![]() |
Mikel Arteta Marah ke Wasit Usai Arsenal Gagal Menang Lawan Everton. |
JAKARTA - Pertandingan Arsenal vs Everton di Goodison Park pada Sabtu malam (waktu Indonesia) berakhir dengan hasil imbang 1-1. Namun, sorotan utama bukan hanya soal skor, melainkan kemarahan manajer Arsenal, Mikel Arteta, terhadap keputusan wasit yang kontroversial.
Dalam laga yang cukup krusial bagi Arsenal di sisa musim Premier League, The Gunners sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol Leandro Trossard. Gol tersebut membawa harapan untuk memangkas jarak poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. Tapi, harapan itu langsung pupus di babak kedua setelah Everton mendapat hadiah penalti yang dikonversi dengan baik oleh Iliman Ndiaye.
Yang bikin panas, penalti tersebut diprotes keras oleh Arteta. Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan Myles Lewis-Skelly terhadap Jack Harrison seharusnya tidak cukup untuk diganjar penalti.
“Saya 100% frustrasi. Kami sangat mengontrol pertandingan dan seharusnya bisa lanjut mendominasi di babak kedua, tapi tiba-tiba wasit memberikan penalti yang menurut saya sama sekali tidak layak,” ujar Arteta dalam wawancara bersama BBC.
Ia menambahkan, “Saya sudah melihat tayangan ulangnya 15 kali – dan menurut saya itu bukan penalti.”
Meskipun VAR sempat mengecek kejadian tersebut, keputusan awal wasit Darren England tetap tidak diubah. Hal ini semakin membuat Arteta kecewa karena momen tersebut jadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.
Tak hanya soal penalti, Arteta juga menyoroti performa timnya sendiri. Ia mengakui Arsenal terlalu mudah memberikan pelanggaran yang berujung pada set-piece untuk Everton.
“Everton memang bagus dalam memanfaatkan bola mati. Tapi mereka tidak benar-benar menciptakan peluang terbuka. Justru kami yang membuat kesalahan dengan memberikan mereka banyak peluang dari pelanggaran bodoh,” tambahnya.
Dengan hasil imbang ini, Arsenal gagal memanfaatkan kesempatan untuk mendekati Liverpool yang masih akan bermain melawan Fulham pada hari Minggu. Jika Liverpool menang, selisih poin bisa melebar jadi 14 dengan hanya tersisa 7 laga.
Kini, harapan realistis Arsenal untuk mengangkat trofi musim ini tampaknya hanya tersisa di ajang Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi Real Madrid di babak perempat final. Tantangan berat tentu saja, tapi bukan tidak mungkin jika Arteta mampu memompa semangat para pemain.
Hasil pertandingan Arsenal terbaru ini memang mengecewakan fans, apalagi karena keputusan wasit yang kontroversial. Namun, musim belum berakhir, dan semua masih mungkin di sepak bola. Arteta harus segera menemukan solusi agar timnya bangkit, baik di sisa laga Premier League maupun di panggung Eropa.
*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS