Berita Borneotribun.com: Chelsea Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Chelsea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chelsea. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2025

Todd Boehly Ungkap Opsi Chelsea untuk Stamford Bridge Antara Renovasi atau Membangun Stadion Baru

Todd Boehly Ungkap Opsi Chelsea untuk Stamford Bridge Antara Renovasi atau Membangun Stadion Baru
Todd Boehly Ungkap Opsi Chelsea untuk Stamford Bridge Antara Renovasi atau Membangun Stadion Baru.

JAKARTA - Chelsea tengah menghadapi dilema besar terkait masa depan stadion mereka, Stamford Bridge. Salah satu pemilik klub, Todd Boehly, mengungkapkan bahwa grup investasi yang mengendalikan klub bisa saja mengambil arah berbeda jika tidak ada kesepakatan terkait rencana pengembangan stadion tersebut.

Sejak didirikan pada tahun 1905, Chelsea telah bermarkas di Stamford Bridge, yang memang dibangun dengan tujuan menjadi rumah bagi klub ini. 

Selama lebih dari satu abad, berbagai upaya untuk pindah ke lokasi baru telah dilakukan, tetapi hambatan perizinan dan keterbatasan lahan di area yang padat penduduk membuat rencana tersebut sulit terwujud.

Rencana Pindah ke Earl’s Court?

Belakangan, muncul kabar bahwa Boehly dan mitra bisnisnya di Clearlake Capital sedang mempertimbangkan opsi membangun stadion baru di Earl’s Court. 

Rencana ini mencuat setelah adanya kendala dalam pengembangan Stamford Bridge. 

Namun, isu ini juga bersamaan dengan rumor adanya ketidaksepakatan antara Boehly dan Behdad Eghbali, kepala Clearlake Capital, yang disebut-sebut sebagai "perebutan kekuasaan" di dalam klub.

Boehly sendiri menepis spekulasi adanya perpecahan di jajaran kepemilikan Chelsea. Dalam wawancaranya dengan Bloomberg, ia menegaskan bahwa masa depan stadion klub akan menjadi faktor penentu apakah kerja sama antara para pemilik akan terus berlanjut atau berakhir.

"Kami harus berpikir jangka panjang tentang apa yang ingin kami capai. Kami memiliki peluang besar untuk mengembangkan stadion dan itu harus kami pikirkan secara matang," ujar Boehly.

"Saya rasa itulah titik di mana kami bisa sejalan atau memutuskan untuk mengambil jalan masing-masing. Tapi, apa yang ditulis dan diberitakan lebih banyak drama daripada kenyataan yang sebenarnya."

Kompleksitas Membangun Stadion di London

Membangun stadion di London jelas bukan perkara mudah. Boehly menyadari bahwa banyak pihak yang perlu dipertimbangkan dalam proses ini, termasuk para pendukung Chelsea yang menginginkan kepastian terkait rumah mereka di masa depan.

"London adalah kota yang kompleks. Tidak seperti membangun sesuatu di daerah terpencil, ada banyak kepentingan yang harus diperhatikan. Yang pasti, fan Chelsea menjadi salah satu prioritas kami. Ke depannya, kami akan membangun sesuatu yang baru dan mencari solusi terbaik."

Masa Depan Chelsea di Bawah Kepemilikan Boehly dan Clearlake Capital

Saat ini, konsorsium yang dipimpin oleh Boehly memiliki 38,5% saham Chelsea, sementara Clearlake Capital menguasai mayoritas saham klub. 

Meski ada potensi perbedaan pendapat, Boehly menegaskan bahwa ia tidak terburu-buru untuk berpisah dengan Clearlake Capital.

"Status quo saat ini tidak ada masalah. Kami belajar satu sama lain dan bisa mencari jalan keluar bersama. Jika melihat bagaimana tim ini berkembang, kami tetap memiliki visi yang sama. Kami sedang membangun tim muda dengan kontrak jangka panjang, dan semua ini terjadi karena kami berada dalam satu jalur yang sama."

Ia pun menambahkan bahwa proyek jangka panjang ini dirancang agar Chelsea bisa kembali ke tempatnya sebagai klub papan atas di Liga Inggris.

"Kami punya rencana dan sedang mengeksekusinya. Pada akhirnya, Chelsea akan berada di posisi yang seharusnya. Kami ingin melihat tim ini bertahan di empat besar klasemen Liga Inggris dan terus berkembang ke depannya."

Masa depan Stamford Bridge dan kepemilikan Chelsea masih menjadi tanda tanya. 

Apakah klub akan tetap di lokasi ikonik mereka atau pindah ke tempat baru seperti Earl’s Court? 

Apakah kepemilikan klub akan tetap stabil atau ada perubahan besar dalam waktu dekat? 

Yang jelas, keputusan terkait stadion Chelsea akan menjadi titik penting dalam menentukan arah klub di masa depan.

Rabu, 19 Maret 2025

Perjalanan Cole Palmer dari Manchester City ke Chelsea yang Dramatis

Perjalanan Cole Palmer dari Manchester City ke Chelsea yang Dramatis
Perjalanan Cole Palmer dari Manchester City ke Chelsea yang Dramatis.

JAKARTA - Chelsea memang sedang dalam masa-masa sulit, tapi satu nama yang bersinar terang di tengah keterpurukan itu adalah Cole Palmer. Pemain muda asal Inggris ini jadi bintang utama di Stamford Bridge, padahal awalnya, dia bahkan nggak masuk dalam daftar target utama Chelsea di bursa transfer musim panas 2023.

Palmer gabung Chelsea dari Manchester City di hari-hari terakhir jendela transfer musim panas tahun lalu dengan mahar sekitar £42,5 juta. Dia jadi rekrutan ke-11 Chelsea dalam waktu dua bulan.

Menariknya, sebelum Palmer didatangkan, Chelsea sebenarnya lebih dulu mengincar dua pemain lain, yaitu Michael Olise dari Crystal Palace dan Mohammed Kudus yang akhirnya pindah ke West Ham United dari Ajax. Tapi karena The Blues telat memahami klausul pelepasan Olise dan kalah cepat dalam perburuan Kudus, nama Palmer baru muncul sebagai opsi alternatif.

Saat itu, Palmer masih berusaha mencari tempat di tim utama Manchester City. Dia pengen dapat lebih banyak kesempatan main dan awalnya kepikiran buat pergi dengan status pinjaman. Tapi Pep Guardiola maunya Palmer tetap di City atau langsung dijual secara permanen. Akhirnya, Palmer pilih hengkang dan menutup lembaran kisahnya bersama City, klub yang sudah dibelanya sejak usia delapan tahun.

Sebelum Chelsea masuk dengan tawaran £40 juta plus bonus £2,5 juta, Brighton & Hove Albion serta West Ham juga sempat tertarik mendatangkan Palmer dengan harga sekitar £25 juta. Tapi Chelsea berhasil 'mengalahkan' dua klub tersebut dengan tawaran yang lebih menggiurkan.

Hasilnya? Chelsea jadi pihak yang paling untung! Di musim debutnya, Palmer langsung tancap gas dengan mencetak 27 gol dan 15 assist. Performa luar biasanya bikin dia diganjar penghargaan Pemain Terbaik Chelsea, Pemain Terbaik Inggris, dan bahkan meraih gelar Pemain Muda Terbaik PFA.

Walaupun sempat mengalami masa sulit di awal 2025 dan harus menepi karena cedera otot, Palmer tetap menunjukkan kualitasnya. Hingga saat ini, dia sudah mencatatkan 20 kontribusi gol untuk Chelsea di musim ini.

Dari pemain yang awalnya nggak masuk radar Chelsea, Palmer justru jadi andalan utama tim. Kalau bukan karena kegagalan merekrut Olise dan Kudus, mungkin Chelsea nggak akan pernah berpikir untuk mendatangkannya. Kadang, takdir sepak bola memang penuh kejutan, ya?

Sabtu, 15 Maret 2025

Chelsea Rekrut Dario Essugo, Talenta Muda Kedua dari Sporting CP dalam Sehari!

Chelsea Rekrut Dario Essugo, Talenta Muda Kedua dari Sporting CP dalam Sehari!
Chelsea Rekrut Dario Essugo, Talenta Muda Kedua dari Sporting CP dalam Sehari!.

JAKARTA - Chelsea kembali membuat kejutan di bursa transfer! Setelah resmi mendapatkan Geovany Quenda, The Blues kini telah menyegel kesepakatan untuk merekrut gelandang muda berbakat Sporting CP, Dario Essugo. Kedua pemain ini berasal dari Portugal dan menambah daftar talenta muda yang didatangkan Chelsea untuk masa depan klub.

Dario Essugo: Gelandang Muda dengan Potensi Besar

Berbeda dengan Quenda yang lebih sering dikaitkan dengan Manchester United sebelum akhirnya bergabung dengan Chelsea, nama Essugo memang sudah lama masuk dalam radar The Blues. Bahkan, klub London Barat hampir saja mendatangkannya pada bursa transfer Januari lalu. Kini, kepindahan Essugo ke Stamford Bridge disebut sebagai "kesepakatan selesai" oleh media Portugal, A Bola.

Chelsea dikabarkan harus merogoh kocek sebesar €25 juta (sekitar Rp437 miliar) untuk mengamankan tanda tangan pemain berusia 20 tahun ini. Saat ini, Essugo tengah menjalani masa peminjaman di klub La Liga, Las Palmas. Berbeda dengan Quenda yang baru akan bergabung pada 2026, Essugo diperkirakan akan langsung menuju London musim panas ini, menjelang musim 2025/26.

Statistik & Performa Essugo di La Liga

Essugo dikenal sebagai gelandang bertahan yang tangguh. Dengan tinggi 178 cm, ia memiliki kemampuan bertahan yang solid dan tidak ragu dalam duel fisik. Selama membela Las Palmas, ia telah menunjukkan kualitasnya dengan mencatat rata-rata 4,8 tekel dan intersep per 90 menit—statistik terbaik dibandingkan gelandang reguler lainnya di La Liga musim ini.

Namun, perjalanan Essugo musim ini juga diwarnai tantangan. Ia sudah menerima dua kartu merah pada tahun 2024 serta mengoleksi sembilan kartu kuning sepanjang musim. Meski begitu, klub-klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona sempat dikaitkan dengan dirinya, menunjukkan betapa besarnya potensi pemain muda ini.

Strategi Chelsea dalam Merekrut Talenta Muda

Chelsea memang dikenal aktif berburu talenta muda untuk membangun fondasi tim di masa depan. Dengan merekrut Essugo dan Quenda dalam waktu yang berdekatan, The Blues menunjukkan keseriusan mereka dalam memperkuat skuat dengan pemain-pemain berbakat dari berbagai belahan dunia.

Dengan kepindahan Essugo yang hampir pasti, para penggemar Chelsea tentu berharap sang gelandang bertahan bisa beradaptasi dengan baik di Premier League dan menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang klub.

Bagaimana pendapatmu tentang perekrutan ganda Chelsea ini? Apakah mereka akan menjadi bintang masa depan di Stamford Bridge? Tulis komentarmu di bawah!

Jumat, 07 Maret 2025

Hasil Copenhagen vs Chelsea: Enzo Fernandez Bawa Chelsea Unggul Tipis di Leg Pertama

Hasil Copenhagen vs Chelsea Enzo Fernandez Bawa Chelsea Unggul Tipis di Leg Pertama
Hasil Copenhagen vs Chelsea Enzo Fernandez Bawa Chelsea Unggul Tipis di Leg Pertama.

JAKARTA - Chelsea berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Copenhagen dalam laga leg pertama babak 16 besar UEFA Conference League yang berlangsung di Parken, Kamis (7/3) dini hari WIB. 

Gol dari Reece James dan Enzo Fernandez memberi The Blues keunggulan menjelang leg kedua di Stamford Bridge pekan depan.

Jalannya Pertandingan

Copenhagen memulai laga dengan agresif, menciptakan peluang berbahaya di menit-menit awal. 

Elias Achouri nyaris membuka keunggulan untuk tuan rumah, namun upayanya berhasil digagalkan oleh kiper Chelsea, Robert Sanchez.

Babak pertama berjalan dengan tempo sedang, di mana Chelsea kesulitan menciptakan peluang emas. 

Bahkan, sepanjang 45 menit pertama, The Blues tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Namun, di awal babak kedua, Chelsea langsung tancap gas. Baru 56 detik setelah babak kedua dimulai, Reece James sukses menjebol gawang Copenhagen lewat tendangan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Marc Cucurella. Gol ini memberi Chelsea keunggulan 1-0.

Copenhagen hampir menyamakan kedudukan ketika Viktor Claesson melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Namun, Chelsea justru menggandakan keunggulan di menit ke-63. 

Tyrique George, pemain muda Chelsea, memberikan assist yang diselesaikan dengan baik oleh Enzo Fernandez. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk tim tamu.

Tuan rumah akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 lewat gol sundulan Gabriel Pereira. 

Pemain Copenhagen itu memanfaatkan umpan dari tendangan bebas Marcos Lopez untuk menaklukkan Robert Sanchez. 

Meskipun terus menekan di menit-menit akhir, Copenhagen gagal mencetak gol penyama kedudukan.

Statistik Pertandingan: Duel Ketat di Parken

Meski Chelsea menang dengan skor 2-1, pertandingan ini berjalan cukup berimbang. Kedua tim sama-sama mencatatkan lima tembakan dengan dua yang tepat sasaran. 

Bahkan, Copenhagen sedikit unggul dalam statistik expected goals (xG), mencatatkan 0,38 dibandingkan 0,36 milik Chelsea.

Chelsea lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 62,4%, tetapi tidak terlalu superior dalam menciptakan peluang. 

Pelatih Enzo Maresca tentu berharap anak asuhnya tampil lebih baik saat menjamu Copenhagen di Stamford Bridge dalam leg kedua pekan depan.

Leg Kedua: Chelsea di Atas Angin, Tapi Harus Waspada

Dengan keunggulan satu gol dan bermain di kandang sendiri pada leg kedua, Chelsea berada di posisi yang lebih menguntungkan. 

Namun, Copenhagen telah menunjukkan bahwa mereka bisa menyulitkan The Blues. 

Jika tidak tampil maksimal, Chelsea bisa saja tergelincir di depan pendukungnya sendiri.

Leg kedua akan digelar pada Kamis (14/3) mendatang di Stamford Bridge. 

Chelsea hanya butuh hasil imbang untuk memastikan langkah ke perempat final, sementara Copenhagen harus menang dengan selisih dua gol untuk lolos langsung.

Menarik untuk dinantikan, apakah Chelsea bisa mempertahankan keunggulan mereka, atau justru Copenhagen yang membuat kejutan? Kita tunggu saja hasilnya pekan depan!

Kamis, 06 Maret 2025

Chelsea Bertekad Menampilkan Permainan Terbaik saat Melawan FC København di Europa Conference League, Berikut Prediksi Skornya!

Chelsea Bertekad Menampilkan Permainan Terbaik saat Melawan FC København di Europa Conference League, Berikut Prediksi Skornya!
Chelsea Bertekad Menampilkan Permainan Terbaik saat Melawan FC København di Europa Conference League, Berikut Prediksi Skornya!.

JAKARTA - Chelsea akan menghadapi FC København dalam laga Europa Conference League. Meskipun sedang kesulitan di Liga Inggris, The Blues tetap menjadi favorit utama untuk memenangkan turnamen ini. 

Namun, apakah mereka bisa mengatasi perlawanan tim asal Denmark ini?

Performa Terkini

Chelsea mengalami pasang surut dalam beberapa pekan terakhir. Kekalahan dari Brighton di Piala FA membuat Europa Conference League menjadi satu-satunya harapan mereka meraih trofi musim ini. 

Dalam ajang domestik, mereka hanya berhasil mengalahkan West Ham, Wolves, dan Southampton sejak Natal—tiga tim yang berada di papan bawah Liga Inggris.

Di sisi lain, FC København sedang dalam performa apik. Mereka saat ini berada di puncak klasemen Superliga Denmark dengan selisih satu poin dan belum terkalahkan di liga sejak 14 September. 

Meski begitu, harus diingat bahwa liga Denmark memiliki jeda musim dingin selama dua setengah bulan. 

Di fase megagroup Europa Conference League, København menempati posisi ke-18 dengan catatan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Rekam Jejak di Kompetisi Eropa

Chelsea dan FC København pernah bertemu sekali di kompetisi Eropa, tepatnya di babak 16 besar Liga Champions 2010/11. 

Saat itu, Chelsea bermain imbang 0-0 di Stamford Bridge sebelum menang 2-0 di Kopenhagen.

Musim lalu, FC København tampil impresif di Liga Champions dengan lolos ke babak 16 besar, mengalahkan Manchester United dan menyingkirkan Galatasaray. 

Namun, langkah mereka terhenti oleh Manchester City. 

Sementara itu, Chelsea adalah juara Liga Champions 2021. Turunnya mereka ke Europa Conference League dalam waktu empat tahun merupakan kisah panjang yang penuh pasang surut.

Pemain Kunci

Chelsea sangat bergantung pada Cole Palmer musim ini. Dia menjadi pencetak gol terbanyak klub dan kini kembali ke skuad setelah sebelumnya tidak didaftarkan untuk babak grup. 

Sementara itu, Christopher Nkunku juga tampil tajam di kompetisi ini dengan tujuh gol, meskipun belakangan mendapat banyak kritik. 

Pertandingan melawan København bisa menjadi momen pembuktian bagi Nkunku.

Dari kubu tuan rumah, FC København memiliki kiper asal Inggris, Nathan Trott, yang dipinjam dari West Ham. 

Ia pernah bermain untuk Timnas Inggris U-20 dan juga mewakili Bermuda di level junior.

Kondisi Tim

Chelsea kemungkinan masih belum bisa diperkuat Trevoh Chalobah, Wesley Fofana, dan Benoît Badiashile yang dalam masa pemulihan cedera. 

Pelatih Enzo Maresca mungkin akan berhati-hati dalam memilih pemain untuk laga ini.

Sementara itu, FC København juga dihantui beberapa cedera. Andreas Cornelius, Lukas Lerager, Nicolai Boilesen, dan Roony Bardghji diragukan tampil. 

Selain itu, Jordy Larsson, anak dari legenda sepak bola Henrik Larsson, absen di pertandingan terakhir mereka melawan Aalborg dan belum ada kepastian apakah ia bisa bermain di laga ini.

Prediksi Skor

Meskipun Chelsea sedang kesulitan di Liga Inggris, mereka tampil solid di Europa Conference League dengan menyapu bersih enam pertandingan di babak megagroup. 

Sementara itu, FC København sempat mengalahkan Manchester United 4-3 musim lalu di Liga Champions, tetapi perbedaan kualitas tim tetap cukup besar.

Dengan kembalinya Cole Palmer dan performa Chelsea yang lebih meyakinkan di kompetisi ini, mereka diprediksi akan menang dengan skor 2-0. 

Laga ini kemungkinan akan berjalan tanpa terlalu banyak drama.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Chelsea akan menang dengan mudah, atau justru FC København akan memberikan kejutan?

Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Copenhagen di Liga Konferensi Eropa

Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Copenhagen di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Copenhagen di Liga Konferensi Eropa.

JAKARTA - Chelsea akan bertandang ke Denmark pada Kamis dini hari untuk menjalani laga leg pertama babak 16 besar Liga Konferensi Eropa melawan Copenhagen. 

The Blues datang dengan kondisi yang segar setelah tidak bertanding pada akhir pekan lalu, sehingga mereka bisa tampil lebih bugar dan agresif menghadapi tuan rumah.

Sepanjang fase grup Liga Konferensi Eropa, Chelsea tampil dominan dengan menyapu bersih enam laga dengan kemenangan, mencetak 26 gol, dan hanya kebobolan lima kali. 

Dengan status sebagai favorit juara, pelatih Enzo Maresca kemungkinan akan menurunkan tim terbaiknya demi mengamankan hasil positif di laga tandang ini. 

Meskipun ada beberapa pemain yang mengalami cedera, Chelsea tetap memiliki skuad yang kuat dan bertabur bintang.

Lalu, bagaimana susunan pemain yang diprediksi akan diturunkan Chelsea di laga ini? Berikut prediksi starting XI Chelsea dengan formasi 4-2-3-1.

Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Copenhagen (4-2-3-1)

Kiper (GK): Robert Sanchez
Setelah kehilangan posisi sebagai kiper utama kepada Filip Jorgensen, Sanchez kini memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya di laga ini. Performa apiknya akan sangat penting untuk menjaga gawang Chelsea tetap aman.

Bek Kanan (RB): Malo Gusto
Gusto akan menghadapi tantangan dari Elias Achouri, salah satu pemain ofensif Copenhagen yang cukup berbahaya. Meski Achouri sedang tidak dalam performa terbaiknya, ia tetap bisa memberikan ancaman jika dibiarkan bebas.

Bek Tengah (CB): Tosin Adarabioyo
Pemain yang baru bergabung musim panas lalu ini berharap bisa menjalani pertandingan yang relatif mudah. Namun, dukungan besar dari para suporter tuan rumah bisa memberikan tekanan tersendiri bagi lini belakang Chelsea.

Bek Tengah (CB): Levi Colwill
Colwill dikenal sebagai bek yang tenang dan elegan saat menguasai bola. Sayangnya, performanya musim ini belum stabil, dan Chelsea juga baru mencatatkan dua clean sheet sejak awal tahun 2024. Ia harus tampil lebih solid jika ingin membantu timnya menjaga gawang tetap aman.

Bek Kiri (LB): Marc Cucurella
Cucurella tampil gemilang saat melawan Southampton pekan lalu, di mana ia mencetak gol dan berkontribusi dalam clean sheet Chelsea. Perannya sebagai bek kiri yang bisa membantu serangan akan sangat berguna dalam laga ini.

Gelandang Bertahan (DM): Moises Caicedo
Caicedo tampil konsisten sepanjang musim ini, bahkan ketika Chelsea mengalami masa sulit. Kemampuannya dalam melakukan tekel dan membaca permainan akan sangat penting untuk menahan serangan Copenhagen.

Gelandang Bertahan (DM): Enzo Fernandez
Fernandez menunjukkan performa luar biasa saat Chelsea membantai Southampton pekan lalu. Dengan empat assist dalam empat pertandingan di Liga Konferensi Eropa, ia bisa menjadi pembeda dalam laga ini dengan pergerakan box-to-box yang dinamis.

Gelandang Kanan (RM): Jadon Sancho
Sancho dimainkan di sisi kanan saat menghadapi Southampton, menggantikan peran Noni Madueke yang sedang cedera. Ia tampil baik di posisi ini dan akan kembali menjadi pilihan utama untuk laga ini.

Gelandang Serang (AM): Cole Palmer
Palmer akhirnya terdaftar dalam skuad Chelsea untuk Liga Konferensi Eropa setelah sebelumnya diistirahatkan di fase grup. Ia kini ingin mengakhiri catatan tujuh pertandingan tanpa gol atau assist dengan penampilan apik di laga ini.

Gelandang Kiri (LM): Christopher Nkunku
Nkunku belakangan ini terlihat lebih nyaman bermain di sisi kiri, meskipun ia sebenarnya lebih tajam saat dimainkan di tengah. Dengan torehan tujuh gol dan sepuluh assist di Liga Konferensi Eropa, ia menjadi salah satu pemain yang harus diwaspadai lawan.

Striker (ST): Pedro Neto
Neto tampil cemerlang sebagai ujung tombak dalam pertandingan terakhir Chelsea, mencetak satu gol dan satu assist. Kecepatan dan kelincahannya akan menjadi senjata utama untuk meneror lini belakang Copenhagen.

Chelsea datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah performa impresif di fase grup. 

Meski menghadapi Copenhagen yang didukung penuh oleh para suporternya, The Blues tetap diunggulkan untuk meraih hasil positif. 

Jika para pemain kunci mereka bisa tampil dalam performa terbaik, Chelsea berpeluang besar untuk membawa pulang kemenangan dan mengamankan posisi menuju perempat final.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Chelsea akan menang mudah atau justru mendapat kejutan dari Copenhagen? Yuk, bagikan pendapat kalian di kolom komentar!

Minggu, 02 Maret 2025

Chelsea Sepakati Transfer Denner, Wonderkid Brasil Senilai £11,5 Juta untuk 2026

Chelsea Sepakati Transfer Denner, Wonderkid Brasil Senilai £11,5 Juta untuk 2026
Chelsea Sepakati Transfer Denner, Wonderkid Brasil Senilai £11,5 Juta untuk 2026.

JAKARTA - Chelsea terus menunjukkan ambisi mereka dalam merekrut talenta muda berbakat dari Amerika Selatan. 

Kali ini, The Blues telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Denner, bek kiri berusia 17 tahun dari Corinthians. 

Berdasarkan laporan yang beredar, Chelsea akan membayar £8,25 juta sebagai biaya awal, ditambah bonus tambahan hingga £3,3 juta, sehingga total nilai transfer mencapai £11,5 juta atau sekitar Rp238 miliar.

Siapa Denner?

Denner adalah bek kiri muda berbakat yang saat ini bermain untuk Corinthians. Ia juga merupakan sepupu dari Gabriel Magalhaes, bek tengah Arsenal. 

Nama Denner mulai mencuri perhatian setelah menolak perpanjangan kontrak dengan Corinthians demi mengejar karier di Eropa.

Pihak Corinthians sebenarnya memiliki klausul pelepasan senilai £1,4 juta untuk klub Brasil lainnya, tetapi mereka lebih memilih untuk bernegosiasi dengan Chelsea agar mendapatkan nilai transfer yang lebih besar. Kesepakatan ini pertama kali dikonfirmasi oleh jurnalis Vene Casagrande.

Kapan Denner Bergabung ke Chelsea?

Meskipun kesepakatan sudah tercapai, Denner baru bisa pindah ke Eropa setelah usianya menginjak 18 tahun pada Februari 2026. 

Oleh karena itu, ia diperkirakan baru akan bergabung dengan skuad Chelsea pada musim panas 2026. 

Saat tiba di Stamford Bridge, ia akan menandatangani kontrak berdurasi tujuh tahun. 

Sebagai bagian dari kesepakatan, Corinthians juga akan mendapatkan 15% dari hasil penjualan Denner di masa depan.

Chelsea Fokus pada Talenta Muda Amerika Selatan

Langkah Chelsea merekrut Denner semakin menegaskan strategi mereka dalam membangun tim dengan mengincar pemain muda berbakat dari Amerika Selatan. 

Sebelumnya, mereka juga telah merekrut Estevao Willian dari Palmeiras dan Andrey Santos dari Vasco da Gama, yang saat ini tengah menikmati masa peminjaman di Strasbourg.

Bukan hanya Denner, Chelsea juga dikabarkan mengincar pemain muda lainnya, yaitu Ian Subiabre, winger berusia 18 tahun dari River Plate.

 Jika transfer ini terwujud, The Blues harus menebus klausul pelepasan Subiabre yang mencapai £25 juta.

Chelsea tampaknya sangat serius dalam mengamankan masa depan klub dengan merekrut pemain muda berbakat. 

Apakah strategi ini akan membawa mereka kembali ke puncak sepak bola Eropa? Kita tunggu saja!

Rabu, 26 Februari 2025

Chelsea Kembali ke Empat Besar Usai Bungkam Southampton 4-0 di Stamford Bridge

Chelsea Kembali ke Empat Besar Usai Bungkam Southampton 4-0 di Stamford Bridge
Chelsea Kembali ke Empat Besar Usai Bungkam Southampton 4-0 di Stamford Bridge.

JAKARTA - Chelsea akhirnya mengakhiri tren buruk mereka dengan kemenangan telak 4-0 atas Southampton dalam laga Premier League di Stamford Bridge. 

Hasil ini membawa The Blues kembali ke posisi empat besar klasemen, unggul dua poin dari Manchester City dan Newcastle yang baru akan bertanding pada Rabu.

Nkunku Bersinar, Chelsea Tampil Dominan

Christopher Nkunku menjadi bintang dalam kemenangan ini. Pemain asal Prancis itu membuka keunggulan Chelsea di menit ke-24 setelah menanduk bola hasil flick-on dari Tosin Adarabioyo dalam situasi sepak pojok.

Tak butuh waktu lama, 12 menit berselang, Nkunku kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Pedro Neto. 

Neto dengan tenang menaklukkan kiper Southampton, Aaron Ramsdale, melalui sepakan mendatar.

Chelsea semakin menggila jelang turun minum. Kali ini, Levi Colwill mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan umpan dari tendangan bebas Pedro Neto di sisi lapangan.

Memasuki babak kedua, Chelsea tetap mendominasi permainan. Gol terakhir mereka tercipta di menit ke-78 melalui Marc Cucurella. 

Pemain asal Spanyol itu berhasil menuntaskan serangan balik cepat setelah mendapatkan umpan matang dari Tyrique George.

Fans Chelsea Protes Sebelum Pertandingan

Sebelum laga dimulai, sekitar 100 fans Chelsea melakukan protes terhadap kepemilikan klub. Mereka membawa spanduk dan meneriakkan slogan "Todd Boehly Out", menyuarakan ketidakpuasan terhadap manajemen saat ini.

Palmer Masih Kesulitan Cetak Gol

Meski Chelsea menang besar, performa Cole Palmer masih menjadi sorotan. Top skor Chelsea musim ini kembali gagal mencetak gol, memperpanjang puasa golnya menjadi tujuh pertandingan berturut-turut.

Palmer sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, terutama di babak pertama saat ia dua kali berhadapan satu lawan satu dengan Ramsdale. Sayangnya, satu peluang berhasil ditepis dan satu lainnya melebar. Di babak kedua, tendangannya dari umpan tarik juga melambung di atas mistar.

Kiper Muda Chelsea Bangkit dari Kesalahan

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, memberikan kepercayaan kepada kiper muda Filip Jorgensen setelah sebelumnya membuat blunder melawan Aston Villa. 

Kali ini, Jorgensen tampil lebih tenang dan melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sundulan Paul Onuachu saat skor masih 0-0.

Di laga ini, Maresca juga memberikan debut Premier League kepada dua pemain muda, Mathis Amougou (19 tahun) dan Shumaira Mheuka (17 tahun).

Southampton Makin Terpuruk

Southampton terus menunjukkan performa buruk musim ini. Dengan hanya mengoleksi sembilan poin sejauh ini, mereka mendekati rekor buruk Derby County sebagai tim dengan poin terendah dalam sejarah Premier League (11 poin di musim 2007-08).

Tim asuhan Ivan Juric sama sekali tidak memberikan ancaman berarti bagi Chelsea. Satu-satunya peluang berbahaya datang dari sundulan Onuachu di babak pertama. 

Akibat performa buruk ini, para fans Southampton pun menunjukkan kekecewaan mereka dengan mencemooh tim saat turun minum.

Sejak kedatangan Juric menggantikan Russell Martin, Southampton telah kalah dalam sembilan dari 10 pertandingan Premier League, dengan satu-satunya kemenangan mereka hanya datang saat melawan Ipswich Town, yang juga tengah berjuang keluar dari zona degradasi.

Chelsea Kembali ke Empat Besar

Dengan kemenangan ini, Chelsea kini naik ke peringkat empat klasemen sementara Premier League. 

Mereka unggul dua poin dari Manchester City dan Newcastle yang masih memiliki satu laga lebih banyak.

Akankah Chelsea mampu mempertahankan posisi mereka di zona Liga Champions? Atau mereka akan kembali tergelincir di laga-laga berikutnya? Kita nantikan kiprah The Blues di sisa musim ini!

Senin, 24 Februari 2025

Enzo Maresca Ungkap Penyebab Chelsea Terpuruk di Liga Inggris

Enzo Maresca Ungkap Penyebab Chelsea Terpuruk di Liga Inggris
Manajer Chelsea, Enzo Maresca.
JAKARTA - Chelsea tengah mengalami masa sulit di Liga Inggris. Dari 12 pertandingan terakhir, The Blues hanya mampu meraih tiga kemenangan, membuat mereka tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara.

Manajer Chelsea, Enzo Maresca, mengakui bahwa timnya sedang kesulitan di lini serang maupun pertahanan. Dalam wawancara terbaru, ia menjelaskan bahwa kelemahan utama Chelsea terletak di dalam kotak penalti baik saat menyerang maupun bertahan.

"Mungkin ada lebih dari satu alasan. Dalam tujuh, delapan, atau sepuluh pertandingan terakhir, perbedaan terbesar bagi saya ada di dalam kotak penalti," kata Maresca.

"Selain laga tandang melawan Brighton, kami selalu menciptakan peluang dan hampir selalu mencetak gol. Namun, perbedaannya ada di dalam kotak penalti. Kami harus lebih kuat dalam bertahan dan lebih klinis dalam memanfaatkan peluang."

Chelsea juga tercatat telah kehilangan 13 poin dari posisi unggul sejak Boxing Day lebih banyak dari tim lain di Liga Inggris musim ini. Ketika ditanya soal statistik tersebut, Maresca mengaku tidak tahu penyebab pastinya, tetapi ia dan tim sedang mencari solusi.

"Saya tidak tahu. Saya memang tahu bahwa kami telah kehilangan 13 poin dari posisi unggul. Kadang ini bagian dari sepak bola, kadang ada alasan tertentu. Kami berusaha memahami situasinya," lanjutnya.

Maresca juga menyoroti kurangnya penyelesaian akhir yang membuat Chelsea gagal mengunci kemenangan di beberapa laga.

"Di hampir semua pertandingan ini, kami punya peluang untuk menggandakan keunggulan, tapi gagal memanfaatkannya. Contohnya saat melawan Aston Villa, kami memiliki empat atau lima peluang untuk unggul 2-0, tetapi gagal mencetak gol. Jika terus seperti ini, pertandingan akan selalu terbuka dan bisa terjadi apa saja," jelasnya.

Chelsea kini harus segera menemukan solusi agar bisa kembali ke jalur kemenangan. Dengan sisa musim yang masih panjang, The Blues masih memiliki peluang untuk memperbaiki performa mereka dan bersaing di papan atas Liga Inggris.