Berita Borneotribun.com: Atletico Madrid Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Atletico Madrid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atletico Madrid. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Maret 2025

Alvaro Morata Cerita Soal Penyesalannya Pergi dari Atletico Madrid Musim Panas Lalu

Alvaro Morata Cerita Soal Penyesalannya Pergi dari Atletico Madrid Musim Panas Lalu
Alvaro Morata Cerita Soal Penyesalannya Pergi dari Atletico Madrid Musim Panas Lalu.

JAKARTA - Alvaro Morata akhirnya buka suara soal keputusannya cabut dari Atletico Madrid musim panas kemarin. Striker Spanyol itu mengaku nyesel banget ninggalin klub yang udah ngasih dia beberapa tahun terbaik dalam kariernya.

Morata awalnya gabung ke Atletico sebagai pemain pinjaman dari Chelsea pada musim 2019-20. Setelah itu, dia dipermanenin sama Atletico, tapi malah langsung dipinjemin ke Juventus. Dia balik lagi ke Madrid tahun 2022 dan ngebuktiin kemampuannya di lapangan. Selama dua periode bareng Los Rojiblancos, Morata main di 154 pertandingan semua kompetisi, nyetak 58 gol, dan kasih 14 assist.

Namun, setelah sukses bawa Spanyol ke Euro 2024 (meskipun cuma bisa nyumbang satu gol di turnamen itu), Morata justru mutusin buat balik ke Serie A dengan gabung AC Milan. Sayangnya, performanya di Milan jauh dari ekspektasi. Dari 25 laga di semua ajang, dia cuma bisa bikin enam gol. Akhirnya, dia dipinjemin ke Galatasaray, dan di sana, dia mulai nemuin performa terbaiknya lagi.

Saat diwawancarai oleh Cadena SER, Morata ngaku kalau dia salah langkah pas mutusin pergi dari Atletico.

"Musim panas kemarin, gue harusnya lebih mikirin semuanya. Harusnya gue pikir lebih matang soal ninggalin Atletico atau enggak," kata Morata.

"Kalau ada hal yang nggak bener di hidup lo, lo bisa aja bikin keputusan yang salah, bukan cuma soal sepak bola. Tapi lo nggak bisa ubah masa lalu. Lo cuma bisa jalan terus. Sekarang gue bahagia, bahagia dengan sepak bola gue, bahagia dengan tim nasional."

Sekarang Morata lagi fokus buat bantu Galatasaray bersaing di liga dan lolos ke Liga Champions musim depan. Dia sadar kalau Liga Turki mungkin nggak sekompetitif LaLiga atau Serie A, tapi Liga Champions tetap jadi panggung besar buat pemain mana pun.

"Dengan hindsight, jelas gue nggak bakal ambil keputusan yang sama. Gue nggak sadar situasinya saat itu. Gue udah jadi juara Eropa, di Atletico makin banyak orang yang dukung dan ngerti gue. Tapi ya, dalam hidup kadang lo harus ambil keputusan dan terima konsekuensinya."

Selain itu, Morata juga bakal tampil buat timnas Spanyol di perempat final Nations League lawan Belanda. Kalau dia bisa nyetak dua gol dalam dua leg pertandingan, dia bakal nyalip Fernando Torres (38 gol) sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah La Roja. Cuma Raul (44 gol) dan David Villa (59 gol) yang punya rekor lebih baik.

Morata juga cerita kalau keputusannya pindah ke Milan udah mulai bikin dia nggak fokus sejak Euro 2024. Dia ngaku sempat kepikiran buat tetap di Atletico, tapi akhirnya berubah pikiran.

"Kalau lo lagi ada di momen sulit, semuanya keliatan gelap. Lo nggak bisa liat semuanya dengan jelas, bahkan meskipun ada orang-orang di sekitar lo yang bilang kalau lo salah. Semua kejadian begitu cepet, lo harus ambil keputusan. Gue keganggu banget soal masa depan gue pas Euro, terus kesempatan di Milan datang."

"Sebenernya, lo butuh ngerasa dihargai dan diinginkan. Tapi kalau diingat-ingat lagi, Cholo (Diego Simeone) juga sebenernya menghargai dan menginginkan gue."

Sekarang, Morata cuma bisa move on dan ngebuktiin kalau dia masih bisa bersaing di level tertinggi. Entah bakal tetap di Galatasaray atau balik lagi ke klub Eropa lainnya, yang jelas, striker 31 tahun ini masih punya banyak hal buat dibuktikan.

Senin, 17 Maret 2025

Simeone Tetap Optimis Atletico Bisa Kejar Gelar LaLiga, Meski Kalah Dramatis dari Barcelona

Simeone Tetap Optimis Atletico Bisa Kejar Gelar LaLiga, Meski Kalah Dramatis dari Barcelona
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

JAKARTA - Atletico Madrid harus gigit jari setelah kalah dramatis 4-2 dari Barcelona dalam laga LaLiga yang digelar Minggu (17/3). Padahal, pasukan Diego Simeone sempat unggul 2-0 hingga menit ke-70, sebelum Barca melakukan comeback gila di Metropolitano.

Gol dari Julian Alvarez dan Alexander Sorloth awalnya bikin fans Atletico kegirangan. Tapi, Hansi Flick dan anak asuhnya nggak tinggal diam. 

Ferran Torres mencetak dua gol, sementara Robert Lewandowski dan Lamine Yamal ikut menyumbang angka, yang akhirnya mengantarkan Barcelona ke puncak klasemen LaLiga dengan 70 poin.

Barcelona kini ada di atas Real Madrid karena unggul head-to-head, meskipun Los Blancos masih punya satu pertandingan sisa. Sementara itu, Atletico harus puas duduk di peringkat tiga dengan 56 poin.

Menurut perhitungan superkomputer Opta, peluang Atletico buat juara musim ini hanya 2,9%. Barcelona justru jadi favorit utama dengan peluang 68,5%, sedangkan Madrid di angka 28,5%. Meski begitu, Simeone tetap optimis timnya bisa terus berjuang hingga akhir musim.

"Kami Akan Berjuang Sampai Akhir"

Dalam wawancaranya dengan DAZN, Simeone menegaskan kalau timnya nggak akan menyerah meskipun peluang juara makin tipis.

"Kami akan berjuang sampai akhir. Masih ada 10 pertandingan tersisa dan kami harus memenangkan semuanya," ujar pelatih asal Argentina itu.

Simeone juga menolak menyalahkan keberuntungan atas hasil buruk ini.

"Ini bukan soal keberuntungan, ini soal kerja keras. Kita harus mengakui keunggulan lawan, tapi tetap fokus pada usaha sendiri," tambahnya.

Faktor Kelelahan & Alvarez yang Tampil Meski Sakit

Simeone juga menyoroti faktor kelelahan yang dialami anak-anak asuhnya, terutama setelah pertandingan berat di Liga Champions melawan Real Madrid. Selain itu, ia mengungkapkan kondisi Julian Alvarez yang kurang fit.

"Beberapa hari lalu, Alvarez kena masalah pencernaan, kemarin dia demam, dan pagi ini masih ada masalah lambung," jelas Simeone.

"Sebenarnya saya nggak mau mainkan dia, tapi dia tetap berkomitmen buat tim. Saya paham kalau dia sudah memberikan segalanya," lanjutnya.

Menariknya, meskipun dalam kondisi kurang fit, Alvarez masih bisa mencetak gol pembuka di laga ini. Itu adalah gol kedelapannya di LaLiga musim ini sebagai pencetak gol pertama dalam pertandingan, hanya kalah dari Lewandowski yang sudah mencetak sembilan gol pertama.

Kesalahan Taktik & Momen Penyesalan Simeone

Simeone juga mengakui ada momen krusial yang bisa saja mengubah jalannya pertandingan. Setelah timnya unggul 2-0, ia merasa seharusnya ada perubahan taktik untuk mengamankan keunggulan.

"Dalam sepak bola, empat sampai lima menit bisa jadi momen yang nggak bisa dimaafkan," kata Simeone dalam konferensi pers.

"Saat itu, saya mendorong tim buat mengunci kemenangan, anak-anak merespons, tapi waktunya terlalu mepet. Ketika saya ingin mengubah sesuatu, semuanya sudah terlambat," tambahnya.

Memang, jarak antara gol Sorloth dan balasan dari Lewandowski hanya sekitar dua menit. Lalu, enam menit berselang, Ferran Torres menyamakan kedudukan dan bikin Atletico kehilangan kontrol permainan.

Meskipun hasil ini jadi pukulan telak buat Atletico, Simeone tetap meminta para pemainnya buat tetap fokus dan optimis menatap sisa musim.

"Kita nggak boleh larut dalam kekalahan ini. Yang penting sekarang adalah bangkit dan memenangkan laga-laga berikutnya," tutupnya.

Jadi, apakah Atletico masih punya kans juara? Peluangnya tipis sih, tapi seperti kata Cholo—Simeone—segala sesuatu masih bisa terjadi di sepak bola!

Comeback Gokil! Barcelona Hajar Atletico 4-2, Torres Jadi Pahlawan!

Comeback Gokil! Barcelona Hajar Atletico 4-2, Torres Jadi Pahlawan!
Comeback Gokil! Barcelona Hajar Atletico 4-2, Torres Jadi Pahlawan!

JAKARTA - Barcelona sukses bikin kejutan dengan membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol dan akhirnya menang 4-2 atas Atletico Madrid dalam lanjutan LaLiga. 

Kemenangan ini nggak cuma bikin Barca makin pede, tapi juga membawa mereka kembali ke puncak klasemen bareng Real Madrid, meskipun punya satu laga lebih banyak.

Atletico Unggul Duluan, Tapi Malah Ketiban Sial

Pertandingan berlangsung seru dari awal sampai akhir. Atletico yang main di kandang sendiri sempat unggul duluan lewat gol Julian Alvarez di menit akhir babak pertama. 

Gol ini tercipta setelah Giuliano Simeone memberikan umpan tarik cantik yang langsung dieksekusi Alvarez dengan tenang.

Nggak puas dengan satu gol, Atletico makin pede dan nambah keunggulan di menit ke-70. Kali ini giliran Alexander Sorloth yang mencatatkan namanya di papan skor. 

Berkat assist dari Conor Gallagher, Sorloth dengan mudah menceploskan bola ke gawang Wojciech Szczesny. 

Skor 2-0 buat tuan rumah, dan kayaknya Barcelona bakal pulang dengan tangan hampa.

Barcelona Menggila di Babak Kedua!

Tapi ternyata, Barcelona nggak tinggal diam! Robert Lewandowski membuka harapan buat timnya di menit ke-72. 

Striker Polandia ini dengan jenius mengontrol bola dengan dadanya sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang nggak bisa dihalau Jan Oblak. 

Skor jadi 2-1, dan Barcelona mulai panas!

Cuma berselang beberapa menit, Ferran Torres yang baru masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-67 langsung bikin dampak besar. Dengan sundulan tajam, Torres sukses menyamakan skor 2-2. 

Wah, pertandingannya makin gila!

Drama di Menit-Menit Akhir!

Nggak cukup sampai di situ, Barcelona benar-benar menggila di masa injury time! Lamine Yamal, wonderkid Barca yang lagi naik daun, unjuk gigi lagi. 

Kali ini, dia melepaskan tembakan yang sempat membentur pemain Atletico sebelum akhirnya melambung dan masuk ke gawang. 

Gol ini bikin Barca berbalik unggul 3-2 di menit ke-92!

Dan buat ngasih penegasan kalau mereka benar-benar comeback dengan spektakuler, Ferran Torres kembali mencetak gol di menit ke-98! Kali ini, dia manfaatin blunder lini belakang Atletico dan dengan tenang menceploskan bola ke pojok kanan bawah gawang. 

Skor akhir 4-2 buat Barcelona! Gila, sih!

Lewandowski Pecahin Rekor, Barca Kembali Garang

Selain kemenangan ini jadi comeback pertama Barcelona setelah tertinggal dua gol sejak September 2023, ada fakta menarik lainnya nih! Lewandowski sekarang udah mencetak 35 gol dalam 40 pertandingan musim ini di semua kompetisi. 

Ini jadi catatan terbaiknya sejak gabung ke Barcelona, dan bahkan dia jadi pemain pertama yang nyentuh angka itu sejak Lionel Messi di musim 2020-21!

Buat Atletico, kekalahan ini jelas makin bikin pusing Diego Simeone. Selain gagal menjaga keunggulan, mereka juga makin tertinggal dalam perebutan gelar LaLiga, apalagi setelah mereka juga tersingkir dari Liga Champions.

Dengan kemenangan ini, Barcelona sukses nempel ketat Real Madrid di puncak klasemen dan makin optimis buat mengamankan gelar LaLiga musim ini. 

Gimana menurut kalian, Barca bakal terus gaspol atau masih ada drama lagi di sisa musim ini?

Minggu, 16 Maret 2025

Prediksi Lineup Barcelona vs Atletico Madrid di La Liga: Siap Pecahkan Rekor di Metropolitano?

Prediksi Lineup Barcelona vs Atletico Madrid di La Liga Siap Pecahkan Rekor di Metropolitano
Prediksi Lineup Barcelona vs Atletico Madrid di La Liga Siap Pecahkan Rekor di Metropolitano

JAKARTA - Barcelona bakal bertandang ke markas Atletico Madrid pada Minggu (waktu setempat) dalam lanjutan La Liga. 

Duel ini jadi salah satu laga paling krusial musim ini, apalagi Barca sedang dalam perburuan gelar juara bersama dua raksasa Madrid, yaitu Real Madrid dan Atletico sendiri.

Tim asuhan Xavi Hernandez sedang dalam performa apik, tapi jangan anggap remeh pasukan Diego Simeone! Atletico musim ini belum terkalahkan di Metropolitano dalam ajang La Liga. 

Kalau Barca bisa pulang dengan tiga poin, itu bakal jadi pencapaian luar biasa dalam usaha mereka menjuarai liga.

Laga ini juga jadi ujian besar buat Blaugrana, karena kedua tim sudah bertemu dua kali musim ini dan belum ada yang bisa memastikan dominasi. 

Nah, kira-kira bagaimana susunan pemain Barcelona untuk duel panas ini?

Prediksi Lineup Barcelona vs Atletico Madrid (4-2-3-1)

Kiper: Wojciech Szczesny

Performanya naik turun, sih. Dia tampil luar biasa di leg pertama Liga Champions lawan Benfica, tapi agak loyo di leg kedua. Meski begitu, pengalamannya tetap jadi aset penting buat Barca.

Bek Kanan: Jules Kounde

Kounde tampil agresif di laga melawan Benfica dengan banyak overlap, tapi kali ini dia mungkin akan lebih fokus bertahan untuk menghadapi serangan balik Atletico yang berbahaya.

Bek Tengah: Ronald Araujo

Araujo sempat absen lama karena cedera, tapi sekarang sudah mulai rutin main. Dia bakal jadi benteng kokoh di lini belakang Blaugrana.

Bek Tengah: Pau Cubarsi

Cubarsi absen di Liga Champions karena skorsing, tapi kemungkinan besar bakal kembali ke starting XI menggantikan Inigo Martinez.

Bek Kiri: Alejandro Balde

Balde sempat bikin assist keren di laga tengah pekan, tapi kali ini dia mungkin harus lebih disiplin karena Atletico punya lini serang yang eksplosif.

Gelandang Bertahan: Frenkie de Jong

Ada kemungkinan Marc Casado main di laga ini, tapi De Jong lebih berpengalaman dan sudah cukup sering jadi starter belakangan ini.

Gelandang Bertahan: Pedri

Pedri tampil cemerlang waktu Barca bermain imbang 4-4 lawan Atletico di Copa del Rey. Dia bakal jadi pengatur tempo di lini tengah.

Sayap Kanan: Lamine Yamal

Wonderkid ini terus bikin sensasi! Dia baru saja mencetak gol dan assist di Liga Champions, sekaligus jadi pemain termuda yang berhasil melakukan itu. Awas, Atletico!

Gelandang Serang: Dani Olmo

Gavi sempat dirumorkan bakal cabut dari Barca karena kurang menit bermain, tapi tampaknya Xavi lebih percaya pada Dani Olmo untuk jadi kreator serangan.

Sayap Kiri: Raphinha

Raphinha makin gacor! Dia baru saja mencetak dua gol di Liga Champions dan bahkan mencatat rekor sebagai pemain Brasil dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim UCL.

Striker: Robert Lewandowski

Lewandowski memang sudah dua laga tanpa gol, tapi jangan anggap dia mandul. 

Justru bisa jadi momen yang pas buat si mesin gol Polandia ini buat kembali tajam, apalagi dia sempat mencetak gol ke gawang Atletico di Copa del Rey beberapa minggu lalu.

Barcelona bakal menghadapi tantangan besar di Metropolitano, tapi mereka punya modal bagus buat memutus rekor tak terkalahkan Atletico di kandang sendiri. 

Dengan formasi 4-2-3-1 dan skuad yang hampir lengkap, Barca bisa saja pulang dengan tiga poin penting.

Barcelona Wajib Waspada Hadapi Atletico Madrid Demi Jaga Asa Juara LaLiga Musim Ini

Barcelona Wajib Waspada Hadapi Atletico Madrid Demi Jaga Asa Juara LaLiga Musim Ini
Pelatih Barca, Hansi Flick.

JAKARTA - Barcelona bakal bertandang ke markas Atletico Madrid pada Minggu (17/3) dalam laga krusial di puncak klasemen LaLiga. Namun, pelatih Barca, Hansi Flick, tetap mencoba bersikap tenang dan fokus pada perbaikan tim.

Saat ini, Barcelona masih bertengger di puncak klasemen dengan jumlah poin yang sama dengan Real Madrid, sementara Atletico Madrid hanya tertinggal satu poin. 

Dengan persaingan yang begitu ketat, Flick menegaskan bahwa timnya harus belajar dari kesalahan di pertemuan sebelumnya melawan Atleti.

"Kami sudah bermain dua pertandingan yang bagus melawan mereka, tapi ada beberapa momen yang harus diperbaiki. Kami harus fokus dari awal hingga akhir pertandingan," kata Flick dalam konferensi pers jelang laga.

Belajar dari Kesalahan di Laga Sebelumnya

Barcelona sebelumnya kalah 2-1 dari Atletico Madrid di Camp Nou pada Desember lalu. Kemudian, mereka bermain imbang dramatis 4-4 di leg pertama semifinal Copa del Rey, meski sempat unggul dua gol hingga menit ke-84. Flick menyoroti kurangnya fokus timnya di momen-momen penting.

"Di pertemuan pertama, kami kehilangan fokus di akhir pertandingan. Sementara di pertemuan kedua, kami kurang fokus di awal dan akhir laga. Hal-hal seperti ini yang harus kami perbaiki," tegas Flick.

"Atletico adalah tim yang bisa menghukum kesalahan lawan. Jadi, kami harus benar-benar siap dan tidak memberi mereka celah."

Hasil Laga Ini Tak Akan Tentukan Gelar LaLiga

Meskipun laga ini sangat penting, Flick menegaskan bahwa hasilnya tidak akan langsung menentukan siapa yang bakal meraih gelar juara LaLiga musim ini.

"Masih ada banyak pertandingan tersisa. Kalau kami menang, tentu itu akan meningkatkan kepercayaan diri dan keyakinan kami. Tapi LaLiga itu sulit, semua tim tahu cara bermain sepak bola dengan baik," ujar Flick.

Atleti Tak Akan Lelah, Kata Flick

Atletico Madrid baru saja mengalami kekalahan kontroversial di Liga Champions melawan Real Madrid pada tengah pekan. 

Mereka kalah lewat adu penalti setelah Julian Alvarez gagal mengeksekusi penalti dengan benar karena menyentuh bola dua kali.

Meski Atleti baru saja menjalani laga melelahkan, Flick menepis anggapan bahwa tim asuhan Diego Simeone akan kelelahan di laga nanti.

"Bagi saya, mereka punya tim yang luar biasa. Mereka bukan hanya mengandalkan 11-14 pemain, tapi mereka punya skuat yang dalam. Mereka fit, mereka berpengalaman, dan saya tidak berpikir itu akan jadi masalah bagi mereka," jelasnya.

Saat ditanya soal insiden penalti Julian Alvarez, Flick mengaku simpati.

"Itu situasi yang tidak menguntungkan. Saya benar-benar merasa kasihan untuknya. Dia striker hebat, salah satu yang terbaik, tapi hal seperti itu bisa terjadi," kata Flick.

Kamis, 13 Maret 2025

Atletico Madrid vs Real Madrid: Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final

Atletico Madrid vs Real Madrid Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final
Atletico Madrid vs Real Madrid Drama Adu Penalti yang Menegangkan, Real Madrid Lolos ke Perempat Final.

JAKARTA - Atletico Madrid dan Real Madrid kembali menyuguhkan pertandingan penuh drama di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. 

Setelah perpanjangan waktu dan adu penalti yang mendebarkan, Real Madrid akhirnya memastikan diri lolos ke perempat final meskipun kalah 0-1 di leg kedua di Metropolitano.

Gol Cepat Gallagher dan Tekanan bagi Madrid

Keunggulan 2-1 yang dimiliki Real Madrid dari leg pertama langsung lenyap hanya dalam waktu 27 detik. 

Conor Gallagher mencetak gol cepat untuk Atletico setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang Madrid. 

Gol ini menjadi rekor tersendiri bagi Atletico sebagai gol tercepat mereka di Liga Champions.

Setelah tertinggal, Real Madrid mencoba menekan balik, namun pertahanan solid Atletico yang dikomandoi oleh Jose Gimenez dan Jan Oblak membuat Los Blancos kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kesempatan Penalti yang Terbuang

Real Madrid memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di babak kedua ketika Kylian Mbappe dijatuhkan oleh Clement Lenglet di kotak penalti. 

Namun, Vinicius Junior yang maju sebagai eksekutor malah melepaskan tendangan yang melambung jauh di atas mistar gawang. 

Kegagalan ini menjadi pukulan bagi Madrid yang berusaha menghindari perpanjangan waktu.

120 Menit Tanpa Gol, Adu Penalti Jadi Penentu

Hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Atletico dan Real Madrid pun harus menentukan nasib mereka lewat adu penalti.

Real Madrid mengambil tendangan pertama dalam adu penalti ini. Julian Alvarez sempat mengira telah menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi VAR mengintervensi dan membatalkan golnya karena terjadi double touch. 

Saat Alvarez terpeleset, bola mengenai kaki tumpunya sebelum masuk ke gawang, sehingga wasit memutuskan tendangan tersebut tidak sah.

Jan Oblak sempat menghidupkan harapan Atletico dengan menahan tembakan Lucas Vazquez, tetapi Marcos Llorente yang menjadi penendang selanjutnya justru gagal setelah bola membentur mistar. 

Momen krusial ini akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Antonio Rudiger yang sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor terakhir. 

Tembakannya meluncur melewati Oblak dan memastikan Real Madrid lolos ke perempat final.

Atletico Kembali Tersingkir lewat Adu Penalti

Kekalahan ini menambah catatan buruk Atletico Madrid dalam adu penalti melawan Real Madrid. 

Skuad asuhan Diego Simeone sebelumnya memiliki rekor cukup baik dalam adu penalti di Liga Champions, dengan tiga kemenangan dari empat kesempatan. 

Namun, satu-satunya kekalahan mereka sebelumnya terjadi di final Liga Champions 2015-16, juga melawan Real Madrid.

Real Madrid kini mencatat rekor sempurna dalam enam kali adu penalti melawan Atletico di semua kompetisi. 

Meski Vinicius Junior sempat gagal mengeksekusi penalti dalam waktu normal, timnya tetap menunjukkan ketenangan dan pengalaman saat menghadapi tekanan di babak tos-tosan.

Real Madrid Bertemu Arsenal di Perempat Final

Dengan kemenangan ini, Real Madrid memastikan langkah mereka ke perempat final Liga Champions. Mereka akan menghadapi Arsenal, yang juga tampil impresif di babak 16 besar. 

Duel ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan mengingat performa luar biasa kedua tim musim ini.

Bagi Atletico, kekalahan ini menjadi pukulan telak mengingat mereka memiliki banyak peluang untuk menyelesaikan pertandingan lebih awal. 

Namun, sepak bola adalah soal ketahanan dan mental juara, sesuatu yang masih dimiliki Real Madrid di kompetisi Eropa.

Real Madrid kembali menunjukkan mental juara mereka dengan kemenangan dramatis atas Atletico Madrid. 

Meski kalah 0-1 di leg kedua, keberhasilan mereka dalam adu penalti memastikan langkah ke perempat final. 

Kini, Los Blancos siap menghadapi tantangan berikutnya dari Arsenal dalam perjalanan mereka mempertahankan gelar Liga Champions musim ini.

Rabu, 05 Maret 2025

Real Madrid Kalahkan Atletico, Brahim Diaz Sindir Diego Simeone di Liga Champions

Real Madrid Kalahkan Atletico, Brahim Diaz Sindir Diego Simeone di Liga Champions
Real Madrid Kalahkan Atletico, Brahim Diaz Sindir Diego Simeone di Liga Champions.

JAKARTA - Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Selasa (5/3/2024). 

Kemenangan ini tidak hanya menegaskan dominasi Los Blancos atas rival sekota mereka, tetapi juga menyisakan momen panas yang melibatkan Brahim Diaz dan pelatih Atletico, Diego Simeone.

Brahim Diaz Sindir Simeone: "Bicara Sekarang!"

Setelah mencetak gol kemenangan untuk Real Madrid, Brahim Diaz tertangkap kamera berteriak ke arah Diego Simeone dengan kata-kata, "Bicara sekarang! Bicara sekarang!" seperti yang dilaporkan oleh Movistar+ dan dikutip oleh MARCA.

Ucapan ini diduga sebagai respons atas pernyataan Simeone sehari sebelum pertandingan. 

Dalam konferensi pers, pelatih asal Argentina itu sempat meragukan peluang Diaz tampil sebagai starter menggantikan Jude Bellingham yang absen. 

"Mereka mungkin akan memainkan Camavinga bersama Modric dan Tchouameni. 

Ada kemungkinan juga Brahim, tetapi saya rasa tidak, karena mereka biasanya memiliki pola permainan tertentu," ujar Simeone kala itu.

Namun, Carlo Ancelotti justru memilih memasang Brahim Diaz di lini depan bersama Rodrygo, Vinicius Junior, dan Kylian Mbappe. 

Keputusan ini terbukti tepat, karena Diaz tampil gemilang dan menjadi penentu kemenangan.

Jalannya Pertandingan

Real Madrid langsung tancap gas sejak menit awal. Rodrygo membuka keunggulan pada menit ke-4 lewat sepakan kaki kiri yang indah. 

Namun, Atletico Madrid berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Julian Alvarez di menit ke-30. Skor imbang bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Madrid kembali mengambil kendali permainan. Brahim Diaz mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-55 setelah melewati barisan pertahanan Atletico dan melepaskan tembakan ke sudut bawah gawang.

Simeone mengakui bahwa gol tersebut sangat menyakitkan bagi timnya. "Kami mulai mengendalikan permainan dengan lebih baik, tetapi gol itu datang pada momen yang sulit," ujarnya usai laga.

Fokus ke Leg Kedua

Meskipun berhasil membawa Madrid menang, Diaz tetap merendah dan tidak ingin terlalu larut dalam euforia. "Bermain di sini adalah sesuatu yang luar biasa, tetapi saat mengenakan seragam ini, Anda harus memberikan segalanya," kata Diaz.

Dia juga menegaskan bahwa pertemuan kedua di Metropolitano pekan depan masih akan menjadi tantangan berat. 

"Kami sudah menang di kandang, tapi ini belum selesai. Di leg kedua, kami harus kembali memberikan segalanya karena di Liga Champions, detail kecil bisa menentukan hasil akhir."

Dengan kemenangan ini, Real Madrid memiliki modal berharga untuk menghadapi leg kedua di markas Atletico Madrid. 

Namun, dengan hanya selisih satu gol, persaingan masih terbuka lebar. 

Apakah Los Blancos mampu mempertahankan keunggulan mereka, atau Atletico akan membalikkan keadaan di kandang sendiri? Kita tunggu saja laga sengit selanjutnya!

Selasa, 04 Maret 2025

Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid di Liga Champions

Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid - Liga Champions
Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid - Liga Champions.

JAKARTA - Atletico Madrid tengah mencari kemenangan pertama mereka dalam format dua leg melawan rival sekota, Real Madrid, di ajang Eropa. 

Kedua tim akan bertemu dalam babak 16 besar Liga Champions, dengan leg pertama berlangsung di Santiago Bernabeu.

Los Rojiblancos hampir saja menang dalam pertemuan pertama mereka di kompetisi Eropa pada musim 1958/59. 

Sayangnya, mereka kalah dalam laga penentuan dengan skor 2-1, dan Real Madrid pun melaju ke final serta meraih gelar juara keempat mereka. 

Kini, pasukan Diego Simeone berharap bisa melangkah lebih jauh setelah tampil impresif di fase grup.

Berikut prediksi susunan pemain Atletico Madrid untuk laga krusial ini.

Prediksi Lineup Atletico Madrid vs Real Madrid (4-4-2)

GK: Jan Oblak
Sang penjaga gawang utama Atletico ini adalah satu-satunya pemain yang telah tampil penuh di seluruh laga Liga Champions musim ini. Ia dipastikan tetap menjadi andalan di babak knockout.

RB: Marcos Llorente
Llorente memberikan dampak besar sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Athletic Club akhir pekan lalu. Assist briliannya menjadi kunci kemenangan timnya.

CB: Jose Gimenez
Gimenez juga tampil sebagai pemain cadangan di laga sebelumnya, tetapi diprediksi akan kembali ke starting XI untuk laga penting ini.

CB: Robin Le Normand
Meskipun Clement Lenglet tampil solid sejak kembali ke La Liga, Simeone tampaknya akan lebih mempercayai Le Normand untuk duel besar seperti ini.

LB: Javi Galan
Bek kiri berpengalaman ini baru merasakan atmosfer Liga Champions setelah bergabung dengan Atletico, dan kini telah menjadi pilihan utama Simeone di posisi tersebut.

RM: Giuliano Simeone
Bukan karena nepotisme, tetapi karena kemampuannya, Giuliano terus mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi sayap kanan. Pemain muda ini tengah menikmati musim yang luar biasa.

CM: Rodrigo De Paul
De Paul menjadi pemain outfield Atletico dengan menit bermain terbanyak di Liga Champions musim ini (574 menit). Keberadaannya sangat vital dalam mengatur permainan di lini tengah.

CM: Pablo Barrios
Gelandang muda berbakat ini sempat bermasalah dengan disiplin, tetapi tetap menjadi pilihan utama karena kemampuan menguasai bola dan membangun serangan.

LM: Conor Gallagher
Gallagher dan Samuel Lino bersaing ketat untuk posisi ini. Namun, kemungkinan besar Simeone akan memilih Gallagher karena daya juangnya yang tinggi.

ST: Antoine Griezmann
Griezmann selalu menjadi sosok yang bisa menghadirkan keajaiban di momen krusial. Musim ini, performanya tetap gemilang dan ia diharapkan jadi pembeda dalam laga ini.

ST: Julian Alvarez
Setelah mengalami adaptasi awal, Alvarez kini semakin tajam. Striker Argentina ini sudah mencetak enam gol di fase grup dan juga menjadi penentu kemenangan Atletico di La Liga pekan lalu.

Atletico Madrid punya modal kuat untuk menghadapi Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. 

Dengan skuad yang solid dan performa yang sedang on fire, tim asuhan Simeone berpeluang besar meraih hasil positif di Santiago Bernabeu.

Bagaimana menurut kamu? Apakah Atletico bisa menundukkan Real Madrid kali ini? Jangan lupa tinggalkan komentarmu di bawah!

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid di Liga Champions

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid - Liga Champions
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid - Liga Champions.

JAKARTA - Untuk pertama kalinya sejak 2017, dua klub raksasa Madrid kembali bertemu di ajang Liga Champions. 

Real Madrid dan Atletico Madrid akan saling berhadapan demi memperebutkan satu tempat di babak perempat final.

Meski mengalami beberapa kendala di kompetisi domestik, Real Madrid tetap menjadi salah satu favorit untuk kembali meraih trofi Liga Champions. 

Magis Los Blancos di kompetisi ini memang tidak bisa diremehkan, dan mereka akan sangat membutuhkannya dalam dua leg menghadapi rival sekota mereka.

Kemenangan atas Manchester City di babak play-off memastikan anak asuh Carlo Ancelotti menjadi tuan rumah lebih dulu di leg pertama yang berlangsung pada Selasa malam. 

Namun, mereka harus bermain tanpa Jude Bellingham yang menjalani hukuman larangan bertanding.

Berikut prediksi susunan pemain Real Madrid untuk laga melawan Atletico Madrid:

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid (4-4-2)

GK: Thibaut Courtois
Courtois akan memiliki peran penting di fase gugur ini. Meskipun kemungkinan tidak terlalu banyak diuji, Atletico dikenal berbahaya dengan serangan-serangan cepat yang bisa mengejutkan. Peran Courtois akan sangat vital dalam menjaga gawangnya tetap aman.

RB: Federico Valverde
Valverde sempat absen dalam beberapa laga terakhir akibat cedera hamstring, tetapi ia diperkirakan akan kembali memperkuat tim pada laga penting ini.

CB: Antonio Rudiger
Rudiger baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-32 dan meskipun tampil kurang meyakinkan saat melawan Real Betis, ia tetap menjadi pilihan utama di lini belakang Madrid.

CB: Raul Asencio
David Alaba masih dalam proses pemulihan dan sempat tampil di laga sebelumnya. Namun, Asencio yang terus menunjukkan performa impresif kemungkinan besar akan berduet dengan Rudiger di jantung pertahanan.

LB: Ferland Mendy
Mendy tampil cukup baik dalam laga terakhir dan meskipun Fran Garcia mulai mendapat lebih banyak menit bermain, Mendy tetap menjadi pilihan utama Ancelotti di Liga Champions.

RM: Brahim Diaz
Dengan absennya Jude Bellingham, Brahim Diaz berpeluang besar mengisi pos di lini tengah setelah mencetak gol saat melawan Sevilla.

CM: Aurelien Tchouameni
Tchouameni telah bergantian bermain di lini tengah dan lini belakang sepanjang musim ini. Namun, dengan kembalinya beberapa bek, ia kemungkinan besar akan kembali ke posisi aslinya di lini tengah.

CM: Eduardo Camavinga
Dengan Dani Ceballos yang masih absen dan Luka Modric yang diperkirakan hanya bermain sebagai pengganti, Camavinga akan berduet dengan Tchouameni di lini tengah.

LM: Rodrygo
Meskipun belakangan ini Rodrygo jarang mencatatkan gol atau assist, perannya sebagai pemain yang dapat membuka ruang dan menciptakan peluang tidak boleh diabaikan.

ST: Vinicius Junior
Vinicius selalu tampil gemilang di Liga Champions, terutama saat memasuki fase gugur. Ia akan berusaha tampil maksimal sejak leg pertama ini.

ST: Kylian Mbappe
Bintang asal Prancis ini mencetak gol ke gawang Atletico di La Liga bulan lalu dan berperan penting dalam kemenangan Madrid atas Manchester City di babak sebelumnya. Ia diharapkan bisa kembali menjadi pembeda dalam laga ini.

Dengan komposisi ini, Real Madrid memiliki peluang besar untuk mengamankan hasil positif di leg pertama sebelum bertandang ke markas Atletico pada leg kedua. 

Duel ini dipastikan akan berlangsung sengit dan menarik!

Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25

Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25
Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25.

JAKARTA - Babak 16 besar UEFA Champions League (UCL) musim 2024/25 menghadirkan sejumlah pertandingan menarik. 

Namun, tak ada yang lebih panas dibandingkan duel dua rival sekota, Real Madrid dan Atlético Madrid. 

Duel ini bukan hanya soal perebutan tiket ke perempat final, tetapi juga gengsi dan sejarah panjang persaingan kedua tim.

Deretan Hasil Imbang di Derby Madrid

Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25
Preview: Derby Madrid Panaskan Laga Pembuka Babak 16 Besar UCL 2024/25.

Dalam setahun terakhir, pertemuan Real Madrid dan Atlético Madrid sering berakhir dengan hasil imbang. Tiga pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi berakhir dengan skor 1-1. 

Bahkan, dua pertemuan di ajang piala domestik pada awal 2024 harus ditentukan lewat perpanjangan waktu.

Tren ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan antara kedua tim. Selain itu, catatan menarik lainnya adalah bahwa dalam 10 pertemuan terakhir, kedua tim selalu mencetak gol. 

Rata-rata, setiap Derby Madrid dalam periode tersebut menghasilkan 3,3 gol per laga. Artinya, duel kali ini juga berpotensi menyajikan hujan gol.

Atlético Ingin Akhiri Rekor Buruk di UCL

Meski kerap memberikan perlawanan sengit di kompetisi domestik, Atlético Madrid memiliki catatan buruk saat bertemu Real Madrid di fase gugur Liga Champions. 

Los Colchoneros sudah empat kali bertemu Los Blancos di fase knockout, namun selalu gagal melangkah ke babak berikutnya.

Salah satu pertemuan paling ikonik terjadi di final UCL 2014, ketika sundulan Sergio Ramos di menit akhir memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu. 

Akhirnya, Real Madrid menang 4-1 dan meraih gelar ke-10 mereka. 

Atlético juga tersingkir di perempat final 2014/15, final 2016 melalui adu penalti, dan semifinal 2017.

Satu-satunya kemenangan Atlético dalam kompetisi Eropa melawan Real Madrid terjadi di Piala Super UEFA 2018. 

Namun, untuk mengulang kesuksesan itu, mereka harus bisa mengatasi rekor buruk yang lebih besar: sembilan laga tanpa kemenangan di Santiago Bernabéu.

Real Madrid Tanpa Bellingham dan Ceballos

Musim ini, Real Madrid harus menghadapi berbagai tantangan cedera, dan laga ini tidak akan menjadi pengecualian. 

Selain absennya bek andalan seperti Dani Carvajal dan Éder Militão, mereka juga harus kehilangan Dani Ceballos dan Jude Bellingham. 

Ceballos absen karena cedera hamstring, sedangkan Bellingham harus menjalani hukuman skorsing.

Absennya dua gelandang ini bisa menjadi masalah besar bagi Real Madrid. Setelah Toni Kroos pensiun, tim asuhan Carlo Ancelotti masih berupaya mencari keseimbangan baru di lini tengah. 

Ceballos dan Bellingham berperan penting dalam transisi permainan tim, sehingga kehilangan keduanya bisa membuat Real kesulitan mendikte jalannya pertandingan.

Atlético dalam Performa Apik

Berbeda dengan Real Madrid yang dihantui masalah cedera, Atlético Madrid datang dengan skuad yang hampir lengkap. 

Mereka hanya kehilangan César Azpilicueta dan Koke, tetapi selebihnya siap tempur.

Performa Atlético juga sedang dalam tren positif. Tim asuhan Diego Simeone tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir mereka, termasuk kemenangan impresif di fase grup UCL. 

Ini merupakan rekor terbaik kedua mereka musim ini, setelah sebelumnya mencatatkan 15 kemenangan beruntun.

Prediksi Skor

Dengan kedua tim memiliki lini serang yang tajam, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh gol. 

Melihat tren pertemuan sebelumnya, hasil imbang 1-1 bisa saja kembali terjadi. 

Namun, dengan kondisi skuad yang lebih stabil, Atlético mungkin memiliki peluang lebih baik untuk mencuri hasil positif di Bernabéu.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Real Madrid akan kembali menunjukkan dominasi mereka, atau Atlético Madrid akhirnya bisa memutus kutukan di UCL?

Senin, 03 Maret 2025

Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga

Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga
Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga.

JAKARTA - Atletico Madrid akan menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada Selasa mendatang, setelah Los Blancos tergelincir dan memungkinkan mereka naik ke puncak klasemen LaLiga.

Diego Simeone meminta anak asuhnya untuk segera mengalihkan fokus ke laga besar Liga Champions melawan Real Madrid setelah kemenangan tipis 1-0 atas Athletic Bilbao pada Sabtu (2/3). 

Gol semata wayang Julian Alvarez yang baru masuk dari bangku cadangan membawa Atletico meraih tiga poin penting dan memanfaatkan kekalahan Real Madrid 1-2 dari Real Betis.

Hasil ini membawa Los Rojiblancos ke puncak klasemen LaLiga, meskipun posisi mereka masih bisa diambil alih oleh Barcelona jika berhasil mengalahkan Real Sociedad pada Minggu. 

Namun, bagi Simeone, yang lebih penting adalah timnya tetap fokus menjelang derby Madrid di kompetisi Eropa.

Atletico Harus Tetap Fokus

"Kami memiliki pertandingan besar di Liga Champions dan saat ini kami harus fokus sepenuhnya pada itu serta memanfaatkan waktu tiga hari ke depan untuk beristirahat dengan baik," ujar Simeone dalam konferensi pers.

"Yang harus kami lakukan saat ini adalah terus memperkuat kerja sama tim dan menjaga fokus agar tidak goyah."

Simeone juga memuji Julian Alvarez yang mampu mencetak gol penentu hanya tujuh menit setelah menggantikan Alexander Sorloth. 

Atletico Madrid kini telah mencetak 16 gol dari pemain pengganti di LaLiga musim ini, lebih banyak dibanding tim mana pun di lima liga top Eropa. Lazio menempati urutan kedua dengan 14 gol dari pemain cadangan di Serie A.

Puji Performa Julian Alvarez

"Hari ini kami menghadapi lawan yang sangat sulit. Mereka bertahan dengan baik dan memiliki beberapa peluang berbahaya melalui Nico dan Inaki Williams. 

Beruntung kami memiliki Julian di babak kedua yang mampu menyelesaikan serangan balik dengan sangat baik," kata Simeone.

Pelatih asal Argentina itu juga mengungkapkan kebahagiaannya memiliki Alvarez, yang didatangkan dari Manchester City pada awal musim.

"Kadang-kadang ada pemain yang datang, mereka spesial, dan sebagai pelatih, Anda langsung tahu itu. Mereka berbeda, dan saya menyukai kerendahan hati serta fleksibilitas mereka dalam bermain," tambahnya.

Kini, Atletico Madrid akan berusaha menjaga momentum positif mereka saat menghadapi Real Madrid di Liga Champions. 

Derby panas ini tidak hanya menentukan kelanjutan mereka di Eropa, tetapi juga bisa mempengaruhi mentalitas tim dalam perburuan gelar LaLiga musim ini.

Minggu, 02 Maret 2025

Carlo Ancelotti Beri Pengakuan Jujur Jelang Derby Liga Champions Melawan Atletico Madrid

Carlo Ancelotti Beri Pengakuan Jujur Jelang Derby Liga Champions Melawan Atletico Madrid
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.

JAKARTA - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, secara jujur mengakui bahwa jika timnya tampil seperti saat kalah dari Real Betis pada Sabtu malam, mereka bisa mengalami nasib yang sama saat menghadapi Atletico Madrid dalam laga besar babak 16 besar Liga Champions, Selasa nanti.

Pada pertandingan melawan Real Betis di Estadio Benito Villamarin, Madrid sebenarnya sempat unggul lebih dulu. 

Namun, mantan pemain mereka, Isco, menjadi sosok kunci dalam kebangkitan tuan rumah. 

Ia memberikan assist untuk gol penyama kedudukan Johnny Cardoso dari situasi sepak pojok dan kemudian mencetak gol kemenangan melalui penalti, membuat Madrid harus kehilangan poin berharga.

Kekalahan tersebut semakin menambah catatan buruk Los Blancos di La Liga, di mana mereka hanya meraih lima poin dari 15 poin yang tersedia dalam lima pertandingan terakhir. 

Jelang duel sengit melawan Atletico, performa Madrid tentu menjadi perhatian utama.

“If we play like this we will not win,” kata Ancelotti dengan tegas setelah pertandingan. “Ini cukup jelas, saya harap kekalahan ini bisa membuat kami bangkit. Sebelumnya, saya merasa tim sudah lebih kompak.”

Fakta di lapangan memang tidak berpihak pada Madrid. Dalam laga melawan Betis, mereka kebobolan 17 tembakan, jumlah tertinggi dalam satu pertandingan La Liga musim ini.

“Kekalahan ini cukup menyakitkan,” lanjut pelatih asal Italia itu. “Kami harus segera bereaksi, ini sulit karena semua tim saat ini tampil sangat kompetitif. Kami tidak bermain dengan baik dalam laga ini.”

Madrid Harus Segera Berbenah

Ancelotti juga mengkritik kurangnya konsistensi timnya sepanjang laga. “Kami memulai dengan baik, tetapi kemudian tidak bisa mempertahankan level permainan, komitmen, dan sikap yang sama. Betis memang pantas menang.”

Pada laga tersebut, Madrid harus bermain tanpa Jude Bellingham yang masih menjalani hukuman larangan bertanding karena insiden dengan wasit La Liga. 

Namun, mereka tetap diperkuat oleh Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Rodrygo. 

Brahim Diaz sempat membawa Madrid unggul lebih dulu di menit ke-10, tetapi kemudian tim mengalami penurunan performa. 

Ancelotti pun secara terbuka menyoroti buruknya kerja keras lini depan timnya dalam bertahan.

“Saat tampil bagus, kami mampu menekan lawan dengan efektif di babak pertama. Namun, di 70 menit selanjutnya, kami melakukannya dengan buruk,” tambahnya.

Atletico Madrid di Atas Angin?

Sementara itu, Atletico Madrid justru mampu memanfaatkan situasi. Tim asuhan Diego Simeone meraih kemenangan tipis 1-0 atas Athletic Club pada Sabtu malam, yang membawa mereka ke puncak klasemen La Liga.

Atletico juga punya catatan apik dalam derby Madrid belakangan ini. Mereka tak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Real Madrid, dengan dua pertandingan liga musim ini berakhir imbang 1-1.

Dengan kondisi Real Madrid yang masih belum stabil, mampukah mereka bangkit dan tampil maksimal saat menjamu Atletico di Liga Champions? Atau justru Atletico akan melanjutkan dominasinya di derby Madrid? Kita tunggu saja laga sengit ini!

Atletico Madrid Naik ke Puncak LaLiga Setelah Kemenangan Tipis Atas Athletic Bilbao

Atletico Madrid Naik ke Puncak LaLiga Setelah Kemenangan Tipis Atas Athletic Bilbao
Atletico Madrid Naik ke Puncak LaLiga Setelah Kemenangan Tipis Atas Athletic Bilbao.

JAKARTA - Atletico Madrid berhasil naik ke puncak klasemen sementara LaLiga setelah mengalahkan Athletic Bilbao dengan skor tipis 1-0 pada Sabtu malam. 

Gol kemenangan dicetak oleh Julian Alvarez, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.

Jalannya Pertandingan

Dalam laga ini, Atletico tampil agresif sejak awal dan hampir membuka keunggulan melalui sundulan Alexander Sorloth di babak pertama, namun upayanya masih belum menemui sasaran.

Momentum kemenangan akhirnya datang pada menit ke-66, ketika Alvarez menerima umpan dari Marcos Llorente dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper lawan. 

Gol ini memastikan kemenangan Los Colchoneros dan membawa mereka ke puncak klasemen dengan 56 poin, unggul dua angka dari Barcelona dan Real Madrid.

Dampak Kemenangan

Kemenangan ini semakin spesial karena Atletico memanfaatkan kekalahan Real Madrid dari Real Betis (1-2) di hari yang sama. 

Dengan hasil ini, mereka sementara menguasai puncak klasemen sebelum Barcelona menghadapi Real Sociedad pada Minggu.

Di sisi lain, Athletic Bilbao tetap bertahan di peringkat keempat dengan 48 poin, terpaut enam angka dari Real Madrid dan empat poin di atas Villarreal.

Fakta Menarik: Kekuatan Pemain Pengganti Atletico

Gol Alvarez menambah catatan impresif Atletico Madrid sebagai tim dengan jumlah gol pemain pengganti terbanyak di LaLiga musim ini, dengan total 16 gol. 

Bahkan, jumlah ini juga menjadi yang tertinggi di lima liga top Eropa, mengungguli Lazio yang mencatatkan 14 gol dari pemain pengganti.

Dengan performa apik ini, Atletico kini bersiap menghadapi Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Selasa mendatang.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Atletico bisa mempertahankan posisinya di puncak? Tulis pendapatmu di kolom komentar!

Rabu, 26 Februari 2025

Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Drama Delapan Gol di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey

Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Drama Delapan Gol di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey
Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Drama Delapan Gol di Leg Pertama Semifinal Copa del Rey.

JAKARTA - Barcelona harus bangkit untuk leg kedua di bulan April setelah membuang keunggulan dua gol melawan Atletico Madrid dalam semifinal Copa del Rey yang penuh drama.

Sorloth Selamatkan Atletico di Menit Akhir

Alexander Sorloth menjadi pahlawan Atletico Madrid dengan gol penyeimbang di masa injury time, memastikan hasil imbang 4-4 yang dramatis di kandang Barcelona. 

Pertandingan ini berlangsung sengit, dengan kedua tim saling berbalas gol dalam duel yang menegangkan.

Tim tamu asuhan Diego Simeone memulai laga dengan mengejutkan tuan rumah. 

Julian Alvarez mencetak gol saat pertandingan baru berjalan satu menit, diikuti oleh Antoine Griezmann yang menggandakan keunggulan Atletico di menit ke-6.

Namun, Barcelona tak tinggal diam. Pedri memperkecil ketertinggalan di menit ke-19 setelah menerima umpan dari Jules Kounde. 

Tak butuh waktu lama, Barcelona berbalik unggul berkat dua gol serupa dari skema tendangan sudut yang dieksekusi oleh Raphinha. 

Pau Cubarsi menyundul bola hasil sepak pojok di menit ke-21, disusul oleh Inigo Martinez yang melakukan hal serupa menjelang turun minum.

Lewandowski Nyaris Pastikan Kemenangan Barcelona

Memasuki babak kedua, Barcelona semakin percaya diri setelah Robert Lewandowski mencetak gol keempat untuk timnya di menit ke-74. 

Gol ini berawal dari aksi individu brilian Lamine Yamal, yang kemudian memberikan assist kepada Lewandowski untuk menyontek bola ke gawang.

Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna dalam enam menit terakhir. Marcos Llorente memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 setelah memanfaatkan umpan Angel Correa di menit ke-84. 

Atletico semakin agresif menekan pertahanan Barcelona yang tampak lengah di menit-menit akhir.

Puncak drama terjadi di menit ke-93 ketika Samuel Lino melakukan aksi individu brilian dan memberikan umpan matang kepada Sorloth, yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang. 

Gol ini memastikan hasil imbang 4-4 dan membuat leg kedua di Madrid nanti semakin menarik.

Statistik Menarik: Sorloth Kembali Jadi Mimpi Buruk Barcelona

Barcelona sejatinya tampil lebih dominan dengan mencatatkan 3,59 expected goals dibandingkan Atletico yang hanya mencatatkan 1,51 xG. 

Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir.

Bagi Atletico, hasil ini menjadi momen bersejarah, karena ini pertama kalinya mereka terlibat dalam laga delapan gol melawan Barcelona sejak Copa del Rey 1997, yang saat itu berakhir 5-4 untuk Blaugrana.

Alexander Sorloth kembali menunjukkan ketajamannya di menit-menit akhir saat menghadapi Barcelona. 

Ini adalah gol ketiganya di menit ke-90 atau lebih melawan Barca dalam semua kompetisi.

Leg Kedua Akan Jadi Penentuan

Dengan skor imbang 4-4, leg kedua yang akan digelar di Madrid pada 2 April mendatang dipastikan akan berlangsung sengit. 

Barcelona harus lebih waspada dan tidak mengulangi kesalahan yang sama jika ingin melangkah ke final Copa del Rey musim ini. 

Sementara itu, Atletico akan percaya diri bermain di hadapan pendukungnya sendiri untuk mengamankan tiket ke final.

Siapakah yang akan melaju ke final? Kita tunggu jawabannya di leg kedua nanti!

Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Duel Sengit Berakhir Imbang di Leg Pertama Copa del Rey

Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Duel Sengit Berakhir Imbang di Leg Pertama Copa del Rey
Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Duel Sengit Berakhir Imbang di Leg Pertama Copa del Rey,

JAKARTA - Barcelona dan Atletico Madrid menyajikan pertandingan dramatis dalam leg pertama semifinal Copa del Rey pada Selasa (26/2). 

Laga yang berlangsung di Estadi Olimpic Lluis Companys ini berakhir dengan skor imbang 4-4, menjadikannya salah satu pertandingan terbaik musim ini.

Babak Pertama Penuh Drama

Atletico Madrid memulai laga dengan sangat agresif. Mereka langsung unggul cepat berkat gol Julian Alvarez di menit ke-4, yang kemudian disusul oleh Antoine Griezmann pada menit ke-6. 

Kedua pemain ini saling memberikan assist, membuat pendukung Barcelona sempat cemas dengan awal buruk tim mereka.

Namun, Barcelona tidak butuh waktu lama untuk bangkit. Pedri mencetak gol pada menit ke-15 untuk memperkecil ketertinggalan, sebelum Pau Cubarsi menyamakan kedudukan lewat sundulan kepala dari sepak pojok Raphinha.

Menjelang turun minum, Barcelona kembali mencetak gol melalui skema serupa. 

Kali ini, umpan sepak pojok dari Raphinha berhasil dituntaskan oleh Inigo Martinez dengan sundulan yang membawa Blaugrana unggul 3-2.

Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Duel Sengit Berakhir Imbang di Leg Pertama Copa del Rey
Barcelona 4-4 Atletico Madrid: Duel Sengit Berakhir Imbang di Leg Pertama Copa del Rey,

Babak Kedua: Balas Membalas Gol

Di babak kedua, Atletico Madrid sempat menyamakan skor melalui Alexander Sorloth, tetapi gol tersebut dianulir karena offside. 

Barcelona kemudian memperbesar keunggulan mereka menjadi 4-2 setelah Robert Lewandowski mencetak gol pada menit ke-70.

Namun, Atletico Madrid menunjukkan mental juara mereka. 

Marcos Llorente mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-84, dan hanya dua menit berselang, Sorloth akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan skor akhir 4-4.

Rating Pemain Barcelona

  • Wojciech Szczesny (GK) – 5.2/10
  • Jules Kounde (RB) – 6.5/10
  • Pau Cubarsi (CB) – 7.5/10
  • Inigo Martinez (CB) – 7.3/10
  • Alejandro Balde (LB) – 6.2/10
  • Frenkie de Jong (DM) – 7.0/10
  • Pedri (DM) – 8.5/10
  • Lamine Yamal (RM) – 7.8/10
  • Dani Olmo (AM) – 6.0/10
  • Raphinha (LM) – 8.9/10
  • Ferran Torres (ST) – 6.9/10

Pemain Pengganti:

  • Robert Lewandowski (68' untuk Ferran) – 6.4/10
  • Gavi (68' untuk Olmo) – 7.0/10
  • Fermin Lopez (85' untuk Raphinha) – N/A
  • Eric Garcia (85' untuk Pedri) – N/A

Rating Pemain Atletico Madrid

  • Juan Musso (GK) – 6.3/10
  • Giuliano Simeone (RB) – 6.9/10
  • Marcos Llorente (CB) – 6.8/10
  • Jose Gimenez (CB) – 6.8/10
  • Clement Lenglet (CB) – 6.6/10
  • Javi Galan (LB) – 6.0/10
  • Antoine Griezmann (RM) – 7.8/10
  • Rodrigo De Paul (CM) – 7.0/10
  • Pablo Barrios (CM) – 7.3/10
  • Conor Gallagher (LM) – 6.7/10
  • Julian Alvarez (ST) – 8.6/10

Pemain Pengganti:

  • Samuel Lino (55' untuk Simeone) – 6.0/10
  • Reinildo (55' untuk Galan) – 6.9/10
  • Nahuel Molina (60' untuk Gallagher) – 6.0/10
  • Alexander Sorloth (68' untuk Griezmann) – 7.6/10
  • Angel Correa (68' untuk De Paul) – 6.7/10

Pemain Terbaik: Raphinha

Performa luar biasa ditunjukkan oleh Raphinha, yang menjadi motor serangan Barcelona dengan dua assist dari sepak pojok dan berbagai peluang berbahaya. 

Dengan rating 8.9/10, ia menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini.

Leg Kedua Menjanjikan Pertarungan Sengit

Dengan skor imbang 4-4, leg kedua di markas Atletico Madrid dipastikan akan berlangsung ketat. Kedua tim memiliki peluang yang sama besar untuk lolos ke final Copa del Rey.