain sayap Barcelona, Lamine Yamal dan Raphinha, menjadi kunci kemenangan tim asuhan Hansi Flick. 

Yamal yang baru berusia 17 tahun menunjukkan kualitas luar biasa dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist.

Barcelona membuka keunggulan di menit ke-14 melalui gol Raphinha. Berawal dari aksi solo brilian Yamal, ia melepaskan umpan ke tiang jauh yang disambut dengan sepakan first-time Raphinha, membuat Blaugrana unggul 1-0.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan dua menit. Benfica langsung membalas lewat sundulan Nicolas Otamendi yang memanfaatkan sepak pojok Andreas Schjelderup. 

Bola sempat melewati Wojciech Szczesny sebelum bersarang ke gawang, membuat skor imbang 1-1.

Keajaiban kembali hadir dari kaki Yamal di menit ke-29. Pemain muda jebolan La Masia itu melakukan tusukan dari sisi kanan, kemudian melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Benfica, Anatolii Trubin. Barcelona kembali unggul 2-1.

Menjelang turun minum, Barcelona memperbesar keunggulan melalui Raphinha. 

Alejandro Balde mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti, dan tanpa ragu, Raphinha menuntaskan peluang dengan sempurna. 

Gol ini sempat memicu kebingungan karena wasit awalnya menghentikan permainan untuk pelanggaran Otamendi di luar kotak penalti. 

Namun, setelah tinjauan VAR, gol dinyatakan sah dan kartu kuning Otamendi pun dibatalkan.

Barcelona Nyaris Tambah Gol di Babak Kedua

Pada menit ke-65, Barcelona hampir memperlebar keunggulan. Sebuah kombinasi apik antara Raphinha dan Yamal menghasilkan peluang emas bagi Frenkie de Jong. 

Sayangnya, gelandang asal Belanda itu gagal mengarahkan tendangannya ke gawang.

Hingga peluit panjang berbunyi, Barcelona tetap mempertahankan keunggulan 3-1 dan memastikan langkah mereka ke perempat final dengan agregat 4-1. 

Kini, mereka tinggal menunggu lawan berikutnya, yaitu pemenang duel antara Borussia Dortmund dan Lille.

Data Menarik: Yamal Cetak Sejarah, Raphinha Samai Messi dan Suarez

Barcelona sepertinya telah menemukan bintang masa depan mereka dalam diri Lamine Yamal. 

Pemain berusia 17 tahun ini mencatatkan rekor sebagai pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol dan assist dalam satu pertandingan.

Selain itu, Yamal juga menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi ini yang mencatatkan lima assist, mengalahkan rekor sebelumnya milik Theo Walcott (19 tahun 23 hari).

Sementara itu, Raphinha mencetak sejarah sebagai pemain Barcelona kedua setelah Lionel Messi yang mampu mencetak lebih dari 10 gol dalam satu musim Liga Champions. 

Raphinha kini mengoleksi 11 gol, sementara Messi pernah melakukannya di empat musim berbeda (2010-11, 2011-12, 2016-17, dan 2018-19). 

Ia juga menjadi pemain ketiga Barcelona yang mampu mencetak gol dan assist dalam tiga pertandingan Liga Champions dalam satu musim, setelah Messi (2008-09) dan Luis Suarez (2015-16).

Selain pencapaian individu, Barcelona juga mencetak sejarah baru sebagai tim ketiga dalam sejarah Liga Champions yang berhasil mencapai lebih dari 20 perempat final, bersama dengan Real Madrid dan Bayern Munchen.

Sekarang, para penggemar Barcelona tinggal menunggu siapa lawan mereka di babak perempat final. Akankah mereka bertemu Borussia Dortmund atau Lille? Kita tunggu saja kelanjutannya!

Aksi Gemilang Donnarumma Antar PSG ke Perempat Final Liga Champions

Aksi Gemilang Donnarumma Antar PSG ke Perempat Final Liga Champions
Aksi Gemilang Donnarumma Antar PSG ke Perempat Final Liga Champions.

JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) sukses melaju ke perempat final Liga Champions setelah menyingkirkan Liverpool dalam drama adu penalti yang menegangkan di Anfield, Rabu (12/3) dini hari WIB. Kiper andalan PSG, Gianluigi Donnarumma, menjadi pahlawan setelah menggagalkan dua eksekusi penalti Liverpool, memastikan kemenangan timnya dengan skor akhir 4-1 di babak tos-tosan.

Sejak menit awal, pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Liverpool tampil menekan dan hampir membuka keunggulan saat tendangan Mohamed Salah nyaris melewati garis gawang sebelum Nuno Mendes melakukan penyelamatan krusial. Namun, justru PSG yang lebih dulu mencetak gol pada menit ke-12.

Berawal dari umpan Bradley Barcola yang coba dipotong oleh Ibrahima Konate, bola justru jatuh ke kaki Ousmane Dembele. Tanpa ragu, Dembele langsung melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Alisson Becker, membuat PSG unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, kedua tim saling jual beli serangan. Diogo Jota hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan yang masih melambung tipis di atas mistar gawang. PSG juga nyaris menggandakan keunggulan melalui aksi individu Khvicha Kvaratskhelia, tetapi tendangannya hanya membentur mistar gawang.

Memasuki babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan. Luis Diaz mendapatkan peluang emas, namun sundulannya sukses ditepis oleh Donnarumma dengan refleks luar biasa. Peluang lain datang dari pemain pengganti Jarell Quansah, yang tendangannya membentur tiang gawang.

Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan di penghujung laga melalui aksi luar biasa para pemainnya. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu usai, memaksa pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.

Donnarumma Jadi Pahlawan PSG di Adu Penalti

Di babak adu penalti, Donnarumma menunjukkan kelasnya sebagai kiper top dunia. Ia sukses menepis dua tendangan penalti Liverpool yang dieksekusi oleh Darwin Nunez dan Curtis Jones. Sementara itu, para eksekutor PSG tampil tanpa cela.

Desire Doue menjadi algojo terakhir PSG yang dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan atas gawang, memastikan kemenangan timnya dan membawa PSG ke perempat final Liga Champions.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan PSG di kompetisi Eropa. Performa gemilang Donnarumma menjadi faktor kunci yang memastikan langkah mereka ke babak berikutnya. Dengan hasil ini, PSG semakin percaya diri untuk menghadapi lawan-lawan kuat di fase selanjutnya.

Sementara itu, Liverpool harus mengubur impian mereka untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini. Meskipun memberikan perlawanan sengit, mereka gagal menaklukkan Donnarumma dalam babak adu penalti yang dramatis.

Kini, para penggemar sepak bola menantikan siapa yang akan menjadi lawan PSG di perempat final. Akankah mereka mampu melangkah lebih jauh dan mengejar trofi Liga Champions? Kita tunggu saja pertandingan selanjutnya!

Gol Cepat Dembele dan Perlawanan Sengit Liverpool: PSG Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Gol Cepat Dembele dan Perlawanan Sengit Liverpool PSG Lolos ke Perempat Final Liga Champions
Gol Cepat Dembele dan Perlawanan Sengit Liverpool: PSG Lolos ke Perempat Final Liga Champions.

JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil melaju ke perempat final Liga Champions setelah menyingkirkan Liverpool melalui drama adu penalti di Anfield, Rabu (12/3) dini hari WIB. Laga ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal, memperlihatkan duel sengit antara dua raksasa Eropa.

Awal Pertandingan yang Menegangkan

Liverpool langsung tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Mohamed Salah hampir membawa timnya unggul setelah tendangannya nyaris melewati garis gawang sebelum berhasil diblok oleh Nuno Mendes. The Reds menunjukkan dominasi serangan, namun keberuntungan belum berpihak.

Di tengah gempuran Liverpool, justru PSG yang sukses mencetak gol lebih dulu di menit ke-12. Gol ini berawal dari umpan Bradley Barcola yang coba dipotong oleh Ibrahima Konate. Sayangnya, bola malah jatuh ke kaki Ousmane Dembele yang tanpa ragu langsung melepaskan tembakan keras ke gawang Alisson Becker. Gol cepat ini membuat PSG unggul 1-0 dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Saling Serang Tanpa Henti

Setelah tertinggal, Liverpool semakin gencar melakukan tekanan. Diogo Jota mendapat peluang emas dengan sundulannya, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang. Di sisi lain, PSG nyaris menggandakan keunggulan melalui aksi individu Khvicha Kvaratskhelia, namun tendangannya masih membentur mistar gawang. Pertandingan terus berjalan dalam tempo cepat dengan kedua tim saling jual beli serangan.

Liverpool mencoba segala cara untuk menyamakan kedudukan. Jurgen Klopp memasukkan beberapa pemain pengganti untuk menambah daya gedor, tetapi lini pertahanan PSG yang dikomandoi oleh Marquinhos tampil disiplin dan solid. Meski banyak peluang tercipta, tidak ada tambahan gol hingga waktu normal berakhir, memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti.

Donnarumma Jadi Pahlawan di Adu Penalti

Babak adu penalti menjadi penentu nasib kedua tim. Di sinilah Gianluigi Donnarumma menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia. Kiper asal Italia ini berhasil menggagalkan dua eksekusi penalti dari Darwin Nunez dan Curtis Jones, membuat PSG berada di posisi unggul.

Di kubu PSG, para eksekutor mereka menjalankan tugas dengan sempurna. Tendangan terakhir PSG dieksekusi oleh Desire Doue yang dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan atas gawang, memastikan kemenangan dengan skor akhir 4-1 di babak tos-tosan.

PSG Lolos ke Perempat Final

Dengan hasil ini, PSG memastikan diri melaju ke perempat final Liga Champions, sementara Liverpool harus mengakhiri perjalanannya lebih cepat. Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan PSG di kompetisi Eropa, sekaligus menegaskan ambisi mereka untuk meraih gelar juara.

Laga ini tidak hanya menjadi saksi ketangguhan PSG tetapi juga menunjukkan betapa sengitnya persaingan di Liga Champions. Liverpool telah memberikan perlawanan luar biasa, tetapi pada akhirnya, PSG yang lebih siap dalam adu penalti.

Akankah PSG mampu melangkah lebih jauh dan meraih trofi Liga Champions musim ini? Kita tunggu saja kiprah mereka di babak selanjutnya!

Liverpool Tersingkir dari Liga Champions, PSG Lolos ke Perempat Final Berkat Aksi Heroik Donnarumma

Liverpool Tersingkir dari Liga Champions, PSG Lolos ke Perempat Final Berkat Aksi Heroik Donnarumma
Liverpool Tersingkir dari Liga Champions, PSG Lolos ke Perempat Final Berkat Aksi Heroik Donnarumma.

JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil melaju ke perempat final Liga Champions setelah menyingkirkan Liverpool melalui drama adu penalti di Anfield, Rabu (12/3) dini hari WIB. 

Gianluigi Donnarumma menjadi pahlawan bagi PSG setelah menggagalkan dua eksekusi penalti dari Darwin Nunez dan Curtis Jones, memastikan kemenangan timnya dengan skor akhir 4-1 di babak tos-tosan.

Gol Cepat Dembele dan Perlawanan Sengit Liverpool

Gol Cepat Dembele dan Perlawanan Sengit Liverpool
Gol Cepat Dembele dan Perlawanan Sengit Liverpool.

Pertandingan ini berlangsung sengit sejak menit awal. Liverpool tampil menekan dan hampir mencetak gol saat tendangan Mohamed Salah nyaris melewati garis gawang sebelum diblok oleh Nuno Mendes. 

Namun, justru PSG yang membuka keunggulan di menit ke-12 melalui Ousmane Dembele. 

Berawal dari umpan Bradley Barcola yang coba dipotong oleh Ibrahima Konate, bola justru jatuh ke kaki Dembele yang langsung menaklukkan Alisson Becker.

Setelah gol tersebut, kedua tim saling bertukar serangan. Diogo Jota mendapat peluang emas dengan sundulan yang masih melambung di atas mistar. 

Sementara itu, PSG nyaris menggandakan keunggulan lewat aksi Khvicha Kvaratskhelia, namun tendangannya masih membentur mistar gawang.

Babak Kedua: Liverpool Berjuang Keras Menyamakan Kedudukan

Usai turun minum, Liverpool meningkatkan intensitas serangan. Luis Diaz hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan yang ditepis dengan gemilang oleh Donnarumma. 

Peluang emas lainnya datang dari pemain pengganti Jarell Quansah yang tendangannya membentur tiang gawang.

Liverpool akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang di penghujung laga melalui aksi luar biasa mereka. 

Namun, hingga babak tambahan waktu berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Aksi Donnarumma di Adu Penalti Antar PSG ke Perempat Final

Aksi Donnarumma di Adu Penalti Antar PSG ke Perempat Final
Aksi Donnarumma di Adu Penalti Antar PSG ke Perempat Final.

Di babak adu penalti, Donnarumma tampil gemilang dengan menepis tendangan Darwin Nunez dan Curtis Jones. 

Sementara itu, para eksekutor PSG menjalankan tugasnya dengan sempurna. 

Desire Doue menjadi algojo terakhir PSG yang dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan atas gawang, memastikan kemenangan dan tiket ke perempat final bagi timnya.

Fakta Menarik: Liverpool Gagal Lolos Setelah Menang di Leg Pertama

Dengan hasil ini, PSG mencatatkan sejarah sebagai tim Prancis yang paling sering lolos ke perempat final Liga Champions, dengan sembilan kali penampilan. 

Sementara itu, Liverpool mencatatkan rekor buruk karena untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka tersingkir dari kompetisi Eropa setelah memenangkan laga tandang di leg pertama. 

Sebelumnya, The Reds selalu berhasil lolos dalam 30 kesempatan sebelumnya.

Meski sempat mengalami kesulitan di fase grup, PSG kini menunjukkan performa impresif di babak gugur. 

Mereka bahkan mencatatkan expected goals (xG) sebesar 2.56, yang merupakan catatan tertinggi bagi tim tamu di Anfield sepanjang musim ini. 

Dengan momentum ini, PSG berpeluang besar untuk mengakhiri penantian panjang mereka meraih trofi Liga Champions.

Bagi Liverpool, kekalahan ini menghentikan impian mereka meraih treble musim ini. Kini, mereka harus fokus pada Premier League dan kompetisi domestik lainnya untuk meraih kesuksesan di musim ini.

Drama di Anfield ini menunjukkan betapa kompetitifnya Liga Champions musim ini. PSG berhasil bangkit dan menunjukkan mental juara dengan mengalahkan Liverpool di kandangnya sendiri. 

Sementara itu, Liverpool harus menerima kenyataan pahit dan bangkit untuk menghadapi tantangan berikutnya. 

Dengan performa luar biasa dari Donnarumma, PSG kini menatap laga perempat final dengan penuh percaya diri.

Selasa, 11 Maret 2025

Real Madrid vs Atletico Madrid: Los Blancos Pertahankan Keunggulan Tipis di Liga Champions

Real Madrid vs Atletico Madrid Los Blancos Pertahankan Keunggulan Tipis di Liga Champions
Real Madrid vs Atletico Madrid: Los Blancos Pertahankan Keunggulan Tipis di Liga Champions.

JAKARTA - Laga seru leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Atletico Madrid dan Real Madrid akan berlangsung di Metropolitano Stadium. 

Los Blancos datang dengan keunggulan tipis 2-1 dari leg pertama di Santiago Bernabeu, namun pasukan Diego Simeone masih punya peluang besar untuk membalikkan keadaan.

Keunggulan Tipis Real Madrid

Pada pertemuan pertama, Real Madrid unggul lewat gol spektakuler Rodrygo sebelum Julian Alvarez menyamakan kedudukan untuk Atletico. 

Namun, aksi individu Brahim Diaz memastikan kemenangan 2-1 bagi tim asuhan Carlo Ancelotti.

Sejarah mencatat bahwa Real Madrid sangat jarang gagal mempertahankan keunggulan di Liga Champions. 

Dari 22 pertandingan fase gugur di mana mereka menang di leg pertama, Los Blancos berhasil lolos dalam 21 kesempatan. 

Satu-satunya kegagalan terjadi di musim 2018-19 saat mereka disingkirkan Ajax.

Di bawah asuhan Ancelotti, Real Madrid bahkan memiliki catatan sempurna—sembilan kali unggul di leg pertama, sembilan kali pula mereka sukses lolos ke babak selanjutnya. 

Namun, Atletico bukan lawan yang mudah ditaklukkan.

Atletico Madrid, Momok bagi Real Madrid

Atletico Madrid telah menjadi batu sandungan bagi Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. 

Musim lalu, mereka satu-satunya tim yang mengalahkan Real di LaLiga dan juga menyingkirkan mereka dari Copa del Rey.

 Bahkan, di LaLiga musim ini, dua pertemuan derby berakhir imbang 1-1.

Diego Simeone tidak akan membiarkan timnya menyerah begitu saja.

Ia percaya bahwa kegagalan Vinicius Junior untuk memberikan assist kepada Kylian Mbappe di leg pertama bisa menjadi "pintu pembuka" bagi kebangkitan Atleti.

Berdasarkan prediksi Opta, Real Madrid masih lebih difavoritkan untuk lolos ke perempat final dengan peluang 72,4%, sementara Atletico hanya memiliki peluang 27,6%. 

Namun, bermain di Metropolitano memberikan keunggulan tersendiri bagi Los Colchoneros.

Rekor Tangguh Atletico di Metropolitano

Simeone menegaskan bahwa atmosfer di kandang mereka akan menjadi dorongan besar bagi timnya. Statistik mendukung pernyataan ini: Atletico Madrid belum pernah kalah dalam laga fase gugur Liga Champions di kandangnya sejak Maret 1997. 

Sejak kekalahan 3-2 dari Ajax kala itu, mereka tidak terkalahkan dalam 18 laga fase gugur di rumah sendiri (11 menang, 7 imbang).

Sejak Oktober, Atletico juga tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan kandang di semua kompetisi, dengan 10 kemenangan dan 2 hasil imbang. 

Mereka juga hanya kebobolan tiga gol dalam delapan pertandingan terakhir di kandang.

Di sisi lain, Real Madrid memiliki rekor buruk saat bertandang ke Atletico. 

Dari 17 kunjungan terakhir mereka ke kandang rival sekotanya, Los Blancos hanya menang tiga kali, imbang tujuh kali, dan kalah tujuh kali.

Pemain Kunci yang Harus Diperhatikan

Atletico Madrid - Julian Alvarez Julian Alvarez menjadi salah satu ancaman terbesar bagi Real Madrid. 

Golnya di leg pertama menunjukkan ketajamannya di Liga Champions. 

Ia telah terlibat dalam setidaknya satu gol dalam lima pertandingan Eropa terakhirnya untuk Atletico, dengan enam gol dan satu assist. 

Jika ia bisa kembali tampil tajam, Real Madrid harus bersiap menghadapi perlawanan sengit.

Real Madrid - Luka Modric Dalam atmosfer panas di Metropolitano, penguasaan bola dan ketenangan akan menjadi kunci. 

Luka Modric, yang meskipun sudah berusia 38 tahun, tetap menjadi metronom bagi Los Blancos. 

Ia mencatatkan rata-rata 17,7 umpan terobosan per 90 menit di Liga Champions musim ini, tertinggi di antara semua pemain yang telah bermain setidaknya 300 menit. 

Keberadaannya di lini tengah bisa menjadi penentu hasil akhir laga ini.

Siapa yang Akan Melaju ke Perempat Final?

Real Madrid datang dengan keunggulan sejarah dan pengalaman, tetapi Atletico Madrid punya rekor kandang yang luar biasa dan semangat juang yang tinggi di bawah Diego Simeone. 

Pertandingan ini dipastikan akan berlangsung sengit, dengan Los Blancos berusaha mempertahankan keunggulan mereka dan Los Colchoneros mencari cara untuk melakukan comeback yang dramatis.

Apakah Real Madrid akan melanjutkan dominasi mereka atas Atletico di Liga Champions? Ataukah Simeone dan anak asuhnya mampu menulis kisah epik di Metropolitano? Jawabannya akan kita saksikan dalam duel panas nanti!

Liverpool Siap Tampil Habis-habisan Lawan PSG, Bukan untuk Seri, Kata Arne Slot

Liverpool Siap Tampil Habis-habisan Lawan PSG, Bukan untuk Seri, Kata Arne Slot
Liverpool Siap Tampil Habis-habisan Lawan PSG, Bukan untuk Seri, Kata Arne Slot.

JAKARTA - Liverpool akan bermain dengan penuh semangat saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Selasa malam. 

Pelatih Arne Slot menegaskan bahwa timnya tidak akan hanya bertahan demi menjaga keunggulan 1-0, tetapi akan tetap mengejar kemenangan.

Liverpool Tak Akan Main Aman

Gol dramatis Harvey Elliott di menit ke-87 pada leg pertama di Parc des Princes memberi Liverpool keunggulan tipis atas PSG. 

Meski sepanjang pertandingan lebih banyak ditekan oleh tim asuhan Luis Enrique, The Reds berhasil mencuri kemenangan.

Menariknya, Liverpool menang meskipun memiliki selisih 25 tembakan lebih sedikit dibanding PSG. 

Statistik ini merupakan rekor negatif terbesar dalam sejarah fase gugur Liga Champions sejak 2003-04, menyamai rekor PSG saat kalah dari Bayern Munich pada April 2021.

Namun, Slot menegaskan bahwa Liverpool tidak akan bermain bertahan dalam laga penentuan di Anfield nanti.

“Kami selalu mencoba memenangkan setiap pertandingan,” ujar Slot kepada wartawan dalam konferensi pers Senin. “Kami ingin permainan yang berbeda dari pekan lalu. Niat kami tetap sama, kami tidak ingin bermain untuk hasil imbang. Kami ingin menguasai bola sebanyak mungkin.”

Cody Gakpo Kembali Tersedia

Kabar baik bagi Liverpool, Cody Gakpo dipastikan bisa bermain setelah sempat absen dalam tiga dari lima pertandingan terakhir di Liga Inggris akibat cedera pergelangan kaki. 

Kehadiran Gakpo menjadi tambahan amunisi penting, mengingat dia sudah mencatat empat kontribusi gol di Liga Champions musim ini, hanya kalah dari Mohamed Salah yang mencatat tujuh kontribusi gol.

Fokus ke PSG Sebelum Hadapi Final Piala Liga

Setelah laga melawan PSG, Liverpool akan langsung bersiap menghadapi Newcastle United dalam final Piala Liga Inggris pada Minggu mendatang. 

The Reds saat ini juga semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris setelah menang dramatis atas Southampton, sementara Arsenal hanya bermain imbang 1-1 melawan Manchester United.

Meski peluang meraih trofi terbuka lebar, Slot menolak untuk terlalu jauh memikirkan gelar juara.

“Tidak, saya tidak bermimpi tentang itu. Anda harus bekerja keras untuk mempersiapkan tim dengan sebaik mungkin,” katanya. “Setiap pertandingan, kami selalu fokus penuh. Setelah laga seperti pekan lalu di Paris, bahkan sulit untuk tidur.”

“Kami unggul 1-0 dan itu memberi kami kepercayaan diri, tetapi performa PSG juga memberi mereka keyakinan. Ini adalah tim paling lengkap yang pernah kami hadapi sejauh ini. Mereka punya kualitas luar biasa dengan pelatih hebat seperti Luis Enrique. Mereka bermain dengan gaya yang tidak mudah dilawan, kerja keras mereka juga luar biasa,” tutup Slot.

Laga ini dipastikan akan berlangsung sengit. Mampukah Liverpool mempertahankan keunggulan dan melaju ke perempat final? Kita tunggu hasilnya di Anfield!

Van Persie Bertekad Mengejutkan Inter untuk Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Van Persie Bertekad Mengejutkan Inter untuk Lolos ke Perempat Final Liga Champions
Van Persie Bertekad Mengejutkan Inter untuk Lolos ke Perempat Final Liga Champions.

JAKARTA - Feyenoord menghadapi tantangan berat untuk melaju ke perempat final Liga Champions setelah kalah 2-0 dari Inter Milan pada leg pertama babak 16 besar. 

Namun, pelatih mereka, Robin van Persie, tetap optimis bahwa timnya bisa menciptakan kejutan saat bertandang ke San Siro pada Selasa malam.

Van Persie, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih Feyenoord bulan lalu menggantikan Brian Priske, melihat timnya kesulitan menghadapi Inter di leg pertama. 

Kini, mereka harus berjuang lebih keras untuk membalikkan keadaan di kandang lawan, yang dikenal sebagai salah satu stadion paling ikonik di Eropa.

Catatan Buruk Lawan Tim Italia

Secara statistik, Feyenoord memiliki rekor buruk saat menghadapi tim asal Italia di kompetisi Eropa. 

Mereka tidak pernah menang dalam delapan laga tandang terakhir melawan klub Serie A (3 kali imbang, 5 kali kalah). 

Selain itu, dari 12 pertemuan mereka dengan klub Italia, Feyenoord hanya dua kali menang dan belum pernah menang dengan selisih lebih dari satu gol.

Menurut data dari Opta, peluang Feyenoord untuk lolos ke perempat final hanya 3%. Ini merupakan probabilitas terendah kedua di antara semua tim yang masih bertahan, hanya lebih baik dari PSV Eindhoven yang diprediksi memiliki peluang 0% setelah kalah telak 7-1 dari Arsenal.

Namun, Van Persie tidak gentar dengan statistik tersebut. "Keindahan olahraga adalah selalu ada harapan, meskipun orang lain menganggap peluangnya kecil," ujarnya dalam konferensi pers, Senin lalu.

Optimisme Van Persie

Sejak mengambil alih kursi pelatih, Van Persie baru mendampingi Feyenoord dalam dua pertandingan, termasuk leg pertama melawan Inter yang berakhir dengan kekalahan.

"Jelas kami ingin mengejutkan semua orang. Saat ini, banyak yang berpikir bahwa peluang kami sudah habis," kata Van Persie. 

"Tapi saya tidak berpikir demikian. Kami masih punya peluang untuk menang melawan Inter yang sangat kuat, tapi kami harus berada dalam performa terbaik kami."

Meski tertinggal dua gol, Feyenoord bisa mengambil inspirasi dari kemenangan mereka 3-1 atas Benfica di fase grup Liga Champions musim ini. Itu adalah satu-satunya kemenangan tandang mereka di Liga Champions dengan selisih lebih dari satu gol.

Van Persie menekankan pentingnya kepercayaan diri bagi para pemainnya. "Pesan utama yang saya sampaikan sebelum pertandingan ini adalah percaya pada diri sendiri, percaya pada rekan setim. Saya sudah melihat hal-hal yang lebih gila terjadi dalam sepak bola," ujarnya. 

"Kami menghadapi tantangan besar bersama, tapi kami tidak akan lari dari itu. Para pemain yang kami miliki saat ini sangat bagus, dan kami akan berjuang dengan mereka. Tidak ada gunanya membahas skenario lain."

Menganalisis Permainan Inter

Feyenoord tidak bertanding akhir pekan ini, sehingga Van Persie memiliki kesempatan untuk menyaksikan langsung bagaimana Inter bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Monza 3-2 di Serie A. Hasil ini menunjukkan mentalitas juara yang dimiliki tim asuhan Simone Inzaghi.

"Inter selalu melakukan hal yang sama dalam menyerang dan transisi. Dan mereka melakukannya dengan sangat baik," ujar Van Persie. "Di satu sisi, ini adalah tantangan besar, tetapi di sisi lain, ini juga memberikan peluang bagi kami. Kami tidak mengharapkan Inter mengubah cara bermain mereka besok malam. Namun, selalu ada celah yang bisa dimanfaatkan melawan tim yang sangat kuat."

Kehilangan Igor Paixao

Jelang laga krusial ini, Feyenoord harus menerima kabar buruk. Penyerang asal Brasil, Igor Paixao, yang menjadi salah satu pemain kunci musim ini, mengalami cedera dalam sesi latihan dan dipastikan absen.

"Absennya Igor Paixao tentu menjadi pukulan bagi kami. Kami tidak menganggap cederanya akan berlangsung lama, tetapi kami akan melihat perkembangannya dalam beberapa hari ke depan," ungkap Van Persie.

Meskipun dihadapkan dengan tantangan besar, Feyenoord tetap bertekad memberikan yang terbaik di San Siro. 

Bisakah mereka menciptakan kejutan dan membalikkan keadaan melawan Inter? Sepak bola selalu penuh kejutan, dan Van Persie serta timnya berharap bisa menjadi bagian dari keajaiban itu.

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG - Liga Champions

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG - Liga Champions
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG - Liga Champions.

JAKARTA - Liverpool akan menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua babak 16 besar Liga Champions dengan keunggulan agregat 1-0. 

Kemenangan tipis di Paris memberi The Reds sedikit keunggulan, tetapi mereka masih harus bekerja keras di Anfield untuk mengamankan tiket ke perempat final.

Pada pertemuan pertama, Liverpool beruntung bisa keluar dari tekanan PSG berkat penampilan gemilang Alisson di bawah mistar. 

Meski tim asuhan Luis Enrique mendominasi pertandingan, mereka gagal memanfaatkan peluang emas.

 Kini, laga leg kedua diprediksi akan berlangsung sengit dengan kedua tim berusaha menampilkan permainan terbaiknya.

Berikut prediksi susunan pemain Liverpool untuk laga kontra PSG di Anfield pada Rabu dini hari nanti.

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs PSG (4-2-3-1)

Kiper: Alisson Becker
Penampilan heroik Alisson di leg pertama membuatnya menjadi salah satu pemain kunci. Kiper asal Brasil ini kemungkinan besar akan kembali diuji oleh lini serang PSG yang dihuni Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

Bek Kanan: Trent Alexander-Arnold
Alexander-Arnold tampil cukup solid di Paris meski banyak yang memprediksi dia akan kesulitan menghadapi kecepatan serangan PSG. Di Anfield, dia harus tampil lebih disiplin dalam bertahan dan tetap memberikan kontribusi dalam serangan.

Bek Tengah: Ibrahima Konate
Konate sempat terlibat dalam insiden kontroversial dengan Bradley Barcola di leg pertama. Namun, bek asal Prancis ini beruntung tidak mendapatkan kartu merah dan bisa kembali dimainkan untuk menjaga lini belakang Liverpool.

Bek Tengah: Virgil van Dijk
Van Dijk mendapat kritik setelah blunder yang membuat Southampton mencetak gol di laga Premier League akhir pekan lalu. Kapten Liverpool ini harus tampil lebih kokoh dan memimpin pertahanan dengan lebih baik untuk meredam ancaman PSG.

Bek Kiri: Andy Robertson
Robertson yang sebelumnya memuji kualitas PSG akan kembali mengisi pos bek kiri setelah Kostas Tsimikas tampil di laga terakhir Premier League. Ia harus siap menghadapi pergerakan Dembele atau Mbappe di sisi kanan serangan PSG.

Gelandang Bertahan: Ryan Gravenberch
Gravenberch telah menjadi pemain yang cukup penting dalam skema permainan Liverpool musim ini. Kreativitas dan energinya di lini tengah bisa membantu The Reds mengontrol permainan.

Gelandang Bertahan: Alexis Mac Allister
Mac Allister mendapat sedikit waktu istirahat di laga Premier League akhir pekan lalu. Pemain asal Argentina ini akan menjadi kunci dalam transisi permainan Liverpool dari bertahan ke menyerang.

Sayap Kanan: Mohamed Salah
Salah belum mencetak gol dalam tiga pertemuan terakhirnya melawan PSG. Pemain asal Mesir ini harus bisa menunjukkan ketajamannya, terutama menghadapi Nuno Mendes yang tampil solid di leg pertama.

Gelandang Serang: Dominik Szoboszlai
Szoboszlai semakin menemukan ritme permainannya setelah cedera. Kecepatannya dalam transisi dan kemampuannya dalam menyerang bisa menjadi senjata Liverpool di laga ini.

Sayap Kiri: Luis Diaz
Luis Diaz tidak tampil maksimal di Paris, tetapi dengan Cody Gakpo yang masih diragukan tampil, Diaz kemungkinan besar tetap menjadi pilihan utama di sisi kiri serangan Liverpool.

Penyerang: Darwin Nunez
Darwin Nunez menjadi pahlawan Liverpool di leg pertama dengan umpannya yang menghasilkan gol kemenangan Harvey Elliott. 

Dengan kekuatan fisik dan gaya bermainnya yang agresif, ia bisa menjadi ancaman bagi lini belakang PSG.

Liverpool menghadapi tantangan besar di leg kedua ini. Mereka harus tampil lebih solid di lini belakang dan lebih tajam dalam penyelesaian akhir jika ingin mengamankan tiket ke perempat final Liga Champions. 

PSG pasti akan datang dengan tekad kuat untuk membalikkan keadaan, sehingga laga ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh drama.

Siapakah yang akan melangkah ke babak selanjutnya? Kita tunggu saja hasilnya di Anfield!

Prediksi Lineup Barcelona vs Benfica - Liga Champions

Prediksi Lineup Barcelona vs Benfica - Liga Champions
Prediksi Lineup Barcelona vs Benfica - Liga Champions.

JAKARTA - Barcelona kembali menghadapi Benfica dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Setelah meraih kemenangan tipis 1-0 di leg pertama di Lisbon, skuad asuhan Hansi Flick kini memiliki peluang besar untuk melaju ke perempat final. 

Meskipun harus bermain dengan 10 orang di laga sebelumnya, Barcelona tetap mampu tampil solid dan disiplin.

Keuntungan lain bagi Blaugrana adalah laga La Liga mereka melawan Osasuna yang seharusnya digelar pada akhir pekan lalu ditunda. 

Hal ini membuat mereka memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum menghadapi Benfica di Camp Nou. 

Dengan kondisi yang lebih segar dan unggul agregat, Barcelona diprediksi akan tetap tampil menyerang untuk memastikan kemenangan.

Berikut adalah prediksi susunan pemain Barcelona dalam formasi 4-2-3-1 untuk laga melawan Benfica:

Prediksi Lineup Barcelona vs Benfica (4-2-3-1)

Kiper:
Wojciech Szczesny - Penjaga gawang berpengalaman ini semakin menunjukkan performa solid dalam beberapa pertandingan terakhir. Perannya sangat krusial dalam menjaga keunggulan Barcelona.

Bek:
RB: Jules Kounde - Bek asal Prancis ini menjadi pilihan utama Flick di sisi kanan pertahanan. Meski sempat enggan bermain sebagai bek kanan, kini Kounde membuktikan dirinya sebagai salah satu yang terbaik di posisi tersebut.

CB: Ronald Araujo - Sebagai kapten tim, Araujo otomatis masuk dalam starting XI. Absennya Pau Cubarsi akibat kartu merah di leg pertama membuat posisinya tak tergantikan.

CB: Inigo Martinez - Biasanya berduet dengan Cubarsi, kini Martinez harus bekerja sama dengan Araujo. Ia harus siap menghadapi pergerakan cepat dari lini serang Benfica.

LB: Alejandro Balde - Pemain muda yang semakin berkembang ini menjadi andalan Barcelona di sisi kiri pertahanan. Performanya yang stabil membuatnya sulit tergeser dari posisi starter.

Gelandang:
CM: Frenkie de Jong - Gelandang asal Belanda ini akhirnya mendapatkan tempat utama setelah sempat mengalami cedera. De Jong semakin menunjukkan kualitasnya di lini tengah.

CM: Pedri - Seharusnya mendapatkan waktu istirahat di laga melawan Osasuna, namun karena laga tersebut ditunda, Pedri kini dalam kondisi prima untuk menghadapi Benfica.

Lini Serang:
RW: Lamine Yamal - Wonderkid Barcelona ini mengalami sedikit penurunan performa di tahun 2025. Namun, dengan absennya Alvaro Fernández dari Benfica, Yamal berpeluang tampil lebih lepas.

AM: Dani Olmo - Dengan absennya Gavi, Olmo menjadi pilihan utama Flick untuk mengisi peran playmaker. Ia harus bisa menghubungkan lini tengah dan lini depan dengan kreativitasnya.

LW: Raphinha - Sang pencetak gol kemenangan di leg pertama ini semakin menunjukkan kualitasnya. Performanya musim ini membuatnya layak masuk dalam kandidat Ballon d'Or.

Striker:
Robert Lewandowski - Penyerang veteran ini mendapatkan waktu istirahat lebih karena tak masuk dalam skuad Barcelona di laga La Liga terakhir. Kini, ia siap kembali memimpin lini serang Blaugrana.

Analisis dan Prediksi Pertandingan

Benfica tentu tidak akan menyerah begitu saja. Mereka akan berusaha mencetak gol cepat untuk menyamakan agregat. 

Namun, Barcelona yang bermain di kandang sendiri akan mencoba mengendalikan tempo permainan sejak awal. 

Dengan lini pertahanan yang solid dan lini serang yang semakin tajam, Barca diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini dan memastikan tiket ke perempat final.

Prediksi skor: Barcelona 2-0 Benfica

Apakah Barcelona mampu mempertahankan keunggulan mereka? Kita tunggu hasilnya di laga yang penuh gengsi ini!

Jumat, 07 Maret 2025

Prediksi Pemenang Liga Champions 2024/25: Liverpool Jadi Favorit, Arsenal di Jalur Juara?

Prediksi Pemenang Liga Champions 202425 Liverpool Jadi Favorit, Arsenal di Jalur Juara
Prediksi Pemenang Liga Champions 2024/25: Liverpool Jadi Favorit, Arsenal di Jalur Juara?

JAKARTA - Babak 16 besar Liga Champions musim 2024/25 telah memberikan gambaran jelas mengenai siapa saja yang berpeluang melaju ke perempat final. 

Dari delapan pertandingan yang telah digelar, hanya Borussia Dortmund vs Lille yang berakhir tanpa pemenang. 

Sementara itu, tujuh tim lainnya berhasil unggul dan semakin dekat dengan babak berikutnya.

Tiga klub Inggris, yaitu Liverpool, Arsenal, dan Aston Villa, mencatat kemenangan tandang yang menempatkan mereka dalam posisi menguntungkan untuk melangkah lebih jauh. 

Beberapa tim bahkan mulai memikirkan strategi mereka untuk menuju partai final yang dinantikan.

Liverpool Jadi Favorit Juara

Setelah mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-0 di leg pertama, Liverpool kini dijagokan sebagai kandidat terkuat untuk meraih trofi Liga Champions musim ini. 

Berdasarkan prediksi, The Reds memiliki peluang sebesar 26% untuk menjadi juara. 

Namun, mereka masih harus menghadapi tantangan besar di leg kedua saat menjamu PSG di Anfield.

Sementara itu, kekalahan tipis PSG membuat peluang mereka untuk menjuarai Liga Champions turun drastis menjadi 3.1%

Dengan agregat yang masih bisa dikejar, tim asal Prancis ini tetap memiliki harapan, meskipun tipis.

Barcelona Penantang Serius

Barcelona juga berada di jalur positif setelah menang 1-0 atas Benfica di Portugal. Tim asuhan Xavi Hernandez kini memiliki probabilitas 17.3% untuk meraih gelar juara. 

Sementara itu, Benfica hanya memiliki peluang 0.5% untuk melangkah jauh di kompetisi ini.

Arsenal, Inter, dan Real Madrid dalam Posisi Menguntungkan

Arsenal tampil sangat meyakinkan dengan kemenangan 7-1 atas PSV Eindhoven, yang membuat mereka dipastikan lolos ke perempat final dengan peluang 100%

Namun, peluang mereka untuk meraih gelar pertama Liga Champions dalam sejarah klub hanya sebesar 13.8%.

Inter Milan juga menunjukkan performa solid dengan mengalahkan Feyenoord 2-0, yang menempatkan mereka di jalur juara dengan peluang 15.5%

Sementara itu, Real Madrid masih menjadi tim yang patut diperhitungkan, terutama setelah menang 2-1 atas rival sekota, Atletico Madrid.

 Los Blancos memiliki peluang 9.2% untuk meraih gelar, sedangkan Atletico Madrid hanya 2.2%.

Bayern Munich dan Aston Villa Masih Punya Kesempatan

Bayern Munich berhasil menundukkan Bayer Leverkusen 3-0, yang semakin memperkecil harapan tim asuhan Xabi Alonso untuk melaju lebih jauh (0.6%). 

Sementara itu, Bayern memiliki peluang 8% untuk meraih trofi Liga Champions di musim debut Vincent Kompany sebagai pelatih.

Aston Villa juga mencuri perhatian setelah mengalahkan Club Brugge 3-1 di leg pertama. 

Meski peluang mereka juara hanya 1.6%, pelatih Unai Emery dikenal sebagai spesialis kompetisi Eropa, yang bisa menjadi faktor kejutan di babak-babak selanjutnya.

Peluang Juara Liga Champions 2024/25 (Prediksi Terbaru)

Peringkat Tim Peluang Juara
1 Liverpool 26%
2 Barcelona 17.3%
3 Inter Milan 15.5%
4 Arsenal 13.8%
5 Real Madrid 9.2%
6 Bayern Munich 8%
7 PSG 3.1%
8 Atletico Madrid 2.2%
9 Aston Villa 1.6%
10 Lille 1.5%
11 Bayer Leverkusen 0.6%
12 Benfica 0.5%
13 Borussia Dortmund 0.5%
14 Feyenoord 0.1%
15 Club Brugge 0.1%
16 PSV Eindhoven 0%

Siapa yang Akan Mengangkat Trofi?

Dengan leg kedua yang akan segera berlangsung, semua mata tertuju pada Liverpool yang kini dijagokan sebagai favorit utama. 

Namun, Barcelona, Inter, dan Arsenal juga punya kans besar untuk merebut trofi. 

Sementara itu, Real Madrid tetap menjadi ancaman mengingat pengalaman mereka yang kaya di kompetisi ini.

Apakah Liverpool akan mampu mengamankan tiket ke final dan menambah koleksi gelar mereka? Atau akan ada kejutan dari tim lain seperti Arsenal atau Inter? Kita tunggu hasilnya dalam beberapa pekan ke depan!

Kamis, 06 Maret 2025

Benfica 0-1 Barcelona: Raphinha dan Szczesny Jadi Pahlawan di Tengah Kartu Merah Cubarsi

Benfica 0-1 Barcelona Raphinha dan Szczesny Jadi Pahlawan di Tengah Kartu Merah Cubarsi
Benfica 0-1 Barcelona: Raphinha dan Szczesny Jadi Pahlawan di Tengah Kartu Merah Cubarsi.

JAKARTA - Barcelona sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Benfica dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Estadio da Luz, Rabu (6/3/2024) waktu setempat. 

Gol tunggal Raphinha menjadi penentu kemenangan Blaugrana dalam pertandingan yang penuh drama, termasuk kartu merah yang diterima Pau Cubarsi di babak pertama.

Gol Raphinha dan Aksi Heroik Szczesny

Laga ini berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua tim berusaha mencari celah untuk mencetak gol. 

Namun, momen krusial terjadi di menit ke-22 ketika bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung akibat menjatuhkan Vangelis Pavlidis dalam situasi satu lawan satu.

Meski bermain dengan 10 pemain, Barcelona tidak kehilangan semangat. 

Wojciech Szczesny tampil luar biasa di bawah mistar gawang dengan serangkaian penyelamatan gemilang yang menjaga peluang Barca tetap hidup. 

Kiper asal Polandia itu benar-benar menjadi benteng kokoh bagi tim asuhan Hansi Flick.

Puncak momen bagi Barcelona terjadi di menit ke-61 ketika Raphinha berhasil memanfaatkan kesalahan bek Benfica, Antonio Silva. 

Pemain asal Brasil itu dengan tenang mengeksekusi peluang untuk mencetak gol kemenangan bagi tim tamu. 

Gol ini terasa lebih istimewa bagi Raphinha yang pernah membela Sporting CP, rival abadi Benfica di Portugal.

Benfica sebenarnya memiliki banyak peluang emas untuk menyamakan kedudukan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta performa gemilang Szczesny membuat mereka gagal mencetak gol. 

Hingga peluit akhir berbunyi, skor 0-1 untuk Barcelona tetap bertahan.

Data Menarik: Szczesny Penyelamat, Raphinha Bersinar

Kemenangan ini tak lepas dari peran besar Szczesny yang mencatatkan delapan penyelamatan dalam laga ini, jumlah tertinggi bagi kiper Barcelona dalam laga Liga Champions tanpa kebobolan sejak musim 2003/04.

Sementara itu, Raphinha juga terus menunjukkan performa luar biasa. 

Dengan golnya ini, ia telah mencatatkan 20 kontribusi gol di Liga Champions (12 gol dan 8 assist) dalam 21 pertandingan. 

Hanya Erling Haaland (14 pertandingan), Ruud van Nistelrooy (19), dan Luis Suarez (19) yang mampu mencapai angka tersebut lebih cepat darinya.

Tak hanya itu, sejak awal tahun 2024, Raphinha telah terlibat langsung dalam 17 gol Liga Champions (12 gol, 5 assist) dalam 13 pertandingan. 

Statistik ini membuktikan bahwa ia sedang berada dalam performa terbaiknya di kompetisi elit Eropa ini.

Di sisi lain, pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Pau Cubarsi. Sayangnya, bukan dalam konteks positif. 

Bek berusia 18 tahun 42 hari ini menjadi pemain termuda yang menerima kartu merah dalam sejarah fase gugur Liga Champions.

Sebaliknya, Antonio Silva yang seharusnya menjadi andalan Benfica justru melakukan kesalahan fatal. 

Ironisnya, di hari yang sama, ia mencatatkan rekor sebagai pemain Portugal dengan jumlah penampilan terbanyak di Liga Champions sebelum usia 21 tahun, melampaui rekor Cristiano Ronaldo.

Leg Kedua yang Menjanjikan

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Barcelona sebelum menghadapi leg kedua di Spotify Camp Nou. 

Dengan keunggulan satu gol, mereka hanya butuh hasil imbang untuk memastikan tiket ke perempat final. 

Namun, Benfica tentu tak akan tinggal diam dan dipastikan akan datang dengan tekad membalikkan keadaan.

Apakah Barcelona mampu mempertahankan keunggulan mereka dan melaju ke babak berikutnya? Atau justru Benfica yang akan membalas dendam di kandang lawan? Kita nantikan pertarungan sengit di leg kedua nanti!