Berita Borneotribun.com: Sepakbola Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Maret 2025

Manajemen Persebaya optimistis lolos lisensi klub untuk kompetisi Asia

Manajemen Persebaya optimistis lolos lisensi klub untuk kompetisi Asia
Manajemen Persebaya optimistis lolos lisensi klub untuk kompetisi Asia. (ANTARA)
Surabaya - Manajemen Persebaya Surabaya optimistis dapat kembali lolos dalam proses perizinan lisensi klub Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk musim depan, sehingga tetap memiliki peluang berkompetisi di level Asia.

Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi mengatakan pihaknya telah memenuhi sebagian besar persyaratan dan berupaya menyelesaikan aspek yang masih dalam proses hingga April 2025.

"Alhamdulillah, proses licensing club sudah berjalan. Tahun lalu kami lolos, meski ada beberapa catatan di staf kepelatihan yang harus di-upgrade. Tetapi kami optimistis bisa memenuhi semuanya," kata Candra kepada ANTARA, di Surabaya, Kamis.

Ia menjelaskan lisensi klub mencakup lima aspek utama sesuai regulasi AFC, yaitu infrastruktur, legalitas, personalia, aspek olahraga atau dukungan dan finansial.

Saat ini, kata Candra, klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu, telah memenuhi tiga aspek pertama dan sedang menuntaskan dua aspek terakhir.

"Prosesnya bertahap. Sekarang kami fokus pada sporting dan finance karena batas akhir dari liga sampai akhir April tahun ini," ucapnya.

Berdasarkan regulasi AFC, setiap klub profesional di Indonesia yang ingin berkompetisi di tingkat Asia harus memenuhi berbagai persyaratan, seperti memiliki stadion yang sesuai standar, kontrak pemain dan pelatih yang lengkap, struktur organisasi yang jelas, serta kondisi keuangan yang transparan dan stabil.

Ia menambahkan, dalam penentuan lolos atau tidaknya hal tersebut, tidak berdasarkan sistem skor dalam penilaiannya, melainkan hanya status granted atau disetujui jika semua aspek terpenuhi.

"Kami hanya menerima keputusan lolos atau tidak, dan kami yakin bisa mengulang pencapaian tahun lalu," tuturnya.

Pada musim 2023/2024, sembilan klub Indonesia dinyatakan lolos lisensi klub dari AFC, yakni Bali United FC, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, PSIS Semarang, Persik Kediri dan RANS Nusantara FC.

Pewarta : Indra Setiawan/ANTARA

Erick sebut persiapan timnas U-17 hadapi Piala Asia terus dimatangkan

Erick sebut persiapan timnas U-17 hadapi Piala Asia terus dimatangkan
Erick sebut persiapan timnas U-17 hadapi Piala Asia terus dimatangkan. (ANTARA)
Jakarta - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengatakan persiapan timnas Indonesia U-17 untuk menghadapi Piala Asia U-17 2025 terus dimatangkan melalui laga uji coba dengan negara lain.

"Kita akan terus berusaha mematangkan persiapan sebelum berjuang di Piala Asia U-17 2025 pada April mendatang," tulis Erick Thohir melalui akun media sosialnya yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, timnas Indonesia U-17 yang tengah menjalani pemusatan latihan di Uni Emirat Arab telah melakoni dua laga uji coba untuk persiapan tampil di Piala Asia U-17 2025.

Setelah berhasil menang atas China dengan skor 1-0 pada pertandingan pertama, kata dia, timnas U-17 bermain imbang saat melawan Uni Emirat Arab dengan skor akhir 2-2.

Tim asuhan pelatih Nova Arianto itu direncanakan melakoni laga uji coba melawan Australia pada 29 Maret.

Sebelumnya, menjelang keberangkatan timnas U-17 untuk pemusatan latihan, Erick mengatakan target timnas U-17 pada Piala Asia kali ini yaitu mendapatkan peringkat terbaik untuk bisa menembus Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

Delapan tim dengan ranking terbaik akan lolos ke pertandingan Piala Dunia U-17.

"Maka target lolos dari grup harus jadi realitas. Jika dua tahun lalu kita bertanding di Piala Dunia U-17 dengan status tuan rumah, maka kali ini harus lebih bergengsi dengan lolos dari penyisihan," katanya.

Timnas Indonesia U-17 mengawali perjuangan di Piala Asia dengan melawan Korea Selatan pada 4 April, kemudian Yaman pada 7 April, dan Afghanistan pada 10 April.

Partisipasi Garuda Muda pada Piala Asia kali ini merupakan yang ketujuh sejak turnamen tersebut digelar pada 1985.

Prestasi terbaik Indonesia dalam turnamen tersebut adalah berada di peringkat keempat pada 1990. Saat itu, dalam perebutan tepat ketiga, Indonesia kalah 0-5 dari China.

Oleh : Aloysius Lewokeda/ANTARA

Cerita di balik koreografi "Garuda, Tunjukkan Martabatmu"

Cerita di balik koreografi "Garuda, Tunjukkan Martabatmu". (ANTARA)
Jakarta - Jelang kick-off babak pertama pertandingan tim nasional Indonesia melawan Bahrain di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam WIB, semua mata tertuju ke tribun utara stadion.

Di area tribun utara itu muncul koreografi Garuda yang membawa pesan dalam bahasa Inggris: "Show Your Dignity" atau dalam Bahasa Indonesia berarti "Tunjukkan Martabatmu".

Pesan yang singkat tapi menciptakan atmosfer yang begitu mendalam bagi para punggawa Timnas Indonesia yang tengah menatap laga hidup dan mati.

Selama 90 menit, Jay Idzes dan kawan-kawan berjibaku untuk menunjukkan martabat dengan terus tampil seratus persen melawan Bahrain dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pesan koreografi Garuda pun terbayar lunas, ketika wasit asal Tajikistan Sadullo Gulmurodi meniup peluit akhir pertandingan yang langsung disambut gemuruh oleh sekitar 60.000 penonton yang hadir menyaksikan kemenangan tim Garuda lewat gol semata wayang yang dicatatkan oleh Ole Romeny pada menit ke-24.

Cerita di balik koreografi

Koreografi dalam sepak bola memang sebuah seni yang mengandung pesan untuk menyatakan dukungan hingga identitas komunitas.

Selain itu melalui pertunjukan koreografi, para pendukung biasanya ingin memberikan rasa tak nyaman dan teror psikologis untuk tim tamu.

La Grande Indonesia bekerjasama dengan desainer Sultan Desain dan penggiat seni Nabil Muhdor mampu menyulap stadion Gelora Bung Karno layaknya museum Louvre, Paris, Perancis lewat sentuhan koreografi bertajuk Garuda, "Tunjukkan Martabatmu".

Pesan yang juga tersampaikan kepada seluruh penjuru dunia bahwa punggawa Garuda mampu menunjukkan martabat dan berambisi menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Pewarta ANTARA berkesempatan untuk menghubungi pendiri Sultan Desain, Febru Danar Surya yang menceritakan proses kreatif di balik desain koreografi Garuda.

Aru, sapaan akrab Febru, mengatakan bahwa proses pengerjaan dari koreografi kali ini begitu panjang dan penuh akan pertimbangan.

Desain ini telah disiapkan dalam tahapan pembahasan antara La Grande Indonesia dengan Sultan Desain mulai dari tanggal 7 hingga 21 Januari.

Usai dalam tahapan pembahasan proses pembuatan sketsa berlangsung hingga 24 Januari. Perlu memakan waktu total 23 hari untuk merevisi gambar hingga mencapai tahap final menjadi koreografi yang telah ditampilkan dalam pertandingan.

"Pengerjaan detail digitalnya itu memerlukan waktu sekitar empat hari. Dari 29 Januari sampai tanggal 2 Februari," kata Aru, yang kini fokus berkesenian di Yogyakarta.

Aru mengungkapkan bahwa pesan yang tersirat dalam desain tersebut menggambarkan Garuda yang bermimpi untuk terbang tinggi.

Aru menjabarkan bahwa detail dalam koreografi tersebut menampilkan perpaduan unsur geografis, budaya, sejarah dan pesan yang menggambarkan kondisi sepak bola Indonesia saat ini.

Simbol gunung diambil dari Cartenz Pyramid yang menjadi puncak tertinggi gunung Jayawijaya, Papua, sekaligus gunung tertinggi di Indonesia.

Makna dipilihnya Cartenz Pyramid menurut Amru yakni untuk melambangkan bahwa timnas Indonesia ingin menggapai puncak tertinggi.

Lalu terdapat detail di sayap garuda yang menampilkan corak dari batik khas dari Sabang hingga Merauke.

"Motif batik ini sesuai dengan filosofi bahwa Timnas Indonesia itu mereka nggak sendirian. Di belakang itu masih ada dukungan dari masyarakat Indonesia yang diwakilkan dengan motif ini," ujar Aru.

Selain itu, dada Garuda yang bertuliskan angka 45 mengusung filosofi sejarah mengenai perjuangan pahlawan Indonesia yang membawa bangsa ini meraih kemerdekaan pada tahun 1945.

Detail lainnya yakni terdapat bulan biru yang melambangkan sebuah momen bersejarah dan sangat jarang sebelumnya terjadi.

"Karena tema kita mengenai puncak, maka bulan biru itu yang berada di posisi tertinggi juga menggambarkan filosofi mengenai sesuatu hal yang jarang terjadi atau bersejarah," kata Aru.

Sedangkan pesan tegas bertuliskan "Tunjukkan Martabatmu" menunjukkan bahwa kondisi timnas Indonesia saat ini tengah memperjuangkan martabatnya di atas lapangan demi mencapai ambisi menuju Piala Dunia.

Mendunia lewat desain koreografi

Selain lewat desain koreografi Garuda yang telah mengguncang dunia pada laga menghadapi Bahrain tersebut, desain dari Sultan Desain sebelumnya juga telah dipercaya oleh La Grande Indonesia dan membuat seluruh dunia terpukau.

Di laga menghadapi Jepang pada 15 November 2024 lalu, La Grande Indonesia menunjukkan koreografi memukau Gundala melawan Godzilla dengan membawa pesan "Untungnya ku tak pilih menyerah".

Desain tersebut juga dikerjakan oleh Aru dan kawan-kawan yang kini bekerja di studio desain yang terletak di Pranti RT 06, Branguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Aru mengungkapkan bahwa semua desain yang dikerjakan merupakan wujud dukungan untuk timnas Indonesia yang tengah bersaing memperebutkan tiket Piala Dunia 2026.

Setelah karya Gundala melawan Godzilla menjadi perbincangan hangat publik di seluruh dunia, Aru mengatakan mendapatkan projek dari klub Qatar Al Ahli SC untuk mengerjakan projek desain koreografi dari klub yang bermarkas di Stadion Hamad bin Khalifa, Doha tersebut.

"Pesannya Al Ahli SC bukan langsung dari tim ofisialnya tapi mereka ini kan ada agensi di Indonesia lalu lewat agensinya itu yang menghubungi kami untuk bikin desain dari koreografi ini," terang Aru mengenai proses tawaran yang diterimanya dari Al Ahli SC.

Aru yang sebelumnya tak mempunyai pengalaman mendesain koreografi sepak bola merasa bersyukur atas karya-karya desainnya seperti Gundala melawan Godzilla dan Garuda diterima oleh masyarakat luas khususnya suporter sepak bola.

Lewat karya seni yang dituangkan di koreografi sepak bola ini, Aru juga berharap mampu berjuang untuk tanah air lewat minatnya saat ini.

"Kalau untuk ke depannya ya ini buat teman-teman para seniman ayo kita bisa berjuang untuk tanah air tapi dengan versi kita masing-masing dan dengan minat kita masing-masing, enggak harus dengan ini semisal wah aku enggak jago gambar nih enggak harus gitu," ujar Aru.

Oleh Fajar Satriyo/ANTARA

Rabu, 26 Maret 2025

Perjalanan Karier Patrick Kluivert Pelatih Baru Timnas Indonesia 2025

Perjalanan Karier Patrick Kluivert Pelatih Baru Timnas Indonesia 2025
Perjalanan Karier Patrick Kluivert Pelatih Baru Timnas Indonesia 2025.

JAKARTA – Patrick Kluivert, legenda sepak bola asal Belanda, resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Januari 2025, menggantikan Shin Tae-yong.

Penunjukan ini menandai langkah ambisius PSSI untuk meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional.

Karier Kepelatihan Patrick Kluivert

Setelah pensiun sebagai pemain, Kluivert memulai karier kepelatihannya dengan menjadi asisten pelatih di klub Belanda, NEC Nijmegen, pada 2008.

Ia kemudian menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional Curacao pada 2015-2016, membawa tim tersebut meraih hasil positif di kualifikasi Piala Karibia.

Pada 2016-2017, Kluivert menjabat sebagai Direktur Sepak Bola di Paris Saint-Germain (PSG), membantu klub meraih gelar domestik. 

Selanjutnya, ia menjadi asisten pelatih tim nasional Kamerun pada 2018-2019, bekerja sama dengan Clarence Seedorf. 

Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Kluivert melatih klub Turki, Adana Demirspor, pada 2023.

Penunjukan sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Pada 8 Januari 2025, PSSI resmi mengumumkan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, dengan kontrak hingga 2027 dan opsi perpanjangan satu tahun. 

Ia diperkenalkan bersama dua asisten pelatih asal Belanda, Alex Pastoor dan Denny Landzaat.

Penunjukan ini diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, mengingat pengalaman Kluivert di level internasional.

Tantangan Awal dan Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kluivert menghadapi tantangan besar dalam upayanya membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. 

Pada pertandingan kualifikasi melawan Australia pada 20 Maret 2025, Indonesia mengalami kekalahan 5-1, membuat posisi mereka turun ke peringkat keempat di Grup C zona Asia.

Meskipun demikian, Kluivert tetap optimis dan menekankan pentingnya persiapan untuk pertandingan selanjutnya melawan Bahrain.

Ia berharap timnya dapat bangkit dan meraih hasil positif untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia.

Kemenangan atas Bahrain dan Harapan ke Depan

Pada 25 Maret 2025, Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Gol tunggal dicetak oleh Ole Romeny, pemain naturalisasi asal Belanda.

Kemenangan ini meningkatkan moral tim dan menjaga asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Kluivert mengapresiasi dukungan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan antusiasme suporter yang memenuhi stadion.

Ia menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya untuk mencapai target yang diinginkan.

Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia membawa harapan baru bagi sepak bola tanah air.

Dengan pengalaman dan rekam jejaknya di kancah internasional, diharapkan Kluivert dapat membawa Timnas Indonesia meraih prestasi gemilang, termasuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Joey Pelupessy: Ini adalah debut yang istimewa bagi saya

Joey Pelupessy: Ini adalah debut yang istimewa bagi saya
Joey Pelupessy: Ini adalah debut yang istimewa bagi saya. (ANTARA)
Jakarta - Pemain timnas Indonesia Joey Pelupessy mengatakan debutnya di tim Garuda berakhir sangat istimewa setelah tampil penuh pada kemenangan 1-0 melawan Bahrain dalam lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa.

"Ini benar-benar perasaan yang istimewa. Saya melakukan debut di Jakarta, rasanya benar-benar seperti di rumah," kata Joey ketika ditemui awak media di mixed zone SUGBK, Selasa.

Pada pertandingan itu, Joey berduet dengan Thom Haye sebagai starter di lini tengah dalam formasi 3-4-2-1. Kehadirannya di lini tengah membuat permainan Indonesia stabil dalam menyerang maupun bertahan.

Sofascore mencatat statistik debut Joey sangat solid dengan melakukan 45 sentuhan, 40 umpan dengan akurasi 85 persen, satu umpan lambung sukses, dua duel sukses dalam duel darat dan udara, dua sapuan, satu intersep, dan satu tekel.

Ketika ditanya perasaannya tampil bagus di depan hampir 70 ribu penonton, serta menyanyikan Indonesia Raya dan Tanah Airku untuk pertama kalinya, ia mengatakan, "jadi ini istimewa, saya katakan, kami menyanyikan lagu kebangsaan".

Dalam kesempatan yang sama, Joey menyebut kemenangan ini adalah balasan setimpal untuk fans Garuda setelah kekecewaan yang terjadi di Sydney karena kalah 1-5.

"Kami menang 1-0, saya pikir kami memberi orang sesuatu sebagai balasan setelah kalah 5-1 melawan Australia," kata pemain 31 tahun itu.

Kemenangan ini membuat Indonesia memiliki sembilan poin dari delapan pertandingan di posisi keempat. Mereka unggul tiga poin dari Bahrain dan China di posisi kelima dan keenam.

Di posisi keempat, Indonesia terpaut satu poin dari Arab Saudi di posisi ketiga, lalu berjarak empat poin dari Australia di posisi keempat, dan 11 poin dari Jepang di posisi pertama.

Indonesia menyisakan dua pertandingan lagi di putaran ketiga yaitu melawan menjamu China pada 5 Juni dan away melawan Jepang pada 10 Juni.

"Kami mendapat dukungan dari kalian semua. Saya benar-benar menantikan kembali pada bulan Juni nanti," tutup pemain yang bermain untuk Lommel SK tersebut.

Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA 

Jay Idzes puji mentalitas Indonesia saat kalahkan Bahrain

Jay Idzes puji mentalitas Indonesia saat kalahkan Bahrain
Jay Idzes puji mentalitas Indonesia saat kalahkan Bahrain. (ANTARA)
Jakarta - Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes memuji mentalitas timnya saat mengalahkan timnas Bahrain dengan skor 1-0 dalam lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa.

Idzes memuji mentalitas timnya ini karena mampu bangkit dari situasi pahit setelah dikalahkan Australia 1-5 di Stadion Sepak Bola Sydney, Kamis (20/3) lalu.

"Mentalitas yang kami tunjukkan sangat bagus setelah kalah melawan Australia," kata bek Venezia itu ketika ditemui di mixed zone SUGBK, Selasa.

Tak hanya soal mentalitas, Idzes juga memuji atmosfer SUGBK yang dibuat oleh 69,599 penonton pada malam ini. Kata Idzes, dukungan yang timnya dapatkan pada malam ini sangat luar biasa.

"Semua dukungan yang kami dapatkan sungguh luar biasa. Jadi momen ini untuk para penggemar," kata dia.

Adapun, gol kemenangan Indonesia pada pertandingan ini dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-24. Gol ini merupakan gol keduanya setelah gol pertamanya pada laga melawan Australia di Sydney.

Kemenangan ini membuat Indonesia memiliki sembilan poin dari delapan pertandingan di posisi keempat. Mereka unggul tiga poin dari Bahrain dan China di posisi kelima dan keenam.

Di posisi keempat, Indonesia terpaut satu poin dari Arab Saudi di posisi ketiga, lalu berjarak empat poin dari Australia di posisi keempat, dan 11 poin dari Jepang di posisi pertama.

Dengan dua pertandingan tersisa, Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 sebagai runner-up.

Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA 

Erick Thohir yakin timnas Indonesia mampu bersaing asal bekerja keras

Erick Thohir yakin timnas Indonesia mampu bersaing asal bekerja keras
Erick Thohir yakin timnas Indonesia mampu bersaing asal bekerja keras. (ANTARA)
Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir meyakini bahwa timnas Indonesia akan mampu bersaing di level dunia asal mereka mau bekerja keras.

Hal itu disampaikan Erick setelah menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa. Laga itu dimenangi tim Garuda dengan kemenangan 1-0.

“Kita bisa buktikan kalau kita mau kerja keras, kita bisa coba lagi. Kalau teman-teman media ingat waktu itu kita kalah sama Jepang, habis itu kita bisa menang lawan (Arab) Saudi, karena kalau kita kalah sama Saudi tentu ya mimpinya sudah tidak tercapai juga,” kata Erick saat dijumpai para pewarta.

“Nah hari ini membuktikan bangsa kita bisa, bangsa kita bisa kalau mau kerja keras, kalau mau kompak. Kita buktikan setelah kita kalah sama Australia,” katanya.

“Ya mudah-mudahan ini menjadi bagian penting buat kita kembali coba menjaga asa dari mimpi kita untuk ke Piala Dunia,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Erick juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menyempatkan diri menemui para pemain timnas serta memberi semangat kepada mereka.

“Saya mengucapkan terima kasih Pak Presiden tadi sempatkan datang ke Hotel Fairmont. Saya juga kaget Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) tadi WA (Whatsapp), Pak Presiden sudah menuju sana,” tutur sosok yang juga merupakan Menteri BUMN itu.

“Presiden bersama kalian, apapun kita punya risiko sama-sama karena kita jangan jadi bangsa yang saling mencibir. Beliau bilang kita harus satu menghadapi semua tantangan, dan saya mengucapkan terima kasih juga hadir di sini untuk memberikan dukungan kepada semua yang hadir di sini, suporter luar biasa, ofisial, pemain luar biasa, tepuk tangan buat mereka masing-masing,” pungkasnya.

Timnas Indonesia saat ini menduduki posisi keempat di klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin setelah memainkan delapan pertandingan. Indonesia tertinggal empat poin dari tim penghuni posisi kedua, Australia, dan unggul tiga poin atas tim posisi kelima dan keenam, yakni Bahrain dan China.

Indonesia akan kembali memainkan dua pertandingan tersisa di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pada Juni. Timnas Indonesia akan menjamu China pada 10 Juni, dan melawat ke markas Jepang pada 10 Juni.

Pewarta : A Rauf Andar Adipati/ANTARA

Pelatih timnas Indonesia Kluivert berterima kasih kepada Erick Thohir

Pelatih timnas Indonesia Kluivert berterima kasih kepada Erick Thohir
Pelatih timnas Indonesia Kluivert berterima kasih kepada Erick Thohir. (ANTARA)
Jakarta - Pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

Kluivert menjalani laga keduanya sebagai pelatih timnas Indonesia pada Selasa dengan menghadapi Bahrain. Pada laga ini, tim Garuda mendulang kemenangan 1-0 berkat gol Ole Romeny.

“Terima kasih kepada PSSI atas kepercayaannya melalui proses ini, dan terima kasih kepada Ketua PSSI Erick Thohir atas kepercayaan beliau juga, dan itu penting bagi kami dan dukungan mereka sangat kami butuhkan,” kata Kluivert pada jumpa pers seusai pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Pada debutnya menangani timnas Indonesia, Kluivert harus menyaksikan tim asuhannya dipecundangi oleh tuan rumah Australia dengan skor 1-5. Kali ini, di depan pendukung sendiri, Kluivert dan timnas Indonesia mendulang hasil positif dalam perjuangan mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

“Atmosfernya (di Stadion Utama Gelora Bung Karno) fantastis, 69.000 orang mendukung kami sekarang. Dan saya ingin berterima kasih kepada fans yang sudah mendukung kami sejauh ini,” ucap pelatih asal Belanda itu.

“Tetapi ini baru permulaan, masih ada yang bisa tim ini berikan kepada para penggemar, asal para penggemar percaya kepada kami, kami yakin tim ini bisa terus memberikan hasil positif,” lanjutnya.

Kluivert resmi ditunjuk oleh PSSI untuk menjadi pelatih timnas Indonesia pada 8 Januari. Ia menggantikan pelatih timnas sebelumnya, Shin Tae-yong, yang dipecat oleh PSSI pada 6 Januari.

Mantan pemain Ajax Amsterdam dan Barcelona itu diikat kontrak dua tahun oleh PSSI, dan ia disebut-sebut ditargetkan oleh PSSI untuk dapat membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Pewarta : A Rauf Andar Adipati/ANTARA

Kluivert yakin timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke Piala Dunia

Kluivert yakin timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke Piala Dunia
Kluivert yakin timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke Piala Dunia. (ANTARA)
Jakarta - Pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, meyakini bahwa tim asuhannya masih berpeluang lolos ke Piala Dunia 2026, setelah tim Garuda mendulang kemenangan 1-0 atas Bahrain pada pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

“Kesempatan selalu ada, tetapi situasi sulit ya, tergantung hasil, Australia juga, tetapi memang kita ingin lolos ke Piala Dunia 2026, meski tak langsung bisa, bisa juga tidak langsung (melalui putaran keempat). Dan kami akan berjuang mati-matian untuk dapat ke situ,” kata Kluivert pada jumpa pers setelah pertandingan.

Debut Kluivert bersama timnas Indonesia diwarnai hasil buruk dengan kekalahan telak 1-5 dari Australia. Kluivert mengakui bahwa saat itu timnya tampil mengecewakan, tetapi kini mereka telah bangkit.

“Setelah laga di Australia, banyak yang kecewa dan memang kami tidak main bagus, setelah balik ke Indonesia, situasi kami sempat sulit dan kami bangkit, apalagi kami bangkit di hadapan para fans, itu adalah sesuatu yang istimewa,” ujar pelatih asal Belanda itu.

“Kami senang dengan hasil ini, dan kami pantas menang, namun kami bisa menang lebih banyak gol lagi jika melihat peluang yang kami ciptakan sepanjang laga.”

“Saat ini ada jeda sampai Juni (menuju pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 selanjutnya), dan ini kesempatan bagi kami untuk jadi lebih baik. Saya juga bangga dengan para pemain yang bertarung sekuat tenaga, ini adalah awal dari masa depan yang cerah bagi timnas,” lanjut Kluivert.

Timnas Indonesia saat ini menghuni posisi keempat di klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin setelah memainkan delapan pertandingan. Indonesia tertinggal empat poin dari tim penghuni posisi kedua, Australia, dan unggul tiga poin atas tim posisi kelima dan keenam, yakni Bahrain dan China.

Indonesia akan kembali memainkan dua pertandingan tersisa di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pada Juni. Timnas Indonesia akan menjamu China pada 10 Juni, dan melawat ke markas Jepang pada 10 Juni.

(T.A080/B/D011/D011) 26-03-2025 00:42:33 - Sepakbola - Jakarta

Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor : Junaydi Suswanto

Indonesia vs China, Pasukan Garuda Tandang ke Markas Jepang di Laga Terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia vs China, Pasukan Garuda Tandang ke Markas Jepang di Laga Terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026
Indonesia vs China, Pasukan Garuda Tandang ke Markas Jepang di Laga Terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.

JAKARTA – Timnas Indonesia akan menghadapi laga krusial dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pada pertandingan terakhir Grup C, skuad Garuda dijadwalkan tandang ke markas Jepang pada 10 Juni 2025.

Pertandingan ini akan menjadi ujian besar bagi Indonesia yang sedang berjuang untuk melangkah lebih jauh di babak kualifikasi.

Di laga lainnya, China akan menjamu Bahrain, sementara Australia akan bertandang ke Arab Saudi.

Hasil dari semua pertandingan ini akan menentukan nasib tim-tim yang bersaing di grup ini.

Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia

Berikut jadwal dua laga penting Timnas Indonesia di bulan Juni:

  • Indonesia vs China – 5 Juni 2025

  • Jepang vs Indonesia – 10 Juni 2025

Dua pertandingan ini akan menjadi penentu bagi Indonesia untuk melangkah ke fase berikutnya.

Marselino Ferdinan Absen di Laga Melawan China

Kabar kurang baik datang bagi Timnas Indonesia. Gelandang andalan Marselino Ferdinan dipastikan absen dalam laga melawan China pada 5 Juni 2025 akibat akumulasi kartu kuning yang didapat saat melawan Bahrain.

Absennya Marselino tentu menjadi kehilangan besar bagi tim. Pemain yang kini memperkuat Oxford United itu sudah menunjukkan kolaborasi apik dengan Ole Romeny di lini depan Garuda. Kombinasi keduanya terbukti ampuh ketika Timnas Indonesia meraih kemenangan 1-0 atas Bahrain. Gol tunggal yang dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-24 berasal dari assist Marselino.

Namun, meski tanpa Marselino, Timnas Indonesia tetap harus fokus menghadapi China. Pelatih dan pemain lainnya perlu mencari strategi terbaik agar tetap bisa tampil maksimal dan meraih kemenangan.

Kevin Diks Optimistis Hadapi China

Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menyatakan kesiapan tim untuk menghadapi China. Ia optimistis Indonesia bisa meraih hasil positif di pertandingan tersebut."

Pertandingan berikutnya adalah pada Juni melawan China. Mari kita menang lagi," kata Kevin Diks.

Optimisme ini tentu menjadi modal penting bagi skuad Garuda. Dukungan dari seluruh pencinta sepak bola Indonesia juga sangat dibutuhkan agar tim bisa tampil lebih percaya diri di lapangan.

Fokus Menuju Laga Krusial Melawan Jepang

Setelah menghadapi China, Timnas Indonesia akan langsung bersiap untuk laga berat melawan Jepang di kandangnya pada 10 Juni 2025. Jepang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di Asia, sehingga laga ini akan menjadi tantangan besar bagi skuad Garuda.

Namun, jika Indonesia bisa tampil solid dan disiplin, bukan tidak mungkin kejutan bisa terjadi. Setiap poin yang didapat di fase grup ini sangat berharga untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.

Dukungan untuk Timnas Indonesia

Dua laga mendatang akan sangat menentukan bagi Timnas Indonesia. Semua pemain dan staf pelatih tentu akan bekerja keras agar bisa mendapatkan hasil terbaik. Sebagai suporter, mari kita terus mendukung Garuda agar bisa tampil maksimal di lapangan dan membawa nama Indonesia lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026!

Tetap semangat, Garuda!

Timnas Indonesia Bungkam Bahrain 1-0, Justin Hubner Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang

Timnas Indonesia Bungkam Bahrain 1-0, Justin Hubner Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang
Timnas Indonesia Bungkam Bahrain 1-0, Justin Hubner Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang. 

JAKARTA – Timnas Indonesia meraih kemenangan krusial atas Bahrain dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (25/3/2025) ini berlangsung sengit, namun skuad Garuda mampu keluar sebagai pemenang berkat kerja keras dan determinasi tinggi.

Salah satu pemain yang paling menonjol dalam kemenangan ini adalah Justin Hubner. Bek keturunan Belanda-Indonesia ini tampil luar biasa di lini belakang, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus para pemain Bahrain. Selain itu, ketenangannya dalam menghadapi provokasi lawan menjadi faktor penting dalam menjaga fokus Timnas hingga peluit akhir berbunyi.

Kegarangan Justin Hubner Jadi Kunci

Bahrain bukan lawan yang mudah. Mereka bermain agresif dan kerap mencoba memprovokasi pemain Indonesia agar kehilangan fokus. Namun, Justin Hubner tak gentar sedikit pun. Pemain Wolverhampton Wanderers U-23 ini tetap tenang dan disiplin dalam menjaga pertahanan.

"Timnas punya Justin Hubner. Keberanian dia menghadapi provokasi pemain Bahrain sangat sukses," ujar salah satu komentator pertandingan.

Berkat kepemimpinan dan ketangguhannya di lini belakang, Bahrain kesulitan menembus pertahanan Indonesia. Hubner menjadi pemimpin di jantung pertahanan, memastikan gawang Timnas tetap aman hingga akhir laga.

Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026: Tidak Mudah, Tapi Masih Terbuka

Kemenangan atas Bahrain membuat Timnas Indonesia semakin dekat dengan mimpi tampil di Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan masih panjang dan penuh tantangan. Hubner sendiri menyadari bahwa lolos ke Piala Dunia bukanlah tugas yang mudah.

“Situasinya tidak mudah. Tapi kami akan terus berjuang untuk membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026,” ujar Hubner dengan penuh optimisme.

Semangat juang yang ditunjukkan Hubner dan kawan-kawan menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Timnas Indonesia harus terus konsisten agar bisa menorehkan sejarah baru dengan lolos ke turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Sindiran Pelatih Bahrain Soal Pemain Keturunan

Sebelum laga berlangsung, pelatih Bahrain, Dragan Talajic, sempat melontarkan psywar di sesi konferensi pers. Pelatih asal Kroasia itu menyindir Timnas Indonesia yang banyak dihuni pemain keturunan Belanda.

“Saya menyaksikan banyak pertandingan Timnas Indonesia. Namun, setiap saya menyaksikannya, selalu ada dua pemain baru. Hanya saja, bukan dari Indonesia melainkan dari Belanda atau Inggris," kata Talajic dalam konferensi pers, Senin (24/3/2025).

"Anda memiliki 300 juta penduduk tapi membawa pemain dari Belanda," lanjutnya.

Komentar ini tentu saja menjadi bahan pembicaraan di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Namun, Timnas Indonesia membalas sindiran tersebut dengan jawaban di atas lapangan—kemenangan.

Maju Terus, Garuda!

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia semakin berkembang dan siap bersaing di level internasional. Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 memang masih panjang, tetapi dengan semangat juang dan dukungan penuh dari para suporter, tidak ada yang mustahil.

Maju terus, Garuda! Mari kita dukung Timnas Indonesia hingga mencapai mimpi besar tampil di Piala Dunia 2026!

Northern Ireland Harus Bangkit Setelah Kekalahan 5-1 dari Swedia

Northern Ireland Harus Bangkit Setelah Kekalahan 5-1 dari Swedia
Northern Ireland Harus Bangkit Setelah Kekalahan 5-1 dari Swedia.

JAKARTA - Timnas Irlandia Utara harus menelan kekalahan telak 5-1 dalam laga persahabatan melawan Swedia kemarin di Stockholm. Meski hasil tersebut mengecewakan, pelatih Michael O'Neill tetap optimis bahwa timnya bisa belajar dari pengalaman ini dan berkembang ke depan.

Pelajaran Berharga bagi Irlandia Utara

Swedia tampil dominan dalam pertandingan ini, dengan Alexander Isak (Newcastle United) dan Anthony Elanga (Nottingham Forest) mencetak gol bagi tuan rumah. Selain itu, Emil Holm, Benjamin Nygren, dan Ken Sema turut menyumbang gol untuk memastikan kemenangan besar bagi Swedia.

Sebaliknya, Irlandia Utara mengalami malam yang sulit. Mereka kebobolan lebih banyak gol dalam pertandingan ini dibandingkan dengan delapan laga internasional terakhir mereka (empat gol). Kekalahan ini menjadi yang kedua dengan skor serupa dalam setahun terakhir, setelah sebelumnya kalah 5-1 dari Spanyol pada Juni 2023.

Namun, meski kalah telak, Michael O'Neill menilai hasil pertandingan ini tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya laga. "Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi saya melihat sikap yang luar biasa dari para pemain. Mereka terus berusaha dan tidak menyerah," ujar O'Neill.

Menurutnya, skor akhir sedikit tidak adil bagi Irlandia Utara, karena mereka juga memiliki beberapa peluang yang cukup baik. "Kami memberikan mereka beberapa kesempatan, dan pada level ini, lawan akan menghukum Anda jika melakukan kesalahan," tambahnya.

Perbedaan Kualitas Pemain Jadi Tantangan

Statistik menunjukkan Swedia hanya unggul sedikit dalam jumlah tembakan, dengan total 16 dibandingkan 14 milik Irlandia Utara. Namun, kualitas peluang yang dimiliki Swedia jauh lebih baik dengan total nilai expected goals (xG) sebesar 3,02, sementara Irlandia Utara hanya mencatatkan 1,06.

O'Neill menyadari bahwa perbedaan kualitas pemain menjadi tantangan utama bagi timnya. "Tim kami sebagian besar terdiri dari pemain yang bermain di Championship dan League One. Mereka menghadapi pemain-pemain yang berlaga di liga-liga top Eropa. Itu adalah perbedaan besar yang harus kami hadapi," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa fisik dan kecepatan permainan Swedia menjadi tantangan besar bagi para pemainnya. "Ini adalah pelajaran yang harus kami pelajari, terutama karena kami masih harus menghadapi lawan yang lebih kuat di masa depan, seperti Jerman," tambahnya.

Fokus ke Laga Berikutnya

Setelah kekalahan ini, Irlandia Utara akan menghadapi Islandia dalam laga persahabatan berikutnya sebelum memulai kualifikasi Piala Dunia melawan Luksemburg dan Jerman pada bulan September.

"Dalam sepak bola internasional, setiap pertandingan adalah pelajaran. Kami harus terus berkembang dan membiasakan diri bermain di level tertinggi," kata O'Neill.

Ia pun menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menjadi lebih baik adalah dengan menghadapi lawan-lawan tangguh. "Kami tahu apa yang menanti kami, dan kami hanya bisa menjadi lebih baik jika terus menantang diri di level ini," pungkasnya.

Meskipun hasil pertandingan ini mengecewakan, Irlandia Utara masih memiliki kesempatan untuk bangkit dan menunjukkan perkembangan mereka di laga-laga berikutnya. Semangat juang dan pengalaman dari pertandingan ini bisa menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan selanjutnya.

Odegaard Kembali ke Performa Terbaik, Norwegia Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Odegaard Kembali ke Performa Terbaik, Norwegia Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Odegaard Kembali ke Performa Terbaik, Norwegia Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

JAKARTA - Martin Odegaard tampil gemilang dengan mencatatkan tiga assist saat Norwegia mengalahkan Israel 4-2 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan kemenangan ini, Norwegia masih sempurna dengan dua kemenangan beruntun di Grup I.

Norwegia Tajam di Lini Serang

Setelah menghancurkan Moldova 5-0 di laga sebelumnya, Norwegia kembali menunjukkan ketajaman mereka saat menghadapi Israel. Bermain di tempat netral di Hungaria, tim asuhan Stale Solbakken tampil agresif dan menciptakan banyak peluang.

Odegaard menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan menyumbangkan tiga assist, masing-masing untuk David Moller Wolfe, Alexander Sorloth, dan Erling Haaland. Sementara itu, satu gol lainnya dicetak oleh Kristoffer Ajer.

Norwegia melepaskan 23 tembakan dengan total nilai expected goals (xG) mencapai 4,22. Angka ini hanya kalah tipis dari Ceko (4,23 xG melawan Gibraltar), yang menjadi catatan tertinggi dalam kampanye kualifikasi UEFA kali ini.

Odegaard: "Kami Punya Rencana Permainan yang Jelas"

Setelah pertandingan, Odegaard mengaku bahwa rencana permainan tim sangat membantu dirinya menemukan kembali performa terbaiknya.

"Kami sangat percaya diri dengan apa yang kami lakukan. Kami telah mengembangkan rencana permainan yang sangat baik," ujar Odegaard kepada media Norwegia, VG.

"Kami jauh lebih baik dalam menyerang sekarang. Kami bisa mencetak gol dan menciptakan peluang dengan berbagai cara. Saya pun merasa lebih nyaman dan bisa menunjukkan permainan terbaik saya."

Meski musim ini ia belum terlalu bersinar di Arsenal dengan hanya mencatatkan empat assist di Premier League, Odegaard tetap mendapat dukungan dari rekan-rekannya di tim nasional.

Sorloth: "Odegaard Fantastis, Italia Harus Waspada"

Penyerang Norwegia, Alexander Sorloth, menegaskan bahwa Odegaard adalah pemain luar biasa dan tiga assistnya dalam laga ini sudah cukup menjadi bukti.

"Dia fantastis. Tiga assist berbicara sendiri," kata Sorloth.

Sorloth juga menegaskan bahwa Norwegia tidak gentar menghadapi Italia, yang akan menjadi lawan mereka berikutnya pada 6 Juni.

"Dengan para pemain yang kami miliki, saya pikir semua tim pasti menghormati kami. Sekarang tergantung pada kami untuk memaksimalkan potensi yang ada," tambahnya.

Dengan kemenangan ini, Norwegia kini memimpin klasemen Grup I dengan tiga poin lebih banyak dari Estonia dan Israel. Sementara itu, Italia belum bermain karena masih berpartisipasi di UEFA Nations League.

Laga melawan Italia nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Norwegia. Mampukah Odegaard dan kawan-kawan melanjutkan tren positif mereka? Kita tunggu aksinya di pertandingan selanjutnya!

North Macedonia vs Wales: Gol di Menit 96 Selamatkan Tim Tamu dari Kekalahan

North Macedonia vs Wales Gol di Menit 96 Selamatkan Tim Tamu dari Kekalahan
North Macedonia vs Wales Gol di Menit 96 Selamatkan Tim Tamu dari Kekalahan.

JAKARTA - Pertandingan seru antara North Macedonia dan Wales dalam kualifikasi Piala Dunia berakhir imbang 1-1 setelah drama gol di menit-menit akhir. 

Wales berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-96 setelah sebelumnya tertinggal hanya lima menit sebelumnya.

Drama Menit Akhir: Gol Tuan Rumah Dibalas Cepat

Laga yang berlangsung di North Macedonia ini awalnya tampak akan berakhir tanpa gol. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya, dan permainan lebih banyak berlangsung di tengah lapangan.

Namun, kejutan terjadi di menit ke-91. Bojan Miovski memanfaatkan kesalahan Joe Allen dan berhasil membawa North Macedonia unggul. Gol ini tampaknya akan menjadi penentu kemenangan tuan rumah.

Tapi Wales tidak menyerah. Mereka terus menekan hingga akhirnya David Brooks muncul sebagai penyelamat di menit ke-96. 

Golnya yang tercipta dengan sedikit keberuntungan memastikan hasil imbang bagi tim tamu dan membuat para pendukung Wales yang hadir bersorak kegirangan.

Jalannya Pertandingan: Minim Peluang, Tapi Akhirnya Penuh Kejutan

Sebelum dua gol di masa tambahan waktu, pertandingan ini berlangsung relatif seimbang dengan sedikit peluang emas. 

Tim asuhan Craig Bellamy sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan dalam menembus pertahanan North Macedonia.

Sorba Thomas hampir mencetak gol untuk Wales menjelang akhir babak pertama, namun peluangnya belum membuahkan hasil. 

Di babak kedua, Dan James juga sempat mengancam dengan umpan silang kaki kiri yang melintas di depan gawang, tetapi tidak ada yang mampu menyambarnya.

Gol dari Miovski di menit ke-91 tampaknya akan menjadi gol kemenangan North Macedonia, tetapi mereka gagal menjaga fokus hingga akhir pertandingan. 

Jordan James bahkan sempat memberikan peringatan dengan peluangnya di menit ke-94 sebelum akhirnya Brooks mencetak gol penyeimbang.

Dampak Hasil Imbang bagi Kedua Tim

Hasil ini membuat North Macedonia tetap berada di puncak klasemen Grup J setelah dua pertandingan, sementara Wales harus puas di posisi kedua. 

Belgia sendiri belum memainkan laga mereka karena masih terlibat dalam ajang Nations League.

Meski hanya meraih satu poin, Wales memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka dalam 11 laga kualifikasi Piala Dunia berturut-turut. 

Selain itu, gol Brooks juga mencatatkan sejarah, menjadi gol ke-8 berturut-turut yang dicetak Wales dalam ajang kualifikasi ini, menyamai rekor mereka sejak 2016.

Kesimpulan: Hasil yang Layak untuk Kedua Tim

Pertandingan ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, segalanya bisa terjadi hingga peluit akhir dibunyikan. 

North Macedonia sempat merayakan kemenangan, tetapi kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. 

Sementara itu, Wales menunjukkan mental baja dan semangat juang yang luar biasa untuk membawa pulang satu poin yang sangat berharga.

Dengan perjalanan kualifikasi yang masih panjang, kedua tim masih berpeluang besar untuk melaju ke Piala Dunia. Kita tunggu bagaimana kelanjutan perjuangan mereka di pertandingan berikutnya!

Argentina Lolos ke Piala Dunia 2026 Berkat Hasil Imbang Bolivia vs Uruguay

Argentina Lolos ke Piala Dunia 2026 Berkat Hasil Imbang Bolivia vs Uruguay
Argentina Lolos ke Piala Dunia 2026 Berkat Hasil Imbang Bolivia vs Uruguay

JAKARTA - Timnas Argentina resmi mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah hasil imbang tanpa gol antara Bolivia dan Uruguay dalam laga kualifikasi zona CONMEBOL. Dengan hasil tersebut, Argentina dipastikan finis di enam besar klasemen tanpa harus menunggu hasil pertandingan mereka melawan Brasil.

Argentina Lolos Sebelum Bertanding

Sebagai juara bertahan, Argentina memulai pertandingan hari Selasa dengan keunggulan enam poin dari Ekuador yang berada di posisi kedua dan unggul 13 poin dari Bolivia yang berada di peringkat ketujuh. Karena hanya enam tim teratas yang otomatis lolos ke Piala Dunia, hasil imbang Bolivia dan Uruguay membuat posisi Argentina aman di zona kualifikasi.

Sebelum laga Argentina kontra Brasil berlangsung, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah dipastikan melangkah ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini menjadikan mereka tim keempat yang lolos selain tuan rumah serta Jepang, Iran, dan Selandia Baru.

Uruguay Tahan Bolivia, Argentina Diuntungkan

Pertandingan antara Bolivia dan Uruguay yang berlangsung di El Alto berlangsung sengit. Bolivia tampil sangat agresif dan menciptakan 32 tembakan sepanjang laga. Gelandang Ramiro Vaca menjadi motor serangan dengan menciptakan 13 peluang, tetapi tak satu pun berhasil dikonversi menjadi gol.

Di sisi lain, pertahanan Uruguay tampil solid. Kiper Sergio Rochet menjadi pahlawan dengan melakukan tujuh penyelamatan, terbanyak bagi penjaga gawang Uruguay di kualifikasi sejak Fernando Muslera melawan Brasil pada Oktober 2021.

Argentina Fokus ke Laga Melawan Brasil

Meskipun sudah lolos, Argentina tetap akan menatap laga melawan Brasil dengan serius. Duel klasik ini tetap menjadi laga bergengsi yang akan menentukan posisi akhir di klasemen kualifikasi. Dengan performa yang konsisten, Argentina tentu ingin mempertahankan dominasinya di Amerika Selatan dan membuktikan diri sebagai tim yang layak mempertahankan gelar juara dunia.

Dengan kepastian lolos ini, Argentina kini bisa lebih fokus dalam persiapan untuk Piala Dunia 2026. Apakah Lionel Messi akan tetap menjadi bagian dari tim di turnamen nanti? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti, Argentina kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia!

Indonesia Menang 1-0 atas Bahrain, Peluang Lolos ke Piala Dunia Makin Terbuka!

Indonesia Menang 1-0 atas Bahrain, Peluang Lolos ke Piala Dunia Makin Terbuka!
Indonesia Menang 1-0 atas Bahrain, Peluang Lolos ke Piala Dunia Makin Terbuka!

JAKARTA - Timnas Indonesia sukses mengamankan kemenangan krusial dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah menundukkan Bahrain dengan skor tipis 1-0. 

Pertandingan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi momen penting bagi skuat Garuda di bawah asuhan pelatih baru, Patrick Kluivert. 

Kemenangan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk melaju ke babak playoff demi mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Peringkat Indonesia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia

Saat ini, Indonesia tergabung di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Dua tim teratas dari grup ini akan langsung lolos ke Piala Dunia, sementara peringkat tiga dan empat akan melanjutkan perjuangan ke babak playoff.

Berikut adalah klasemen sementara setelah delapan pertandingan:

Posisi Tim Pertandingan Poin
1 Jepang (Lolos) 8 20
2 Australia 8 13
3 Arab Saudi 8 10
4 Indonesia 8 9
5 Bahrain 8 6
6 China 8 6

Dengan kemenangan atas Bahrain, Indonesia kini unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya dan masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya. 

Namun, tantangan berat menanti dengan dua laga tersisa melawan China dan Jepang pada bulan Juni.

Strategi Kluivert dan Komposisi Pemain

Di bawah arahan Patrick Kluivert, Indonesia mengandalkan kombinasi pemain lokal dan diaspora. 

Dalam laga ini, dua pemain asli Indonesia, Marselino Ferdinan (Oxford United) dan Rizky Ridho (Persija Jakarta), menjadi starter. 

Selebihnya, tim didominasi oleh pemain keturunan yang berlaga di Eropa, seperti:

  • Maarten Paes (FC Dallas)

  • Kevin Diks (FC Kopenhagen)

  • Thom Haye (Heerenveen)

  • Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers)

  • Jay Idzes (Venezia)

  • Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard)

  • Joey Pelupessy (Groningen)

  • Ole Romeny (Oxford United)

  • Calvin Verdonk (NEC Nijmegen)

Meski Mees Hilgers (FC Twente) absen karena cedera, tim tetap tampil solid dengan strategi bertahan yang disiplin.

Jalannya Pertandingan

Indonesia tampil percaya diri di hadapan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Gol tunggal dalam pertandingan ini dicetak oleh Ole Romeny di babak pertama setelah menerima umpan matang dari Marselino Ferdinan. 

Ini adalah gol kedua Romeny bagi Timnas Indonesia setelah sebelumnya mencetak gol dalam laga melawan Australia.

Meski suhu di Jakarta mencapai hampir 30 derajat pada malam hari, para pemain Indonesia tetap tampil solid. 

Bahrain mencoba menekan di babak kedua, tetapi pertahanan Indonesia tetap kokoh. 

Sejumlah peluang emas diciptakan Indonesia, termasuk oleh Marselino dan Eliano Reijnders, namun belum berhasil menambah gol.

Pada menit-menit akhir, para pemain Indonesia tampak kelelahan, beberapa mengalami kram, namun hal ini justru membantu mengulur waktu hingga peluit panjang berbunyi. 

Skor akhir 1-0 untuk kemenangan Indonesia.

Peluang Lolos ke Piala Dunia

Jika Indonesia finis di peringkat tiga atau empat grup, tim Garuda harus melalui babak playoff. Pada tahap ini, Indonesia akan bermain dalam grup berisi tiga tim. 

Pemenang grup tersebut akan langsung lolos ke Piala Dunia, sementara peringkat kedua masih harus menghadapi playoff antarbenua untuk mendapatkan tiket ke turnamen.

Perjalanan masih panjang, tetapi kemenangan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus berjuang. 

Dengan dua pertandingan tersisa melawan China dan Jepang, hasil positif akan semakin memperbesar peluang Indonesia untuk meraih sejarah baru: lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya!

Dukungan Suporter Jadi Kunci

Suporter Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri, diharapkan terus memberikan dukungan penuh kepada Timnas. 

Dukungan ini akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di laga-laga sisa kualifikasi.

Apakah kita akan melihat Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026? Semua masih mungkin! Mari terus dukung Timnas Garuda menuju panggung dunia! #GarudaDiDadaku #RoadToWorldCup