Berita Borneotribun.com: Pangan Murah Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Pangan Murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pangan Murah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2025

Gerakan Pangan Murah di Pontianak: Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Harga

Gerakan Pangan Murah di Pontianak Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Harga
Gerakan Pangan Murah di Pontianak: Upaya Pemerintah Kendalikan Inflasi dan Stabilitas Harga.

Pontianak – Dalam upaya mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan Adisucipto, Pontianak, pada Selasa (25/03). 

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polda Kalimantan Barat yang turut hadir dalam pembukaan acara.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, di antaranya Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Ny. Dr. (Cand) Hj. Erlina Ria Norsan, S.H., M.H., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Ir. Herti Herawati, MMA., serta jajaran Satgas Pangan Polda Kalbar. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua TP PKK Kota Pontianak, Ketua TP PKK Kabupaten Kubu Raya, serta perwakilan PKK dari berbagai kecamatan di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Menyediakan Bahan Pangan dengan Harga Terjangkau

Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk menyediakan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat. Ini merupakan langkah intervensi pemerintah dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi belakangan ini. Program ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih ekonomis. Berikut beberapa produk yang tersedia dalam GPM ini:

1. PT. Top Indo Niaga Nusantara

  • Beras cap Gajah 5 kg – Rp60.000,00 per karung

  • Gula merek Gulavit 1 kg – Rp14.000,00 per pcs

  • Minyak goreng merek Rose Brand 1 liter – Rp16.000,00 per pcs

  • Garam merek Papa Koki 500 gr – Rp5.000,00 per pcs

  • Margarin merek Palmia 200 gr – Rp6.000,00 per pcs

  • Sirup merek Marjan 460 ml – Rp19.500,00 per botol

2. Kios Pangan Mandiri Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar

  • Paket SPHP (Beras SPHP 5 kg, Gula Rose Brand 1 kg, Minyak Goreng Rose Brand 1 liter) – Rp96.000,00 per paket

  • Paket Lokal (Beras Lokal 5 kg, Gula Rose Brand 1 kg, Minyak Goreng Rose Brand 1 liter) – Rp89.000,00 per paket

3. PT. Charoen Pokphand

  • Ayam Beku – Rp32.000,00 s.d. Rp49.000,00 per bungkus

  • Bebek Beku – Rp54.500,00 s.d. Rp59.500,00 per bungkus

  • Beras merek Bahien 5 kg – Rp77.000,00 per karung

  • Minyak Goreng merek Rose Brand 1 liter – Rp20.000,00 per pcs

  • Minyak Goreng merek Rose Brand 2 liter – Rp40.000,00 per pcs

4. Rajawali Nusindo

  • Minyak Goreng merek Minyakita 1 liter – Rp15.700,00 per pcs

Dukungan Polda Kalbar dalam Pengawasan Harga

Dalam kegiatan ini, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menyampaikan bahwa Satgas Pangan Polda Kalbar turut melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah untuk memastikan kelancaran distribusi serta mencegah adanya spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami mendukung penuh program ini sebagai langkah nyata dalam mengendalikan inflasi dan memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan dengan harga terjangkau. Kami juga akan terus mengawasi distribusi bahan pangan agar tidak ada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk keuntungan pribadi,” ujar Kombes Pol Dr. Bayu Suseno.

Manfaat Gerakan Pangan Murah bagi Masyarakat

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, dapat lebih mudah memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih bersahabat. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan aparat keamanan dalam menjaga kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dengan komitmen bersama, kestabilan harga pangan dapat terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat Kalbar.**

Minggu, 28 Januari 2024

Pemerintah Provinsi Kalbar Ajak Daerah Lain Serta Dalam Gerakan Pangan Murah

Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
PONTIANAK - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Mohammad Bari, S.Sos., M.Si., bersama dengan Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat, Ny. D. Efy Masfiaty., mengawali rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan melaksanakan kegiatan jalan sehat dan senam bersama. 

Acara yang dilangsungkan di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu (27/1/2024) tersebut juga menandai dimulainya kegiatan Pangan Murah serta pembagian doorprize utama.

Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. (Adpim Pemprov Kalbar/Borneotribun)
Turut serta dalam acara tersebut adalah Dirut Bank Kalbar, Rokidi, dan beberapa Kepala Perangkat Daerah lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. 

Mohammad Bari menjelaskan bahwa gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-67 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bertujuan untuk meringankan beban masyarakat. 

Ia menyatakan, "Hari ini kita lebih banyak melaksanakan kegiatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat, termasuk pada hari ini ada beberapa kegiatan jalan santai, senam sehat, dan gerakan pangan murah."

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan serta beberapa UMKM dalam penyelenggaraan kegiatan Pangan Murah tersebut. 

Mohammad Bari berharap kegiatan ini dapat mendukung Pemerintah Pusat dalam menjaga inflasi, sementara Kalimantan Barat masih berada pada peringkat 4 terendah se-Indonesia dalam hal tersebut.

Dia juga mengajak seluruh daerah di Kalimantan Barat untuk turut serta dalam upaya pemerataan melalui kegiatan pasar murah. 

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat selalu melakukan upaya-upaya ke seluruh daerah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat untuk menghimbau agar Kabupaten/Kota juga mendukung gerakan pangan murah untuk tetap menjadikan Kalimantan Barat berada pada inflasi yang terkendali," ungkapnya.