![]() |
Tim Ducati Bongkar Perbedaan Marc Marquez dan Enea Bastianini di MotoGP 2025. |
JAKARTA - Enea Bastianini kembali menjadi sorotan setelah salah satu anggota tim Ducati memberikan pernyataan mengejutkan tentang perilakunya di dalam garasi.
Hal ini mencuat di tengah performa luar biasa Marc Marquez yang berhasil mendominasi awal musim MotoGP 2025.
Marquez Bersinar, Ducati Ungkap Perbedaan dengan Bastianini
Marc Marquez tampil luar biasa setelah hanya dua putaran MotoGP 2025, di Thailand dan Argentina.
Ia menyapu bersih kemenangan di sprint race maupun balapan utama, sekaligus memuncaki klasemen sementara.
Keberhasilan ini semakin menegaskan betapa cepatnya Marquez beradaptasi dengan motor Ducati.
Bahkan, ia mampu mengungguli rekan setimnya, Pecco Bagnaia, yang sebelumnya dipuja karena membawa Ducati meraih gelar juara dunia setelah penantian panjang sejak era Casey Stoner pada 2007.
Marquez menggantikan posisi Enea Bastianini di tim pabrikan Ducati musim ini.
Kini, muncul komentar dari seorang anggota tim Ducati yang membandingkan Marquez dengan pendahulunya tersebut.
Komentar Tajam dari Anggota Tim Ducati
Dalam sebuah wawancara dengan Motorsport, seorang anggota tim Ducati yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan perbedaan sikap antara Marquez dan Bastianini saat berada di garasi.
"Kami sudah tahu bahwa Marquez adalah pembalap fenomenal," ujarnya. "Tapi yang lebih mengejutkan adalah sisi personalnya. Dalam beberapa balapan saja, dia sudah berterima kasih kepada kami lebih banyak daripada pembalap sebelumnya dalam dua tahun."
Meski tidak menyebutkan nama secara langsung, jelas bahwa pembalap yang dimaksud adalah Bastianini, yang bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada 2023 dan 2024.
Perjalanan Sulit Bastianini di Ducati
Enea Bastianini mendapatkan tempat di tim utama Ducati setelah mencatatkan kemenangan terbanyak kedua saat membela tim satelit Gresini pada musim sebelumnya, hanya kalah dari Bagnaia.
Namun, musim debutnya bersama Ducati terganggu cedera yang dideritanya di seri pembuka.
Ia baru bisa kembali tampil maksimal di akhir musim, termasuk meraih kemenangan di MotoGP Malaysia.
Sementara itu, Bagnaia berhasil mengunci gelar juara dunia keduanya secara beruntun.
Memasuki musim keduanya di tim pabrikan, posisi Bastianini mulai goyah. Ducati disebut lebih tertarik untuk merekrut Marc Marquez atau Jorge Martin.
Akhirnya, Marquez yang dipilih untuk menggantikan Bastianini, sementara pembalap Italia itu hengkang ke Tech3 KTM.
Kesulitan di KTM, Hasil Buruk di Dua Balapan Awal
Sejak bergabung dengan Tech3 KTM, Bastianini mengalami kesulitan besar. Dua seri pertama musim ini tidak berjalan mulus baginya.
Ia hanya mampu finis di posisi ke-9 di seri pertama dan terpuruk di posisi ke-17 di seri berikutnya.
Bastianini pun tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap performa motor KTM yang ia gunakan saat ini.
Ia mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap performa motor yang belum bisa membantunya bersaing di barisan depan.
Dengan hasil yang kurang memuaskan ini, pertanyaan besar pun muncul: Apakah Bastianini bisa bangkit dan kembali menunjukkan potensinya di MotoGP 2025? Atau justru Ducati membuat keputusan yang tepat dengan memilih Marquez sebagai penggantinya? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.
*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS