![]() |
Bologna 2-1 AC Milan: Kekalahan di Menit Akhir Memperburuk Peluang Milan ke Empat Besar. |
JAKARTA - AC Milan harus menelan kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Bologna dalam laga Serie A yang digelar pada Kamis (29/2).
Sempat unggul lewat gol Rafael Leao di babak pertama, Rossoneri justru takluk 1-2 setelah Bologna bangkit dan mencetak dua gol di babak kedua.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Milan dalam perburuan posisi empat besar.
Jalannya Pertandingan
Laga yang awalnya dijadwalkan pada Oktober lalu namun tertunda karena banjir ini berlangsung sengit. Milan berhasil membuka keunggulan melalui aksi Rafael Leao dua menit sebelum turun minum.
Pemain asal Portugal itu memanfaatkan peluang dengan baik dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Namun, Bologna langsung merespons cepat di babak kedua. Baru tiga menit setelah jeda, tuan rumah menyamakan kedudukan.
Berawal dari tendangan bebas yang mengarah ke kotak penalti, Giovanni Fabbian menyundul bola yang kemudian disambar oleh Santiago Castro untuk mengoyak gawang Milan.
Para pemain Milan sempat memprotes dugaan handball, tetapi VAR mengesahkan gol tersebut.
Milan berusaha kembali unggul, tetapi peluang Yunus Musah di menit ke-60 berhasil digagalkan oleh kiper Bologna, Lukasz Skorupski.
Sial bagi Rossoneri, Bologna justru mencetak gol kemenangan di menit ke-82.
Nicolo Cambiaghi mengirim umpan silang mendatar yang disambut oleh Dan Ndoye dengan sontekan tajam, memastikan kemenangan 2-1 untuk tuan rumah.
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Bologna atas Milan di Serie A sejak 2016, sekaligus kemenangan kandang pertama mereka melawan Rossoneri sejak 2002.
Dampak Kekalahan bagi Milan
Dengan hasil ini, Milan kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen Serie A dengan 41 poin. Mereka tertinggal delapan poin dari Juventus yang berada di posisi keempat, dengan hanya 12 laga tersisa.
Jika tidak segera bangkit, peluang Milan untuk finis di zona Liga Champions musim depan bisa semakin sulit.
Performa Cemerlang Santiago Castro
Santiago Castro kembali menjadi bintang bagi Bologna. Pemain muda asal Argentina ini mencetak gol ketujuhnya di Serie A musim ini sebelum genap berusia 21 tahun.
Ia menjadi pemain non-Italia kedua yang mencapai catatan ini dalam sejarah Bologna, setelah Harald Nielsen pada 1962-63.
Di antara pemain di lima liga top Eropa yang terlibat dalam setidaknya 10 gol musim ini, hanya Lamine Yamal dari Barcelona yang lebih muda dari Castro. Selain tujuh gol, Castro juga sudah mencatatkan empat assist.
Statistik Menarik
- Milan hanya mampu menciptakan peluang dengan total expected goals (xG) sebesar 0.62, jauh di bawah Bologna yang mencapai 1.98 xG.
- Rafael Leao mencetak gol keenamnya musim ini di Serie A, dengan semua golnya terjadi di laga tandang.
Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Milan jika mereka ingin tetap bersaing di papan atas.
Dengan performa yang kurang konsisten, Rossoneri harus segera menemukan solusi untuk kembali ke jalur kemenangan.
Sementara itu, Bologna terus menunjukkan peningkatan dan kini semakin dekat dengan peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
*BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS