Berita Borneotribun.com: Olahraga Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Maret 2025

Kapolres Sekadau Resmikan Lapangan Bulutangkis, Ini Harapannya!

Kapolres Sekadau Resmikan Lapangan Bulutangkis, Ini Harapannya!
Kapolres Sekadau Resmikan Lapangan Bulutangkis, Ini Harapannya!

SEKADAU, Polda Kalbar – Kabar baik bagi pecinta olahraga di Sekadau! Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, baru saja meresmikan lapangan bulutangkis di lingkungan Polres Sekadau pada Jumat (28/3/2025). 

Peresmian ini dihadiri oleh Wakapolres Sekadau, Kompol Asep Mustopa Kamil, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono, serta jajaran pejabat Polres, tokoh agama, dan masyarakat.

Dari Lapangan Tembak Jadi Sarana Olahraga

Dalam sambutannya, Kapolres Sekadau menjelaskan bahwa lahan yang kini menjadi lapangan bulutangkis sebelumnya merupakan lapangan tembak.

Melihat potensi yang ada, pihaknya memutuskan untuk mengoptimalkan pemanfaatan area tersebut menjadi fasilitas olahraga.

“Dengan semangat kebersamaan, personel Polres Sekadau bergotong royong dalam proses pembangunan. Alhamdulillah, kini lapangan ini bisa digunakan secara maksimal,” ujar Kapolres.

Beliau juga menegaskan bahwa fasilitas ini tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Polres Sekadau, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin berolahraga.

Dukungan dari Disporapar

Kepala Disporapar Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono, memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Sekadau dalam menghadirkan fasilitas olahraga yang bermanfaat bagi banyak pihak.

“Kami sangat mendukung dan siap membantu jika ada kebutuhan tambahan fasilitas. Dengan koordinasi yang baik, anggaran bisa dialokasikan secara optimal,” katanya.

Peresmian dengan Servis Perdana

Sebagai simbol peresmian, Kapolres Sekadau dan Kepala Disporapar melakukan servis pertama di lapangan bulutangkis yang baru. 

Momen ini sekaligus menandai dimulainya pemanfaatan lapangan sebagai sarana olahraga dan ajang kebersamaan bagi anggota Polres serta masyarakat.

Dengan adanya lapangan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berolahraga dan menjaga kesehatan. 

Jadi, bagi warga Sekadau yang ingin bermain bulutangkis, kini sudah ada tempat yang nyaman dan representatif!

Rabu, 26 Maret 2025

Indonesia vs China, Pasukan Garuda Tandang ke Markas Jepang di Laga Terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia vs China, Pasukan Garuda Tandang ke Markas Jepang di Laga Terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026
Indonesia vs China, Pasukan Garuda Tandang ke Markas Jepang di Laga Terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.

JAKARTA – Timnas Indonesia akan menghadapi laga krusial dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pada pertandingan terakhir Grup C, skuad Garuda dijadwalkan tandang ke markas Jepang pada 10 Juni 2025.

Pertandingan ini akan menjadi ujian besar bagi Indonesia yang sedang berjuang untuk melangkah lebih jauh di babak kualifikasi.

Di laga lainnya, China akan menjamu Bahrain, sementara Australia akan bertandang ke Arab Saudi.

Hasil dari semua pertandingan ini akan menentukan nasib tim-tim yang bersaing di grup ini.

Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia

Berikut jadwal dua laga penting Timnas Indonesia di bulan Juni:

  • Indonesia vs China – 5 Juni 2025

  • Jepang vs Indonesia – 10 Juni 2025

Dua pertandingan ini akan menjadi penentu bagi Indonesia untuk melangkah ke fase berikutnya.

Marselino Ferdinan Absen di Laga Melawan China

Kabar kurang baik datang bagi Timnas Indonesia. Gelandang andalan Marselino Ferdinan dipastikan absen dalam laga melawan China pada 5 Juni 2025 akibat akumulasi kartu kuning yang didapat saat melawan Bahrain.

Absennya Marselino tentu menjadi kehilangan besar bagi tim. Pemain yang kini memperkuat Oxford United itu sudah menunjukkan kolaborasi apik dengan Ole Romeny di lini depan Garuda. Kombinasi keduanya terbukti ampuh ketika Timnas Indonesia meraih kemenangan 1-0 atas Bahrain. Gol tunggal yang dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-24 berasal dari assist Marselino.

Namun, meski tanpa Marselino, Timnas Indonesia tetap harus fokus menghadapi China. Pelatih dan pemain lainnya perlu mencari strategi terbaik agar tetap bisa tampil maksimal dan meraih kemenangan.

Kevin Diks Optimistis Hadapi China

Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menyatakan kesiapan tim untuk menghadapi China. Ia optimistis Indonesia bisa meraih hasil positif di pertandingan tersebut."

Pertandingan berikutnya adalah pada Juni melawan China. Mari kita menang lagi," kata Kevin Diks.

Optimisme ini tentu menjadi modal penting bagi skuad Garuda. Dukungan dari seluruh pencinta sepak bola Indonesia juga sangat dibutuhkan agar tim bisa tampil lebih percaya diri di lapangan.

Fokus Menuju Laga Krusial Melawan Jepang

Setelah menghadapi China, Timnas Indonesia akan langsung bersiap untuk laga berat melawan Jepang di kandangnya pada 10 Juni 2025. Jepang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di Asia, sehingga laga ini akan menjadi tantangan besar bagi skuad Garuda.

Namun, jika Indonesia bisa tampil solid dan disiplin, bukan tidak mungkin kejutan bisa terjadi. Setiap poin yang didapat di fase grup ini sangat berharga untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.

Dukungan untuk Timnas Indonesia

Dua laga mendatang akan sangat menentukan bagi Timnas Indonesia. Semua pemain dan staf pelatih tentu akan bekerja keras agar bisa mendapatkan hasil terbaik. Sebagai suporter, mari kita terus mendukung Garuda agar bisa tampil maksimal di lapangan dan membawa nama Indonesia lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026!

Tetap semangat, Garuda!

Timnas Indonesia Bungkam Bahrain 1-0, Justin Hubner Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang

Timnas Indonesia Bungkam Bahrain 1-0, Justin Hubner Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang
Timnas Indonesia Bungkam Bahrain 1-0, Justin Hubner Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang. 

JAKARTA – Timnas Indonesia meraih kemenangan krusial atas Bahrain dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (25/3/2025) ini berlangsung sengit, namun skuad Garuda mampu keluar sebagai pemenang berkat kerja keras dan determinasi tinggi.

Salah satu pemain yang paling menonjol dalam kemenangan ini adalah Justin Hubner. Bek keturunan Belanda-Indonesia ini tampil luar biasa di lini belakang, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus para pemain Bahrain. Selain itu, ketenangannya dalam menghadapi provokasi lawan menjadi faktor penting dalam menjaga fokus Timnas hingga peluit akhir berbunyi.

Kegarangan Justin Hubner Jadi Kunci

Bahrain bukan lawan yang mudah. Mereka bermain agresif dan kerap mencoba memprovokasi pemain Indonesia agar kehilangan fokus. Namun, Justin Hubner tak gentar sedikit pun. Pemain Wolverhampton Wanderers U-23 ini tetap tenang dan disiplin dalam menjaga pertahanan.

"Timnas punya Justin Hubner. Keberanian dia menghadapi provokasi pemain Bahrain sangat sukses," ujar salah satu komentator pertandingan.

Berkat kepemimpinan dan ketangguhannya di lini belakang, Bahrain kesulitan menembus pertahanan Indonesia. Hubner menjadi pemimpin di jantung pertahanan, memastikan gawang Timnas tetap aman hingga akhir laga.

Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026: Tidak Mudah, Tapi Masih Terbuka

Kemenangan atas Bahrain membuat Timnas Indonesia semakin dekat dengan mimpi tampil di Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan masih panjang dan penuh tantangan. Hubner sendiri menyadari bahwa lolos ke Piala Dunia bukanlah tugas yang mudah.

“Situasinya tidak mudah. Tapi kami akan terus berjuang untuk membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026,” ujar Hubner dengan penuh optimisme.

Semangat juang yang ditunjukkan Hubner dan kawan-kawan menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Timnas Indonesia harus terus konsisten agar bisa menorehkan sejarah baru dengan lolos ke turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Sindiran Pelatih Bahrain Soal Pemain Keturunan

Sebelum laga berlangsung, pelatih Bahrain, Dragan Talajic, sempat melontarkan psywar di sesi konferensi pers. Pelatih asal Kroasia itu menyindir Timnas Indonesia yang banyak dihuni pemain keturunan Belanda.

“Saya menyaksikan banyak pertandingan Timnas Indonesia. Namun, setiap saya menyaksikannya, selalu ada dua pemain baru. Hanya saja, bukan dari Indonesia melainkan dari Belanda atau Inggris," kata Talajic dalam konferensi pers, Senin (24/3/2025).

"Anda memiliki 300 juta penduduk tapi membawa pemain dari Belanda," lanjutnya.

Komentar ini tentu saja menjadi bahan pembicaraan di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Namun, Timnas Indonesia membalas sindiran tersebut dengan jawaban di atas lapangan—kemenangan.

Maju Terus, Garuda!

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia semakin berkembang dan siap bersaing di level internasional. Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 memang masih panjang, tetapi dengan semangat juang dan dukungan penuh dari para suporter, tidak ada yang mustahil.

Maju terus, Garuda! Mari kita dukung Timnas Indonesia hingga mencapai mimpi besar tampil di Piala Dunia 2026!

Prediksi Insider Ducati Tentang Potensi Ancaman Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025

Prediksi Insider Ducati Tentang Potensi Ancaman Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025
Prediksi Insider Ducati Tentang Potensi Ancaman Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025.

JAKARTA -- Marc Marquez tampil luar biasa di awal musim MotoGP 2025. Dengan empat kemenangan beruntun di Thailand dan Argentina, ia langsung memimpin klasemen sementara dan menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pebalap terbaik di dunia.

Namun, menurut Michele Pirro, test rider Ducati, dominasi Marquez mungkin tidak akan bertahan lama. Pirro meyakini bahwa rekan setimnya, Pecco Bagnaia, masih memiliki peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Pecco Bagnaia: Lambat Panas, Tapi Bisa Bangkit

Pirro mengungkapkan bahwa Bagnaia memang bukan tipe pebalap yang langsung tampil maksimal di awal musim. Selain itu, dua seri pertama di Thailand dan Argentina bukanlah trek yang menguntungkan bagi Bagnaia.

“Pecco belum pernah menjadi pebalap yang langsung memberikan performa terbaiknya di awal musim. Itu adalah karakteristiknya,” kata Pirro kepada GPOne.

Ia juga menambahkan bahwa Marquez saat ini berada dalam kondisi terbaik. “Marc memiliki talenta luar biasa, keinginan besar untuk bangkit, dan berada di motor terbaik. Jadi, dia hanya melakukan apa yang sudah ia kuasai.”

Namun, Pirro percaya bahwa Bagnaia akan segera menemukan ritmenya dan kembali ke persaingan papan atas. “Saya yakin Pecco akan kembali bertarung untuk kemenangan dalam beberapa balapan ke depan.”

Kejutan dari Alex Marquez

Salah satu hal yang mengejutkan di awal musim ini adalah performa impresif Alex Marquez. Adik kandung Marc Marquez ini mampu tampil kompetitif meskipun hanya mengendarai Ducati GP23, motor versi tahun lalu yang digunakan oleh tim Gresini.

Pirro menjelaskan bahwa keberadaan Marc Marquez di paddock turut membantu Alex meningkatkan performanya. “Kedekatan dengan saudaranya dan memiliki motor yang sama telah membantunya melangkah lebih jauh. Selain itu, ia langsung merasa nyaman dengan GP24.”

Bagnaia Pertimbangkan Kembali ke Motor Tahun Lalu

Bagnaia kini tengah mempertimbangkan opsi untuk kembali menggunakan motor Ducati GP24, yang merupakan versi tahun lalu, demi menemukan kembali performanya. Meskipun perbedaan antara GP24 dan GP25 tidak terlalu signifikan, Bagnaia merasa bahwa motor lama bisa memberinya kepercayaan diri yang lebih.

Pirro pun menanggapi isu ini dengan mengatakan, “Saat ini yang terpenting adalah memberikan ketenangan kepada Pecco dan membantunya mendapatkan kembali feeling yang ia butuhkan.”

Ketika ditanya apakah Bagnaia tertekan dengan kehadiran Marc Marquez di tim pabrikan Ducati, Pirro mengakui bahwa tekanan itu ada. “Untuk mengatakan bahwa dia tidak terganggu dengan kehadiran Marc adalah sebuah pernyataan yang besar. Marquez adalah salah satu rekan setim paling sulit yang bisa dimiliki seseorang.”

Namun, Pirro tetap optimistis bahwa Bagnaia bisa bangkit. “Pecco memiliki semua bakat yang dibutuhkan untuk bisa mengalahkan Marc. Dia hanya perlu menemukan kembali kepercayaan dirinya, dan saya yakin dalam beberapa seri ke depan, dia akan kembali bertarung untuk kemenangan.”

MotoGP Amerika Jadi Ujian Berikutnya

Akhir pekan ini, MotoGP 2025 akan memasuki seri ketiga di Circuit of the Americas (COTA), Texas. Trek ini dikenal sebagai salah satu favorit Marc Marquez, yang bisa menjadi peluang besar baginya untuk memperlebar keunggulan di klasemen.

Sementara itu, Bagnaia harus berusaha keras untuk memangkas jarak poin dan menemukan kembali kenyamanannya di atas motor. Seri di Amerika ini bisa menjadi titik balik sebelum musim berlanjut ke Eropa, di mana persaingan akan semakin ketat.

Akankah Bagnaia mampu bangkit dan menghentikan dominasi Marquez? Atau justru Marc Marquez semakin menjauh di puncak klasemen? Kita tunggu aksinya di lintasan!

Rumor Transfer Pedro Acosta ke VR46 Ducati Menguat di Tengah Performa Buruk KTM

Rumor Transfer Pedro Acosta ke VR46 Ducati Menguat di Tengah Performa Buruk KTM
Rumor Transfer Pedro Acosta ke VR46 Ducati Menguat di Tengah Performa Buruk KTM.

JAKARTA -- Kepastian masa depan Pedro Acosta di MotoGP 2025 masih menjadi tanda tanya besar. Bos motorsport KTM, Pit Beirer, mengakui bahwa "bola ada di tangan kami" dalam upaya menjaga Acosta tetap bahagia di tim mereka di tengah rumor bahwa ia bisa meninggalkan KTM.

Krisis Finansial dan Awal Musim yang Sulit bagi KTM

Musim dingin lalu menjadi periode yang sulit bagi KTM. Pabrikan asal Austria ini menghadapi krisis finansial besar dengan total utang lebih dari €2 miliar. Beruntung, setelah restrukturisasi yang disetujui kreditur bulan lalu, masa depan KTM kini terlihat lebih cerah. Namun, tantangan di MotoGP masih terus berlanjut.

Di dua seri awal MotoGP 2025, KTM belum menunjukkan performa yang diharapkan. Saat ini, mereka berada di peringkat keempat dalam klasemen konstruktor, hanya unggul dari Yamaha. Sementara itu, pembalap terbaik mereka, Brad Binder, menduduki posisi ketujuh klasemen dengan selisih 55 poin dari pemuncak klasemen.

Hasil terbaik KTM sejauh ini adalah posisi ketujuh yang diraih Binder di Argentina, jauh dari pencapaian mereka di awal musim 2024 yang mampu meraih beberapa podium. Performa buruk motor RC16 ini kembali memicu spekulasi bahwa Pedro Acosta, bintang muda mereka, bisa hengkang di akhir musim. Rumor menyebutkan bahwa pembalap berusia 20 tahun itu sedang dikaitkan dengan tim VR46 Ducati.

Acosta Masih Terikat Kontrak dengan KTM

Meski banyak spekulasi, manajer Acosta, Albert Valera, telah membantah rumor kepindahan ini. Saat ini, Acosta masih memiliki kontrak dengan KTM hingga akhir musim 2026. Sepanjang karier Grand Prix-nya, ia telah menjadi bagian dari pabrikan ini, dan KTM tentu tidak ingin kehilangan salah satu talenta terbaik mereka.

Dalam wawancara dengan Speedweek, Pit Beirer mengakui bahwa KTM memulai musim 2025 dengan kurang memuaskan. Namun, ia tetap optimis bahwa mereka bisa membalikkan keadaan dan mempertahankan Acosta.

"Tentu saja, kami tidak puas dengan bagaimana musim ini dimulai. Hasilnya berbicara sendiri, meskipun kami telah membuat kemajuan," ujar Beirer.

"Dari segi kecepatan, kami satu detik lebih cepat per lap dibandingkan MotoGP Argentina tahun lalu. Hasil di Q2 juga menunjukkan bahwa kami punya pace yang bagus, tetapi kami belum bisa mempertahankannya sepanjang balapan."

Beirer menegaskan bahwa KTM sudah bekerja keras mencari solusi. Bahkan, mereka berencana mengadakan tes tambahan di Jerez pekan lalu. Sayangnya, tes tersebut dibatalkan karena trek belum siap digunakan akibat banjir.

"Meski begitu, kami sadar bahwa segalanya bergantung pada kami. Oleh karena itu, kami harus bekerja lebih keras lagi," tambahnya.

KTM Berusaha Memastikan Acosta Tetap Bahagia

Pedro Acosta adalah salah satu talenta muda paling menjanjikan di MotoGP, dan KTM tentu tidak ingin kehilangan pembalap berbakat ini. Pit Beirer mengapresiasi sikap tenang Albert Valera selama beberapa bulan sulit yang mereka hadapi. Namun, ia juga sadar bahwa KTM harus memberikan sesuatu yang lebih kepada Acosta agar ia tetap bertahan.

"Saya sangat berterima kasih kepada Albert Valera yang telah mendukung kami di masa-masa sulit ini. Tidak diragukan lagi, kami harus memberikan lebih banyak kepada Pedro dari apa yang ia miliki sekarang," jelas Beirer.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, bola ada di tangan kami. Meski begitu, saya tetap sangat yakin bahwa kami bisa mencapai tujuan ini bersama."

Dengan kata lain, KTM kini harus segera menemukan solusi teknis agar motor RC16 kembali kompetitif. Jika tidak, bukan tidak mungkin Acosta akan mempertimbangkan opsi lain, termasuk pindah ke tim lain yang bisa memberinya peluang lebih besar untuk bersaing di barisan depan MotoGP.

MotoGP 2025 masih panjang, dan KTM masih punya waktu untuk memperbaiki performa mereka. Namun, keputusan yang mereka ambil dalam beberapa bulan ke depan bisa menjadi penentu apakah Pedro Acosta akan tetap bertahan atau memilih jalur baru dalam kariernya di kelas utama.

Jorge Martin Absen, Lorenzo Savadori Akui Belum 100% Jelang MotoGP Americas

Jorge Martin Absen, Lorenzo Savadori Akui Belum 100% Jelang MotoGP Americas
Jorge Martin Absen, Lorenzo Savadori Akui Belum 100% Jelang MotoGP Americas.

JAKARTA -- Aprilia kembali menghadapi tantangan besar di MotoGP Americas 2025 setelah Lorenzo Savadori, pengganti sementara Jorge Martin, mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dideritanya di MotoGP Argentina.

Jorge Martin, juara dunia bertahan, terpaksa absen dari beberapa seri MotoGP setelah mengalami patah tulang pergelangan tangan akibat insiden saat latihan sebelum seri pembuka musim 2025. Untuk mengisi kekosongan di tim pabrikan Aprilia, test rider Lorenzo Savadori diberikan kepercayaan menggantikan Martin.

Namun, nasib kurang baik juga menimpa Savadori. Pada sesi kualifikasi di Argentina, pebalap berusia 31 tahun itu mengalami dislokasi bahu sebagian yang membuatnya tidak bisa menyelesaikan sprint race. Aprilia akhirnya memutuskan untuk menariknya dari balapan utama agar ia bisa fokus pada pemulihan sebelum bertarung di COTA (Circuit of the Americas), Texas.

Menjelang balapan di Austin, Savadori mengakui bahwa kondisinya belum sepenuhnya prima.

“Sama seperti di Argentina, Austin adalah trek yang belum pernah saya coba sebelumnya. Trek ini terkenal sulit dan sangat menuntut secara fisik. Setelah cedera di Argentina, saya masih belum 100% pulih, tetapi saya akan tetap memberikan yang terbaik,” ujar Savadori.

“Saya tidak sabar untuk mencoba sirkuit luar biasa ini dan terus mengembangkan RS-GP25 agar semakin kompetitif.”

Aprilia memiliki sejarah manis di Circuit of the Americas setelah Maverick Vinales sukses memenangkan balapan di sana musim lalu. Kemenangan itu menjadi satu-satunya momen di mana Ducati gagal meraih kemenangan dalam satu seri sepanjang musim 2024.

Selain itu, Marco Bezzecchi, yang menjalani musim pertamanya sebagai pebalap pabrikan Aprilia, juga bertekad untuk menebus hasil kurang memuaskan di Argentina. Pada balapan sebelumnya, ia mengalami insiden di Tikungan 1 setelah bersenggolan dengan Fabio Quartararo yang membuatnya harus keluar dari balapan lebih awal. Meski hanya mendapat peringatan resmi atas insiden tersebut, Bezzecchi mengaku ingin tampil lebih baik di Austin.

“Saya senang bisa balapan di Austin, terutama karena saya ingin menebus hasil buruk di seri sebelumnya. Ini adalah trek yang sangat menuntut fisik, bahkan yang paling sulit di kalender MotoGP, tetapi saya sangat termotivasi. Saya semakin mengenal tim saya dengan lebih baik, dan kami bergerak ke arah yang positif,” kata Bezzecchi.

Dengan absennya Jorge Martin dan kondisi Savadori yang belum 100%, Aprilia menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan performa mereka di COTA. Sementara itu, Ducati dan tim-tim lain dipastikan tidak akan tinggal diam untuk meraih hasil maksimal di salah satu trek paling menantang di kalender MotoGP.

MotoGP Americas 2025 dipastikan akan menyajikan aksi seru, terutama dengan banyaknya pebalap yang ingin membuktikan diri setelah hasil kurang memuaskan di Argentina. Akankah Aprilia kembali mencetak kejutan di Austin? Kita tunggu aksinya akhir pekan ini!

Northern Ireland Harus Bangkit Setelah Kekalahan 5-1 dari Swedia

Northern Ireland Harus Bangkit Setelah Kekalahan 5-1 dari Swedia
Northern Ireland Harus Bangkit Setelah Kekalahan 5-1 dari Swedia.

JAKARTA - Timnas Irlandia Utara harus menelan kekalahan telak 5-1 dalam laga persahabatan melawan Swedia kemarin di Stockholm. Meski hasil tersebut mengecewakan, pelatih Michael O'Neill tetap optimis bahwa timnya bisa belajar dari pengalaman ini dan berkembang ke depan.

Pelajaran Berharga bagi Irlandia Utara

Swedia tampil dominan dalam pertandingan ini, dengan Alexander Isak (Newcastle United) dan Anthony Elanga (Nottingham Forest) mencetak gol bagi tuan rumah. Selain itu, Emil Holm, Benjamin Nygren, dan Ken Sema turut menyumbang gol untuk memastikan kemenangan besar bagi Swedia.

Sebaliknya, Irlandia Utara mengalami malam yang sulit. Mereka kebobolan lebih banyak gol dalam pertandingan ini dibandingkan dengan delapan laga internasional terakhir mereka (empat gol). Kekalahan ini menjadi yang kedua dengan skor serupa dalam setahun terakhir, setelah sebelumnya kalah 5-1 dari Spanyol pada Juni 2023.

Namun, meski kalah telak, Michael O'Neill menilai hasil pertandingan ini tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya laga. "Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi saya melihat sikap yang luar biasa dari para pemain. Mereka terus berusaha dan tidak menyerah," ujar O'Neill.

Menurutnya, skor akhir sedikit tidak adil bagi Irlandia Utara, karena mereka juga memiliki beberapa peluang yang cukup baik. "Kami memberikan mereka beberapa kesempatan, dan pada level ini, lawan akan menghukum Anda jika melakukan kesalahan," tambahnya.

Perbedaan Kualitas Pemain Jadi Tantangan

Statistik menunjukkan Swedia hanya unggul sedikit dalam jumlah tembakan, dengan total 16 dibandingkan 14 milik Irlandia Utara. Namun, kualitas peluang yang dimiliki Swedia jauh lebih baik dengan total nilai expected goals (xG) sebesar 3,02, sementara Irlandia Utara hanya mencatatkan 1,06.

O'Neill menyadari bahwa perbedaan kualitas pemain menjadi tantangan utama bagi timnya. "Tim kami sebagian besar terdiri dari pemain yang bermain di Championship dan League One. Mereka menghadapi pemain-pemain yang berlaga di liga-liga top Eropa. Itu adalah perbedaan besar yang harus kami hadapi," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa fisik dan kecepatan permainan Swedia menjadi tantangan besar bagi para pemainnya. "Ini adalah pelajaran yang harus kami pelajari, terutama karena kami masih harus menghadapi lawan yang lebih kuat di masa depan, seperti Jerman," tambahnya.

Fokus ke Laga Berikutnya

Setelah kekalahan ini, Irlandia Utara akan menghadapi Islandia dalam laga persahabatan berikutnya sebelum memulai kualifikasi Piala Dunia melawan Luksemburg dan Jerman pada bulan September.

"Dalam sepak bola internasional, setiap pertandingan adalah pelajaran. Kami harus terus berkembang dan membiasakan diri bermain di level tertinggi," kata O'Neill.

Ia pun menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menjadi lebih baik adalah dengan menghadapi lawan-lawan tangguh. "Kami tahu apa yang menanti kami, dan kami hanya bisa menjadi lebih baik jika terus menantang diri di level ini," pungkasnya.

Meskipun hasil pertandingan ini mengecewakan, Irlandia Utara masih memiliki kesempatan untuk bangkit dan menunjukkan perkembangan mereka di laga-laga berikutnya. Semangat juang dan pengalaman dari pertandingan ini bisa menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan selanjutnya.

Odegaard Kembali ke Performa Terbaik, Norwegia Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Odegaard Kembali ke Performa Terbaik, Norwegia Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Odegaard Kembali ke Performa Terbaik, Norwegia Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

JAKARTA - Martin Odegaard tampil gemilang dengan mencatatkan tiga assist saat Norwegia mengalahkan Israel 4-2 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan kemenangan ini, Norwegia masih sempurna dengan dua kemenangan beruntun di Grup I.

Norwegia Tajam di Lini Serang

Setelah menghancurkan Moldova 5-0 di laga sebelumnya, Norwegia kembali menunjukkan ketajaman mereka saat menghadapi Israel. Bermain di tempat netral di Hungaria, tim asuhan Stale Solbakken tampil agresif dan menciptakan banyak peluang.

Odegaard menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan menyumbangkan tiga assist, masing-masing untuk David Moller Wolfe, Alexander Sorloth, dan Erling Haaland. Sementara itu, satu gol lainnya dicetak oleh Kristoffer Ajer.

Norwegia melepaskan 23 tembakan dengan total nilai expected goals (xG) mencapai 4,22. Angka ini hanya kalah tipis dari Ceko (4,23 xG melawan Gibraltar), yang menjadi catatan tertinggi dalam kampanye kualifikasi UEFA kali ini.

Odegaard: "Kami Punya Rencana Permainan yang Jelas"

Setelah pertandingan, Odegaard mengaku bahwa rencana permainan tim sangat membantu dirinya menemukan kembali performa terbaiknya.

"Kami sangat percaya diri dengan apa yang kami lakukan. Kami telah mengembangkan rencana permainan yang sangat baik," ujar Odegaard kepada media Norwegia, VG.

"Kami jauh lebih baik dalam menyerang sekarang. Kami bisa mencetak gol dan menciptakan peluang dengan berbagai cara. Saya pun merasa lebih nyaman dan bisa menunjukkan permainan terbaik saya."

Meski musim ini ia belum terlalu bersinar di Arsenal dengan hanya mencatatkan empat assist di Premier League, Odegaard tetap mendapat dukungan dari rekan-rekannya di tim nasional.

Sorloth: "Odegaard Fantastis, Italia Harus Waspada"

Penyerang Norwegia, Alexander Sorloth, menegaskan bahwa Odegaard adalah pemain luar biasa dan tiga assistnya dalam laga ini sudah cukup menjadi bukti.

"Dia fantastis. Tiga assist berbicara sendiri," kata Sorloth.

Sorloth juga menegaskan bahwa Norwegia tidak gentar menghadapi Italia, yang akan menjadi lawan mereka berikutnya pada 6 Juni.

"Dengan para pemain yang kami miliki, saya pikir semua tim pasti menghormati kami. Sekarang tergantung pada kami untuk memaksimalkan potensi yang ada," tambahnya.

Dengan kemenangan ini, Norwegia kini memimpin klasemen Grup I dengan tiga poin lebih banyak dari Estonia dan Israel. Sementara itu, Italia belum bermain karena masih berpartisipasi di UEFA Nations League.

Laga melawan Italia nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Norwegia. Mampukah Odegaard dan kawan-kawan melanjutkan tren positif mereka? Kita tunggu aksinya di pertandingan selanjutnya!

North Macedonia vs Wales: Gol di Menit 96 Selamatkan Tim Tamu dari Kekalahan

North Macedonia vs Wales Gol di Menit 96 Selamatkan Tim Tamu dari Kekalahan
North Macedonia vs Wales Gol di Menit 96 Selamatkan Tim Tamu dari Kekalahan.

JAKARTA - Pertandingan seru antara North Macedonia dan Wales dalam kualifikasi Piala Dunia berakhir imbang 1-1 setelah drama gol di menit-menit akhir. 

Wales berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-96 setelah sebelumnya tertinggal hanya lima menit sebelumnya.

Drama Menit Akhir: Gol Tuan Rumah Dibalas Cepat

Laga yang berlangsung di North Macedonia ini awalnya tampak akan berakhir tanpa gol. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya, dan permainan lebih banyak berlangsung di tengah lapangan.

Namun, kejutan terjadi di menit ke-91. Bojan Miovski memanfaatkan kesalahan Joe Allen dan berhasil membawa North Macedonia unggul. Gol ini tampaknya akan menjadi penentu kemenangan tuan rumah.

Tapi Wales tidak menyerah. Mereka terus menekan hingga akhirnya David Brooks muncul sebagai penyelamat di menit ke-96. 

Golnya yang tercipta dengan sedikit keberuntungan memastikan hasil imbang bagi tim tamu dan membuat para pendukung Wales yang hadir bersorak kegirangan.

Jalannya Pertandingan: Minim Peluang, Tapi Akhirnya Penuh Kejutan

Sebelum dua gol di masa tambahan waktu, pertandingan ini berlangsung relatif seimbang dengan sedikit peluang emas. 

Tim asuhan Craig Bellamy sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan dalam menembus pertahanan North Macedonia.

Sorba Thomas hampir mencetak gol untuk Wales menjelang akhir babak pertama, namun peluangnya belum membuahkan hasil. 

Di babak kedua, Dan James juga sempat mengancam dengan umpan silang kaki kiri yang melintas di depan gawang, tetapi tidak ada yang mampu menyambarnya.

Gol dari Miovski di menit ke-91 tampaknya akan menjadi gol kemenangan North Macedonia, tetapi mereka gagal menjaga fokus hingga akhir pertandingan. 

Jordan James bahkan sempat memberikan peringatan dengan peluangnya di menit ke-94 sebelum akhirnya Brooks mencetak gol penyeimbang.

Dampak Hasil Imbang bagi Kedua Tim

Hasil ini membuat North Macedonia tetap berada di puncak klasemen Grup J setelah dua pertandingan, sementara Wales harus puas di posisi kedua. 

Belgia sendiri belum memainkan laga mereka karena masih terlibat dalam ajang Nations League.

Meski hanya meraih satu poin, Wales memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka dalam 11 laga kualifikasi Piala Dunia berturut-turut. 

Selain itu, gol Brooks juga mencatatkan sejarah, menjadi gol ke-8 berturut-turut yang dicetak Wales dalam ajang kualifikasi ini, menyamai rekor mereka sejak 2016.

Kesimpulan: Hasil yang Layak untuk Kedua Tim

Pertandingan ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, segalanya bisa terjadi hingga peluit akhir dibunyikan. 

North Macedonia sempat merayakan kemenangan, tetapi kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir. 

Sementara itu, Wales menunjukkan mental baja dan semangat juang yang luar biasa untuk membawa pulang satu poin yang sangat berharga.

Dengan perjalanan kualifikasi yang masih panjang, kedua tim masih berpeluang besar untuk melaju ke Piala Dunia. Kita tunggu bagaimana kelanjutan perjuangan mereka di pertandingan berikutnya!

Argentina Lolos ke Piala Dunia 2026 Berkat Hasil Imbang Bolivia vs Uruguay

Argentina Lolos ke Piala Dunia 2026 Berkat Hasil Imbang Bolivia vs Uruguay
Argentina Lolos ke Piala Dunia 2026 Berkat Hasil Imbang Bolivia vs Uruguay

JAKARTA - Timnas Argentina resmi mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah hasil imbang tanpa gol antara Bolivia dan Uruguay dalam laga kualifikasi zona CONMEBOL. Dengan hasil tersebut, Argentina dipastikan finis di enam besar klasemen tanpa harus menunggu hasil pertandingan mereka melawan Brasil.

Argentina Lolos Sebelum Bertanding

Sebagai juara bertahan, Argentina memulai pertandingan hari Selasa dengan keunggulan enam poin dari Ekuador yang berada di posisi kedua dan unggul 13 poin dari Bolivia yang berada di peringkat ketujuh. Karena hanya enam tim teratas yang otomatis lolos ke Piala Dunia, hasil imbang Bolivia dan Uruguay membuat posisi Argentina aman di zona kualifikasi.

Sebelum laga Argentina kontra Brasil berlangsung, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah dipastikan melangkah ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini menjadikan mereka tim keempat yang lolos selain tuan rumah serta Jepang, Iran, dan Selandia Baru.

Uruguay Tahan Bolivia, Argentina Diuntungkan

Pertandingan antara Bolivia dan Uruguay yang berlangsung di El Alto berlangsung sengit. Bolivia tampil sangat agresif dan menciptakan 32 tembakan sepanjang laga. Gelandang Ramiro Vaca menjadi motor serangan dengan menciptakan 13 peluang, tetapi tak satu pun berhasil dikonversi menjadi gol.

Di sisi lain, pertahanan Uruguay tampil solid. Kiper Sergio Rochet menjadi pahlawan dengan melakukan tujuh penyelamatan, terbanyak bagi penjaga gawang Uruguay di kualifikasi sejak Fernando Muslera melawan Brasil pada Oktober 2021.

Argentina Fokus ke Laga Melawan Brasil

Meskipun sudah lolos, Argentina tetap akan menatap laga melawan Brasil dengan serius. Duel klasik ini tetap menjadi laga bergengsi yang akan menentukan posisi akhir di klasemen kualifikasi. Dengan performa yang konsisten, Argentina tentu ingin mempertahankan dominasinya di Amerika Selatan dan membuktikan diri sebagai tim yang layak mempertahankan gelar juara dunia.

Dengan kepastian lolos ini, Argentina kini bisa lebih fokus dalam persiapan untuk Piala Dunia 2026. Apakah Lionel Messi akan tetap menjadi bagian dari tim di turnamen nanti? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti, Argentina kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia!

Rico Verhoeven Hadapi Artem Vakhitov di Glory 100: Pertarungan yang Mengejutkan!

Rico Verhoeven Hadapi Artem Vakhitov di Glory 100 Pertarungan yang Mengejutkan!
Rico Verhoeven Hadapi Artem Vakhitov di Glory 100 Pertarungan yang Mengejutkan!

JAKARTA - Kickboxing dunia kembali dihebohkan dengan pengumuman lawan terbaru Rico Verhoeven dalam ajang Glory 100 yang akan digelar pada 14 Juni mendatang. 

Dalam pertarungan perebutan gelar ini, Verhoeven akan menghadapi Artem Vakhitov, petarung MMA asal Rusia yang dikenal sebagai mantan juara kickboxing kelas light heavyweight.

Artem Vakhitov: Petarung yang Penuh Kejutan

Nama Artem Vakhitov mungkin terdengar mengejutkan sebagai lawan Verhoeven. Sebelumnya, Vakhitov adalah juara kickboxing di kelas light heavyweight (hingga 95 kg) dan telah mendominasi divisi tersebut sejak 2016 hingga 2021. 

Namun, setelah pecahnya perang antara Rusia dan Ukraina, ia harus meninggalkan organisasi Glory dan beralih ke dunia MMA. 

Dalam karier barunya ini, Vakhitov mencatat kemenangan di tiga dari empat pertarungan yang dijalaninya.

Kini, ia kembali ke ring kickboxing dengan ambisi besar: merebut gelar juara di dua kelas berbeda. "Ini kesempatan besar bagi saya untuk menjadi juara di dua divisi berbeda," ujar Vakhitov dalam wawancaranya di Ariel Helwani Show di YouTube.

Keputusan yang Mengejutkan dari Glory

Pemilihan Vakhitov sebagai lawan Verhoeven dianggap cukup mengejutkan. Pasalnya, Vakhitov bukan petarung alami di kelas berat, berbeda dengan nama-nama besar seperti Jamal Ben Saddik yang selama ini dianggap sebagai calon kuat penantang gelar. 

Selain itu, Vakhitov memiliki postur lebih kecil dibandingkan Verhoeven, yang dikenal memiliki fisik luar biasa dengan kombinasi kekuatan dan stamina yang mengagumkan.

Meski begitu, Verhoeven justru menyambut tantangan ini dengan antusias. "Dia kuat, cerdas dalam bertarung, dan punya pengalaman dalam pertandingan kejuaraan. Dia memiliki banyak keunggulan seperti yang saya miliki, dan ini membuatnya menjadi salah satu lawan paling berbahaya yang pernah saya hadapi. Saya tidak bisa meremehkan dia," ungkap Verhoeven.

Duel Legenda yang Ditunggu-tunggu

Vakhitov dikenal sebagai petarung dengan teknik tinggi, kecepatan luar biasa, dan daya tahan yang sangat baik. 

Hal inilah yang membuat CEO Glory, Marshall Zelaznik, yakin bahwa pertarungan ini akan menjadi salah satu yang paling bersejarah dalam dunia kickboxing.

"Jarang sekali kita melihat dua legenda bertemu dalam satu pertarungan. Banyak yang mengatakan bahwa gaya bertarunglah yang menentukan hasil pertandingan. 

Dengan disiplin, kecepatan, dan kecerdasan bertarung milik Artem, serta kekuatan, daya tahan, dan pengalaman Rico, ini akan menjadi salah satu laga terbesar dalam sejarah kickboxing. Ini akan menjadi pertunjukan luar biasa!" kata Zelaznik.

Rekor Kuat Verhoeven

Rico Verhoeven bukanlah petarung sembarangan. Hingga saat ini, ia telah berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas berat sebanyak 12 kali berturut-turut. 

Terakhir, pada Desember tahun lalu, ia sukses mengalahkan Levi Rigters. Dengan rekor luar biasa ini, Verhoeven tentu tak ingin kehilangan sabuk juaranya begitu saja.

Kini, pertanyaannya adalah: mampukah Artem Vakhitov menaklukkan dominasi Verhoeven dan menorehkan sejarah baru sebagai juara di dua divisi berbeda? Atau, akankah Verhoeven kembali menunjukkan supremasinya di dunia kickboxing? Kita tunggu saja aksinya pada Glory 100 nanti!

Indonesia Menang 1-0 atas Bahrain, Peluang Lolos ke Piala Dunia Makin Terbuka!

Indonesia Menang 1-0 atas Bahrain, Peluang Lolos ke Piala Dunia Makin Terbuka!
Indonesia Menang 1-0 atas Bahrain, Peluang Lolos ke Piala Dunia Makin Terbuka!

JAKARTA - Timnas Indonesia sukses mengamankan kemenangan krusial dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah menundukkan Bahrain dengan skor tipis 1-0. 

Pertandingan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi momen penting bagi skuat Garuda di bawah asuhan pelatih baru, Patrick Kluivert. 

Kemenangan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk melaju ke babak playoff demi mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Peringkat Indonesia di Grup C Kualifikasi Piala Dunia

Saat ini, Indonesia tergabung di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Dua tim teratas dari grup ini akan langsung lolos ke Piala Dunia, sementara peringkat tiga dan empat akan melanjutkan perjuangan ke babak playoff.

Berikut adalah klasemen sementara setelah delapan pertandingan:

Posisi Tim Pertandingan Poin
1 Jepang (Lolos) 8 20
2 Australia 8 13
3 Arab Saudi 8 10
4 Indonesia 8 9
5 Bahrain 8 6
6 China 8 6

Dengan kemenangan atas Bahrain, Indonesia kini unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya dan masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya. 

Namun, tantangan berat menanti dengan dua laga tersisa melawan China dan Jepang pada bulan Juni.

Strategi Kluivert dan Komposisi Pemain

Di bawah arahan Patrick Kluivert, Indonesia mengandalkan kombinasi pemain lokal dan diaspora. 

Dalam laga ini, dua pemain asli Indonesia, Marselino Ferdinan (Oxford United) dan Rizky Ridho (Persija Jakarta), menjadi starter. 

Selebihnya, tim didominasi oleh pemain keturunan yang berlaga di Eropa, seperti:

  • Maarten Paes (FC Dallas)

  • Kevin Diks (FC Kopenhagen)

  • Thom Haye (Heerenveen)

  • Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers)

  • Jay Idzes (Venezia)

  • Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard)

  • Joey Pelupessy (Groningen)

  • Ole Romeny (Oxford United)

  • Calvin Verdonk (NEC Nijmegen)

Meski Mees Hilgers (FC Twente) absen karena cedera, tim tetap tampil solid dengan strategi bertahan yang disiplin.

Jalannya Pertandingan

Indonesia tampil percaya diri di hadapan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Gol tunggal dalam pertandingan ini dicetak oleh Ole Romeny di babak pertama setelah menerima umpan matang dari Marselino Ferdinan. 

Ini adalah gol kedua Romeny bagi Timnas Indonesia setelah sebelumnya mencetak gol dalam laga melawan Australia.

Meski suhu di Jakarta mencapai hampir 30 derajat pada malam hari, para pemain Indonesia tetap tampil solid. 

Bahrain mencoba menekan di babak kedua, tetapi pertahanan Indonesia tetap kokoh. 

Sejumlah peluang emas diciptakan Indonesia, termasuk oleh Marselino dan Eliano Reijnders, namun belum berhasil menambah gol.

Pada menit-menit akhir, para pemain Indonesia tampak kelelahan, beberapa mengalami kram, namun hal ini justru membantu mengulur waktu hingga peluit panjang berbunyi. 

Skor akhir 1-0 untuk kemenangan Indonesia.

Peluang Lolos ke Piala Dunia

Jika Indonesia finis di peringkat tiga atau empat grup, tim Garuda harus melalui babak playoff. Pada tahap ini, Indonesia akan bermain dalam grup berisi tiga tim. 

Pemenang grup tersebut akan langsung lolos ke Piala Dunia, sementara peringkat kedua masih harus menghadapi playoff antarbenua untuk mendapatkan tiket ke turnamen.

Perjalanan masih panjang, tetapi kemenangan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus berjuang. 

Dengan dua pertandingan tersisa melawan China dan Jepang, hasil positif akan semakin memperbesar peluang Indonesia untuk meraih sejarah baru: lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya!

Dukungan Suporter Jadi Kunci

Suporter Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri, diharapkan terus memberikan dukungan penuh kepada Timnas. 

Dukungan ini akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di laga-laga sisa kualifikasi.

Apakah kita akan melihat Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026? Semua masih mungkin! Mari terus dukung Timnas Garuda menuju panggung dunia! #GarudaDiDadaku #RoadToWorldCup

Selasa, 25 Maret 2025

Amad Diallo Beri Kode Comeback ke Skuad Man United, Fans Auto Hype!

Amad Diallo Beri Kode Comeback ke Skuad Man United, Fans Auto Hype!
Amad Diallo Beri Kode Comeback ke Skuad Man United, Fans Auto Hype.

JAKARTA - Manchester United dapet kabar bagus nih, guys! Winger muda mereka, Amad Diallo, ngasih kode bakal segera comeback dari cedera pergelangan kaki yang sempat bikin dia absen lama.

Amad awalnya lagi gacor banget di skuad Ruben Amorim musim ini. Dia masuk dalam daftar pencetak gol dan assist terbanyak buat United sebelum akhirnya kena cedera di bulan Februari. Nah, cedera ini awalnya diprediksi bakal bikin dia absen sampai akhir musim.

Tapi tenang, ada harapan baru! Awal bulan ini, Amorim bilang kalau dia masih optimis Amad bisa balik sebelum musim berakhir. Dan sekarang, Amad sendiri yang bikin fans makin penasaran! Dia baru aja nge-post di media sosial dengan gambar jam hitung mundur plus emoji senyum. Hmm... kode keras nih!

Kalau liat dari pernyataan Amorim sebelumnya, kemungkinan Amad bakal balik pas United masuk periode krusial di bulan Mei. Tapi dengan kode yang dia kasih ini, bisa jadi dia lebih cepat comeback, loh! Tentu aja ini jadi kabar gembira buat Setan Merah yang belakangan keteteran tanpa dia di lapangan.

Saat ini, Manchester United masih tertahan di peringkat ke-13 di Premier League, cuma unggul tiga poin dari West Ham yang ada di posisi ke-16. Tapi, mereka juga lagi ngejar trofi Europa League buat dapetin tiket Liga Champions musim depan.

United bakal hadapi Lyon di perempat final Europa League pertengahan April nanti. Kayaknya sih itu masih terlalu cepat buat Amad, tapi kalau mereka bisa lolos ke semifinal atau bahkan final, ada harapan dia bisa main dan kasih kontribusi besar buat tim!

Gimana menurut kalian? Apakah Amad bakal comeback lebih cepat dan jadi kunci kemenangan United di sisa musim ini? Kita tunggu update selanjutnya!

Thomas Tuchel Bangga dengan Performa Cemerlang Reece James Saat Comeback di Timnas Inggris

Thomas Tuchel Bangga dengan Performa Cemerlang Reece James Saat Comeback di Timnas Inggris
Thomas Tuchel Bangga dengan Performa Cemerlang Reece James Saat Comeback di Timnas Inggris.

JAKARTA - Reece James tampil gemilang dalam laga comeback-nya bersama Timnas Inggris saat menghadapi Latvia. Bek kanan Chelsea ini nggak cuma jadi starter untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun, tapi juga mencetak gol cantik lewat tendangan bebas yang bikin Stadion Wembley bergemuruh!

Senin malam itu jadi momen spesial buat James. Ia membuka keunggulan Inggris dengan gol tendangan bebas yang super keren, sebelum akhirnya Harry Kane dan Eberechi Eze menambah pundi-pundi gol The Three Lions. Gol ini bikin James jadi bek pertama yang mencetak gol dari tendangan bebas langsung di Wembley sejak Stuart Pearce melakukannya pada 1992 saat lawan Turki. Keren banget, kan?

Nggak cuma itu, performa James di lapangan juga luar biasa. Dalam laga tersebut, dia mencatatkan umpan akurat terbanyak (96 kali) di antara semua pemain Inggris. Selain itu, dia juga memenangkan kembali penguasaan bola lebih banyak dari pemain Inggris lainnya, yaitu delapan kali. Statistik yang membuktikan kalau dia beneran gacor di pertandingan ini!

Tuchel Nggak Kaget dengan Performa James

Pelatih anyar Timnas Inggris, Thomas Tuchel, jelas senang melihat performa anak asuhnya itu. Apalagi, Tuchel dan James punya sejarah panjang di Chelsea, di mana mereka bersama-sama meraih gelar Liga Champions musim 2020-21 serta dua trofi lainnya. Jadi, nggak heran kalau Tuchel tahu betul kualitas yang dimiliki James.

"Saya tahu betul kualitas yang dia miliki, tendangan bebasnya luar biasa. Dia punya hak untuk bangga dengan penampilannya hari ini. Dia dalam kondisi yang sangat baik," kata Tuchel.

Tuchel juga mengungkapkan kalau saat James dipanggil ke timnas, dia sebenarnya belum banyak bermain. Tapi, itu bukan karena cedera, melainkan lebih ke pengelolaan kebugaran. "Kami tahu dia dalam kondisi baik dan dia membuktikannya di lapangan. Dia sangat positif sepanjang pemusatan latihan," tambahnya.

James Versi Baru di Bawah Maresca

Musim ini, James baru bermain 14 kali untuk Chelsea di semua kompetisi akibat dua cedera hamstring yang dialaminya. Tapi, ada yang menarik! Di bawah asuhan Enzo Maresca, James mulai dicoba di posisi gelandang bertahan dalam beberapa laga terakhir. Bahkan, gol satu-satunya musim ini untuk Chelsea dia cetak saat bermain di posisi itu melawan Bournemouth.

Tapi, gimana dengan kesempatan James bermain di posisi ini di Timnas Inggris? Tuchel sih agak ragu. "Di Chelsea, kami jarang melakukannya. Jika bermain dominan seperti hari ini, dia bisa jadi gelandang hybrid untuk menciptakan keunggulan jumlah di lini tengah. Dia sangat percaya diri dan bisa memberikan umpan-umpan chip yang akurat," jelas Tuchel.

Namun, jika pertandingan lebih banyak melibatkan transisi cepat di lini tengah, Tuchel merasa posisi ini mungkin bukan yang terbaik buat James. "Kualitas Reece ada di level tertinggi. Kami sudah banyak berkomunikasi dalam beberapa minggu terakhir dan tahu bahwa dia dalam kondisi prima," tutupnya.

Dengan performa impresifnya ini, James jelas punya peluang besar untuk jadi bagian penting dari skuad Tuchel ke depannya. Buat fans Chelsea dan Inggris, pasti berharap James bisa terus fit dan tampil konsisten. Siap-siap lihat aksinya lagi di laga berikutnya!

Striker Barcelona Robert Lewandowski Pastikan Cedera Tidak Parah Setelah Jeda Internasional

Striker Barcelona Robert Lewandowski Pastikan Cedera Tidak Parah Setelah Jeda Internasional
Striker Barcelona Robert Lewandowski Pastikan Cedera Tidak Parah Setelah Jeda Internasional.

JAKARTA - Kabar baik datang dari Robert Lewandowski! Striker Barcelona ini memastikan dirinya dalam kondisi yang lebih baik setelah sempat mengalami sedikit masalah cedera selama jeda internasional. 

Meski sempat absen dalam laga Polandia melawan Malta, ia kini merasa lebih fit dan siap kembali beraksi.

Cedera Bukan Masalah Serius

Lewandowski mengungkapkan bahwa dirinya memang mengalami sedikit ketidaknyamanan dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Barcelona. 

Saat Polandia menang atas Lituania di kualifikasi Piala Dunia pekan lalu, ia ditarik keluar lebih awal sebagai langkah pencegahan. 

Namun, pelatih Polandia, Michal Probierz, menegaskan bahwa cedera Lewandowski bukan masalah serius dan bukan cedera baru.

Saat berbicara dengan media setelah laga melawan Malta, di mana ia turun dari bangku cadangan, Lewandowski memberikan pembaruan positif mengenai kondisinya.

"Tidak ada cedera serius, terkadang sesuatu terasa sakit selama dua atau tiga hari, lalu hilang. Hari ini saya bermain tanpa masalah," ujar Lewandowski. 

"Saya merasa jauh lebih baik dibandingkan sebelum jeda internasional. Sebelumnya, saya mengalami sedikit gangguan di beberapa pertandingan terakhir, bahkan saya tidak bisa menendang dengan kaki kanan selama pemanasan. Sekarang semuanya sudah kembali normal."

Siap Tampil di Laga Barcelona vs Osasuna?

Barcelona dijadwalkan bertanding melawan Osasuna pada Kamis malam waktu setempat dalam laga tunda La Liga. Pertandingan ini sangat penting karena bisa membantu Barca membuka selisih tiga poin dari Real Madrid di puncak klasemen.

Meski Lewandowski merasa lebih baik, pelatih Barcelona Hansi Flick mungkin akan mempertimbangkan untuk tidak langsung memainkannya sejak awal, mengingat jadwal yang padat setelah jeda internasional. 

Namun, jika ia tidak dimainkan, Barcelona masih memiliki Ferran Torres yang bisa menjadi alternatif. 

Torres tampil impresif dalam beberapa pertandingan terakhir dengan mencetak tiga gol dari bangku cadangan.

Dengan kabar positif ini, para penggemar Barcelona tentu bisa sedikit bernapas lega. Lewandowski kini kembali dalam kondisi yang lebih baik dan siap membantu timnya dalam perburuan gelar La Liga musim ini!

Arsenal & Newcastle Bersaing dengan Man Utd & Man City untuk Bintang Sporting CP, Francisco Trincao

Arsenal & Newcastle Bersaing dengan Man Utd & Man City untuk Bintang Sporting CP, Francisco Trincao
Arsenal & Newcastle Bersaing dengan Man Utd & Man City untuk Bintang Sporting CP, Francisco Trincao.

JAKARTA - Persaingan di bursa transfer semakin memanas! Arsenal dan Newcastle United kini dikabarkan ikut bersaing untuk mendapatkan tanda tangan winger Sporting CP, Francisco Trincao. 

Sebelumnya, dua klub raksasa Manchester, yakni Manchester United dan Manchester City, sudah lebih dulu dikaitkan dengan pemain berusia 25 tahun tersebut.

Trincao Kembali Bersinar di Sporting CP

Francisco Trincao mengalami kebangkitan dalam kariernya sejak bergabung dengan Sporting CP pada tahun 2022. 

Setelah masa-masa kurang mengesankan di Barcelona dan Wolverhampton Wanderers, pemain asal Portugal ini kini kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Musim ini, Trincao telah mencetak 9 gol dan memberikan 15 assist di semua kompetisi. Catatan impresif tersebut membuatnya menjadi incaran banyak klub besar di Eropa.

Manchester United dan Manchester City memiliki keuntungan tersendiri dalam perburuan ini. 

United memiliki kedekatan dengan pelatih Sporting, Ruben Amorim, sementara City memiliki hubungan dengan Hugo Viana, yang akan segera menjabat sebagai direktur olahraga baru Sporting.

Arsenal dan Newcastle Ikut Bersaing

Menurut laporan dari The Mirror, Arsenal dan Newcastle kini juga menunjukkan ketertarikan terhadap Trincao. 

Arsenal ingin menambah kedalaman skuat mereka di sektor sayap, sementara Newcastle berambisi memperkuat tim untuk bersaing di papan atas Liga Inggris.

Pelatih Sporting, Ruben Amorim, diyakini akan berusaha mempertahankan Trincao dengan memanfaatkan hubungan baik mereka. 

Amorim sudah mengenal Trincao sejak masih di Braga dan kembali bekerja sama dengannya di Sporting.

Situasi Kontrak dan Hambatan Barcelona

Trincao masih memiliki kontrak dengan Sporting hingga 2027, sehingga klub Portugal tersebut tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. 

Namun, mereka juga menyadari bahwa kesepakatan harus segera dibuat sebelum nilai jual Trincao mulai menurun.

Satu kendala lain yang bisa menghambat transfer ini adalah Barcelona. Klub asal Spanyol itu menjual Trincao ke Sporting seharga €10 juta setelah masa peminjaman yang sukses pada tahun 2023. 

Namun, Barcelona memiliki opsi untuk membeli kembali Trincao seharga €25 juta serta hak atas 50% dari hasil penjualannya.

Meskipun saat ini Barcelona tidak menunjukkan minat untuk membawa Trincao kembali, mereka bisa saja bergabung dalam persaingan jika ada peluang untuk menjualnya kembali dengan keuntungan besar.

Bukan Satu-satunya Bintang Sporting yang Diminati

Selain Trincao, Sporting CP juga memiliki pemain lain yang menjadi incaran klub-klub besar, yakni Viktor Gyokeres. 

Striker asal Swedia ini masuk dalam radar klub-klub top Eropa dan diyakini bisa ditebus dengan harga yang jauh di bawah klausul rilisnya yang mencapai €100 juta.

Dengan ketertarikan dari berbagai klub elite Eropa, bursa transfer musim panas ini dipastikan akan menjadi ajang persaingan ketat. 

Apakah Arsenal atau Newcastle mampu mengalahkan dua raksasa Manchester dalam perburuan Trincao? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!