Berita Borneotribun.com: Windows Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Maret 2025

4 Cara Agar Windows 11 Booting Lebih Cepat

4 Cara Agar Windows 11 Booting Lebih Cepat
4 Cara Agar Windows 11 Booting Lebih Cepat.

JAKARTA - Apakah PC atau laptop Windows 11 Anda butuh waktu lama untuk menyala? Masalah ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti file sistem yang rusak, driver yang sudah usang, terlalu banyak program startup, atau bahkan perangkat keras yang lambat.

Tapi tenang! Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses booting Windows 11. Yuk, simak caranya!

1. Aktifkan Fitur Fast Startup

Salah satu cara termudah untuk mempercepat booting adalah dengan mengaktifkan fitur Fast Startup. Fitur ini memungkinkan sistem untuk menyimpan beberapa informasi ke dalam cache saat dimatikan, sehingga saat dinyalakan kembali, proses booting jadi lebih cepat.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Tekan tombol Windows dan cari Control Panel.
  2. Pilih Power Options.
  3. Klik Choose what the power buttons do di sisi kiri.
  4. Pilih Change settings that are currently unavailable (mungkin perlu izin administrator).
  5. Centang Turn on fast startup (Recommended).
  6. Klik Save Changes.

Fast Startup sangat efektif, terutama jika Anda masih menggunakan hard disk (HDD) sebagai penyimpanan utama.

2. Matikan Program Startup yang Tidak Diperlukan

Terlalu banyak program yang berjalan saat startup bisa membuat Windows lebih lambat saat menyala. Beberapa program secara otomatis aktif tanpa disadari.

Untuk menonaktifkan program yang tidak perlu:

  1. Tekan Ctrl + Shift + Esc untuk membuka Task Manager.
  2. Klik tab Startup Apps di sisi kiri.
  3. Cari program yang tidak perlu berjalan saat startup.
  4. Klik kanan pada program tersebut, lalu pilih Disable.

Dengan menonaktifkan program yang tidak penting, PC Anda akan boot lebih cepat dan lebih ringan saat digunakan.

3. Jalankan SFC Scan untuk Memperbaiki File Sistem yang Rusak

File sistem Windows yang rusak bisa memperlambat proses startup. Untuk memperbaikinya, Anda bisa menjalankan SFC Scan melalui Command Prompt.

Berikut cara melakukannya:

  1. Tekan tombol Windows dan cari Command Prompt (CMD).
  2. Klik Run as Administrator.
  3. Ketik perintah berikut, lalu tekan Enter:
    sfc /scannow
    
  4. Tunggu hingga proses pemindaian selesai.

Jika ada file sistem yang rusak, Windows akan memperbaikinya secara otomatis.

4. Defrag Hard Drive (Jika Masih Menggunakan HDD)

Jika Anda masih menggunakan HDD, defragmentasi bisa membantu mempercepat booting dengan menyusun ulang data yang terfragmentasi agar lebih cepat dibaca.

Cara defrag HDD di Windows 11:

  1. Tekan tombol Windows dan cari Defragment and Optimize Drives.
  2. Pilih drive C: (atau drive tempat sistem Windows Anda terinstal).
  3. Klik Optimize.
  4. Tunggu hingga proses selesai.

Perlu diingat, jika Anda sudah menggunakan SSD, tidak perlu melakukan defragmentasi karena bisa memperpendek umur SSD.

Tips Tambahan untuk Booting yang Lebih Cepat

Jika keempat cara di atas belum cukup, ada beberapa solusi tambahan yang bisa Anda coba:

  • Upgrade ke SSD: Jika masih menggunakan HDD, menggantinya dengan SSD akan memberikan peningkatan kecepatan booting yang sangat signifikan.
  • Gunakan mode Sleep: Daripada mematikan komputer, gunakan mode Sleep agar saat dinyalakan kembali, prosesnya lebih cepat.

Mempercepat booting Windows 11 tidaklah sulit. Dengan mengaktifkan Fast Startup, menonaktifkan program startup yang tidak perlu, menjalankan SFC Scan, dan mendefrag HDD (jika masih menggunakannya), Anda bisa menghemat waktu setiap kali menyalakan PC.

Jika ingin peningkatan lebih signifikan, pertimbangkan untuk mengganti HDD dengan SSD. Semoga tips ini membantu, dan selamat mencoba!

Kamis, 27 Februari 2025

Microsoft Uji Coba Office Gratis untuk Windows dengan Iklan dan Batasan Fitur

Microsoft Uji Coba Office Gratis untuk Windows dengan Iklan dan Batasan Fitur
Microsoft Uji Coba Office Gratis untuk Windows dengan Iklan dan Batasan Fitur.

JAKARTA - Microsoft kembali melakukan inovasi dengan menguji coba versi gratis Office untuk pengguna Windows. 

Namun, ada syarat yang harus diterima oleh pengguna: kehadiran iklan dan beberapa batasan fitur.

Office Gratis dengan Iklan

Menurut laporan dari Beebom, uji coba Office gratis ini telah tersedia di India. 

Pengguna dapat mengakses aplikasi populer seperti Word, Excel, dan PowerPoint tanpa biaya, tetapi dengan beberapa kompromi. 

Salah satunya adalah munculnya banner iklan di panel samping serta pemutaran video iklan berdurasi 15 detik setiap beberapa jam.

Selain itu, Microsoft juga membatasi penyimpanan file hanya di OneDrive. 

Artinya, pengguna tidak dapat menyimpan dokumen secara lokal di perangkat mereka, melainkan harus menggunakan layanan penyimpanan cloud dari Microsoft.

Fitur yang Dibatasi

Karena bersifat gratis, versi ini tidak memiliki beberapa fitur utama yang biasanya tersedia dalam paket berbayar Microsoft 365. 

Berikut beberapa keterbatasan yang ditemukan dalam Office gratis ini:

  • Word: Tidak memiliki fitur alat gambar dan desain.
  • Excel: Tidak mendukung add-in, pivot table, dan macro.
  • PowerPoint: Tidak tersedia fitur dikte, slide kustom, dan beberapa fitur lainnya.

Langkah Awal Menuju Model Berbasis Iklan?

Microsoft Uji Coba Office Gratis untuk Windows dengan Iklan dan Batasan Fitur
Microsoft Uji Coba Office Gratis untuk Windows dengan Iklan dan Batasan Fitur.

Microsoft menyatakan bahwa saat ini mereka belum berencana untuk meluncurkan versi ini secara luas. 

Namun, kehadiran iklan dalam aplikasi desktop Microsoft Office bisa menjadi indikasi bahwa perusahaan tengah mengeksplorasi model bisnis baru untuk layanan produktivitas mereka.

Bagi yang menginginkan pengalaman penuh tanpa batasan, Microsoft tetap menawarkan paket berlangganan Microsoft 365. 

Namun, bagi pengguna yang hanya membutuhkan Office untuk penggunaan ringan dan tidak keberatan dengan iklan, versi gratis ini bisa menjadi alternatif menarik.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Office gratis dengan iklan ini layak dicoba atau lebih baik tetap menggunakan versi berbayar? Berikan pendapat Anda di kolom komentar!

Selasa, 25 Februari 2025

Microsoft Perbarui Menu Start dan Permudah Berbagi File di Windows 11

Microsoft Perbarui Menu Start dan Permudah Berbagi File di Windows 11
Microsoft Perbarui Menu Start dan Permudah Berbagi File di Windows 11. (Gambar Microsoft)
JAKARTA - Microsoft kembali menghadirkan pembaruan menarik untuk Windows 11 dalam versi Insider Build 22635.4950. 

Dalam update ini, tampilan menu "Start" diperbarui dan fitur berbagi file dibuat lebih mudah diakses tanpa perlu alat tambahan.

Menu Start Kini Lebih Fleksibel

Dalam pembaruan ini, Microsoft memberikan dua opsi baru untuk mengatur aplikasi di menu "Start":

1. Sortir Alfabet – Aplikasi akan ditampilkan berdasarkan urutan abjad, sehingga lebih mudah ditemukan.

2. Pengelompokan Otomatis – Aplikasi akan dikelompokkan secara otomatis berdasarkan kategori, mirip dengan tampilan App Library di iOS. Namun, pengguna tidak bisa membuat folder sendiri karena sistem yang akan mengatur pembagiannya.

Selain itu, kini terdapat notifikasi, pesan, dan daftar aplikasi yang sedang berjalan di ponsel Android (jika perangkat terhubung melalui "Phone Link"). 

Ini akan memudahkan pengguna dalam mengakses notifikasi penting langsung dari PC mereka.

Berbagi File Jadi Lebih Praktis

Fitur berbagi file yang sebelumnya tersembunyi dan hanya bisa diaktifkan melalui alat pihak ketiga (ViVeTool) kini sudah bisa digunakan secara langsung. 

Caranya cukup mudah:
  1. Pilih file yang ingin dibagikan.
  2. Seret ke bagian atas layar.
  3. Pilih tujuan pengiriman dalam jendela yang muncul.

Dengan pembaruan ini, pengguna dapat berbagi file dengan lebih cepat tanpa harus mencari opsi manual di dalam sistem.

Kapan Pembaruan Ini Dirilis Secara Resmi?

Saat ini, perubahan ini masih dalam tahap uji coba untuk pengguna Windows Insider. Microsoft belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran ke semua pengguna, tetapi diperkirakan akan tersedia sebelum akhir tahun 2024.

Dengan adanya peningkatan pada menu "Start" dan fitur berbagi file yang lebih praktis, Windows 11 semakin nyaman digunakan. 

Bagaimana menurutmu? Apakah fitur baru ini akan mempermudah aktivitas harianmu?

Kamis, 26 September 2024

Huawei Akan Berhenti Menggunakan Windows di Laptop, Beralih ke HarmonyOS Next

Huawei Akan Berhenti Menggunakan Windows di Laptop, Beralih ke HarmonyOS Next
Huawei Akan Berhenti Menggunakan Windows di Laptop, Beralih ke HarmonyOS Next.
JAKARTA - Huawei baru-baru ini mengumumkan peluncuran HarmonyOS Next, versi terbaru dari sistem operasi (OS) buatan mereka. 

Hal yang menarik, OS ini tidak hanya akan dipasang pada smartphone, tetapi juga akan digunakan di laptop. 

Dengan demikian, Huawei berencana menghentikan penggunaan Windows dan sistem operasi eksternal lainnya.

Apa Itu HarmonyOS Next?

HarmonyOS Next adalah sistem operasi yang berdiri sendiri dan tidak berbasis pada Android. Salah satu keunggulannya adalah dukungan untuk berbagai platform—artinya, OS ini bisa berjalan di ponsel, tablet, hingga laptop. 

Fokus utama dari sistem ini adalah integrasi dengan layanan cloud serta kompatibilitas aplikasi, yang memudahkan para pengembang untuk memindahkan aplikasi mereka ke platform ini.

Langkah besar Huawei ini menunjukkan tekad mereka untuk lebih mandiri dalam dunia teknologi dan mencoba menetapkan standar sendiri. 

Meski begitu, masih belum jelas apakah OS ini dapat bertahan dan bersaing dalam jangka panjang dengan pemain besar seperti Windows atau Linux.

Kapan Laptop Pertama dengan HarmonyOS Next Akan Diluncurkan?

Huawei belum mengumumkan tanggal pasti kapan laptop dengan HarmonyOS Next akan dirilis, namun diperkirakan pertama kali akan muncul pada 2025. 

Ini akan menjadi sesuatu yang dinanti, mengingat dominasi Windows di pasar laptop saat ini.

Bagi penggemar Huawei atau mereka yang penasaran dengan sistem operasi baru ini, kita harus menunggu sedikit lebih lama untuk melihat apakah HarmonyOS Next bisa menjadi alternatif yang kuat dan menarik di pasar laptop.