![]() |
Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump. |
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump, menyampaikan pesan Ramadan yang penuh makna pada Senin (3/3).
Dalam pernyataannya, Trump memberikan salam hangat kepada umat Muslim di seluruh dunia yang menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadan.
"Ramadan adalah waktu yang suci untuk berpuasa, berdoa, dan berkumpul bersama," ujar Trump.
Ia menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan momen untuk mendapatkan harapan, keberanian, serta inspirasi dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan penuh makna.
Selain itu, Trump menegaskan kembali komitmen pemerintahannya dalam menegakkan kebebasan beragama.
Ia menyoroti bahwa kebebasan beragama adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Amerika Serikat.
"Kami akan terus berjuang untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki hak untuk menjalankan keyakinan mereka dengan bebas dan tanpa hambatan," tambahnya.
Trump juga mengajak seluruh umat untuk memperbarui tekad dalam membangun masa depan yang damai serta menghormati martabat setiap manusia.
Menurutnya, perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk menciptakan dunia yang lebih harmonis dan penuh toleransi.
Menutup pesannya, Trump mengungkapkan harapan terbaiknya bagi umat Muslim yang sedang menjalani Ramadan.
"Semoga bulan suci ini menjadi musim penuh sukacita untuk merenungkan rahmat dan kasih Tuhan yang tak terbatas," katanya.
Pernyataan ini mendapat beragam respons dari berbagai pihak. Sebagian melihatnya sebagai bentuk dukungan bagi kebebasan beragama, sementara yang lain menganggapnya sebagai bagian dari diplomasi politik.
Meski demikian, pesan Ramadan dari seorang pemimpin dunia tetap menjadi momen penting bagi umat Muslim di berbagai belahan dunia.
Dengan pesan ini, Trump menegaskan kembali pentingnya kebebasan beragama sebagai pilar utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Harapannya, toleransi dan saling menghormati antarumat beragama dapat terus terjaga, tidak hanya di Amerika Serikat tetapi juga di seluruh dunia.
Oleh: VOA Indonesia | Editor: Yakop
*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS